cover
Contact Name
Muhammad Darma Halwi
Contact Email
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Phone
+6285253587076
Journal Mail Official
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Editorial Address
Persada Banten Blok A3, Kota Serang, Banten, Indonesia
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28302567     DOI : -
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia is a medium of information and socialization regarding the results of service from the entire academic community about various kinds of innovations, development efforts, and solutions to various problems in society. Scope: Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicine, Arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony Human development and national competitiveness Poverty alleviation based on local resources Management of rural and coastal areas with local wisdom Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs Development of environmentally sound technology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 272 Documents
Pencegahan dan Penanggulangan Kecacingan Melalui Kolaborasi Lintas Sektor di Sekolah Dasar: Worm Prevention and Control Through Cross-Sector Collaboration in Elementary Schools Simbolon, Demsa; Okfrianti, Yenni; Kermelita, Deri; Darwis, Darwis; Mulyati, Leli; Rochmat, Rustam Aji; Elly, Nur; Sahidan, Sahidan
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1346

Abstract

Infeksi kecacingan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat pada anak usia sekolah, terutama di wilayah dengan sanitasi yang belum memadai. Meskipun program pemberian obat pencegahan massal (POPM) telah dilaksanakan dengan cakupan tinggi, kasus kecacingan masih ditemukan, menunjukkan adanya kesenjangan pada aspek perilaku dan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan deteksi dini, pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan kecacingan di SD 86 Tanjung Beringin, Kabupaten Rejang Lebong. Metode yang digunakan adalah intervensi terintegrasi berbasis sekolah dengan melibatkan sektor kesehatan, pendidikan, pemerintah daerah, dan institusi akademik. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober–Desember 2025 dan meliputi koordinasi dan advokasi lintas sektor, skrining kecacingan melalui pemeriksaan feses, pemeriksaan kadar hemoglobin, pengukuran status gizi (antropometri dan LILA), pemberian obat cacing, edukasi PHBS, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan prevalensi kecacingan sebesar 36,6% pada siswa, disertai masalah gizi berupa gizi kurang (26,4%), stunting (19,1%), dan anemia (6,4%). Skrining berhasil mengidentifikasi siswa berisiko yang memerlukan tindak lanjut. Selain itu, terjadi penguatan kapasitas guru dan UKS dalam edukasi kesehatan serta peningkatan komitmen lintas sektor dalam mendukung perbaikan sanitasi dan keberlanjutan program. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan terpadu berbasis sekolah yang mengombinasikan deteksi dini, edukasi, dan advokasi lintas sektor berpotensi meningkatkan efektivitas pencegahan kecacingan dalam mendukung pencapaian target Kabupaten Rejang Lebong Zero Kecacingan
Kerangka Kerja Untuk Menguatkan Literasi Keagamaan Siswa Muslim Minoritas SMA Berbasis Harmoni Budaya Daerah Toraja Utara: Framework for Strengthening Religious Literacy of Minority Muslim High School Students Based on Regional Cultural Harmony North Toraja Rustan, Edhy; Thaha, Hisban; Nouruzzaman, Ahmad
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1356

Abstract

Literasi agama merupakan bagian dari literasi budaya. Kuatnya adat istiadat dan budaya daerah di Toraja Utara berdampak pada literasi agama siswa Muslim. Oleh karena itu diperlukan upaya penguatan literasi agama melalui pendampingan dengan metode service learning. Dosen, mahasiswa tutor, dan pihak sekolah bersama-sama terlibat dalam kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler. Subjek dampingan yaitu seluruh siswa muslim SMA Toraja Utara. Adapun pihak yang terlibat dalam pengabdian yaitu dosen pendamping, mahasiswa tutor, dinas pendidikan, kepala sekolah, dan guru PAI. Pelaksanaan pendampingan melalui 3 tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, dan monitoring evaluasi. Berdasarkan hasil social mapping diperoleh bahwa rendahnya literasi agama siswa dipengaruhi oleh tingginya pergaulan bebas, banyaknya pernikahan beda agama dan kuatnya budaya lokal. Pendampingan literasi agama yang diberikan kepada siswa dilakukan melalui kegiatan intrakulikuler dan kokurikuler. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan rerata literasi keagamaan pada siswa dari 67,56 menjadi 87,44. Kegiatan pendampingan literasi keagamaan perlu diterapkan secara berkesinambungan dari seluruh pihak terkait untuk meningkatkan literasi agama siswa.