cover
Contact Name
Linardita Ferial
Contact Email
linarditaferial@unbaja.ac.id
Phone
+6287884906664
Journal Mail Official
adkes@unbaja.ac.id
Editorial Address
Jl. Syekh Moh. Nawawi Albantani Kp. Boru Kecamatan Curug, Serang-Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Journal of Baja Health Science
ISSN : 27753859     EISSN : 27753840     DOI : https://doi.org/10.47080
Core Subject : Health,
Journal of Baja Health Science (JOUBAHS) is an open-access journal published by Health Administration Department, Faculty of Economic and Business, Universitas Banten Jaya as scientific journal to accommodate current topics related to preventive and promotive measures to enhance the health of the public through a scientific approach applying a variety of technique. This focus includes areas and scopes such as biostatistics, epidemiology, health education and promotion, health policy and administration, environmental health, public health nutrition, sexual and reproductive health, and occupational health and safety. The journal employs a peer-review mechanism where each submitted article should be anonymously reviewed by expert peers appointed by the editor. Articles published in this journal could be in form of the original article and invited article (brief reports, case reports, opinion articles, commentaries, editorials, and correspondence).
Articles 91 Documents
GAMBARAN PENANGANAN PRE EKLAMSI BERAT PADA IBU BERSALIN DI KAMAR BERSALIN RSUD. GAMBIRAN KOTA KEDIRI KINANATUL QOMARIYAH; Qurratul A'yun
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 3 No 02 (2023): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v3i02.2703

Abstract

Preklampsia adalah terjadinya peningkatan tekanan darah paling sedikit 140/90, proteinuria, dan odema. Preeklampsia berat merupakan risiko yang dapat membahayakan ibu serta janin. hasil survey ditemukan adanya peningkatan kejadian pre eklamsi berat yang disebabkan oleh faktor, usia muda, kehamilan pertama, adanya riwayat hipertensi di RSUD Gambiran tahun 2012. Dari studi pendahuluan di dapatkan bahwa masih tingginya kejadian Pre eklamsiyaitu 26,04%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penanganan pre eklamsi berat secara farmakologi, penanganan pre eklamsi berat secara non farmakologi dan menganalisis penanganan pre eklmsi berat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin di RSUD.Gambiran dengan besar sampel sejumlah 30 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah purposif sampling dengan instrument pengumpulan data menggunakan lembar cheklist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan PEB pada ibu bersalin di kamar bersalin RSUD.Gambiran kota kediri tahun 2012 adalah untuk penanganan PEB yang farmakologi (100%) sudah baik, dan (56%) masih kurangnya penanganan PEB secara non farmakologi. Diharapkan bagi tenaga kesehatan di Rumah Sakit untuk memberikan pelayanan sepenuhnya pada ibu bersalin dengan PEB sehingga dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Kata kunci : Pre ekkamsi Berat, penanganan.
GAMBARAN FAKTOR RISIKO KEMATIAN NEONATAL DI KABUPATEN SERANG Fauzul Hayat; Nia Kurniatillah; Linardita Ferial; Fida Asfia; Najah Syamiyah
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 3 No 02 (2023): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v3i02.2755

Abstract

Kematian neonatal sebagai indikator kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Sistem pelayanan kesehatan yang baik akan menjamin derajat kesehatan ibu dan bayi yang dilahirkan karena sebagian besar penyebab kematian neonatal dapat dicegah. Beberapa faktor seperti faktor ibu, neonatal dan pelayanan kesehatan ditentukan sebagai prediktor kematian neonatal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor risiko kematian neonatal di Kabupaten Serang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Februari-April 2021. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah total sampling. Populasi dalam penelitian adalah seluruh kematian neonatal di wilayah Kabupaten Serang. Sampel yang diambil merupakan total populasi sebanyak 215 kematian neonatal.Analisis dilakukan melalui olahan rangkuman dan kajian data yang tersedia berdasarkan temuan/laporan seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematian neonatal di Kabupaten Serang sebanyak 215 kasus. Proporsi kematian neonatal tertinggi yaitu Kecamatan Baros (8,8%), Jawilan (6,9%), Kramatwatu (6,9%), Cikande (6,5%), Padarincang (5,6%), Kragilan (5,6%). Proporsi kasus berdasarkan jenis kelamin yaitu laki-laki sebesar 60,5% dan perempuan sebesar 39,5%. Penyebab kematian neonatal di Kabupaten Serang disebabkan oleh BBLR (46%), asfiksia (27,9%), kelainan bawaan (11,6%), penyebab lainnya (11,6%), tetanus neonatorium (1,4%), dan sepsis (1,4%). Cakupan pelayanan kesehatan (K4) sebesar 92%, cakupan pertolongan persalinan (99,4%), cakupan persalinan di pelayanan kesehatan (89,3%), cakupan kunjungan neonatal lengkap (99,6%), cakupan Inisiasi Menyusui Dini (77,5%). Tingginya kasus kematian neonatal di Kabupaten Serang disebabkan oleh faktor ibu, neonatal dan pelayanan kesehatan. Peningkatan mutu pelayanan kesehatan ibu dan bayi yang dilahirkan dalam upaya menekan angka kematian neonatal.
LITERATURE REVIEW : PENGUKURAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT UNIT PELAYANAN PUBLIK PUSKESMAS Ahmad Roziqin; Najah Syamiyah
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 3 No 02 (2023): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v3i02.2769

Abstract

Peningkatan kualitas dan kinerja pelayanan publik puskesmas secara berkelanjutan, perlu dilakukan pengukuran Indeks Kepuasasan Masyarakat (IKM) sebagai bahan evaluasi terhadap penyelenggaraan pelayanan publik puskesmas. Tujuan dari kajian pustaka ini adalah untuk mengetahui pengukuran Indeks Kepuasasan Masyarakat (IKM) puskesmas yang dapat dipergunakan sebagai bahan evaluasi kinerja terhadap unsur pelayanan yang masih perlu dilakukan perbaikan dan menjadi pendorong setiap puskesmas untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Metode yang digunakan adalah Literature Review dari database yang berasal dari google scholar dengan menggunakan aplikasi Harzing,s Publish or Perish (Windows GUI edition) Version: 8.8.4384. Setelah artikel di seleksi didapatkan artikel yang terpilih untuk dijadikan Literature Review sebanyak 5 artikel. Hasil review berdasarkan 5 artikel menunjukkan bahwa puskesmas sebagai unit pelayanan publik memiliki kewajiban melakukan pengukuran IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) minimal 1 (satu) kali setahun. Pengukuran IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) berdasarkan Permenpan dan RB Nomor 14 Tahun 2017 terdiri dari 9 unsur pelayanan, yaitu: (1) Persyaratan, (2) Sistem, Mekanisme, Prosedur, (3) Waktu Penyelesaian, (4) Biaya/Tarif, (5) Produk Spesifikasi jenis pelayanan, (6) Kompetensi Pelaksana, (7) Perilaku Pelaksana, (8) Penanganan, Pengaduan, Saran, dan Masukan, (9) Sarana dan Prasarana. Hasil pengukuran IKM Puskesmas dari semua artikel sebagian besar sudah masuk kategori B (Baik), tetapi masih ada yang berkategori C (Kurang Baik) terutama unsur yang terendah nilainya adalah penanganan pengaduan, saran dan masukan, serta unsur sarana dan prasarana. IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) Puskesmas menunjukan mutu dan kinerja pelayanan publik dengan kategori D (Tidak baik), C (Kurang baik), B (Baik) dan A (Sangat baik). Survei Kepuasan Masyarakat di Puskesmas diharapkan bukan lagi dianggap sebuah kewajiban, melainkan sebuah kebutuhan untuk melakukan perbaikan mutu kinerja pelayanan secara berkelanjutan (Continuous Improvement).
LITERATUR REVIEW : FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSONAL HYGIENE PADA REMAJA PUTRI PADA SAAT MENSTRUASI Nova Wahyuni; Najah Syamiyah
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 3 No 02 (2023): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v3i02.2771

Abstract

Hygiene pada saat menstruasi merupakan komponen personal hygiene yang memegang peranan penting dalam status perilaku kesehatan seseorang, termasuk menghindari adanya gangguan pada fungsi alat reproduksi. Pada saat menstruasi pembuluh darah dalam rahim sangat mudah terinfeksi. Oleh karena itu kebersihan alat kelamin harus lebih dijaga karena kuman mudah sekali masuk dan dapat menimbulkan Infeksi Saluran Reproduksi. Seseorang yang tidak menjaga hygiene yang sangat baik saat menstruasi akan mengalami infeksi pada alat reprodusi. Seperti daerah genelita yang lembab akan mengakibatkan tumbuhnya jamur kandida dan bakteri yang dapat menyebabkan pruiritus vulvae yang ditandai dengan adanya sensasi gatal, infeksi serta keputihan pada derah vagina. Pruiritas vulvae disebabkan oleh jamur, bakteri, dan virus yang muncul karena buruknya personal hygiene dan hygiene menstruasi.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW “ANALISIS PERSEPSI PASIEN: SURVEI KEPUASAN PASIEN DI BEBERAPA FASILITAS KESEHATAN PUBLIK” Rini Ambarwati; Najah Syamiyah
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 3 No 02 (2023): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v3i02.2773

Abstract

Waktu Tunggu Pasien adalah waktu yang di habiskan pasien untuk menerima pelayanan kesehatan mulai dari tempat pendaftaran hingga masuk ke ruang pemeriksaan dokter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab lamanya waktu tunggu pasien di pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode studi literature review dengan tujuan mendapatkan informasi setiap peneliti jurnal yang lebih aktual dan akurat mengenai faktor penyebab lamanya waktu tunggu di masing-masing pelayanan Kesehatan Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik. Hasil dari pembahasan studi literature review durasi atau lamanya waktu tunggu di pelayanan RS sebagian besar tidak sesuai dengan peraturan Kepmenkes Nomor 129/Menkes/SK/II/2008 tentang hal ini telah menjadi keharusan di setiap layanan kesehatan yang ada, untuk menjamin kualitas layanan prima sebagai hasil akhir dari produk kesehatan yang ditawarkan. Setiap unit pelayanan dan manajemen rumah sakit telah menentukan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai acuan standar pelayanan yang harus dipenuhi. Salah satu indikator SPM rawat jalan yang berhubungan dengan antrian adalah lama waktu tunggu adalah 60 menit.
Systematic Review Hubungan Antara Status Gizi Dan Siklus Menstruasi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Wahyuni, Sri; Syamiyah, Najah
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 01 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i01.2777

Abstract

Globally according to the Word Health Organization (WHO) in the worldwide prevalence of anemia in 2015 shows that the prevalence of anemia in women is 42.6%. the prevalence of anemia in women in Southeast Asia is 41.9%. The method used in this study used literature studies from several international and national journals. This method is used to summarize a topic so as to increase understanding. The literature study presents previously published material and the literature review provides a summary of the best and relevant publications. The results of research that has been conducted by Santi on patients who came for treatment to the UIN Sunan Ampel clinic from 2015-2917 showed that there were as many as 192 female patients experiencing menstrual disorders. These menstrual disorders are menstrual cycle / pattern disorders, menstrual duration, and other disorders (Santi &; Pribadi, 2018). That there is a relationship between nutritional status and menstrual cycles with the incidence of anemia in adolescent girls.
Literatur Review: Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit yunita, salsa; Syamiyah, Najah; ferial, linardita
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 01 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i01.2778

Abstract

Kepuasan pasien merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan pihak Rumah Sakit sebagai perusahaan di bidang jasa. Kepuasan pasien dapat menggambarkan sebaik mana kualitas pelayanan yang ada di Rumah Sakit tersebut. Jika pasien merasa kurang puas berarti pelayanan yang diberikan/diterima belum berjalan optimal. Untuk itu Rumah Sakit harus selalu bisa menciptakan dan meningkatkan kualitas jasa/pelayanan yang ada untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pasien. Sehingga pasien merasa puas akan pelayanan yang diterimanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Provinsi Banten. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan explanatory. Populasi penelitian adalah orang yang pernah melakukan pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Umum Provinsi Banten. Total responden berjumlah 94 orang yang dipilih menggunakan rumus uji hipotesis. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel (kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik) berpengaruh terhadap kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Provinsi Banten. Persentase kepuasan pasien rawat inap, responden yang merasa puas sebanyak 54 orang (57,4%) dan responden yang tidak puas sebanyak 40 orang (42,6%). Didapatkan nilai p-value kualitas pelayanan dimensi kehandalan 0,000 < 0,05, dimensi daya tanggap 0,000 < 0,05, dimensi jaminan 0,005 < 0,05, dimensi empati 0,000 < 0,05 dan dimensi bukti fisik 0,000 < 0,05.. Kepuasan pasien merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan pihak Rumah Sakit sebagai perusahaan di bidang jasa. Kepuasan pasien dapat menggambarkan sebaik mana kualitas pelayanan yang ada di Rumah Sakit tersebut. Jika pasien merasa kurang puas berarti pelayanan yang diberikan/diterima belum berjalan optimal. Untuk itu Rumah Sakit harus selalu bisa menciptakan dan meningkatkan kualitas jasa/pelayanan yang ada untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pasien. Sehingga pasien merasa puas akan pelayanan yang diterimanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Provinsi Banten. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan explanatory. Populasi penelitian adalah orang yang pernah melakukan pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Umum Provinsi Banten. Total responden berjumlah 94 orang yang dipilih menggunakan rumus uji hipotesis. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel (kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik) berpengaruh terhadap kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Provinsi Banten. Persentase kepuasan pasien rawat inap, responden yang merasa puas sebanyak 54 orang (57,4%) dan responden yang tidak puas sebanyak 40 orang (42,6%). Didapatkan nilai p-value kualitas pelayanan dimensi kehandalan 0,000 < 0,05, dimensi daya tanggap 0,000 < 0,05, dimensi jaminan 0,005 < 0,05, dimensi empati 0,000 < 0,05 dan dimensi bukti fisik 0,000 < 0,05.
Pengaruh Mat Pilates Exercise Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Cipayung Wilayah DKI Jakarta Traeser, Doni; Handayani, Dwi Ratna Sari
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 01 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i01.2849

Abstract

Lansia merupakan proses alamiah yang terjadi pada saat seseorang memasuki tahap akhir hidupnya, saat seseorang mengalami beberapa perubahan yang mempengaruhi fungsi dan kemampuan seluruh tubuhnya, proses ini terjadi secara terus menerus yang disebut dengan proses penuaan. Seseorang dikatakan tua ketika telah berusia 60 tahun atau lebih. Tujuan penelitian yaitu untuk meningkatkan kemampuan kualitas Tidur Pada Lansia. Desain penelitian menggunakan metode pre experimental study membahas mengenai Pengaruh Mat Pilates Exercise pada lansia dengan usia lebih dari 60 tahun dengan variabel kualitas tidur, dengan sampel sebesar 20 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Intervensi diberikan selama 30 menit, 4 minggu, dengan 3 kali pertemuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji hipotesa dengan nilai signifikan (sig) sebesar 0,159. Karena nilai sig. 0.159 > probilitas 0.05, maka dapat dikatakan bhawa tidak ada hubungan antara pre test dengan variabel post test. Tidak ada peningkatkan dari pengunaan Mat Pilates Exercise untuk kualitas tidur pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Cipayung, Jakarta Timur.
Pengaruh Latihan Ladder Drills Two Feet Each Square Dan Ickey Shuffle Rahmawan, Rama Bayu; Wijaya, Ezra Bernadus
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 01 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i01.2856

Abstract

Salah satu elemen penting dalam pencak silat adalah adalah kecepatan. Khususnya dalam menyerang, lebih dari 75% serangan yang dipergunakan dalam pertandingan pencak silat adalah serangan dengan menggunakan teknik tendangan. Pada setiap pertandingan pencak silat, dapat dikatakan bahwa 100% pesilat menggunakan teknik ini dengan berbagai variasinya untuk mencari kemenangan. Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari latihan Ladder Drills Two Feet Each Square dan Ickey Shuffle terhadap peningkatan kecepatan pada tendangan sabit pencak silat di Padepokan Perisai Diri Gandul. Design study penelitian ini menggunakan quasi eksperimental one group pre test dan post test. Quasi Eksperimen menggunakan seluruh subjek dalam kelompok kecepatan untuk diberi perlakuan (treatment), bukan menggunakan subjek yang diambil secara acak. Dari hasil uji Independent T Test pada table diatas diperoleh hasil 0,001 bahwa Asymp. Sig. (2-tailed) <0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan atau pengaruh pada intervensi tersebut (Ha diterima). Maka dapat disimpulkan bahwa pemberian intervensi Ladder Drills Two Feet Each Square dan Ickey Shuffle dalam meningkatkan kecepatan tendangan sabit pada pesilat di Padepokan Pencak Silat Perisai Diri Gandul
Pengaruh Latihan Pilates Terhadap Kualitas Hidup Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Jakarta - Tahun 2023 Rumasona, Atika Suri; Wada, Zulfikar H
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 01 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i01.2860

Abstract

Lansia merupakan fase lanjut dalam proses kehidupan ditandai dengan kapasitas tubuh yang berkurang. Kualitas hidup lansia merupakan komponen yang kompleks. penelitian ini untuk Menganalisa Pengaruh Pemberian Latihan Pilates Terhadap Kualitas Hidup Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 DKI Jakarta. penelitian pre experimental study menggunakan pre test – post test one grup design, dilakukan dalam waktu 4 minggu. sebanyak 20 responden. menggunakan WHOQOL-BREF dengan hasil Sig fisik p-value 0,001 , psikologis p-value 0,025, hubungan sosial p-value 0,003 dan lingkungan p-value 0,009. Lansia berusia 60 sampai 70 dengan hasil uji rata-rata usia pada penelitian ini yaitu 65 tahun.Terdapat perubahan nilai Mean, median, nilai minimal dan maximal, standar deviasi, dan 95%CI dari hasil pengukuran menggunakan kuesioner WHOQOL - BREF, sebelum dan setelah dilakukan intervensi. Hasil analisa uji bivariat menggunakan uji normalitas terdapat peningkatan keempat domain > 0,05 dan dilanjutkan uji hipotesa menggunakan uji Paired-T Test dengan hasil Sig P Value < 0,05 maka latihan pilates efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pada lansia.

Page 6 of 10 | Total Record : 91