cover
Contact Name
Linardita Ferial
Contact Email
linarditaferial@unbaja.ac.id
Phone
+6287884906664
Journal Mail Official
adkes@unbaja.ac.id
Editorial Address
Jl. Syekh Moh. Nawawi Albantani Kp. Boru Kecamatan Curug, Serang-Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Journal of Baja Health Science
ISSN : 27753859     EISSN : 27753840     DOI : https://doi.org/10.47080
Core Subject : Health,
Journal of Baja Health Science (JOUBAHS) is an open-access journal published by Health Administration Department, Faculty of Economic and Business, Universitas Banten Jaya as scientific journal to accommodate current topics related to preventive and promotive measures to enhance the health of the public through a scientific approach applying a variety of technique. This focus includes areas and scopes such as biostatistics, epidemiology, health education and promotion, health policy and administration, environmental health, public health nutrition, sexual and reproductive health, and occupational health and safety. The journal employs a peer-review mechanism where each submitted article should be anonymously reviewed by expert peers appointed by the editor. Articles published in this journal could be in form of the original article and invited article (brief reports, case reports, opinion articles, commentaries, editorials, and correspondence).
Articles 91 Documents
MUTU PELAYANAN KESEHATAN MENINGKAT DENGAN MENERAPKAN KESELAMATAN PASIEN DI PUSKESMAS Linardita Ferial; Nova Wahyuni
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 01 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i01.1895

Abstract

Keselamatan pasien merupakan salah satu indikator kualitas pelayanan kesehatan. Meskipun data insiden keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama belum akurat di Indonesia, namun keselamatan pasien menjadi isu penting dalam peningkatan kualitas pelayanan. Puskesmas “X” Kota Serang adalah salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang menerapkan upaya keselamatan pasien sebagai salah satu bentuk upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi penerapan upaya keselamatan pasien di Puskesmas “X” Kota Serang untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi literatur. Pengambilan data dilakukan di Puskesmas “X” Kota Serang pada bulan April-Mei 2021. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelaksanaan upaya keselamatan pasien Puskesmas “X” Kota Serang disesuaikan dengan standar penilaian akreditasi Puskesmas. Namun, dalam realisasinya masih terdapat hambatan dan kekurangan dalam pemenuhan standar upaya keselamatan pasien di Puskesmas “X” Kota Serang sehingga perlu optimalisasi penerapan upaya keselamatan pasien dari seluruh pihak yang terlibat sehingga puskesmas harus menyediakan pelayanan yang aman dan bermutu untuk mewujudkan kecamatan sehat. Puskesmas perlu untuk meningkatkan keselamatan pasien sesuai dengan Permenkes Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009.
PENGUKURAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS KABUPATEN BENGKAYANG, KALIMANTAN BARAT Noerman Hidayat; Tri Yuliatno
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 01 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i01.1896

Abstract

Penilaian masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat kepada masyarakat, maka perlu dilakukan suatu pengukuran berupa tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diterima. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur kepuasan masyarakat berdasarkan pada Permenpan RB nomor 16 tahun 2014 dan mengukur kepuasan masyarakat berdasarkan pada Customer Satisfaction Indeks (CSIndeks). Penelitian ini bersifat observasional. Unit analisis penelitian ini adalah 13 puskesmas di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, sampel penelitian adalah masyarakat yang memanfaatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kabupaten Bengkayang dan jumlah sampel ditetapkan sebanyak 450 responden. Analisis data yang pertama menurut Permenpan RB nomor 16 tahun 2014 dan yang kedua menggunakan Customer Satisfaction Indeks (CSIndeks). Hasil penelitian ini adalah dengan berdasarkan Permenpan nomor 16 tahun 2014 bahwa seluruh Puskesmas di Kabupaten Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat mempunyai nilai IKM dengan kategori baik. Dan dengan menggunakan CSI seluruh puskesmas mempunyai nilai kepuasan dengan kategori cukup puas. Dapat disimpulkan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat pada seluruh puskesmas masuk dalam kategori cukup puas. Perbaikan pada fasilitas pendukung seperti toilet yang bersih, ruang tunggu yang nyaman dan bersih, informasi pelayanan, alur pelayanan, peningkatan managemen, dan pemasaran produk harus dilakukan.
Gambaran Infestasi Vektor pada Kapal Penumpang dan Kapal Barang yang Sandar di Pelabuhan Baubau Adi Supryatno; Sischa Andriani Alimin
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 01 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i01.1901

Abstract

ABSTRACT High transportation needs can cause health problems, such as vector infestation. Vector infestation is most likely caused by the behavior of the crew, the age of the ship, the number of passengers, the cleanliness of the ship, and resistance to continuous use of pesticides. The purpose of this study was to describe the location of vector infestations on passenger ships and cargo ships that dock at Baubau port. This type of research is a quantitative descriptive using a cross sectional study design. The object of this research is the ships that docked at the Bau-bau port in December 2017 as many as 12 passenger ships and 12 cargo ships. Insect prevalence was measured by calculating the percentage of the number of insects caught. The results of the research were processed descriptively to see a description of the location of vector infestations on passenger ships and cargo ships that docked at Bau-bau Harbor by looking at the characteristics of the ship based on the type of ship and the age of the ship. The results obtained that cockroaches are the vectors with the highest infestation on ships as many as 10 on passenger ships and 11 on cargo ships. The average age of ships that dock at Baubau port is quite old. Vessels > 7 years old have the most vector infestations and cockroaches are one of the most numerous types of vectors. Keywords: Vector Infestation, Passenger Ship, Freight Ship
Prevalensi Stunting Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan Rahmadiyat Hidayat
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 01 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i01.1903

Abstract

Upaya penurunan prevalensi stunting terus dilakukan terutama pada 1000 hari pertama kehidupan guna mencegah timbulnya dampak stunting pada periode kehidupan selanjutnya. Kelompok sasaran ibu hamil, ibu menyusui, bayi baru lahir dan balita (baduta) adalah peningkatan kualitas hidup 1000 hari pertama kehidupan. pada periode hari pertama kehidupan terhadap kejadian stunting pada anak usia 6-24 bulan di Kota Surabaya. Desain penelitian observasional control unmatched case study dengan pendekatan retrospektif. Subyek penelitian anda adalah 6-24 yang memenuhi kriteria inklusi 100 baduta stunting (TB/U < -2 SD) dan 100 baduta normal (TB/U -2 SD) di Kota Surabaya. Berdasarkan hasil analisis bivariat karakteristik ibu dan anak faktor risiko stunting adalah status gizi awal kehamilan (p=0,047; OR=1,95), status KEK (p=0,018; OR=2,15); peningkatan berat badan ibu hamil (p=0,56; OR=1,18); frekuensi pemantauan pertumbuhan (p=0,637; OR=1,24); penanganan persalinan (p=0,825; OR=1,1); IMD (p=0,159; ATAU=1,55); ASI eksklusif (p=0,145; OR=1,53); dan frekuensi pemantauan pertumbuhan (p=0,08; OR=1,66). Dengan analisis multivariat regresi logistik menunjukkan bahwa tidak ada variabel bebas yang berpengaruh langsung terhadap kejadian stunting. Hasil analisis tidak ada hubungan kesejahteraan antara masa gestasi usia baduta dengan stunting. Karakteristik ibu dan anak yang berpengaruh lebih besar sebagai stunting adalah peningkatan berat badan ibu hamil selama kehamilan karena memiliki statistik terbesar z (0,867). Upaya pencegahan dan pengurangan stunting harus dilaksanakan pada semua periode 1000 HPK (hamil, nifas, dan usia baduta).
KEMAMPUAN BAHAN AKTIF EKSTRAK AEGLE MARMELOS DALAM PENGENDALIAN DENGUE HEMORRHAGIC FEVER Damar Prayogo; Dumilah Astuti
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 01 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i01.1905

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Penggunaan insektisida yang berasal dari tumbuhan mojo (Aegle marmelos L.) mengandung senyawa tanin, saponin, alkaloid, flavonoid, terpenoid, dan steroid, yang berfungsi sebagai larvasida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun mojo (Aegle marmelos L.) dalam mengendalikan nyamuk Aedes aegypti dengan metode elektrik dengan menggunakan 2 konsentrasi yaitu 60% dan 70%. Berdasarkan hasil penelitian diketahui kematian nyamuk rata-rata pada konsentrasi 60% ekstrak daun mojo (Aegle marmelos L.) sebesar 16%, dari 30 ekor sampel nyamuk, pada 240 menit waktu pengamatan, dan konsentrasi 70% ekstrak daun mojo (Aegle marmelos L.) sebesar 18%, dari 30 ekor sampel nyamuk, pada 240 menit waktu pengamatan. Memenuhi Lethal Consentration 50 (LC50) dimana nyamuk Aedes aegypti yang mati rata-rata mencapai 16 ekor (53%) dan 18 ekor (56%), sedangkan pada kontrol tidak terdapat nyamuk yang mati. Kesimpulan yang di peroleh dalam penelitian ini yaitu Pada konsetrasi 60 % dan 70 % ekstrak daun mojo (Aegle marmelos L.) mampu pada 240 menit dengan 240 menit waktu pengamatan, dimana rata-rata kematian nyamuk Aedes aegypti sebanyak 16 ekor (53%) dan 17 ekor (56%) dan telah mencapai LC50.
SISTEM INFORMASI KESEHATAN (SIK) TERKAIT ALUR PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN DI RS BHAYANGKARA POLDA BANTEN Nova Wahyuni; Rini Ambarwati; Najah Syamiyah
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 02 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i02.1929

Abstract

Sistem informasi kesehatan (SIK) adalah suatu sistem pengelolaan data dan informasi kesehatan di semua tingkat pemerintahan secara sistematika dan terintegrasi untuk mendukung manajemen kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan observasi sistem kesehatan (SIK) Alur pendaftaran pelayanan pasien rawat jalan yang berjalan di RS. Bhayangkara Polda Banten. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Simrs (sistem informasi manajemen rumah sakit). Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi secara langsung. Hasil penelitian yang telah dilakukan, bahwa sistem informasi kesehatan yang ada sudah berjalan secara baik, karena dalam proses pencatatan dan pelaporan sudah dilakukan secara online dan offline, keamanan data, sudah adanya integrasi data, serta informasi yang dihasilkan sudah sesuai dengan kebutuhan untuk pengambilan keputusan.
ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM INFORMASI KESEHATANDI PUSKESMAS PABUARAN KABUPATEN SERANG Shalsha Yunita; sri wahyuni; Najah Syamiyah
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 02 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i02.1930

Abstract

Penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan serta merupakan pelayanan penunjang dalam upaya kesehatan di Puskesmas. Berdasarkan Kepmenkes RI Nomor 192/MENKES/SK/VI/2012. Puskesmas pabuaran adalah salah satu puskesmas dikabupaten serang, sudah ada sistem isnformasi kesehatan yang merupakan bagian dari sitem informasi kesehatan kabupaten, hanya dalam pelaksanaan SIK di Puskesmas Pabuaran kabupaten Serang masih manual sehingga data yang dihasilkan tidak tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan sistem informasi kesehatan di Puskesmas Pabuaran Kabupaten Serang. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 4orang. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan penelusuran dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan/pelaksanaan SIK belum online, semuanya masih manual. Pengumpulan data dilakukan oleh setiap pemegang program dan pembina desa/bidan desa. Pengiriman data dibawa langsung oleh petugas dari Puskesmas ke Dinas Kesehatan. Pengolahan data sebagian sudah menggunakan komputer namun ada juga yang masih tulis tangan. Di Puskesmas Pabuaran ada Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang SIK malah puskesmas membuat program sendiri yang bersifat internal untuk memudahkan mereka dalam pengumpulan data dan pelaporan yaitu aplikasi Cash Poin selain SimKes yang difasilitasi oleh dinas kesehatan terkait. Sarana dan prasarana SIK untuk komputer belum lengkap/tidak merata. Kendala pelaksanaan SIK menyangkut keterbatasan anggaran, masalah internet, serta masalah masalah seperti gunta ganti aplikasi dari dinas kesehatan yang malah membuat lebih membingungkan juga kurang fasilitas pengelolaan dan pengkajian data. Pelaksanaan SIK di Puskesmas Pabuaran Kabupaten Serang belum berjalan sebagaimana mestinya.
PERBEDAAN TEKANAN DARAH HIDRASI PRELOAD DAN TANPA PRELOAD CAIRAN RINGER LAKTAT PASIEN PASCA ANESTESI SPINAL Asra Asra; Nurhayati Nurhayati
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 02 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i02.2047

Abstract

Anestesi spinal merupakan tehnik anestesi dengan memasukkan obat anestesi ke ruang subarakhnoid lumbal untuk menghasilkan atau menimbulkan hilangnya aktifitas sensoris dan blok fungsi motorik. Efek samping yang paling sering dijumpai pada teknik anestesi spinal adalah hipotensi sebagai akibat blok simpatis dalam ruang subarakhnoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tekanan darah antara hidrasi preload dengan tanpa preload cairan ringer laktat pada pasien pasca anestesi spinal di Instalasi Bedah Sentral RSUD dr. Dradjat Prawiranegara Serang. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental, desain posttest dengan kelompok control yang dilakukan di Instalasi Bedah Sentral RSUD Dr. Dradjat Prawiranegara Serang dari bulan Oktober 2015 sampai Januari 2016. Jumlah sampel 50 pasien dengan anestesi spinal. Alat pengumpulan data adalah lembar observasi. Analisis menggunakan univariat dengan rerata tekanan darah sistolik; diastolik dan analisis bivariat dengan uji T independen. Hasil penelitian didapatkan rerata tekanan darah sistolik; diastolik pada kelompok hidrasi tanpa preload cairan RL adalah 96,80 mmHg; 60,80 mmHg. Rerata tekanan darah sistolik; diastolic pada kelompok hidrasi preload cairan RL adalah 115,60 mmHg; 68,40 mmHg. Terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata tekanan darah sistolik; diastolik antara pasien yang dilakukan hidrasi preload cairan RL dengan tanpa preload cairan RL yang ditandai dengan nilai p = 0,00; p = 0,002. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan kepada perawat untuk dapat melakukan kolaborasi dan menguasai penggunaan hidrasi cairan preload sebelum tindakan anestesi spinal dan melakukan pemantauan hemodinamik pasca anestesi.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA SISWA BOARDING SCHOOL DAN PONDOK PESANTREN DI KOTA SERANG WIWIK EKO PERTIWI; Rizky Febrianti
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 02 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i02.2105

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam instansi pendidikan sangatlah penting, dikarenakan hal tersebut dapat mencegah terjadinya kecelakaan pada program belajar mengajar di sekolah dan sudah menjadi kewajiban instansi pendidikan untuk menumbuhkan budaya bersih, indah, tertib sehingga terciptanya lingkungan yang kondusif. Kecelakaan juga dipengaruhi oleh kelalaian siswa yang tidak memperhatikan aspek keselamatan keja. Sebanyak 93,7% responden yang mengalami kecelakaan pada siswa Boarding School dan Pondok Pesantren di Kota Serang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dengan kejadian kecelakaan kerja pada siswa Boarding School dan Pondok Pesantren di Kota Serang Tahun 2022. Desain penelitian menggunakan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa MAN dan pondok pesantren yang terdapat di Kota Serang dengan sampel sebanyak 237 responden yang diambil dengan metode proportional random sampling. Hasil penelitian diketahui sebanyak 93,7% responden pernah mengalami kecelakaan, responden yang memiliki sikap kurang baik sebanyak 50,2% dan yang memiliki pengetahuan kurang baik sebanyak 42,2%. Analisis bivariat diperoleh tidak ada hubungan antara pengetahuan, (P value= 0,323), Sikap (P value= 0,294) dengan kejadian kecelakaan kerja pada siswa Boarding School dan Pondok Pesantren. Saran dari penelitian ini meningkatkan peran pengasuh Pondok Pesantren dan Boarding School serta dukungan dan pengawasan Pesantren dan Boarding agar santri/siswa lebih sadar bahaya yang terjadi di lingkungan Pondok dan Boarding yang menyebabkan terjadinya kecelakaan serta memperbaiki fasilitas atau sarana prasarana yang menjadi penyebab kecelakan untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan di Boarding dan Pondok.
HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA USIA 7-24 BULAN DI POSKESDES LEMPER WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADEWAWU yulia paramita rusady; layla imroatu zulaikha
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 02 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i02.2174

Abstract

Infancy and toddler years are the best period to receive nutritional intake. The better the nutritional intake, the better the physical development and immunity. At the age of the two yeard old baby, the infection rate is high because the antibodies formed have not been maximized. Infections that often attack toddlers at that age include diarrhea, fever and upper respiratory tract infection. Data obtained from Lemper Village shows that the diseases that attack children under five in January 2021 are 50% upper respiratory tract infection, 33% diarrhea and 16% fever. These data indicate that upper respiratory tract infectionis a disease with the highest percentage that attacks toddlers. From the results of the preliminary study, it was found that 10 mothers with upper respiratory tract infection under five, 5 children were not given exclusive breastfeeding, 3 people had low body weight, and 2 people lived in a smoking family environment. Based on the research objectives, the research design used was an analytical survey with a cross sectional research design. Based on the results of the study showed that almost entirely (80.0%) of mothers who gave exclusive breastfeeding did not experience upper respiratory tract infection as many as 16 mothers, while infants who were not exclusively breastfed (81.9%) had ARI as many as 36 toddlers. The results of the statistical test show that the calculated X2 value = 22.42 is greater than the table X2 value = 3.841. It can be concluded that Ho is rejected while H1 is accepted, meaning that there is a relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of upper respiratory tract infection in children aged 7–24 years in Lemper Village. The importance of the benefits of exclusive breastfeeding for infants can reduce the number of infections in infants, thus enabling mothers to improve their lifestyle. Because exclusive breastfeeding contains a lot of antibodies, so that babies who are breastfed have antibodies that increase so that it will reduce the incidence of upper respiratory tract infection. The conclusion in this study is that there is a relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of upper respiratory tract infection in toddlers aged 7-24 months at the Lemper Village Health Care. Mothers of toddlers are advised to be more active in participating in any counseling on breastfeeding techniques to prevent the occurrence of upper respiratory tract infection in infants. Keywords: Exclusive breastfeeding, upper respiratory tract infection, baby

Page 3 of 10 | Total Record : 91