Articles
4,416 Documents
Strategi dan Implementasi Literasi Karakter Religius dalam Pembelajaran Matematika di Madrasah Ibtidaiyah
Fitriyah, Fitriyah;
Minarti, Sri;
Arifin, Moh. Zainal;
Rahman, Moh. Rifqi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2574
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi dan implementasi literasi karakter religius pada pelajaran matematika di MI Darussalam Deru Sumberrejo Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan partisipatif. Teknik analisis data dengan metode reduksi, menyajikan dan menyimpulkan data yang didapatkan. Sedangkan informan penelitian yaitu Kepala Madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, guru matematika dan siswa di MI Darussalam Deru Sumberrejo Bojonegoro. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dalam implementasi literasi karakter religious didapatkan beberapa strategi pembelajaran yang digunakan (1) Strategi pembelajaran tak langsung, guru menyisipkan nilai karakter religious dalam pembelajaran matematika; (2) Strategi pembelajaran kontekstual, nilai karakter religious ditanamkan melalui kegiatan literasi dalam pembelajaran matematika secara kontekstual. Sedangkan implementasi literasi karakter religious mengerucut kepada tiga aspek yaitu hubungan hamba dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan lingkungan. Ketiga aspek tersebut dikemas dalam aktivitas pembelajaran menjadi redaksi religious yang sesuai dengan konteks kehidupan sehari-har
Creating Vlog as Media in English Language Teaching (ELT):Teaching Speaking
Anrasiyana, Anrasiyana;
Sulistyaningsih, Sulistyaningsih;
Syakur, Abdul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2575
In modern era, everything can be accessed by technology. One of the famous ones for young generation is YouTube or video blog (vlog) where someone can take a video for specific purposes. Google noted that there are 60% of people all over the world uploaded their activity in vlog and publish it in YouTube. Teaching speaking for students is not easy it needs huge extra to improve their speaking moreover in this global era where everything is measured by the achievement of the studentsThis research used to know the implementation of creating vlog in English Language Teaching (ELT). This research used qualitative descriptive in ilustrating the result. The subject of this research is the students of VI SDN Batang-Batang Daya 1. The instrument of this research are observation sheet, field note, in depth interview with the teacher and questionnaire for students. To analyze the data the researcher used descriptive qualitative. The result of this research described abot the implementation of creating video blogging (vlog) in English langage teaching (ELT) in teaching speaking.
Pengaruh Penggunaan Media Belajar Video Animasi Terhadap Proses Berfikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar
Rochmania, Desty Dwi;
Restian, Arina
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2578
Menurunnya proses belajar siswa dipicu karena lemahnya siswa dalam berpikir kreatif, dengan lemahnya siswa dalam berpikir kreatif menggugah peneliti dalam melakukan inovasi melalui penguatan video animasi dalam merasangsang proses berpikir kreatif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video animasi terhadap proses berpikir kreatif siswa.  Penelitian ini menggunakan metode kunatitatif Pre Eksperimen dengan menggunakan desain penelitian One Group Pre test post test Design untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi mampu membuat siswa berfikir kreatif. Karena video animasi merupakan media yang baik untuk digunakan. Sedangkan berdasarkan deskriptif, diperoleh bahwasanya penggunaan video animasi efektif untuk materi Keragaman Rumah adat di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari uji normalitas data yang menyatakan bahwa data tersebut berdistribusi normal jika ð‘¥â„Žð‘–ð‘¡ð‘¢ð‘›ð‘” < ð‘¥ð‘¡ð‘Žð‘ð‘’ð‘™ dengan nilai 7,7500 < 11,0704 pada hasil pre test dan untuk hasil post test yaitu 10,8333 < 11,0704, setelah melakukan uji normalitas data. Kemudian untuk uji hipotesis juga menyatakan bahwa data tersebut diterima dengan ketentuan ð‘¡â„Žð‘–ð‘¡ð‘¢ð‘›ð‘” > ð‘¡ð‘¡ð‘Žð‘ð‘’ð‘™ dengan nilai -4,8340 > 2,0859. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwasannya penggunaan video animasi pada siswa kelas V sekolah dasar dapat meningkatkan proses berpikir keatif siswa. Jadi penerapan video animasi dalam pembelajaran di sekolah dasar sudah baik, valid, dan efektif untuk digunakan karena dapat meningkatkan proses berpikir kreatif siswa.
Urgensi Pendidikan Nilai di Era Globalisasi
Faiz, Aiman;
Kurniawaty, Imas
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2581
Di era global saat ini posisi pendidikan nilai menjadi sebuah hal yang sangat sentral karena posisinya yang sangat dibutuhkan agar mampu memberikan makna setiap subjek materi untuk mengantarkan bangsa Indonesia menuju peradaban Bangsa yang maju. Tujuan artikel ini adalah untuk menyusun konsep pentingnya pendidikan nilai yang perlu diketahui oleh para pendidik dalam menghadapi kondisi kemajuan teknologi secara global. Penelitian ini menggunakan konsep library research untuk urgensi pentingnya pendidikan nilai. Hasil penyusunan secara konseptual menunjukan bahwa menunjukan bahwa pemanfaatan teknologi perlu diimbangi dengan pendidikan nilai agar nilai-nilai dan kepribadian bangsa Indonesia tetap utuh dan terjaga. Apabila penanaman nilai dalam pendidikan saat ini tidak dikuatkan maka bukan tidak mungkin Bangsa Indonesia sedikit demi sedikit akan kehilangan jati dirinya dan tidak dapat mempertahankan identitas Bangsanya karena mudah terpengaruh oleh kebudayaan asing yang mendunia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemajuan teknologi perlu diperkuat oleh pendidikan nilai sebagai filternya sehingga siswa mampu kritis dalam penalaran dan pertimbangan moral dan mampu memilih nilai yang baik dan benar berdasarkan pada landasan, Agama, etika, moral dan norma yang berlaku di Indonesia.
Analisis Deskriptif Pelaksanaan Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar
Martaria, Debora;
Munajah, Robiatul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2582
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran dalam jaringan (daring), kendala dalam pelaksanaan dan mengetahui pencapaian atau hasil belajar dalam melaksanakan pemberajaran daring di masa pandemi covid-19. Penelitian dilaksanakan di SDS Muhammadiyah 06 Tebet yang terhitung dari bulan September hingga bulan Desember. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode kualiatif deskripstif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas IV D. Teknik pengumpulan data yang digunakan yang digunakan dalam penelitian berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah pada masa pandemi sangat berdampak khususnya dalam proses pembelajaran. Pembelajaran yang sebelumnya dilaksanakan secara langsung lalu dialihkan menjadi pembelajaran daring. Peserta didik terkadang merasa bosan dan jenuh pada pelaksanaan pembelajaran berlangsung. Ada beberapa kendala dalam pelaksaan pembelajaran yaitu tidak stabilnya jaringan internet yang membuat pembelajaran terputus dan guru tidak bisa memantau siswa secara langsung sehingga guru tidak tahu apakah siswa sudah memahami materi yang diberikan atau tidak. Lalu hasil belajar dalam pembelajaran daring memperoleh rata-rata 608 dengan rata-rata tertinggi pada mata pelajaran PJOK dengan hasil 88,76 sedangkakn nilai rata-rata terendah terdapat pada mata pelajaran SBDP dengan hasil 84,4.Kata Kunci: pembelajaran daring, kendala pembelajaran, hasil belajar
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) IPA Berbasis Kontekstual di Sekolah Dasar
Arifibillah, Muhammad;
Lokaria, Eka;
Rosalina, Elya
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2586
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan LKS IPA berbasis kontekstual materi organ gerak hewan dan manusia di kelas V SDIT Rhaudatul Jannah Lubuklinggau, 2) menghasilkan LKS IPA berbasis kontekstual materi organ gerak hewan dan manusia yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (research and Development), yang menggunakan produk berupa LKS yang dikembangkan menggunakan model 4D. Hasil validasi dari ahli bahasa mendapatkan kriteria “valid†dengan skor 58 validasi materi mendapatkan kriteria “sangat valid†dengan skor 99 dan validasi media mendapatkan kriteria “sangat valid†dengan skor 129. Kemudian hasil kepraktisan dari respon guru mendapatkan kriteria “sangat praktis†dengan hasil 86%. Hasil kepraktisan dari respon peserta didik terhadap LKS yang dikembangkan dengan uji coba perorangan (one to one) mendapatkan kriteria sangat praktis dengan hasil 97,7% dan hasil kelompok kecil (small gorup) dengan kriteria sangat praktis dengan hasil 91,8%.
Afiksasi dalam Bahasa Kerinci di Daerah Pulau Tengah dan Pemanfaatannya dalam Pembelajaran
Anasti, Huriyah Padhilah;
Liusti, Siti Ainim
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2587
Salah satu proses morfologis yang amat penting adalah afiksasi. Proses afiksasi amat berbeda-beda dalam berbagai bahasa, salah satunya bahasa Kerinci di daerah Pulau Tengah. Adapun tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis afiks dan proses pembubuhannya dalam bahasa Kerinci di daerah Pulau Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara. Hasil yang diperoleh adalah berdasarkan analisis yang telah dilakukan pada tuturan masyarakat dalam bahasa Kerinci di Pulau Tengah, diperoleh 5 jenis afiks dengan 57 ragam bentuk afiks. Ragam afiks tersebut terdiri dari 12 prefiks, 9 sufiks, 5 infiks, 27 kombinasi afiks, dan 4 simulfiks. Afiks-afiks tersebut mengalami proses pembubuhan pada berbagai bentuk dasar. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bahasa Kerinci di daerah Pulau Tengah merupakan bahasa daerah yang mengalami afiksasi yang secara aktif digunakan oleh masyarakat bahasa dalam bertutur yang berlangsung pada bentuk dasar nomina, verba, adjektiva, dan numeralia. Afiksasi juga merupakan kajian yang penting dalam pembelajaran yang dapat dimanfaatkan baik untuk siswa di sekolah maupun untuk mahasiswa di tingkat perkuliahan. Kajian afiksasi memberikan kontribusi terhadap sumber ajar pembelajaran morfologi di tingkat perkuliahan dan pembelajaran bahasa daerah di tingkat persekolahan.
E-Animation Media to Improve The Understanding of Elementary School Science Learning
Zakirman, Zakirman;
Rahayu, Chichi;
Gusta, Wienda
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2595
This research was motivated by the low mastery of student learning in science learning, especially in light-matter because of the lack of use of learning media that is in accordance with the characteristics of the material in Class V elementary school. The purpose of this study was to analyze the effect of using Macromedia flash-based electronic learning media on the material properties of light in improving the learning outcomes of fifth-grade elementary school students. Learning outcomes used as research data are limited to the cognitive domain. The material selected in the research was the properties of light. This type of research was quasi-experimental, where the samples taken in research activities were fifth-grade students at SDN 12 Nan Sabaris. The instrument used was a multiple-choice test. The data analysis technique used a t-test. Based on the results of data analysis obtained t-count with a value of 6.91 and t-table with a value of 2.04. This means that there is a significant difference between student learning outcomes before using animation media and student learning outcomes after using animation media. Thus, it can be concluded that the use of e-animation has an effect on student learning outcomes. The use of e-animation can be a new alternative as a solution to improve the quality of learning and student understanding.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Terintegrasi Ayat-ayat Al-Qur’an pada Subtema Keberagaman Budaya Bangsaku
Suryani, Lilis;
Misnahwati, Musdalifah;
K, Nurdin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2596
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an pada subtema keberagaman budaya bangsaku dan mendapatkan kevalidan dan kepraktisan LKS. Jenis penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analys, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini dilakukan di MI Datuk Sulaiman Palopo yang beralamat di Jl. DR. Ratulangi No. 16 Balandai. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengobservasi serta mewawancarai guru kelas IV yang dilakukan secara langsung. Sedangkan Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, pedoman wawancara, angket siswa, dan angket uji validasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mixed method sequential expararatory penganalisisan data awal berupa kualitatif kemudian dilanjutkan dengan data kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan produk bahan ajar berupa Lembar Kerja Siswa terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an. Lembar Kerja Siswa yang dibuat diuji validasi oleh 3 pakar ahli sesuai bidangnya yakni, ahli materi 92,5% (sangat layak), ahli bahasa 75% (layak), ahli keagaman 91,7% (sangat layak). Dengan demikian produk yang dihasilkan telah memenuhi kevalidan dan kepraktisan sehingga Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dikembangkan dapat digunakan.
Analisis Kesulitan Guru Matematika dalam Menerapkan Pembelajaran Daring di Madrasah Ibtidaiyah
Dharmayanti, Ummi Haniefa;
Husin, Husin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2599
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh efek yang timbul dari pandemi covid-19 yaitu sistem pembelajaran yang sebelumnya secara tatap muka berubah secara mendadak menjadi pembelajaran secara daring. Hal itu memicu munculnya berbagai macam kesulitan yang dialami oleh tenaga pendidik atau guru dalam melaksanakan proses pembelajaran daring, khususnya para guru matematika. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan guru matematika dalam pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Sumber data pada penelitian ini adalah guru matematika kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kesulitan yang dialami guru matematika dalam melaksanakan pembelajaran daring, antara lain guru kesulitan dalam menyampaikan materi, sarana dan prasarana kurang memadai, dan guru kesulitan pada saat melaksanakan evaluasi pembelajaran. Akan tetapi, dibalik beberapa kesulitan yang dialami oleh guru matematika, guru tetap berusaha untuk meminimalisir kesulitan-kesulitan tersebut dengan memberikan ruang diskusi untuk peserta didiknya agar menemukan solusi bersama. Selain itu terdapat hikmah yang diperoleh, yaitu guru maupun peserta didik dapat menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran secara daring.