cover
Contact Name
Linardita Ferial
Contact Email
linarditaferial@unbaja.ac.id
Phone
+6287884906664
Journal Mail Official
adkes@unbaja.ac.id
Editorial Address
Jl. Syekh Moh. Nawawi Albantani Kp. Boru Kecamatan Curug, Serang-Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Journal of Baja Health Science
ISSN : 27753859     EISSN : 27753840     DOI : https://doi.org/10.47080
Core Subject : Health,
Journal of Baja Health Science (JOUBAHS) is an open-access journal published by Health Administration Department, Faculty of Economic and Business, Universitas Banten Jaya as scientific journal to accommodate current topics related to preventive and promotive measures to enhance the health of the public through a scientific approach applying a variety of technique. This focus includes areas and scopes such as biostatistics, epidemiology, health education and promotion, health policy and administration, environmental health, public health nutrition, sexual and reproductive health, and occupational health and safety. The journal employs a peer-review mechanism where each submitted article should be anonymously reviewed by expert peers appointed by the editor. Articles published in this journal could be in form of the original article and invited article (brief reports, case reports, opinion articles, commentaries, editorials, and correspondence).
Articles 91 Documents
Asuhan Keperawatan Pada Ibu Post Sectio Caesarea Untuk Menurunkan Intensitas Nyeri Dengan Tindakan Foot Massage aryanti, dewi; Fauziah, Lutvia
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 01 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i01.2870

Abstract

Sectio Caesarea (SC) is a delivery with specific indications that require a surgical method on the abdominal wall to remove the baby. Sectio caesarea causes pain due to the release of histamine and prostaglandins. For this reason, non-pharmacological interventions are needed to help reduce pain, including the foot massage technique. This study aims to determine the effect of foot massage techniques on reducing pain intensity. The number of samples in this study amounted to 2 respondents. This research was conducted on April 11-16, 2023. The instrument used is a numerical rating scale (NRS). The type of design of this research is descriptive with a case study report. Foot massage technique in post sectio caesarea mothers carried out 6x implementation for three days and done 2x a day. The results of this study indicate that foot massage can reduce pain levels in both respondents. The First respondent before being given the foot massage pain scale (6) after being given the foot massage pain scale becomes a pain (2), and the second respondent before being given the foot massage pain scale (6) after being given foot massage pain scale becomes (1). The conclusion obtained in this study is that the foot massage technique can reduce the pain scale and can be used as an alternative to non-pharmacological management in pain management.
Pengaruh Latihan Shuttle Run Terhadap Kecepatan Pada Atlet Sepak Bola Di Academy Ads Tangerang Tahun 2023 Tiara, Annisa Yudith; Wada, Zulfikar
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 01 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i01.2907

Abstract

Salah satu cabang olahraga yang paling di gemari oleh masyarakat di dunia adalah sepak bola. Teknik dasar yang perlu dimiliki oleh pemain sepak bola adalah teknik menendang, menghentikan, menggiring, menyundul dan merampas bola. Salah satu teknik dasar yang sangat berpengaruh dalam permainan sepak bola adalah menggiring bola. Dalam menggiring bola di perlukan nya kecepatan agar dapat berlari dari ujung lapangan ke ujung lapangan lainnya dalam waktu yang sangat singkat. Maka dari itu pemberian latihan fisik yang teratur dan teknik dalam latihan akan menentukan kualitas kecepatan. Penelitian ini bertujan untuk mengetahui bagaimana pengaruh latihan shuttle run terhadap kecepatan pada atlet sepak bola di academy ADS Tangerang. Jenis penelitian ini menggunakan Pre-Experimental Design dengan model desain One-Group Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian didapatkan p-value <0,001 yang menunjukan bahwa pemberian intervensi latihan shuttle run berpengaruh terhadap peningkatan kecepata pada atlet sepak bola di academy ADS Tangerang.
Plyometric Exercise Terhadap Peningkatan Kelincahan Pada Pemain Sepak Bola Usia 15 Tahun Di Firman Utina 15 Football Academy Tangerang Abdullah, Syifa Afiqa; Wada, Zulfikar
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 01 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i01.2910

Abstract

Sepak bola adalah cabang olahraga yang sangat populer dan disenangi banyak orang, Salah satu kondisi fisik yang harus dimiliki seorang pemain sepakbola adalah kelincahan, karena dengan kelincahan tersebut para pemain dapat lebih mudah dalam melakakukan pergerakan serta merubah posisi tubuh secara cepat tanpa kehilangan keseimbangan untuk menunjang performa pemain diatas lapangan. Intervensi yang dilakukan menggunakan Plyometric Exerise. Penelitian ini ditunjukan untuk mengetahui pengaruh plyometric exercise terhadap peningkatan kelincahan pada pemain sepak bola usia 15 tahun di Firman Utina 15 Football Academy, Tangerang. Penelitian ini menggunakan design studi pre eskperimental dengan besar sampel 11orang pemain sepak bola di Firman Utina 15 Football Academy, Tangerang. Intervensi yang diberikan berupa plyometric exercise dengan dosis frequensi sebanyak 2x/minggu selama 6 minggu. Minggu pertama, responden intervensi melakukan 5x repitisi yang akan ditingkatkan setiap satu minggu sehingga pada minggu ke enam akan dilakukan 10x pengulangan, Time : 15-20 menit. Istirahat diberikan 30 detik antara setiap set dan 1 menit antara setiap latihan. Istirahat 30 menit diberikan antara pengujian dan pelatihan. Hasil didapatkan 0.006 bahwa hasil tersebut Asymp.Sig. (2-tailed) < 0,05. Hasil tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh plyometric exercise terhadap peningkatan kelincahan. Intervensi plyometric exercise dinyatakan efektif dalam meningkatkan kelincahanpada pemain sepak bola di Firman Uitna 15 FootballAcademy, Tangerang. Bagi para pemain sepak bola dapat melakukan latihan plyometric exercise untuk meningkatkan kelincahan.
Plyometric Exercise Terhadap Peningkatan Power Pada Pemain Sepak Bola Usia 15 Tahun Di Sekolah Sepak Bola Firman Utina 15, Tangerang Safitri, Radinda; Susanti, Yulis
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 02 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i02.2912

Abstract

Sepak bola merupakan olahraga yang sangat populer saat ini. Untuk menjadi pemain sepak bola membutuhkan komponen kondisi fisik seperti kekuatan, kecepatan, kelentukan, kelincahan, daya tahan, koordinasi, keseimbangan, dan power. Power akan menentukan seberapa keras, seberapa jauh pemain sepak bola dapat menendang bola dan seberapa tinggi jangkauan lompatan menyundul bola maupun lompatan menepis bola. Ada beberapa bentuk latihan untuk meningkatkan komponen kondisi fisik power salah satunya adalah plyometric. penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh plyometric exercises terhadap peningkatan pada pemain sepak bola usia 15 tahun di Sekolah Sepak Bola Firman Utina 15, Tangerang. penelitian ini menggunakan desain studi quasi eksperimental dengan besar sampel sebanyak 11 orang pemain sepak bola di Sekolah Sepak Bola Firman Utina 15, Tangerang yang didapatkan dari rumus sampel jenuh. Intervensi yang diberikan berupa plyometric exercises dengan dosis frekuensi sebanyak 2x/minggu selama 6 minggu. Minggu pertama, responden intervensi melakukan 5x repitisi yang akan ditingkatkan setiap satu minggu sehingga pada minggu ke enam akan dilakukan 10x pengulangan, Time : 15-20 menit. Istirahat diberikan 30 detik antara setiap set dan 1 menit antara setiap latihan. Istirahat 30 menit diberikan antara pengujian dan pelatihan. hasil 0.026 bahwa hasil tersebut Asymp.Sig. (2-tailed) <0,05. Hasil tersebut menunjukkaan bahwa terdapat perbedaan atau pengaruh. intervensi plyometric exercises dinyatakan efektif dalam meningkatkan power pada pemain sepak bola di Sekolah Sepak Bola Firman Utina 15, Tangerang. Bagi para pemian sepak bola dapat melakukan latihan plyometric untuk meningkatkan power, maka dapat disimpulkan bahwa pemberian intervensi Plyometric Exercises efektif dalam meningkatkan power pada pemain sepak bola di sekolah sepak bola Firman Utina 15, Tangerang.
Plyometric Exercise Untuk Meningkatkan Kecepatan Pada Pemain Sepak Bola Usia 15 Tahun Pohan, Putri Maharani; Susanti, Yulis
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 02 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i02.2913

Abstract

Kecepatan berlari merupakan salah satu unsur fisik yang melengkapi teknik dasar permainan sepakbola dan memberikan peran yang sangat penting dalam pencapaian prestasi yang optimal. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah Plyometric exercise dapat meningkatkan kecepatan pada pemain sepak bola usia 15 tahun. Penelitian ini menggunakan metode one grup pretest-posttest design. Penelitian yang dilakukan pada 11 responden dengan frequensi sebanyak 2x/minggu selama 6 minggu dan akan ditingkatkan setiap satu minggu. Hasil dari analisa uji hipotesa menggunakan Uji Hipotesa paired t-test pada responden hasil Asymp.Sig (1-tailed) yang didapat yaitu <0.01 dimana hipotesa yang dihasilkan menunjukan adanya peningkatan pada intervensi yang diberikan dengan adanya perbedaan atau berpengaruh pada intervensi yang diberikan, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Pemberian plyometric exercise yang diberikan dapat meningkatkan kecepatan pemain bola Firman Utina Football Academy Tangerang usia 15 tahun. Oleh karena itu dapat disimpulkan pemberian plyometric exercise yang terulang secara berturut-turut selama 6 minggu dengan dua kali pertemuan setiap minggu menyebabkan otot beradaptasi dengan kontraksi yang terjadi ketika eccentric dan konsentrik saat plyometric exercise diberikan.
Pengaruh Latihan Double Leg Speed Hop Dengan Half Squat Jump Terhadap Peningkatan Kecepatan Tungkai Atlet Voli Fakhruddin, Bima Fakhri; Boroh, Zeth
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 02 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i02.2914

Abstract

Melatih kondisi fisik merupakan kemampuan fisik yang dikhususkan untuk suatu cabang olahraga tertentu. Setiap cabang olahraga mempunyai karakteristik dan kekhususan tersendiri sehingga diperlukan kondisi fisik khusus. Dalam mengembangkan teknik untuk mencapai suatu prestasi, diperlukan suatu bentuk latihan teknik yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan penguasaan keterampilan teknik gerakan dalam suatu cabang olahraga. Pemain bola voli harus ditunjang dengan kondisi fisik yang baik agar mudah menguasai teknik latihan bola voli. Kecepatan adalah salah satu biomotor yang dibutuhkan oleh atlet bola voli karena atlet voli dituntut untuk bergerak cepat dalam memprediksi arah bola untuk pertahanan dan serangan dalam permainan. Plyometric adalah latihan atau pengulangan yang memadukan gerakan kecepatan dan kekuatan untuk menciptakan gerakan yang eksplosif. Rata-rata peningkatan kecepatan atlet voli yang diukur menggunakan Sprint 30m sebelum intervensi 4.7880 dan setelah intervensi 4.6730, standar deviasi sebelum intervensi .03438 dan sesudah intervensi .03164. Hasil uji Paired- T Test menunjukkan p-value 0,001 adanya pengaruh pada intervensi tersebut. Plyometric metode Double Leg Speed Hop dan Half Squat Jump secara signifikan berpengaruh dalam meningkatkan kecepatan pada atlet voli.
Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 6 Panimbang di Kabupaten Pandeglang Tahun 2023 Kurniatillah, Nia; ferial, linardita; Hayat, Fauzul; Nurjaman, Nurjaman
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 01 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i01.3226

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah merupakan upaya seluruh warga sekolah untuk menjaga lingkungan sehat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 6 Panimbang di Kabupaten Pandeglang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan pada bulan September-Desember tahun 2023. Hasil penelitian dari 119 siswa menunjukkan bahwa kebiasaan cuci tangan yang baik sebesar (68.9%), ketersediaan dan pemanfaatan kantin sehat yang tidak baik sebesar (60.5%), ketersediaan dan pemanfaatan jamban sehat yang baik sebesar (87.4%), Kebiasaan olahraga yang baik sebesar (89.9%), pemberantasan jentik nyamuk yang tidak baik sebesar (52.1%), lingkungan bebas rokok yang baik sebesar (100%), mengukur dan menimbang berat badan yang baik sebesar (85.7%), dan kebiasaan membuang sampah yang baik sebesar (53.8%) Dibutuhkan kerjasama dan peran aktif seluruh warga sekolah dalam berperilaku hidup bersih dan sehat
Tingkat Kepatuhan Pengobatan Pasien Hipertensi di Puskesmas Mampang Prapatan Tahun 2022-2023 Syamiyah, Najah; Kurniatillah, Nia; Asfia, Fida
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 01 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i01.3227

Abstract

Karakteristik dari mayoritas pasien hipertensi di Indonesia yang terdiagnosis merasasehat dan tidak mengalami keluhan walaupun tekanan darahnya tinggi. Padahal, hipertensidapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan penyakit lainnya yangmenyebabkan kematian dan pembiayaan kesehatan yang cukup besar (Kemenkes, 2023).Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak ditemukan diPuskesmas Mampang Prapatan. Pengobatan rutin pasien hipertensi merupakan salah satuindikator dalam pengukuran Indeks Keluarga Sehat (IKS) serta menjadi upaya yang palingefektif dalam pencegahan komplikasi.Dilakukan sebuah penelitian dengan menggunakan disain studi cross sectional untukmelihat gambaran kepatuhan pengobatan pasien hipertensi di Puskesmas Mampang Prapatantahun 2022-2023. Terdapat 6.070 pasien hipertensi yang berobat di Puskesmas MampangPrapatan pada tahun 2022 dan sebanyak 6.025 pasien hipertensi yang berobat sampai bulanSeptember 2023. Berdasarkan analisis diketahui bahwa 61,9% pasien hipertensi selama duatahun tersebut adalah perempuan. Pada tahun 2022 hanya sebesar 4,1% pasien hipertensi yangrutin berobat setiap bulan, dan meningkat menjadi 9,9% pada tahun 2023. Peningkatan tersebutseiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan ke fasilitas kesehatan semenjak beralihnyamasa pandemi Covid-19 menjadi endemi. Namun demikian, presentasi pasien hipertensi yangmenjalani pengobatan secara rutin di puskesmas masih tergolong cukup rendah.Diperlukan sebuah upaya untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien hipertensidi wilayah puskesmas mampang prapatan. Faktor pengetahuan serta motivasi pasien masihharus didalami untuk menentukan solusi yang paling efektif
MANFAAT PEMBERIAN CHAIR BASED EXERCISE TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI PANTI X Hasanah, Uswatun
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 02 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i02.3366

Abstract

Populasi penduduk lansia di Indonesia pada tahun 2010 mengalami peningkatan dari 18 juta jiwa (7,56%) menjadi 25,9 juta jiwa (9,7%) pada tahun 2019, dan perkiraan bahwa angka ini akan terus meningkat, dengan perkiraan mencapai 48,2 juta jiwa (15,77%) dari total penduduk Indonesia pada tahun 2035. Masalah gangguan tidur pada lansia dapat diatasi dengan pemberian Chair Based Exercise. Chair Based Exercise efektif dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur insomnia pada lansia yang disebabkan oleh faktor-faktor seperti kecemasan, stres emosional, stres psikologis, hipertensi dan kolesterol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan tindakan fisioterapi pada kualitas tidur lansia dipanti x dengan menggunakan Chair based Exercise (CBE). Penelitian ini menggunakan case study dimana pengambilan sampelnya terdiri dari 3 sampel pasien yang termasuk dalam kategori susah tidur cukup buruk dengan akurasi pemberian intervensi 3 kali perminggu dalam waktu 15-20 menit. Hasil penelitian didapatkan setelah diberikan intervensi Chair Based Exercise yang dilakukan oleh lansia sebanyak 9 kali pertemuan dengan frekuensi 3 kali perminggu dalam waktu 15-20 menit pada setiap pertemuan menunjukkan pengaruh positif berupa peningkatan kualitas tidur pada lansia. Maka dapat disimpulkan bahwa Chair Based Exercise berpengaruh terhadap kualitas tidur lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 sesuai dengan tujuan awal dan hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Durutruck pada tahun 2021 dimana hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh Chair Based Exercise terhadap peningkatan yang signifikan pada kualitas maupun kuantitas tidur pada lansia.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU BERSALIN TENTANG TANDA-TANDA PERSALINAN DI POSKESDES WARU TIMUR WILAYAH KERJA PUSKESMAS WARU KABUPATEN PAMEKASAN QOMARIYAH, KINANATUL
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 02 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i02.3402

Abstract

Quality human development depends on government implementation in reducing the Maternal Mortality Rate which often occurs during childbirth. This is based on the mother's ignorance in dealing with the delivery process. Based on data obtained at the East Waru Health Boarding School, there are 7 (70%) pregnant women in the third trimester who do not know about the signs of childbirth. The research was conducted to find out the knowledge of maternity mothers about the signs of childbirth at the East Waru Health Center, Waru Health Center working area in 2013. The study uses a descriptive design. This study has a population of all pregnant women in the late 3rd trimester, in March - May at the East Waru Ponkesdes, namely 30 pregnant women in the 3rd trimester (childbirth), with a non-probabability sampling technique of total sampling type with a sample of 30 respondents. Data was collected by distributing questionnaires. The results of data processing are then described in the form of tables and narrative descriptions. Based on data obtained from 30 respondents who were examined, almost half of them were knowledgeable enough, as many as 13 respondents (44%), almost half were less knowledgeable as many as 10 respondents (33%), and a small part was well knowledged, as many as 7 respondents (23%). Therefore, efforts are needed from health workers in providing information about the signs of childbirth by promoting through counseling to pregnant women the importance of knowing the signs of childbirth so that mothers can immediately anticipate when they start labor. Keywords: Knowledge, signs of childbirth

Page 7 of 10 | Total Record : 91