cover
Contact Name
Kamaludin
Contact Email
kamaludin.abahrizka@gmail.com
Phone
+6285642529172
Journal Mail Official
editor.jiken@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dukuh Semar No.1, Kecapi, Kec. Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat 45142
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
ISSN : 28306082     EISSN : 28297024     DOI : -
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara (e-ISSN: 2829-7024, p-ISSN: 2830-6082) adalah jurnal yang bertujuan untuk mendiseminasikan hasil penelitian, pengkajian dan penerapan teknologi bagi para Perekayasa, Peneliti, Dosen, Praktisi dan Mahasiswa di bidang Bisnis, Sains, dan Pendidikan Kemaritiman. Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam JIKEN ini adalah sebagai berikut: 1. Penanganan dan Pengaturan Muatan 2. Pariwisata pantai dan laut 3. Ekowisata kemaritiman 4. Pengendalian Operasi Kapal dan Penanganan Personil di Kapal 5. Sistem permesinan kapal 6. Sistem kelistrikan dan elektronika perkapalan 7. Pemeliharaan dan perawatan permesinan kapal 8. Pengendalian sumber daya awak kapal, 9. Energi kelautan, 10. Metodologi desain dan operasional kapal 11. Produk teknologi dan pemerliharaan kapal 12. DLL Setiap artikel yang akan diterbitkan akan menjalani proses double blind review yang diserahkan kepada reviewer.
Arjuna Subject : -
Articles 38 Documents
Mekanisme Pergantian Awak Kapal untuk Memperlancar Manajemen Awak Kapal di PT. Berlian Khatulistiwa Line Farasichwan, Ammar; Hartanto, Cahya Fajar Budi
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.749 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pergantian awak kapal di PT. Berlian Khatulistiwa Line beserta permasalahan atau kendala yang ada sehingga dapat dicarikan solusi yang terbaik agar manajemen awak kapal dapat berjalan dengan lancar. Hal ini mengingat pentingnya peran awak kapal dalam menunjang kelancaran operasional kapal. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung di lapangan selama tiga bulan disertai wawancara dan studi pustaka. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif dan disajikan dengan metode naratif deskriptif. Berdasarkan penelitian, ditemukan tiga permasalahan utama yakni keterlambatan awak kapal saat proses pergantian yang mengakibatkan terhambatnya operasional kapal, banyaknya dokumen awak kapal yang sudah atau akan kadaluwarsa, dan permintaan awak kapal yang mendadak. Solusi dari permasalahan pertama adalah denganmempersiapkan awak kapal yang akan naik maupun turun kapal satu bulan sebelum jadwal pergantian. Solusi untuk permasalahan kedua adalah perusahaan harus bekerjasama dengan lembaga diklat terkait sertifikasi bagi awak kapal dan juga mengarahkan awak kapal yang sedang cuti untuk melakukan revalidasi sertifikatnya. Adapun solusi untuk masalah ketiga adalah perusahaan harus menerapkan kebijakan terkait pergantian awak kapal ini dengan tegas. Dengan demikian, mekanisme pergantian awak kapal bisa dilakukan sesuai prosedur sehingga bisa memperlancar manajemen awak kapal di PT. Berlian Khatulistiwa Line.
Pemahaman Terhadap Maritime Security, Maritime Safety dan Maritime Defense serta Perbedaanya dalam Konsep Keamanan Nasional Yudhistira, Arga; Widodo; Suwarno, Panji; Aris, Tomi; Cherish Okcavia, Salsabila
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.94 KB)

Abstract

Keamanan nasional menunjuk pada kebijakan publik untuk memastikan keselamatan dan keamanan negara melintasi penggunaan kuasa ekonomi dan militer dan penjalanan diplomasi, adun dalam damai dan perang. Dalam mewujudkan kemanana nasional, sebuah negara harus mempunyai keamanan ekonomi, energi, lingkungan, dan lain-lain. Ancaman keamanan tidak hanya datang dari musuh tradisional seperti negara lain, melainkan juga datang dari orang atau organisasi di luar sistem diplomatic. Setiap negara kepulauan dalam mewujudkan Keamanan Nasional, harus menyadari, memahami dan mewujudkan adanya tiga fungsi utama maritim yaitu, safety (keselamatan), security (keamanan) and defence (pertahanan). Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan peneliti sebagai instrumen utama penelitian dan desain pendekatan yang digunakan adalah deskriptif-eksplanatif. Istilah Maritime Security tidak memiliki definisi yang tunggal dengn cakupan yang luas yang mencakup banyak sektor kebijakan. Setiap negara memiliki wewenang untuk bertindak atas nama negara yang berdaulat untuk melindungi negaranya sendiri dari faktor ancaman. Sama halnya dengan pendefinisian mengenai Maritime Defense masih abu-abu, sehingga tidak ada definisi tunggal tentang Pertahanan Maritim. adapun Maritime Safety adalah istilah luas yang mencakup segala hal mulai dari konstruksi kapal hingga pemeliharaan hingga seberapa profesional awaknya. Dalam konsep Keamanan Nasional ketiganya merupakan hal yang berbeda namun memiliki persamaan yakni, bahaya yang ditimbulkan dari ancaman ketiganya dinilai sama jika tidak dilaporkan, diabaikan, atau tidak ditangani
Pengaruh Alat Bongkar Muat Container Dan Kinerja Fasilitas Terhadap Efektifitas Penggunaan Dermaga TPKS Tanjung Emas Semarang Ridwan; Luhur Pambudi, M. Aji
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.349 KB)

Abstract

Kegiatan pengangkutan laut, pemerintah menerbitkan inpres no 4 tahun 1985 mengenai kebijakan arus barang untuk menunjang kegaitan ekonomi yang setelah itu diperbarui dengan inpres no 3 tahun 1991 yang berisi peraturan mengenai biaya bongkar muat yang meliputi kegiatan stevedoring, cargodoring, receiving/delivery maka kegiatan bongkar muat harus dilakukan oleh perusahaan bongkar muat (PBM). Dalam Penelitian ini menggunakan Metode deskripsi analisis, metode verifikatif dan konsep dasar informasi. Tujuan dari penelitian ini menjabarkan pengaruh alat bongkat muat pada kontainer dan menganalisis kinerja fasilitas terhadap efektivitas penggunaan dermaga TPKS. Terdapat alat alat yang dapat menjadi hambatan jika salah satunya mengalami kerusakan dikarenakan faktor dari sumber daya manusia, alam. Maka dari itu dibutuhkan strategi tepat seperti mennyiapkan alat bongkar muat yang masih dapat digunakan juga berfungsi dengan baik. Memperkirakan kinerja dari fasilitas pelabuhan yang tersedia dan memperhitungkan lama waktu sandar kapal dengan proses bongkar muat kapal di dermaga.
Pengaruh Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Realisasi Penanganan Sistem Pelayanan Bongkar Muat Barang pada Kapal Non Petikemas oleh PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Tanjung Emas, Semarang Widodo, Herry; Adi Pratama, Agung
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1375.507 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pelayanan jasa bongkar muat kapal non petikemas di PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Tanjung Emas, Semarang. Metode penulisan yang digunakan adalah metode observasi, metode wawancara, metode studi pustaka dan metode dokumentasi yang digunakan peneliti dalam pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya peningkatan pelayananjasa bongkar muat terhadap pengurusan barang muatan dari kapal ke kapal, solusi yang dilakukan oleh pemerintah dan kepelabuhan dalam menghadapi kendala yang terjadi dalam kegiatan bongkar muat dengan mencari sebab dan akibat, serta melaksanakan pertemuan rutin untuk membahas permasalahan yang ada.
Pandangan Islam Terhadap Feminisme: (Upaya Pemberdayaan Wanita Dalam Pendidikan Islam Akademi Maritim Cirebon) Muslih, Muhammad; Nurfauzi, Yogi
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.716 KB)

Abstract

Pendidikan Islam adalah bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan norma-norma dan hukum hukum Islam menuju kearah terbentuknya kepribadian utama menurut tolak ukur Islam. Feminisme berarti perjuangan untuk mendapat hak bagi kaum wanita yang sederajat dan pembebas penindasan dan pemerasan terhadap perempuan dalam masyarakat, serta tindakan sadar oleh perempuan maupun lelaki untuk mengubah keadaan tersebut, kontribusi Islam terhadap feminisme diwujudkan atau direalisasikan melalui materi dan metoda sesuai dengan Al-Quran dan As-Sunnah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui feminisme dalam tinjauan agama Islam, teori feminisme dan kaitannya dengan pemikiran keislaman, serta kontribusi pendidikan Islam dalam pemberdayaan peranan perempuan menghadapi era informasi global pade Akademi Maritim Cirebon. Penelitian ini dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: menampilkan data, melakukan identifikasi serta mengumpulkan berbagai pandangan tentang feminisme dan pendidikan Islam, menganalisa seluruh permasalahan dengan cara membandingkan pendapat para ahli dan mencari titik temu sesuai dengan pemikiran yang logis. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa feminisme dan pendidikan islam, mempunyai titik tekan pada intelektuaitas feminisme dalam pendidikan dengan cara memandang Al-Quran dan Al-sunnah secara kontekstual. Oleh karenanya dibutuhkan sesuatu metodologi yang sistematis dalam upaya pemahaman pendidikan Islam pada feminisme agar tidak terjebak pada pemahaman yang tekstua yang akan membelenggu sudut pandang kita terhadap feminisme.
Perancangan Instrumen Tes Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Mata Kuliah Matematika Terapan Bagi Taruna Akademi Maritim Cirebon Putri, Handayani Eka
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.481 KB)

Abstract

Penerapan program merdeka belajar membuat Perguruan Tinggi (PT) sebagai instansi penyelenggara memiliki tanggung jawab yang penting untuk menghasilkan lulusan yang kompeten berdasarkan tuntutan kompetensi abad 21. Kreativitas adalah salah satu dari empat kompetensi abad 21 yang harus dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi. Maka dari itu, perkuliahan Matematika Terapan harus dapat mengukur potensi kreativitas yang dimiliki mahasiswa. Perancangan instrumen untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif mahasiswa perlu dilakukan demi menghasilkan output yang berkualitas. Tes kemampuan berpikir kreatif (TKBK) pada mata kuliah matematika terapan telah dirancang serta divalidasi oleh para ahli dibidangnya dengan hasil sesuai dengan indikator kemampuan berpikir kreatif. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa dari 4 butir soal yang diukur, 1 soal memiliki validitas yang sangat tinggi, 2 soal memiliki validitas yang tinggi, sedangkan 1 soal memiliki validitas yang sedang. Hasil uji reliabilitas menjukkan instrumen TKBM memiliki koefisien reliabilitas yang tinggi. Begitu pula dengan Daya Pembeda (DP), 2 butir soal memiliki DP yang sangat baik dan 2 soal memiliki DP yang baik. Sedangkan Tingkat kesukaran (TK) instrumen ini berada pada kategori sedang. Dengan demikian soal instrumen TKBK ini dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif pada mata kuliah matematika terapan.
Memberdayakan Nelayan Skala Kecil Dalam Mengentaskan Kemiskinan Pada Tingkat Pedesaan Di Indonesia Cahyandi, Kristian; Sucahyowati , Hari
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.688 KB)

Abstract

Penelitian ini dalam upaya untuk mengetahui penyebab terjadinya kemiskinan pada masyarakat nelayan kecil pedesaan di Indonesia, serta mengkaji kebijakan yang telahdilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi kemiskinan pada masyarakat nelayan. Ketertarikan akan topik berangkat dari kondisi perikananskalakecilmemberikankasus yang menarik untuk penelitian kemiskinan. Perikanan skala kecil merupakan sektor yang benar-benar global dan menampilkan keragaman yang sangat besar.Metode dalam penelitian menggunakan pendekatan library research dengan analisis deskriptif. Telah dilakukan upaya, seperti melestarikan dan memperkuat mata pencaharian dan budaya perikanan lokal, meningkatkan industri pariwisata lokal, dengan tujuan membuat masyarakat nelayan kecil pedesaan yang rentan secara ekonomi dan mata pencaharian dapat lebih terjamin hidupnya. Hasil akhir menekankan bahwa terkadang penting untuk berpikir dan mencari solusi bagi masyarakat nelayan kecil diluar kontek mata pencarian mereka namun juga faktor sosiologi melalui kearifan lokal / local wisdom. Disimpulkan pula bahwa perlu adanya lembaga khusus desa untuk mengamankan kerjasama dan koordinasi di antara para pemangku kepentingan lokal.
Penerapan Metode Pembelajaran Daring Pendidikan Agama Islam Di Akademi Maritim Cirebon Muhibudin, Agus
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.919 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar PAI mahasiswa Akademi Maritim Cirebon yang bisa dilihat dari nilai ulangan latihan yang mempunyai kriteria belum lulus sebesar 60%, sedangkan kriteria lulus 40%. Hasil tersebut memberikan gambaran bahwa kondisi hasil belajar terutama mata pendidikan agama islam masih rendah. Dosen berperan penting terhadap penentuan hasil belajar mahasiswa. Sesuai hasil observasi dilakukan hasil belajar rendah diakibatkan karena pembelajaran saat ini menggunakan aplikasi Whatsap sehingga mahasiswa ada juga yang tidak terlalu faham dan kurang dalam pemahaman materi yang dikirimkan oleh dosen melalui whatsApp. Rumusan masalah di penelitian ini ialah: “Bagaimana penerapan metode pembelajaran daring pendidikan agama islam di Akademi Maritim Cirebon tahun pelajaran 2020. Tujuannya mendeskripsikan penerapan pembelajaran daring PAI di Akademi Maritim Cirebon Penelitian ini sebagai penelitian kualitatif lapangan yang bertujuan penelitian untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran daring PAI di Akademi Maritim Cirebon tahun pelajaran 2020. Metode pembelajaran disini menggunakan aplikasi WhatsApp grup atau online, subyek dalam penelitian ini ialah mahasiswa tingkat satu sejumlah 15 mahasiswa.Teknik pengumpulan data yang dipakai yakni Observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari kesimpulan penelitian ini ialah penerapan metode pembelajaran  daring PAI di Akademi Maritim Cirebon sudah dilaksanakan dengan baik, hal ini ditunjukkan dengan konsistennya pendidik dalam memotivasi mahasiswa selaku pendamping belajar mahasiswa dalam melakukan aktivitas didalam WhatsApp grup/online seperti memposting materi yang akan dipelajari, memberikan penjelasan tentang materi tersebut hingga pemberian tugas yang dikumpulkan.
Aspects Related to Ship Collision: Basis and Consequences of Applicable Laws Susdarwono, Endro Tri
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to provide a description related to the legal basis and legal consequences that arise and are imposed on ship accidents in the form of ship collisions. This research is classified as normative law research using secondary data. The type of research is descriptive explanatory with the problem approach used is an analytical normative approach to legal substance (approach of legal content analysis). The data used in this study is secondary data consisting of primary and secondary legal materials. The data collection carried out in this research is a literature study. Ship collision can be defined as a marine disaster which is the source of losses incurred by one party or both parties, and the legal consequences arising from the ship collision are regulated in Chapter VI, Second Book of the KUHD Articles 534 – 544. The ship owner is responsible in the event of a ship colliding. However, what must be considered in this case, in accordance with Article 535 of the KUHD, must meet the criteria to be called a ship collision. In the event of a ship colliding, the principle of whoever is at fault is the one who is responsible. For this reason, the loss suffered by the other party, the ship owner resulting in a ship collision must pay compensation to the ship owner affected by the collision.
Pembangunan Kompetensi Tim di Atas Kapal Hendrawan, Andi; Sucahyowati, Hari; Indriyani, Indriyani; Kusumastuti Hendrawan, Aji; Pramono, Sri
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan di atas kapal menuntut kekompakan tim, sehingga kompetensi menjadi hal utama agar tim dapat menghasil kinerja yang maksimal. Pada organisasi modern kompetensi bukan lagi pada ranah pribadi namun sudah pada level tim. Kemampuan atau kompetensi tim membangun sebuah oranisasi menjadi lebih maju merupakan kerja bersama. Penelitan ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil dua buah tim kamar mesin dan tim dek. Hasil menunjukkan bahwa pekerjaan di atas kapal membutuhkan kompetensi tim yang baik dan kompeten sehingga diharapkan ada jaminan operasional kapal secara baik dan beroperasi dalam keadaan selamat.

Page 2 of 4 | Total Record : 38