Articles
4,416 Documents
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah dalam Mengembangkan Literasi Baca Tulis Siswa Sekolah Dasar
Hasna Rafida;
Samsudi Samsudi;
Mukh Doyin
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2884
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi gerakan literasi sekolah dalam mengembangkan literasi baca tulis pada siswa SD Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang mulai dari perencanaan program, pelaksanaan hingga evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik penentuan subjek yang digunakan dalam penelitan ini adalah purposive sampling dan teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Jenis triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian yang di dapat adalah, pelaksanaan program literasi baca tulis sudah sampai tahap pembelajaran bahkan kegiatan literasi membaca sudah terintegrasi di setiap pembelajaran dan tertuang dalam RPP. Pada pelaksanaan literasi tulis siswa siswi bahkan guru sudah sampai tahap menciptakan karya yang dibukukan bahkan sampai di sumbangkan ke Perpustakaan Kota Magelang. Evaluasi program menggunakan jenis evaluasi sumatif dan formatif.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Kognitif IPA pada Pembelajaran Tematik Terpadu
Mutiara Hasanah;
Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.968
Penerapan Kurikulum 2013 di sekolah dasar dilaksanakan melalui pembelajaran tematik terpadu, termasuk mata pelajaran IPA. Keberhasilan suatu kegiatan pembelajaran dapat dilihat dari kemampuan kognitif peserta didik. Rendahnya hasil belajar peserta didik berdampak buruk pada kualitas pembelajaran. Salah satu cara yang dapat dijadikan solusi dari rendahnya kemampuan kognitif peserta didik ialah penggunaan dan pemilihan model pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru untuk membantu peserta didik memperoleh pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model problem-based learning terhadap hasil belajar kognitif IPA pada pembelajaran tematik terpadu. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuanti eksperimen dengan desain quasi-eksperimental bentuk the non-equivalent pretest-posttest control group design. Hasil penelitian ini adalah diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 78,22 dengan standar deviasi 9,03 dan kelas kontrol 68,41 dengan standar deviasi 11,82. Berdasarkan uji-t yang dilakukan diperoleh t hitung 3,43 sedangkan t tabel 2,000 sehingga t hitung > t tabel. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari penggunaan model problem-based learning terhadap kemampuan Kognitif IPA pada pembelajaran tematik terpadu.
SEJARAH, MITOS, DAN PARODI DALAM PENCIPTAAN KARYA SASTRA MODERN INDONESIA WARNA LOKAL
Dwi Viora
Jurnal Basicedu Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v1i2.167
Dalam penciptaan sebuah karya sastra sering dikaitkan dengan sejarah dan mitos sehingga sebuah karya sastra menjadi lebih baik dan bermakna. Selanjutnya, dalam menyampaikan kritik terhadap suatu hal orang bisa menggunakan parodi. Begitu pula dengan karya sastra modern Indonesia warna lokal. Karya sastra modern Indonesia warna lokal adalah karya sastra yang ditulis dalam bahasa Indonesia yang isinya mencerminkan sikap watak bangsa Indonesia yang khas dari suatu daerah yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Sejarah dan mitos yang ada dalam karya sastra akan membuat karya itu menjadi lebih bagus dan bermakna karena dengan sejarah pembaca bisa mengetahui masa lalu melalui karya sastra dan bisa mengetahui nilai-nilai yang ada pada masa lalu, kemudian dengan mitos pembaca bisa mengetahui tentang aturan masa lalu, ide, ingatan, dan kenangan atau keputusan-keputusan yang diyakini pernah ada dalam suatu masyarakat. Mitos dalam karya sastra ada mitos pengukuhan dan mitos pembebasan. Kemudian, melalui parodi bisa mengkritik realitas yang ada pada masyarakat. Oleh karena itu, dalam penciptaan karya sastra modern Indonesia warna lokal bisa menggunakan sejarah, mitos, dan parodi
Integrasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) ERA 4.0 Pada Pembelajaran Berbasis Tematik Integratif Di Sekolah Dasar
Mitrakasih La ode Onde;
Hijrawatil Aswat;
Fitriani B;
Eka Rosmitha Sari
Jurnal Basicedu Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.321
Penguatan Pendidikan karakter menjadi perhatian utama di era revolusi industry, dimana dunia anak mulai dipengaruhi oleh tekhnologi yang juga membawa dampak negatif bagi anak jika control guru dan orang tua lepas kendali. Penguatan Pendidikan karakter adalah Gerakan Pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati (etik), olah rasa (estetik), olah pikir (literasi), dan olah raga (kinestetik). Dimana penguatan Pendidikan karakter ini dilakukan secara terintegrasi kedalam semua mata pelajaran yang disajikan berdasarkan tema dengan menghadirkan nilai-nilai karakter sesuai dengan materi pelajaran yang dipelajari mulai dari kegiatan awal hingga kegiatan akhir pembelajaran. Pada tahap perencanaan dengan mengacu pada perangkat pembelajaran tertuang secara jelas nilai-nilai karakter yang termuat pada KI, KD, dan tahapan pelaksanaan kegiatan. Begitupun pada saat pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada setiap tahapan sudah memunculakn penguatan Pendidikan karakter, meskipun tidak memunculkannya secara keseluruhan namun sudah mewakili beberapa nilai karakter yang diharapkan. Evaluasi penguatan pendidikan karakter dilakukan dengan melihat karakter spiritual siswa dan karakter sosial siswa melalui lembar observasi saat proses pengamatan secara langsung di kelas, catatan penting lainnya, dan protofolio.
Analisis Pemahaman Konsep Matematis Mahasiswa PGSD pada Mata Kuliah Konsep Dasar Matematika
Rahmatul Hayati;
Dwi Novri Asmara
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.976
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman konsep matematis mahasiswa PGSD Semester 1 TA. 2020/2021 pada Mata Kuliah (MK) Konsep Dasar Matematika (KDM). Pada MK ini mahasiswa dituntut untuk menguasai, memahami, dan terampil dalam mengajarkan materi-materi pelajaran matematika Sekolah Dasar (SD). Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode ini digunakan karena penelitian ini mendeskripsikan hasil penelitian secara mendalam pada MK KDM. Subjek penelitian adalah mahasiswa PGSD Semester 1 FKIP UNDHARI TA. 2020/2021. Instrumen dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara, lembar observasi, tes pemahaman konsep dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data untuk wawancara, observasi dan dokumentasi adalah melalui teknik analisis deskriptif, sedangkan untuk tes pemahaman konsep, analisis dilakukan berdasarkan indikator pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman konsep matematis mahasiswa PGSD Semester 1 TA. 2020/2021.
Pengaruh Penggunaan Media Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Matematika Siswa Sekolah Dasar
Yunita Prastica;
Muhammad Thamrin Hidayat;
Syamsul Ghufron;
Akhwani Akhwani
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1327
Penelitian ini dilakukan berkaitan dengan adanya permasalahan terkait hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika masih rendah, karena sebagian siswa kesulitan dalam pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa sebelum dan sesudah digunakan media video pembelajaran pada siswa kelas IV di SDN Kedungbanteng Sidoarjo dan mengetahui adanya pengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa digunakan media video pembelajaran pada siswa kelas IV di SDN Kedungbanteng Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif deskriptif. Hasil belajar matematika siswa sebelum digunakan media video pembelajaran pada siswa kelas IV di SDN Kedungbanteng Sidoarjo dengan nilai rata-rata 43,29 pada kualifikasi rendah, hasil belajar matematika siswa sesudah digunakan media video pembelajaran pada siswa kelas IV di SDN Kedungbanteng Sidoarjo dengan nilai rata-rata 87,94 pada kualifikasi tinggi serta terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa digunakan media video pembelajaran pada siswa kelas IV di SDN Kedungbanteng Sidoarjo dengan thitung 9,461 > ttabel 1,696. Dengan kata lain, media video pembelajaran berpengaruh digunakan dalam mata pelajaran matematika
Pengembangan Subject Specific Pedagogy Cerita Rakyat Dayak Simpakng pada Kelas Sangsangan Sakolah Adat Arus Kualan
Yulita Dewi Purmintasari;
Ihsan Nurhakim
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1742
Pengembangan SSP cerita rakyat Dayak Simpakng pada kelas sangsangan di sakolah adat arus kualan bertujuan untuk mengembangkan SSP berupa bahan ajar dan worksheet cerita rakyat Dayak Simpakng dan untuk mengetahui kelayakan produk hasil pengembangan. Proses penelitian menerapkan metode penelitian pengembangan ADDIE. Hasil validasi bahan ajar cerita rakyat Dayak simpakng layak digunakan dengan skor rata-rata 4,27 kategori “sangat baik”. Hasil validasi worksheet layak digunakan dengan skor rata-rata 4,57 kategori “sangat baik”. Hasil evaluasi one to one terhadap bahan ajar “sangat baik” dengan skor rata-rata 4,5, dan respon siswa terhadap worksheet “sangat baik” dengan skor rata-rata 4,47. Hasil evaluasi small group terhadap bahan ajar “sangat baik” dengan skor rata-rata 4,29, dan respon siswa terhadap worksheet “sangat baik” dengan skor rata-rata 4,3
Pengembangan Media Interaktif Berbasis Aplikasi Android pada Pembelajaran Ilmu Tahsin dan Tajwid
Muhammad Ryan Maulana;
Muhammad Nasir
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2280
Dewasa ini teknologi pada sektor pendidikan sudah mulai berkembang. Salah satunya adalah perkembangan media pembelajaran yang sudah berbasis teknologi. Karena dengan teknologi, media pembelajaran dapat dirancang dengan lebih variatif sehingga fungsinya pun menjadi lebih luas. Namun, mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi tidaklah mudah, perlu adanya usaha yang lebih untuk memaksimalkan teknologi sebagai media pembelajaran. Salah satunya adalah pada penelitian ini, yang mana tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis aplikasi Android pada pembelajaran Ilmu Tajwid. Sehingga dapat menciptakan variasi baru dalam pembelajaran ilmu tajwid yang mampu mengatasi keterbatasan ruang dan waktu. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Developtment (R&D) atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai Penelitian dan Pengembangan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa telah dihasilkan aplikasi tajwid berbasis Android yang diberi nama Makhraji Tahsin Digital. Kemudian berdasarkan hasil ujicoba draf awal baik dari segi desain tampilan, materi, maupun pengoperasian, aplikasi ini sudah layak untuk digunakan dengan beberapa catatan pada desain tampilan dan juga materi masih perlu diperbaiki serta dikembangkan.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Manajemen Sekolah
Wahyuni Siregar;
M. Joharis Lubis;
Darwin Darwin
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2766
Pimpinan tertinggi di dalam struktur organisasi sekolah ialah kepala sekolah tentunya memiliki pengaruh yang signifikan dalam menentukan arah kebijakan peningkatan kompetensi sekolah. Kehadiran kepala sekolah sangat penting karena merupakan motor penggerak bagi sumber daya sekolah terutama guru, karyawan, dan anak didik. Begitu besarnya peranan sekolah dalam proses pencapaian tujuan pendidikan. Dalam menjalankan manajemen pendidikan, SMA Negeri 1 Padang Bolak dalam menjalankan manajemen pendidikan berpedoman/mengacu kepada delapan standar pendidikan nasional. Dalam Penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Dengan keprofesionalan kepala sekolah, diharapkan pengembangan profesionalisme tenaga kependidikan mudah dilakukan karena sesuai dengan fungsinya. Dalam Penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. instrumen yang peneliti gunakan adalah obeservasi, wawancara, angket dan dokumentasi. teknik yaitu secara Non Probability Sampling (Purposive sampling degan teknik snowball sampling. Dalam menentukan kebenaran penelitian maka perlu dilakukan uji validitas, uji validitas yang digunakan peneliti adalah triangulasi. Kesimpulan dari penelitian ini Menajemen yang di terapkan oleh sekolah telah mengacu pada Standart Pendidikan Nasional (SNP) secara efektif
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah di Era Digital
Rita Rosita;
Sofyan Iskandar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3127
Kepala Sekolah di Era digital harus mampu menyelesaikan berbagai tantangan dunia pendidikan di era digital.Kepala sekolah harus mampu menjadikan berbagai persoalan menjadi sebuah peluang dalam rangka menciptakan sekolah yang mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas. Adapun tujuan dibuatnya artikel ini adalah untuk mengetahui berbagai tantangan yang di hadapi oleh kepala sekolah di era digital dan untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala sekolah yang tepat dijterapkan di era digital. Berdasarkan hasil penelitian kepala sekolah mempunyai tantangan yang sangat besar dalam memajukan sekolah yang dipimpinnya ditengah arus globalisasi. Kepala sekolah juga harus mampu menciptakan ide-ide kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pemimpin. Ada berbagai macam gaya kepemimpinann kepala sekolah yang bisa diterapkan di era digital yaitu gaya kepemimpinan otoriter, demoktratis, bebas, gaya kepemimpinan transformasional, transaksional,dan authoritarian. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah berbagai tantangan di era digital harus dapat dihadapi oleh kepala sekolah sebagai pemimpin . Adapun gaya berbagai gaya kepemimpinan yang diterpkan adalah sesuai dengan situasi dan kondisi. Gaya kepemimpinan yang dipkai pada era digital adalah yang mampu memberi rasa nyaman namun pada umumnya yang lebih dominan adalah gaya kepemimpinan yang demokratis dan transformasional.