cover
Contact Name
Muhammad Darma Halwi
Contact Email
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Phone
+6285253587076
Journal Mail Official
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Editorial Address
Persada Banten Blok A3, Kota Serang, Banten, Indonesia
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28302567     DOI : -
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia is a medium of information and socialization regarding the results of service from the entire academic community about various kinds of innovations, development efforts, and solutions to various problems in society. Scope: Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicine, Arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony Human development and national competitiveness Poverty alleviation based on local resources Management of rural and coastal areas with local wisdom Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs Development of environmentally sound technology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 272 Documents
Aplikasi Fluor Topikal sebagai Upaya Pencegahan Karies pada Murid Sekolah Dasar di SDN 14 Gurun Laweh Padang: Topical Fluoride Application as a Caries Prevention Effort for Elementary School Students Susi, Susi; Aulia, Bertha; Pujiastity, Arymbi; Bobby, Bobby; Yuzanda, Yoana Zahra; Humaira, Fadhilah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1015

Abstract

Karies gigi merupakan masalah kesehatan mulut paling umum pada anak-anak di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 84,8% pada usia 5–9 tahun. Salah satu langkah preventif yang direkomendasikan WHO adalah penggunaan fluorida topikal. Beberapa penelitian menyatakan Intervensi ini terbukti efektif mencegah progresi karies dini Pengabdian ini bertujuan mencegah karies dengan aplikasi topikal fluor (TAF) pada gigi anak kelas satu SDN 14 Gurun Laweh Padang. Kegiatan dilakukan pada 16 April 2025. Rangkaian kegiatan dimulai dengan edukasi kesehatan gigi praktik sikat gigi bersama, screening karies dan aplikasi fluor pada gigi permanen muda yang sehat. Edukasi dan praktik sikat gigi bersama dan screening diikuti oleh 46 siswa kelas satu. Hasil screening menunjukkan indeks DMF-T (karies pada gigi permanen) sebesar 0,65 (kategori sangat rendah), def-t (karies pada gigi sulung) sebesar 5,71 (kategori tinggi), dan pufa sebesar 2,41, mencerminkan tingkat keparahan karies pada gigi sulung yang tidak dirawat. Aplikasi Topikal Fluor diberikan pada sebelas anak yang bebas karies pada gigi permanen sesuai prosedur klinis.  Edukasi dan tindakan promotif preventif secara berkelanjutan diperlukan untuk menurunkan prevalensi karies pada anak di masa mendatang
Penguatan Keterampilan Profesional Guru melalui Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Digital: Strengthening Teachers' Professional Skills through Digital Teaching Materials Preparation Training Syafruddin, Syafruddin; Ananda, Refisa; Rachmaningsih, Dewi Maharani; T, Arifin
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1016

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan literasi digital guru melalui pelatihan penyusunan bahan ajar berbasis teknologi yang kontekstual dan aplikatif sesuai kebutuhan pembelajaran di Sekolah Terpadu Kelurahan Pacinongan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pelatihan partisipatif berbasis pendampingan (participatory training and mentoring) yang dilaksanakan secara luring (tatap muka langsung) di Sekolah Terpadu Kelurahan Pacinongan. Metode ini menekankan keterlibatan aktif peserta dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan, pelatihan teknis, praktik pembuatan media, hingga evaluasi hasil karya. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi dan literasi digital guru melalui pelatihan yang sistematis dan berbasis pendampingan dalam penyusunan bahan ajar digital. Guru mampu menghasilkan bahan ajar berbasis teknologi yang kontekstual dan aplikatif yang relevan dengan kebutuhan peserta didik serta memperkuat budaya inovatif di lingkungan Sekolah Terpadu Kelurahan Pacinongan. Rekomendasi selanjutnya sekolah perlu membentuk tim penggerak inovasi digital yang berperan dalam pendampingan, berbagi praktik baik, serta memastikan hasil pelatihan terimplementasi secara optimal dalam proses pembelajaran di kelas.
Program Pemberdayaan Ibu untuk Mencegah Malnutrisi Anak melalui Pemanfaatan Pangan Lokal dan Praktek Responsive Feeding Jaladri, Iman; Gambir, Jurianto; Desi, Desi; Sundari, Wiwik
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1020

Abstract

Program pemberdayaan ibu untuk mencegah malnutrisi anak melalui pemanfaatan pangan lokal dan praktik responsive feeding dilaksanakan di Desa Rasau Jaya II, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku ibu dalam pemberian makan balita yang tepat serta mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi bahan pangan lokal, uji coba resep, edukasi gizi, praktik langsung responsive feeding, dan evaluasi menggunakan observasi perilaku ibu serta metode Comstock untuk mengukur sisa makanan. Sasaran pada kegiatan ini adalah ibu dengan balita berjumlah 36.  Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada perilaku pemberian makan ibu, di mana ibu yang sangat responsif meningkat dari 11% menjadi 75%. Sebagian besar balita (62%) mampu menghabiskan porsi makanannya, menunjukkan penerimaan baik terhadap pangan lokal. Kegiatan ini juga memperkuat kapasitas kader posyandu dalam edukasi dan pendampingan ibu balita. Program ini terbukti efektif meningkatkan praktik pemberian makan yang positif dan dapat direplikasi sebagai model intervensi gizi berbasis masyarakat di tingkat desa
WAGAS ANEMIA: Inovasi Berbasis Komunitas & Teknologi untuk Remaja Putri Bebas Anemia di Desa Sungai Durait Hulu: WAGAS ANEMIA: Community-Based Innovation & Technology for Anemia-Free Adolescent Girls in Sungai Durait Hulu Village Putri, Andini Octaviana; Erlyani, Neka; Wulandari, Anggun; Rahman, Fauzie; Laily, Nur; Anggraini, Lia; Hadiannor, Hadiannor; Agusetiawan, Muhammad Andrian; Navijay, Ahmad; Billa, Lisa Salsa
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1021

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang serius karena dapat menurunkan fungsi kognitif, produktivitas, serta meningkatkan risiko komplikasi reproduksi. Remaja putri rentan terhadap anemia akibat kehilangan zat besi selama menstruasi dan rendahnya pengetahuan tentang pentingnya zat besi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program WAGAS ANEMIA, inovasi berbasis komunitas dan teknologi, dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan anemia pada remaja putri di Desa Sungai Durait Hulu, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Metode yang digunakan adalah program pengabdian masyarakat dengan pendekatan interaktif meliputi penyuluhan, video edukasi, diskusi kelompok, serta pendampingan sebaya (peer educator) untuk mendampingi konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Sebanyak 49 remaja putri mengikuti kegiatan ini. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dan dianalisis dengan uji Wilcoxon serta korelasi Spearman untuk variabel demografis usia dan pendidikan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah penyuluhan, dari 65,3% menjadi 93,9% kategori baik, dengan nilai Z = -3,455 dan p = 0,001 (p < 0,05). Analisis korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara perubahan pengetahuan dengan usia (ρ = -0,043; p = 0,768) maupun pendidikan (ρ = -0,055; p = 0,701). Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas penyuluhan lebih ditentukan oleh kualitas materi, metode penyampaian, dan keterlibatan peserta daripada faktor demografis. Program WAGAS ANEMIA efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia. Strategi edukatif berbasis komunitas dan teknologi, disertai peer educator dan monitoring, menjadi pendekatan yang dapat direplikasi untuk menurunkan prevalensi anemia pada remaja putri di wilayah pedesaan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Gizi, PHBS, dan Pemanfaatan Rempah Lokal di Desa Rantau Bujur Wulandari, Anggun; Erlyani, Neka; Zwagery, Rika Vira; Rahman, Fauzie; Laily, Nur; Anggraini, Lia; Putri, Aura Salsabila Yunizar; Arifin, Muhammad; Wibowo, Yoga Putra; Navijay, Ahmad; Billa, Lisa Salsa
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1028

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan pendekatan multi-intervensi, termasuk edukasi gizi, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pemanfaatan pangan lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita melalui edukasi gizi dan PHBS, demonstrasi memasak Soto Banjar berbasis rempah lokal, serta pembentukan Pokja sebagai upaya keberlanjutan program. Kegiatan melibatkan 32 ibu yang memiliki balita stunting dan berisiko stunting. Desain menggunakan one group pre-test and post-test dengan instrumen berisi 10 pertanyaan yang mencakup aspek stunting dan PHBS. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Spearman’s rho. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 93,8% menjadi 96,9% (p=0,002) dengan hubungan signifikan antara usia dan peningkatan pengetahuan (p=0,041), sedangkan pendidikan tidak berhubungan signifikan (p=0,311). Temuan kualitatif menunjukkan seluruh peserta aktif mengikuti demonstrasi masak dan mengalami peningkatan pemahaman mengenai manfaat gizi rempah lokal dan praktik PHBS seperti cuci tangan dan sanitasi. Pembentukan Pokja Kampung Rempah Bebas Stunting memperkuat keberlanjutan program melalui pendampingan kader dan pemantauan praktik keluarga. Intervensi ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman gizi dan PHBS serta mengoptimalkan pemanfaatan rempah lokal sebagai menu bergizi, meskipun peningkatan pengetahuan kuantitatif dipengaruhi oleh ceiling effect. Dukungan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan perubahan perilaku berjalan konsisten.
Pendampingan Tata Kelola Gizi dan Keuangan (Model Tata Gizi) pada Panti Asuhan Muhammadiyah Pamekasan: Nutrition and Financial Management Assistance (Nutrition Management Model) at the Muhammadiyah Pamekasan Orphanage Oktafiana, Shinta; Romadhon, Sahrul; Qusyairi , Farida Ulfa Lutfiyah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1031

Abstract

Panti Asuhan Muhammadiyah di Pamekasan menghadapi kendala dalam menerapkan prinsip gizi seimbang dan manajemen menu harian bagi para santrinya. Permasalahan utama terletak pada proses perencanaan konsumsi yang masih bersifat sederhana dan praktis tanpa standar gizi yang terukur. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menerapkan Model Tata Gizi (Aman, Terstruktur, Adaptif, Inklusif, Zahir, dan Inovatif) guna meningkatkan kualitas asupan nutrisi dan efisiensi manajemen pangan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan identifikasi, perencanaan, aksi (pelatihan), dan refleksi. Hasil kegiatan pada empat panti asuhan menunjukkan adanya peningkatan dalam pengetahuan mitra, di mana pada tahap pascates (post-test) sebanyak 40% peserta mencapai nilai sempurna. Selain itu, program ini berhasil membentuk sistem menu mingguan yang terstruktur, melibatkan santri dalam pengelolaan dapur, serta mengoptimalkan pemanfaatan bahan pangan lokal. Kesimpulannya, Model Tata Gizi terbukti menjadi solusi pengelolaan gizi berbasis komunitas yang efektif dan efisien untuk mendukung kesejahteraan santri secara berkelanjutan.
Penguatan Kapasitas Masyarakat melalui Diversifikasi Produk Susu Sapi Menjadi Keju Mozzarella dan Pizza di Dilem Wilis, Trenggalek: Strengthening Community Capacity through Diversification of Cow’s Milk Products into Mozzarella Cheese and Pizza in Dilem Wilis, Trenggalek Nusa, Cassandra Permata; Kiranawati, Titi Mutiara; Pradani, Rizki Yulianingrum; Sasongko, Muhammad Ilman Nur; Indahyanti, Rizkha Kusuma Putri; Izzaty, Ibnaty Salsabila; Rastya, Muhammad Azhar; Usman, Muhamad; Kaseka, Novio Dofany Atrisca Sevena
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1036

Abstract

Desa Dompyong, Kabupaten Trenggalek terkenal sebagai daerah penghasil susu sapi segar. Produksi susu segar ini pada tahun 2023 mencapai 11.627 ton. Produksi susu yang melimpah menjadikannya sebagai komoditas yang potensial bagi perekonomian setempat. Susu segar biasanya langsung dikirim ke penampung susu untuk dikemas kemudian diperjualbelikan di Cafe TTP Dilem Wilis. Akan tetapi, susu sapi segar memiliki masa simpan yang relatif pendek, yaitu maksimal satu hari di dalam lemari pendingin.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan inovasi pengolahan susu sapi segar guna memperpanjang masa simpan dan meningkatkan nilai tambah produk. Inovasi yang dilakukan adalah mengolah susu sapi segar menjadi keju mozzarella. Keju mozzarella ini kemudian diaplikasikan sebagai pugasan pada pizza. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR). Kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan analisis situasi dan uji coba pembuatan keju mozzarella dan pizza. Selanjutnya, dilaksanakan pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat Dilem Wilis terkait pembuatan keju mozzarella dan aplikasinya pada pizza. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2025 dengan melibatkan 165 peserta dari masyarakat Kawasan Dilem Wilis Trenggalek, dengan tingkat kehadiran mencapai 100% dari target sasaran yang aktif dalam seluruh kegiatan pelatihan. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis masyarakat di Kawasan Dilem Wilis, serta meningkatkan nilai tambah sensoris dan ekonomi dari produk susu sapi lokal.
Transformasi Kelembagaan Pertanian Organik Melalui Integrated Organic Farming System (IOFS) Sebagai Strategi Ketahanan Pangan Berbasis Lingkungan Pesisir Di Kabupaten Malang: Institutional Transformation of Organic Agriculture through the Integrated Organic Farming System (IOFS) as a Coastal Environment-Based Food Security Strategy in Malang Regency Puspitawati, Dhiana; Dewi, Citra Satrya Utama; Susanto, Fransiska Ayulista; Chusnida, Nabilah Luthfiyah; Binada, Ulfa
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1046

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan petani di wilayah pesisir Kabupaten Malang melalui penerapan Integrated Organic Farming System (IOFS) sebagai strategi peningkatan ketahanan pangan berbasis lingkungan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh lemahnya legalitas kelompok tani, keterbatasan akses terhadap sarana produksi, serta rendahnya kapasitas manajerial dan teknologi pertanian di kawasan pesisir. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan kolaborasi antara universitas, pemerintah daerah, dan kelompok tani hutan (KTH). Tahapan kegiatan meliputi pemetaan kelembagaan, pelatihan produksi pupuk organik, diversifikasi komoditas (kopi, hortikultura, dan peternakan), serta pembentukan badan hukum koperasi atau BUMDes berbasis pertanian organik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas kelembagaan petani dalam mengelola usaha tani secara mandiri dan efisien, penurunan ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian. Selain itu, penerapan IOFS mendorong terciptanya sistem pertanian berkelanjutan yang memperkuat keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan ekologi. Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian SDG 2 (Zero Hunger), SDG 13 (Climate Action), dan SDG 14 (Life Below Water), sekaligus menjadi model inovatif pembangunan pertanian pesisir yang inklusif dan adaptif
Edukasi Persiapan Laktasi pada Ibu Hamil dan Pendampingan Menyusui Intensif di Desa Kalilembu: Upaya Peningkatan Capaian ASI Eksklusif : Education on Lactation Preparation and Intensive Breastfeeding Assistance as an Effort to Achieve Exclusive Breastfeeding Kusuma, Nur Intan; Budiarto, Eka; Kristiyanti, Rini; Susiatmi, Sandi Ari
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1048

Abstract

WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi sebagai standar emas dalam pemberian makanan bayi dan anak. ASI menyediakan nutrisi yang dibutuhkan bayi baru lahir. Pemberian ASI saja telah mampu memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi bayi sejak lahir hingga enam bulan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif, serta meningkatkan efikasi diri menyusui dan kesiapan dalam menghadapi proses menyusui. Program ini dilaksanakan melalui edukasi, demonstrasi, pendampingan menyusui, dan monitoring. Program ini diikuti oleh 11 ibu hamil trimester III, sebagian diantaranya berpendidikan SMA dan seluruhnya merupakan ibu rumah tangga. Pemberian edukasi tentang pentingnya ASI untuk mencapai ASI eksklusif terbukti meningkatkan pengetahuan ibu, yang ditunjukkan oleh peningkatan rerata skor pengetahuan sebesar 2,28 poin, dari 13,36 sebelum edukasi menjadi 15,64 setelah edukasi. Diukur juga efikasi diri menyusui dan diperoleh skor rata-rata 42 dari total skor 56. Efikasi diri menyusui menunjukkan variasi skor sebesar 3,033, dengan skor terendah 38 dan skor tertinggi 48. Hasil pendampingan dan evaluasi menyusui menunjukkan bahwa ibu dapat menyusui dengan baik dan hanya memberikan ASI pada bayinya. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan cakupan ASI eksklusif.
Perlindungan Hak Ekonomi Petani Melalui Pendaftaran Indikasi Geografis: Studi pada Komoditas Alpukat dan Markisa di Kabupaten Langkat: Protection of Farmers’ Economic Rights through Geographical Indication Registration: A Study on Avocado and Passion Fruit Commodities in Langkat Regency. Azwar, Tengku Keizerina Devi; Sitepu, Runtung; Barus, Utary Maharany; Wau, Hilbertus Sumplisius M.
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1056

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman hukum dan kapasitas administratif petani Alpukat Lebak dan Markisa di Desa Perdamaian, Kabupaten Langkat, dalam melindungi hak ekonomi melalui pendaftaran Indikasi Geografis (IG). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi hukum, pelatihan teknis penyusunan dokumen deskripsi, dan pendampingan pembentukan kelompok masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kesadaran petani akan manfaat ekonomi IG serta terbentuknya Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) sebagai wadah kolektif. Disarankan adanya kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah daerah untuk memfasilitasi pendaftaran resmi dokumen deskripsi guna menjaga reputasi produk unggulan daerah