cover
Contact Name
Linardita Ferial
Contact Email
linarditaferial@unbaja.ac.id
Phone
+6287884906664
Journal Mail Official
adkes@unbaja.ac.id
Editorial Address
Jl. Syekh Moh. Nawawi Albantani Kp. Boru Kecamatan Curug, Serang-Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Journal of Baja Health Science
ISSN : 27753859     EISSN : 27753840     DOI : https://doi.org/10.47080
Core Subject : Health,
Journal of Baja Health Science (JOUBAHS) is an open-access journal published by Health Administration Department, Faculty of Economic and Business, Universitas Banten Jaya as scientific journal to accommodate current topics related to preventive and promotive measures to enhance the health of the public through a scientific approach applying a variety of technique. This focus includes areas and scopes such as biostatistics, epidemiology, health education and promotion, health policy and administration, environmental health, public health nutrition, sexual and reproductive health, and occupational health and safety. The journal employs a peer-review mechanism where each submitted article should be anonymously reviewed by expert peers appointed by the editor. Articles published in this journal could be in form of the original article and invited article (brief reports, case reports, opinion articles, commentaries, editorials, and correspondence).
Articles 91 Documents
SITUASI PENYAKIT KUSTA DI KABUPATEN SERANG TAHUN 2020 Nia Kurniatillah; Fauzul Hayat; Widodo Hari Lusinto
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 02 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i02.2194

Abstract

Kusta merupakan penyakit menular yang masih menjadi permasalahan yang sangat kompleks bagi kesehatan masyarakat Global. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui situasi penyakit kusta di Kabupaten Serang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif. Jumlah penderita kusta di Kabupaten Serang tahun 2019 sebanyak 175 kasus dengan angka prevalensi kusta sebesar 1,2 per 100.000 penduduk. Angka penemuan kasus baru sebesar 11,6 per 100.000 penduduk. Penderita kusta tipe Pausi Basiler (PB) dengan jenis kelamin laki-laki (46,2%) dan perempuan (53,8%). Penderita kusta tipe Multipausi Basiler (MB) berjenis kelamin laki-laki (69,8%) dan perempuan (30,2%). Penderita kusta tipe Pausi Basiler (PB) tersebar di 11 wilayah Kecamatan dan tipe Multipausi Basiler (MB), sebaran kasus merata di seluru wilayah di 31 Kecamatan Kabupaten Serang. Terdapat 13 penderita kusta anak < 15 tahun (7,4%). Penderita kusta dengan cacat tingkat 0 (86,9%) dan cacat tingkat 2 (9,7%). Penderita kusta tipe Pausi Basiler (PB) telah menyelesaikan pengobatan (100%). Penderita kusta tipe Multipausi Basiler (MB) telah menyelesaikan pengobatan sebanyak (88,2%). Strategi eleminasi kusta di Kabupaten Serang diperlukan upaya advokasi, kerjasama lintas sektor, program, jejaring kerja serta penguatan kegiatan surveilans kusta. Untuk masyarakat, diperlukan upaya promosi kesehatan melalui media Informasi, Komunikasi dan Edukasi. Peran aktif masyarakat dalam penemuan kasus, deteksi dini dan pengobatan segera.
DETERMINAN KEJADIAN PERDARAHAN POST PARTUM KARENA RETENSIO PLASENTA Fida asfia; Erina Rahmayanti
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 02 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i02.2195

Abstract

Retensio plasenta menyumbang sebesar 2-3% kematian ibu dinegara berkembang (Ulya et al., 2021). Retensio Plasenta menurut Rukiyah dalam Scientia Journal (2019) adalah keadaan dimana plasenta belum terlepas saat 30 menit setelah bayi lahir. Berdasarkan Juraida dalam The Indonesian Journal of Health Promotion(2021) retensio plasenta menyumbang angka sebanyak 16-17% yang menyebabkan perdarahan. Penelitian ini dilakukan di RSUD Berkah Pandeglang pada bulan April 2022 dengan menggunakan data sekunder berdasarkan Medical Record pada ibu bersalin dengan perdarahan di tahun 2021. Desain penelitian ini menggunakan Crossectional. Dengan jumlah sampel sebanyak 55 orang diambil dengan rumus uji hipotesis beda dua proporsi. Teknik analisis data meliputi analisis univariat, uji chi square dan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian ditemukan bahwa Mayoritas responden mayoritas responden penelitian sebanyak 54,5% tidak mengalami retensio plasenta Karakteristik responden dalam penelitian ini adalah mayoritas memiliki usia 21-35 tahun yaitu sebanyak 50,9%, memiliki paritas multipara sebanyak 60%, jarak kehamilan <2 tahun sebanyak 54.5%, memiliki riwayat anemia sebanyak 65.5%, dan tidak memiliki riwayat kuretase sebanyak 94.5%. Hasil dari Analisis bivariat yaitu ada hubungan yang signifikan antara usia responden, paritas dan Riwayat anemia dengan kejadian perdarahan post partum karena retensio plasenta (nilai p<0,05). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa dari keseluruhan variable independent yang diduga mempengaruhi kejadian perdarahan post partum karena retensio plasenta adalah paritas dengan nilai OR 4.471 yang artinya jika semakin banyak jumlahanak/semakin sering melahirkan maka akan memiliki resiko 4,471 kali mengalami perdarahan post partum karena retensio plasenta.
GAMBARAN PENGETAHUAN PETUGAS TERHADAP KETIDAKLENGKAPAN INFORMED CONSENT DI RUMAH SAKITTK.III DR. REKSODIWIRYO PADANG TAHUN 2021 rah_madhani Ira
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 02 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i02.2197

Abstract

Informed consent merupakan penjelasan dokter tentang tindakan yang akan dilakukan, dan pernyataan bahwa pasien telah mengerti dan menyetujui tentang informasi yang disampaikan dokter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan petugas terhdap ketidaklengkapan informed consent di rumah sakit Dr.Reksodiwiryo Padang Tahun 2021. Penelitian ini dilaksanakan di RST TK. III DR. Reksodiwiryo Padang pada bulan Juli Tahun 2021, Jenis penelitian ini bersifat Deskriptif dengan jumlah sempel 69 rekam medis dan 20 petugas rekam medis dan perawat. Pengambilan sampel menggunakan rumus slovin, data dianalisa secara univariat, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi terhadap ketidaklengkapan pengisian informed consent dan kusioner kepada petugas. Kemudian data diolah secara komputerisasi.Hasil penelitian ditemukan bahwa kelengkepan pengisian informed consent yang tidak lengkap adalah sebesar (82,6%), kelengkapan pengisian informed consent yang lengkap adalah (17,4) pengetahuan petugas yang tinggi sebanyak (80%), pengetahuan petugas yang rendah sebanyak (20%).Kesimpulan penelitian ini adalah angka kelengkapan pengisian lembar informed consent belum mencapai standar pelayanan minimal rekam medis di rumah sakit yakni sebesar 100%. Saran dalam penelitian ini yaitu diadakanya sosialisasi secara rutin dan dan terjadwal kepada perwakilan tim komite medik, perawat, dan petugas rekam medis terkait dengan pentingnya kelengkapan pengisian dokumen rekam medis termasuk juga lembar informed consent
PENGARUH SOCIAL MEDIA TERHADAP PERILAKU PENCARIAN INFORMASI KESEHATAN PADA REMAJA Dwi Nur Siti Marchamah; Feiza Rizqita Jayadilaga
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 02 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i02.2200

Abstract

Technological developments have led to an increase in social media users. Social media is a technology that can search and share information in the form of text, images, audio, video, and location. Information seeking behavior starts from a person's need to obtain information. The type of information that is sought after by the public regarding health. This study aims to determine the effect of social media on health information seeking behavior in adolescents. The study used a correlational analytic study, with a cross sectional research design. The research was conducted at SMK X Semarang City. The population is youth of SMK X Semarang City as many as 227 people. The sampling technique was by means of cluster random sampling as many as 43 people. Collecting data using a questionnaire. Test the validity and reliability test using Cronbach Alpha. Bivariate analysis using Spearman's rho. The results showed that the sig value of 0.000 <0.05 means that there is a significant relationship. The correlation coefficient value of 0.554 means a strong level of influence. So that social media affects the behavior of seeking health information in adolescents, and it often occurs in adolescents as many as 18 people (41.9%).
HANDBOOK OVERWEIGHT DAPAT MENURUNKAN ASUPAN LEMAK DAN BERAT BADAN REMAJA Ellyani Abadi; Fatmawati Fatmawati; Kameriah Kameriah; Abdurrakhman Abdurrakhman; Adi Supryatno
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 02 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i02.2202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh handbook overweight terhadap asupan lemak dan berat badan remaja di sekolah menengah pertama swasta Frater Kendari Sulawesi Tenggara. Metode penelitian ini adalah pre ekperiment menggunakan pre test-post test design. Sampel sebanyak 32 remaja overweight. Pengumpulan data berat badan menggunakan timbangan injak yang terkalibrasi dan asupan lemak menggunakan form recall 3 x 24 jam. Data diukur sebanyak 4 kali dan dianalisis menggunakan uji paired T-test. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada pengaruh handbook overweight terhadap asupan lemak remaja dengan nilai p value 0,000 < 0.05 (CI 95%) dan ada pengaruh handbook overweight terhadap berat badan remaja dengan nilai p value 0,000 < 0.05 (CI 95%). Kesimpulan penelitian yaitu Handbook Overweight dapat menurunkan asupan lemak dan berat badan remaja
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN PERILAKU MEROKOK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA REMAJA PUTRA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAMBO Ellyani Abadi; Faisal Faisal; Jenny Qlifianti Demmalewa
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 2 No 02 (2022): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v2i02.2203

Abstract

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Kendari dalam 3 tahun terakhir menunjukkan bahwa kejadian penyakit hipertensi pada usia dewasa (15-18 tahun) yaitu tahun 2017 sebanyak 1.172 kasus. Sedangkan pada tahun 2018 mengalami peningkatan sebanyak 1.249 kasus dan tahun 2019 (Januari- September) penderita Hipertensi pada usia dewasa (15-18 tahun) tercatat 1.097 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku merokok dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada remaja putra di wilayah kerja Puskesmas Nambo. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 70 orang remaja putra. Desain penelitian Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan food frequensi Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putra tidak hipertensi (62,8%), sebagian besar pola makan remaja putra tidak baik (57,1%), sebagian besar remaja putra perokok (64,2%). Ada hubungan perilaku merokok dengan kejadian hipertensi pada remaja putra di wilayah kerja puskesmas Nambo ditunjukan dengan nilai ρ = 0,000. Tidak ada hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada remaja putra di wilayah kerja puskesmas Nambo ditunjukan dengan nilai ρ = 0,284. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan antara perilaku merokok dengan kejadian hipertensi pada remaja putra di wilayah kerja puskesmas Nambo, Tidak ada hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada remaja putra di wilayah kerja puskesmas Nambo
Implementasi Pijat Oksitosin dan Hypnobreastfeeding Dalam Asuhan Keperawatan Pada Ibu Post Partum Di Ruang Delima RSUD Ciamis Dewi Aryanti; Amalia Gustanti; Sofia Februanti
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 3 No 01 (2023): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v3i01.2339

Abstract

Pemberian ASI ekslusif merupakan hal yang sangat penting pada bayi. Pasca melahirkan ibu sering mengalami kecemasan dan khawatir jika tidak bisa memenuhi kebutuhan ASI untuk bayinya. Kecemasan dan stress yang dialami ibu akan menghambat pada kerja hormone oksitosin yang berperan dalam pengeluaran ASI. Salah satu alternatif untuk meningkatkan sirkulasi serta dukungan hormone oksitosin adalah pijat oksitosin dan hypnobreastfeeding. Pijat oksitosin merupakan pemijatan pada tulang belakang yang dimulai pada tulang belakang sampai tulang costae kelima – keenam, sedangkan hypnobreastfeeding adalah suatu upaya alamiah yang dilakukan dengan menggunakan terapi dengan memberikan kalimat-kalimat sugesti positif supaya pada saat sedang menyusui tidak terjadi hambatan dalam pengeluaran air susu ibu. Tujuan dari penulisan karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui gambaran implementasi pijat oksitosin dan hypnobreastfeeding dalam asuhan keperawatan pada ibu post partum. Desain KTI menggunakan metode kualitatif dan desain deskriftif dengan pendekatan studi kasus. Dilaksanakan mulai dari 7 April sampai 14 April 2022 untuk kedua subjek. Hasil yang didapatkan secara umum status menyusui menjadi efektif, perlekatan pada bayi baik, koping subjek efektif, dan tingkat nyeri minimal. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan, pengetahuan, dan pemahaman tentang asuhan keperawatan pada ibu post partum, diharapkan bagi institusi untuk menambah buku bacaan, sumber penelusuran jurnal, e-book serta sumber referensi diperpustakaan untuk dijadikan acuan serta untuk tempat penelitian diharapkan meningkatkan kenyamanan pasien dengan menciptakan ruangan yang kondusif dengan memodifikasi waktu kunjungan pasien untuk mempercepat proses pemulihan pada ibu post partum.
Gambaran Karakteristik Kejadian Intrauterine Fetal Death ( IUFD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang Tahun 2021 Fida Asfia
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 3 No 01 (2023): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v3i01.2435

Abstract

IUFD is one event that contributes to perinatal mortality. IUFD has a percentage of 29.5% as a cause of death in the perinatal group. Indonesia is in the 10 countries with the highest number of maternal and newborn deaths in the world, there are 2 mothers and 6 neonatal or newborn babies die every day in Indonesia. Meanwhile, the perinatal mortality rate in Indonesia is 21 deaths per 1000 pregnancies (Juwita et al., 2021). This research was conducted at Berkah Pandeglang Hospital, data collection was carried out in April 2022 with research subjects being pregnant women with IUFD in 2021. The sampling technique was total sampling with a total sample of 43 respondents. Data analysis technique used univariate analysis technique with cross sectional descriptive design. The results of the study found that the majority of respondents experienced Advanced IUFD events (gestational age> 24 weeks), namely as many as 62.8%, with the characteristics of respondents having a non-risk age category (20-35 years) namely as many as 58.1%, multipara parity, namely as many as 60.5% and Mass Index Body (BMI) Normal is as much as 65.1%.
Effectiveness of Fogging With Spatial Analysis in The Working Area of The East Bogor Health Center Ratna Dwi Lestari; Budi Utomo
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 3 No 01 (2023): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v3i01.2452

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease transmitted by the Aedes aegypti mosquito. DHF is a frightening disease because its transmission can take place quickly in an area. Even in one month, the number of dengue cases in endemic areas can reach tens of people infected with dengue virus. Maximizing the DHF control program at the local health office and puskesmas is the main key in tackling the spread of DHF. However, it is a current obstacle that has made the DHF control program ineffective in Bogor City, namely the absence of scientific predictions about the location of DHF vulnerable areas in Bogor City, including in the working area of the East Bogor Health Center. So that DHF control programs such as fogging have not been able to significantly reduce DHF cases. This study used observational analysis with a cross-sectional design. The data collected was then analyzed using spatial analysis with the buffer method. The results showed that DHF cases were almost spread throughout the working area of the East Bogor Health Center. Based on interviews with puskesmas officers, the fogging radius is around 200 meters from the fogging location. After carrying out a spatial analysis using the buffer method, it was found that the fogging radius only reached a small part of the East Bogor Health Center work area which was indicated to be a DHF-prone area. Implementation of fogging programs that are not based on DHF vulnerable areas results in ineffective prevention of DHF. Therefore, spatial-based DHF mapping is needed to identify areas that are vulnerable to DHF so that it can be used as a reference in determining fogging locations.
Literatur Review: Dampak Implementasi Electronic Health Records (EHR) di Pelayanan Kesehatan Tria Saras Pertiwi; Adi Supryatno
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 3 No 01 (2023): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v3i01.2454

Abstract

Document management using electronic/computer-based systems in the scope of health services is becoming a global trend, one of which is Electronic Health Records (Electronic Health Records or EHR). The purpose of this study was to determine the impact of implementing Electronic Health Records in health services. The method used is Literature Review from databases originating from PubMed and ScienceDirect. After the articles were screened, 15 articles were selected to be used as a Literature Review. The results of a review based on 15 articles show that the impact of implementing Electronic Health Records in health services is obtained from various aspects including aspects of efficiency, communication, workload, quality and accuracy of data, economy, quality of care for patients. All articles show different results. There is an increasing impact in a positive direction, but there are some negative impacts such as workload, communication, and dysfunctional workflow. There were also findings of perceived barriers to EHR use, for example poor training and lack of user knowledge.

Page 4 of 10 | Total Record : 91