cover
Contact Name
Desrianti Sahida
Contact Email
dessabki14@gmail.com
Phone
+6281338860310
Journal Mail Official
dessabki14@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Depati Parbo. RT. 001/000. Desa Pendung Hiang. Kecamatan Tanah Kampung. Kota Sungai Penuh. Provinsi Jambi
Location
Kota sungai penuh,
Jambi
INDONESIA
Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27158861     DOI : https://doi.org/10.47827/jer
EDU RESEARCH : Jurnal Penelitian Pendidikan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies), dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan proses pembelajaran. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review process’ setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak tiga bulan sekali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember.
Articles 515 Documents
PERAN KELUARGA, SEKOLAH, DAN MASYARAKAT TERHADAP PERKEMBANGAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK Risna Artati
EDU RESEARCH Vol 4 No 2 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i2.104

Abstract

Tahap tahap perkembangan manusia memiliki fase yang cukup panjang. Fase perkembangan manusia secara umum dibagi kedalam lima tahapan, yaitu: pertama bayi, kedua peserta didik-peserta didik, ketiga remaja, keempat dewasa dan kelima lansia. Setiap fase atau tahapan perkembangan kehidupan manusia senantiasa berlangsung seiring dengan kegiatan belajar. Tugas fase yang muncul dalam setiap perkembangan, merupakan keharusan universal dan idealnya berlaku secara otomatis, seperti kegiatan belajar terampil melakukan sesuatu pada fase perkembangan tertentu yang lazim terjadi pada manusia normal. Untuk tujuan pengorganisasian dan pemahaman, pada umumnya menggambarkan perkembangan dalam pengertian periode atau fase perkembangan. Perkembangan adalah perubahan individu menjadi lebih baik ke arah rohaniah memiliki keunikan pada setiap individu, karena perkembangan individu berbeda, perkembangan juga memiliki pola-pola tersendiri yang khas dan hanya bisa diamati tanpa bisa diukur. Kreativitas merupakan kemampuan seseorang berfikir dan bertingkah laku. Seseorang yang memiliki kreativitas atau kemampuan berfikir divergensi yang tinggi tidak banyak kesulitan dalam memecahkan masalah yang dihadapinya. Oleh karena itu, kreativitas yang didefinisikan para ahli selalu berkaitan dengan kemampuan berfikir dan bertingkah laku. Keluarga, sekolah, dan masyarakat mempunyai peran sesuai dengan porsinya masing-masing terhadap perkembangan kreativitas peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara lebih dalam terhadap peranan ketiga aspek tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif melalui metode studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa besarnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat terhadap pekembangan kreativitas peserta didik
INVESTIGATING THE EFFECTIVENESS OF PROJECT BASED LEARNING WITH TIKTOK APP ON STUDENTS’ SPEAKING OUTCOME Rahmah Julianti; Dian Fera Pratiwi
EDU RESEARCH Vol 4 No 2 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i2.105

Abstract

This paper focuses on the problem of classroom teaching and learning through classroom action research. The students’ speaking ability, diagnostic test and the implementation of Project-based learning led to this study. This research aims to investigate the effectiveness of PjBL with Tiktok app on students’ speaking outcome. The subjects of this study were 36 first grade senior high students of SMAN 13 Makassar in academic year 2022/2023. The learning outcome shows the improvement of the students’ speaking ability after cycle I and cycle II have been conducted. Increased numbers of students achieved the basic completeness requirement shows the improvements in their speaking ability. The proportion of students who managed to pass was 86 % in cycle I. The mean score from 70.0 in the pre-cycle to 80.7 in cycle I. The trend persists into cycle II, where the mean score increases to 84 and the proportion of students who passed rises to 94% with some students categorized as excellent.
STRATEGI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN BELA NEGARA BAGI MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA KELAS 2B MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING Ita Aristia Sa'ida
EDU RESEARCH Vol 3 No 4 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i4.106

Abstract

The toughest challenge of education in higher education today, especially in Indonesia, is not only focusing on conventional issues of equity and fulfilment of access, infrastructure and financing of education, but also the quality of graduates who must have intellectual expertise in their fields as well as high morality and love for the country. Seeing these conditions, the availability of human resources with character and love for the country is a very important need. This is done to prepare for the global challenges and competitiveness of the nation and state today and in the future, Higher Education must be able to prepare a generation that has competence and good character (good character) and is useful for the nation and state, thus the strategy of strengthening character education and foreign affairs in learning by using the Project Based Learning learning model requires an integrated plan. The implementation of character education and Belanegara along with monitoring and evaluation must also be prepared as optimally as possible. the concept of character education and Belanegara programmatically with a good strategy such as moral knowing, moral modelling, moral feeling ang loving, moral acting, punishment, habituation. Should be applied in every university until students have an inseparable unity of good character (knowing, feeling, and acting) in everyday life.
PENGABDIAN MASYARAKAT : PENINGKATAN PENDIDIKAN PANCASILA SEBAGAI IDIOLOGI NEGARA BAGI SISWA SD YAYASAN PENDIDIKAN GARUDA JABBAR MEDAN MARELAN Nasrudin Latief; Juwairiah; Fadhillah Rahmi
EDU RESEARCH Vol 4 No 1 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i1.108

Abstract

ABSTRAK Pancasila sebagai sumber falsafah hidup bangsa, dasar negara, dan tujuan nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia atau singkatnya adalah ideologi berbangsa dan bernegara Indonesia hakikatnya harus menjadi ciri dari karakter dari setiap warga negara sejak usia dini. Guna mencapai tujuan tersebut maka dilaksanakan kegiatan pendidikan pancasila pada siswa/i sekolah dasar YP Garuda Jabbar Medan Marelan guna mencapai peningkatan pendidikan pancasila dengan metode edukasi secara intensif melalui ceramah dan role play. Pelajar Pancasila yang memiliki luaran berupa pemikiran, tingkah laku dan hasil karya yang selaras dengan implementasi nilai-nilai Pancasila Dengan adanya kegiatan edukatif ini melalui pengabdian kepada masyarakat maka pemahaman terkait implementasi nilai-nilai Pancasila pada pelajar sejak usia dini, diharapkan mendorong terciptanya pelajar Pancasila yang menyeluruh dan memberikan manfaat yang luar biasa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kata Kunci: Pendidikan Pancasila, Ideologi Negara, Siswa SD.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP KARAKTER INTEGRASI NASIONAL MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA Ita Aristia Sa'ida
EDU RESEARCH Vol 3 No 2 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i2.109

Abstract

To achieve the learning objectives of civic education, strategies and models are needed in learning that can increase student participation and creativity and be able to instil character values in students and national integration of informatics engineering students. To instil character values in students and national integration of informatics engineering students, researchers chose a Project-Based Learning model based on projects / activities as a medium. Through this project-based learning, lecturers are required to be able to shape and build the character of students who love the country and are able to carry out foreign activities. For this reason, the author is interested in conducting research with the theme "The Effect of the Project Based Learning Model in the Civic Education course on the national integration character of Informatics Engineering students". The purpose of this study is to determine whether or not there is an effect of the Project Based Learning Model in the Civics Education course on the national integration character of Informatics Engineering students. Data analysis used in this study includes normality, homogeneity and hypothesis testing. Based on the results of research and discussion, it is obtained that the data is normally distributed and homogeneous, then proceed to hypothesis testing. Based on the hypothesis test that has been carried out so that the sig value is obtained. (2-tailed) = 0.000 < ∝ = 0.05 means H0 is rejected and H1 is accepted so it can be concluded that there is an effect of the Project Based Learning Model in the Civic Education course on the national integration character of Informatics Engineering students.
MENGGAGAS KOMUNIKASI IDEAL ANTARA GEMBALA DAN JEMAAT DI ERA DIGITAL Priyadi; Singgih Prastawa
EDU RESEARCH Vol 4 No 2 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i2.110

Abstract

Allah Tritunggal saling berelasi antar Pribadi, demikian juga manusia yang adalah gambar dan rupa Allah. Manusia perlu berelasi, relasi yang terbentuk meliputi relasi manusia dengan Allah, relasi manusia dengan manusia lain dan relasi manusia dengan alam. Tetapi, pada masa pos modern ini manusia cenderung menarik diri dari komunitas dan lebih mementingkan kepentingan dirinya dan bertindak atas dasar ekonomisme yang timbal balik. Peran gembala sebagai pembimbing, pendidik dan pelindung sangat diperlukan pada masa kini. Gembala perlu menguasai teknologi untuk dapat menjangkau setiap domba yang dititipkan oleh Allah kepada-Nya. Pada usahanya dalam menjangkau domba yang dititipkan oleh Allah, gembala harus tetap berpegang pada Alkitab dan membimbing domba-domba yang adalah jemaat untuk mengikuti suara Allah sang Gembala Agung.Tujuan penelitian ini ingin menggagas komunikasi ideal antara gembala dan jemaat di era digital.Adapun penulisan artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskripsi dan kajian literatur dari berbagai sumber.
EFEKTIVITAS METODE COACHING PADA PENDAMPINGAN KEWIRAUSAHAAN GUNA MENINGKATKAN KEBERHASILAN START-UP DIGITAL MAHASISWA PADA UNIVERSITAS PGRI KANJURUHAN MALANG Jacobus Wiwin
EDU RESEARCH Vol 4 No 2 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i2.111

Abstract

Start-up is a term for business activities or companies that are newly built or are in a pilot period. For this reason, an innovation is needed to increase digital start-ups in students, one of which is by using coaching. Coaching is an integrative activity in entrepreneurship assistance. Together with mentoring, counselling, and other elements, it will greatly affect the achievement of Coaching quality in entrepreneurship mentoring to increase the success of student digital startups at Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. This study was conducted on entrepreneurship mentoring to improve the success of student digital starups at Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. To obtain the data needed in this study, the authors used several data collection methods commonly used in a research process, including observation, questionnaires, and interviews. In its current implementation, the Coaching process in entrepreneurship mentoring to increase the success of student digital startups at Universitas PGRI Kanjuruhan Malang is constrained by several limitations. Coaching is an integrative activity in entrepreneurship mentoring. Together with mentoring, counselling, and other elements will greatly affect the achievement of quality Coaching in entrepreneurship mentoring can increase the success of student digital starups at PGRI Kanjuruhan University Malang. This can be seen from the percentage results that have been obtained based on the results of the data analysis above. With a percentage of 100% in the process and relationship, while the structure and focus are at 66.67% and the last is 33.33 for diagnostic tools.
Penyediaan Sarana dan Prasarana Penjasorkes SMA Negeri Se-Kota Sungai Penuh Sesuai Standar Nasional Pendidikan Afwa Raufi; Febriady Hutauruk
EDU RESEARCH Vol 4 No 3 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i3.112

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataan di Sekolah bahwa pembelajaran penjasorkes sering mendapat kendala, yaitu mulai dari memodikasi bentuk pembelajaran penjasorkes sampai pada pembelajaran yang tidak berjalan efektif dikarenakan kurangnya pemahaman Guru terhadap materi. Kurangnya Sarana dan prasarana merupakan bagian dari kendala yang ada pada pembelajaran penjasorkes, karena dengan adanya kelengkapan sarana dan prasarana akan memperlancar proses pembelajaran begitu juga sebaliknya jika sarana dan prasarana kurang, pembelajaran penjasorkes bisa terhambat, melihat hal tersebut peniliti mencoba melakukan penelitian khusus di bagian sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penyediaan Sarana dan Prasarana Penjasorkes di SMA Negeri Se-kota Sungai Penuh sesuai Standar Nasional Pendidikan.Jenis penelitian ini bersifat deskriptif, yang bertujan untuk mengungkapkan sesuatu apa adanya. Populasi penelitian ini adalah SMA Negeri di Kota Sungai Penuh. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, yang mana keseluruhan populasi digunakan sebagai sampel penelitian yaitu terdiri dari 20 orang guru Penjasorkes dari 5 (Lima) SMA Negeri di Kota Sungai Penuh. Teknik pengumpulan data berupa pembagian angket kepada responden untuk melihat apakah penyediaan Sarana dan Prasarana Penjasorkes di SMA Negeri Kota Sungai Penuh sudah mencukupi sesuai Standar Nasional Pendidikan.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan formula P=F/N X 100%. Dari hasil penelitian terlihat bahwa Penyediaan Sarana dan Prasarana Penjasorkes SMA Negeri Se-kota Sungai Penuh sesuai Standar Nasional Pendidikan rata-rata 55,22% dan 48, 35%, dapat disimpulkan dengan menggunakan skala likers bahwa rata-rata dari 41-60% tergolong pada Kategori Cukup, maka dapat dikatakan bahwa SMA Negeri Se-kota Sungai Penuh tergolong pada Kategori Cukup. Hal ini disebabkan karena di SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 5 banyak sekali sarana dan prasarana yang tidak layak pakai atau rusak.
Pengaruh Media Sosial terhadap Pola Komunikasi Siswa kepada Guru St. Rahmah; Samuel Hady Gandojo; Rahmi; Floren Olantara; Aat Ruchiat Nugraha; Muhammadong
EDU RESEARCH Vol 4 No 3 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i3.113

Abstract

This research attempts to explore the impact of social media use on students' communication patterns with teachers in an educational context. In the increasingly advanced digital era, social media has become a significant element in changing the way humans interact and communicate. Communication between students and teachers is key in creating an effective learning experience. Teachers are not only conveyors of knowledge, but also guides, mentors and sources of inspiration for students. The quality of communication between students and teachers affects students' understanding, motivation and interactions that support the learning process. However, with the deepening use of social media by students, this communication pattern has undergone significant changes. This study uses a quantitative approach and quantitative descriptive research type. The measurement instrument used was a questionnaire with a Likert scale to explore students' views on social media and their communication patterns with teachers. The results of the analysis showed a significant influence between the use of social media and students' communication patterns with teachers, with social media contributing 70%. These results illustrate the importance of social media in supporting an effective learning process and emphasise the need for a deeper understanding of its impact.
An Analysis Of Students’ Anxiety In Learning English At The Eleventh Grade Of SMA Negeri 10 Kerinci Mike Nurmalia Sari; Pretty Elisa Ayu Ningsih
EDU RESEARCH Vol 4 No 3 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i3.115

Abstract

This study investigates eleven SMAN 10 Kerinci students' English nervousness and what causes it. Both quantitative and qualitative data are in this study. Surveys provide quantitative data, whereas interviews provide qualitative data. SMAN 10 Kerinci eleventh-graders are the study's population. They number 42. Face validity was evaluated on a Hafizi questionnaire utilized in this study. Before calculating the proportion of respondents' achievements each group had, the Miles and Huberman interactive model analysis method was used to qualitatively analyze the data. Two forms of anxiousness were detected in SMAN 10 Kerinci eleventh-graders. About 21.86% of pupils had trait anxiety, while 60.12% had state anxiety. Students are worried about 46.84% the teacher, 29.30% the subject, and 47.87% their own actions. According to this study, teachers should choose the correct technique and materials to reduce student anxiety while learning English. They also recommend that students prepare adequately before English class to avoid anxiety and distraction.

Page 10 of 52 | Total Record : 515