cover
Contact Name
Malik
Contact Email
alkarimastiq@gmail.com
Phone
+6287881807504
Journal Mail Official
messakelam@gmail.com
Editorial Address
Jl. Solo-Tawangmangu KM. 34 Pakel, Gerdu, Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah. Kode Pos: 57791 Telp : (0271) 6901044
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir
ISSN : 25493035     EISSN : 28293703     DOI : -
Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Isy Karima Karanganyar setiap bulan Februari dan Agustus setiap tahun
Articles 114 Documents
Health Benefits of Ajwa Dates (Phoenix dactylifera L) : A Qur’anic Thematic Interpretation and Scientific Perspective Fingki Hariyana; Umaiyatus Syarifah; Bayyinatul Muchtaromah; Setyowati, Yes
Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol. 9 No. 2 (2025): Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Isy Karima Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/alkarima.v9i2.374

Abstract

This study focuses on the health benefits of Ajwa dates (Phoenix dactylifera L.) through a Qur’anic thematic interpretation combined with relevant scientific findings. Unlike previous studies that broadly discuss plant diversity, this research specifically highlights Ajwa dates, which are mentioned in hadith and valued in Islamic tradition for their protective and therapeutic properties. The thematic interpretation (tafsīr maudhū‘ī) method was applied by collecting and analyzing Qur’anic verses and hadith related to dates, then synthesizing their meanings in light of classical exegesis and contemporary scientific literature. Scientific data were obtained through a qualitative literature review of medical and nutritional studies. The results indicate that Ajwa dates are rich in nutrients, antioxidants, and bioactive compounds with proven health benefits, such as enhancing immunity, reducing blood pressure, supporting women’s reproductive health, and providing protective effects against toxins. Theologically, the Qur’an and hadith emphasize dates as blessings and sources of healing, which are now further supported by scientific evidence. This study concludes that Ajwa dates hold significant value as both a Qur’anic health guidance and a scientifically supported natural remedy, offering insights into integrating faith-based perspectives with modern health sciences.
Daur Air Perspektif Eko-Teologis: Kajian Komparatif Tafsir al-Rāzī dan Quraish Shihab atas QS. An-Nur [24]:43 Jainah; Sa’adah, Nismah; Warman Mahfuzh, Taufik; Rusdeana; Wahyudi, Ikmal
Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol. 9 No. 2 (2025): Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Isy Karima Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/alkarima.v9i2.443

Abstract

Fenomena air dan siklusnya adalah salah satu tema utama dalam Al-Qur’an, sebagaimana diuraikan dalam QS. An-Nur [24]:43 yang menjelaskan proses pembentukan awan, datangnya hujan, dan munculnya kilat. Ayat ini tidak hanya membawa pesan teologis, tetapi juga memiliki aspek ekologis yang relevan dengan tantangan lingkungan saat ini. Rumusan masalah penelitian ini meliputi: (1) seperti apa penafsiran Fakhruddin al-Rāzī terhadap QS. An-Nur [24]:43, (2) apa pendapat M. Quraish Shihab tentangnya, dan (3) bagaimana keterkaitan keduanya dengan teori siklus air kontemporer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan dan kesamaan antara tafsir klasik dan modern serta mengintegrasikannya dalam sudut pandang eko-teologis. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif melalui studi literatur dengan pendekatan tafsir maudhu'i untuk menulusuri tema air secara tematik dalam Al-Qur’an, dan analisis perbandingan untuk menelaah kesamaan dan perbedaan antara tafsir klasik (al-Rāzī) dan tafsir modern (Quraish Shihab) dalam kaitannya dengan ilmu pengetahuan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Rāzī fokus pada aspek teologis-filosofis, sementara Quraish Shihab mengaitkan penafsiran tersebut dengan dimensi ilmiah dan ekologis. Sintesis keduanya melahirkan perspektif eko-teologis Qur’ani yang meegaskan hujan sebagai ayat Tuhan sekaligus tanggung jawab ekologis manusia. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi klasik dan modern dalam membangun paradigma tafsir ilmiah menuju tafsir eko-teologis Qur’ani yang relevan dengan isu lingkungan global
الأمن النفسي في القرآن الكريم وأثره على استقرار المجتمعات: Psychological Security in The Holy Qur’an and Its Impact on The Stability of Societies Hasan, Aisyah
Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol. 9 No. 2 (2025): Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Isy Karima Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/alkarima.v9i2.475

Abstract

 يُعدّ الأمن النفسي أحد المقومات الأساسية لاستقرار المجتمعات، وقد حظي بعناية كبيرة في القرآن الكريم، حيث جاءت الآيات القرآنية في مجملها حاثة على تحقيق الاستقرار المجتمعي من خلال معالجة الإشكاليات التي تواجه البشرية وتؤثر في أمنها النفسي والاجتماعي. وتهدف هذه الدراسة إلى بيان مدى اهتمام التشريع الإسلامي بالأمن النفسي للمجتمعات الإنسانية، وبيان أثره في تحقيق الاستقرار، من خلال تحليل المنهج القرآني في معالجة كثير من الأمراض الاجتماعية والنفسية. اعتمدت الدراسة على المنهج الوصفي التحليلي والمنهج الاستقرائي، وذلك بتتبع النصوص القرآنية ذات الصلة، وتحليل مفاهيم الإيمان والعبادة والقيم الأخلاقية، واستنباط دلالاتها النفسية والاجتماعية، مع الإفادة من بعض النماذج التطبيقية الواردة في التراث الإسلامي. وتوصلت الدراسة إلى أن الإيمان بالله تعالى، وتحقيق العبادة الحقيقية، والثقة بقضائه وقدره، تمثل أهم مقومات الأمن النفسي، في حين يُعد ضعف الإيمان من أبرز مهدداته. كما تُبرز النتائج أن القرآن الكريم يقدم منهجًا ربانيًا متكاملًا يؤسس لبرنامج تطبيقي قابل للتفعيل داخل المؤسسات التربوية والمجتمعية، بما يسهم في تعزيز الأمن النفسي والاجتماعي، وتحقيق الاستقرار والسكينة والطمأنينة التي تنشدها المجتمعات الإنسانية.
Istinbat Hukum Sa‘i dalam Tafsir Safwat al-Tafasir atas QS. al-Baqarah [2]: 158 Jannah, Muniratul; Noerma Jelita; Siti Laila Dzikriyah
Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol. 9 No. 2 (2025): Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Isy Karima Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan penafsiran terhadap frasa fa lā junāḥa ‘alayhi dalam QS. al-Baqarah [2]: 158 melahirkan diskursus hukum mengenai status sa‘i antara Shafa dan Marwah dalam ibadah haji dan umrah. Artikel ini menganalisis istinbāṭ hukum sa‘i dalam Tafsir Ṣafwat al-Tafāsīr karya Ali al-Ṣābūnī dengan menelaah konstruksi argumentasi kebahasaan, asbāb al-nuzūl, serta penggunaan hadis dalam penetapan hukumnya. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode tafsir tahlīlī (analitis), yaitu menafsirkan ayat secara rinci dengan mengkaji aspek kebahasaan, asbāb al-nuzūl, munāsabah ayat, serta argumentasi istinbāṭ hukum yang dikemukakan mufasir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Ṣābūnī menafsirkan frasa fa lā junāḥa ‘alayhi bukan sebagai indikasi kebolehan meninggalkan sa‘i, melainkan sebagai penafian keraguan historis yang muncul akibat praktik jahiliah sebelum Islam. Melalui integrasi analisis kebahasaan, riwayat sebab turunnya ayat, dan hadis Nabi sebagai penjelas Al-Qur’an, ia menegaskan bahwa sa‘i merupakan bagian dari sha‘ā’ir Allāh yang memiliki dimensi normatif yang mengikat.Pembacaan ini memperlihatkan pola metodologis al-Ṣābūnī yang mengintegrasikan pendekatan bahasa, riwayat, dan fikih secara sistematis. Secara akademik, penelitian ini berkontribusi dalam memperjelas karakter metodologis istinbāṭ hukum dalam Ṣafwat al-Tafāsīr serta memperkaya kajian tafsir hukum dengan menunjukkan bagaimana konstruksi makna ayat dapat menghasilkan implikasi normatif yang lebih argumentatif dalam studi Al-Qur’an kontemporer.

Page 12 of 12 | Total Record : 114


Filter by Year

2017 2025