cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta Gedung H Kampus 2 - UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
ISSN : 24599727     EISSN : 25808834     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Seminar Nasional Teknik Sipil UMS merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 324 Documents
Pekerjaan Pemasangan Precast Minipile Saluran Primer pada Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I SIM di Kabupaten Madiun (Tahap II) Satriyo, Muhammad Amsyar Aji Bimo; Fatchan, Achmad Karim
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rehabilitasi jaringan irigasi adalah kegiatan perbaikan/penyempurnaan jaringan irigasi yang telah ada, sejak sebelumnya, sehingga dapat mengembalikan/meningkatkan fungsi dan pelayanan sebagai sarana irigasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pekerjaan pemasangan minipile serta halhal yang mempengaruhi cepat atau lambatnya proses pemasangan minipile dalam pelaksanaan proyek rehabilitasi saluran irigasi. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif karena mendeskripsikan hasil fenomena atau peristiwa yang terjadi di lapangan. Minipile merupakan salah satu bagian dari struktur beton precast pada proyek Saluran Irigasi Madiun yang berguna untuk mengurangi keruntuhan dan pergeseraan pada struktur atas. Bentuk penampang minipile yaitu Balok yang memiliki ujung runcing yang digunakan untuk memancang kedalam tanah. Dimensi Minipile yang digunakan yaitu lebar 0,2 meter x 0,2 meter dengan panjang 2 meter dan menggunakan mutu beton K500. Pada hasil penelitian ini didapatkan hasil pemasangan Minipile pada bulan Agustus 2022 yang mempunyai deviasi +0,17% dikarenakan factor penambahan tenaga kerja, kondisi alat berat yang prima, dan cuaca yang mendukung.
Kajian Tingkat Pencemaran pada Efluen Air Limbah IPAL - IPAL Domestik Komunal Ditinjau dari Parameter COD, BOD, Amonia dan Total Coliform di Sleman, Yogyakarta Nugroho, Muhammad Luthfi; Ahmad, Johan Syafri Mahathir; Marbelia, Lisendra
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran air limbah di Kabupaten Sleman merupakan dampak dari permasalahan sanitasi. Saat ini IPAL – IPAL Domestik Komunal di Sleman menjadi alternatif untuk pengolahan air limbah domestik. Setidaknya terdapat 56 IPAL Domestik yang memiliki efluen air limbah yang tidak memenuhi baku mutu. Efluen IPAL ini diduga menjadi kontribusi terhadap peningkatan tingkat pencemaran perairan di Sleman. Oleh karena itu, penelitian terkait tingkat pencemaran efluen IPAL diperlukan. Penelitian menggunakan metode analisis konsentrasi polutan, analisis kinerja penyisihan dan analisis indeks pencemaran. Hasil penelitian didapatkan bahwa >50% IPAL untuk kualitas efluen COD, BOD dan Amonia masih memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan. Namun, 56 IPAL (100% jumlah total IPAL) masih belum memenuhi baku mutu untuk Total colifrom. Kedua, 56 IPAL masih memiliki kinerja penyisihan polutan COD, BOD, Amonia dan Total coliform yang rendah (<80% efisiensi). Terkakhir, kenaikan tingkat pencemaran IPAL cenderung signifikan tiap tahunnya dan secara rerata kumulatif dari tahun 2017 sampai tahun 2022 terdapat 52 IPAL tercemar berat.
Analisa Debit Rembesan pada Horizontal Drain di Bendungan Jlantah Komala, Kirana Sekar; Pudyastuti, Purwanti Sri; Wicaksono, M. Hasan
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini indonesia sedang menggalakkan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi perekonomian negara. Salah satunya yaitu Bendungan Jlantah, bendungan yang terletak diantara Desa Tlobo dan Desa Karangsari, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar yang difungsikan untuk irigasi, air baku, dan pengendalian banjir. Pentingnya fungsi dari Bendungan ini, tingkat resiko dan keamanan harus didesain secara baik dan aman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan data sekunder dari PT. Virama Karya KSO PT. Wecon "Justek Evaluasi Desain Horizontal Drain" Tahun Anggaran 2018-2022. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa debit rembesan dan manfaat Horizontal Drain adalah mengalirkan air rembesan pada tubuh bendungan dari hulu ke hilir sehingga air langsung keluar dari tubuh bendungan. Cara mengetahui debit rembesan yang keluar dari horizontal drain yaitu menggunakan instrument pengukuran rembesan yang bernama V-notch. Adapun metode pengujian pada Horizontal Drain ini menggunakan Falling Head Permeability Test dan Water Replacement Density Test. Horizontal drain pada bendungan ini memiliki elevasi dasar +619.460 dan elevasi tertinggi yaitu +625.240. Dari hasil analisa hitungan didapat bahwa Bendungan Jlantah aman terhadap rembesan dengan nilai keamanan 9,906 liter/detik menggunakan perhitungan manual dan diperoleh 15,393 liter/detik menggunakan metode perhitungan geostudio, nilai tersebut masih lebih kecil dari debit rembesan yang diperboleh melewati bendungan adalah sebesar 18,61 liter/detik.
Analisis Neraca Air Daerah Irigasi Kedung Putri Wulansari, Sekar Ayu Garindra; Isnugroho, I; Jaya, Reja Putra
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Neraca air adalah jumlah pemasukan dan pengeluaran air pada periode tertentu di suatu tempat, sehingga dari hal tersebut dapat diketahui jumlah air pada neraca kelebihan (surplus) atau sebaliknya (deficit). Manfaat dari mengetahui kondisi air dalam keadaan surplus atau deficit adalah untuk antisipasi bila ada bencana yang kemungkinan terjadi, misalkan kekeringan pada musim kemarau, dan dapat untuk menggunakan air dengan baik. Analisis neraca air merupakan suatu gambaran mengenai kondisi ketersediaan air dan cara pemanfaatannya pada suatu daerah, untuk perhitungan kali ini adalah dalam 10 tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah besar nilai Ketersediaan dan Kebutuhan Air di Daerah Irigasi Bendung Kedung Putri Kabupaten Purworejo. Ketersediaan air irigasi dihitung berdasarkan analisis debit andalan 80% dengan menggunakan data dari Curah Hujan dari tahun 2008 hingga tahun 2017. Debit andalan ini dijadikan dasar menghitung ketersediaan air dalam analisis neraca air. Data curah hujan yang didapatkan dari 2 stasiun yang ada di Purworejo yaitu Sapuran dan Panungkuhan. Kebutuhan air irigasi yang mengaliri daerah aliran sungai Kedung Putri seluas 3897 ha. Selanjutnya melakukan perhitungan hujan efektif, menghitung evapotranspirasi potensial dengan metode Penman Modifikasi. Kemudian analisis pola tanaman. Berdasarkan hasil analisis didapatkan neraca air surplus yang diartikan kelebihan hal tersebut didukung oleh analisis dari perbandingan ketersediaan air dengan hasil nilai rata-rata sebesar 2,88 dan kebutuhan air dengan hasil nilai rata-rata sebesar 0,90.
Studi Kecepatan Aliran pada Saluran Terbuka dengan Dinding Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) Hasyim, Suryadarma; Salam, Nasaruddin; Pallu, Muhammad Saleh; Maricar, Farouk
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menjelaskan inovasi dalam mengurangi eksploitasi material Galian C dan memberikan solusi permasalahan pelaksanaan konstruksi seperti sulitnya mendapatkan sumber material galian C, akses yang sulit ke lokasi pekerjaan, kurangnya air tawar untuk campuran material, kendala cuaca, dan sulitnya menjaga mutu konstruksi. Material Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) diajukan sebagai alternatif untuk pengganti pasangan (lining) di saluran irigasi. Pengujian eksperimental dilakukan di laboratorium dengan menganalisis karakteristik kecepatan aliran akibat perubahan lima kemiringan berbeda. Pengambilan data menggunakan point gauge dan currentmeter. Verifikasi dan validasi data dengan membandingkan antara debit takar dan debit teoritis. Kecepatan rata-rata pada kondisi aliran Q1S0 adalah 46,74 cm/s, Q1S1 sebesar 58,93 cm/s, Q1S2 sebesar 69,52 cm/s, Q1S3 sebesar 81,72 cm/s, dan pada kondisi Q1S4 sebesar 92,60 cm/s. Distribusi kecepatan aliran pada setiap kemiringan memiliki hasil yang berbeda. Distribusi kecepatan di bagian tengah lebih cepat dibandingkan pada bagian tepi saluran flum Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP). Bilangan Froude pada setiap jarak horizontal flum berbanding lurus dengan besarnya nilai kecepatan. Kondisi aliran pada Q1S0 menunjukkan aliran subkritis, kondisi aliran pada Q1S1 menunjukkan peralihan aliran dari subkritis menjadi superkritis. Kondisi aliran pada Q1S2, Q1S3, dan Q1S4 menunjukan kondisi aliran superkritis.
Revitalisasi Kolam Retensi Guna Mitigasi Banjir Putra, Fisika Prasetyo; Septiani, Herviona; Setiawan, Dibyo
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah yang berada di dekat kolam retensi Simpang Brimob, yaitu jalan Demang Lebar Daun sering mengalami kemacetan lalu lintas yang cukup panjang yang diakibatkan oleh genangan banjir dari kolam retensi yang meluap. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan analisis karakteristik genangan banjir di kawasan tersebut dan upaya untuk memitigasi banjir tersebut dengan cara merevitalisasi kolam retensi Simpang Brimob. Dengan bantuan perangkat lunak HEC-HMS dilakukan penelusuran banjir di kolam retensi Simpang Brimob sedangkan perangkat lunak global mapper digunakan untuk visualisasi genangan banjir. Dari hasil penelitian, menunjukkan bahwa kapasitas kolam retensi sebelum direvitalisasi berpotensi meluap dan menggenangi kawasan sekitar karena hanya mampu mereduksi debit banjir menjadi 6,3 m3/s dengan elevasi muka air maksimum adalah +1,30. Mitigasi banjir dengan menggunakan pompa air berkapasitas 500 liter/detik mampu mereduksi debit banjir menjadi 1,0 m3/s dengan elevasi muka air maksimal yaitu +1,20 m. Dengan level muka air yang tidak melampaui level tanggul kolam, membuat Jalan Demang Lebar Daun tidak lagi tergenang. Konsep perencanaan kolam tampungan yang akan dilakukan adalah tubuh kolam direncanakan pasangan batu kali dengan kemiringan 1 : 1, tepi kolam dibuat jalan inspeksi yang dapat difungsikan sebagai jogging track. Tinggi jagaan diambil 0,5 meter.
Analisis Operasi Waduk Sermo dengan Solver Indri A, Sefti; Wibowo, Gurawan Djati; Budinetro, Hermono S; Pudyastuti, Purwanti Sri
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waduk berfungsi menampung air selama debit berlebih pada musim hujan, agar dapat dimanfaatkan saat debit air rendah pada musim kemarau. Waduk Sermo adalah waduk serbaguna di Dusun Sermo, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, DIY. Seiring perubahan lahan dan pola hujan di catchment area Waduk Sermo yang diakibatkan oleh climate change, perlu dilakukan studi optimasi menggunakan data inflow terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luas daerah irigasi yang mampu disuplai Waduk Sermo dan outflow hasil optimasi solver. Solver adalah salah satu add-in untuk menyelesaikan masalah yang terdapat pada Microsoft Excel. Dalam menganalisis operasi Waduk Sermo perlu dilakukan analisis inflow waduk dengan metode weibul (Q80%), analisis kebutuhan air irigasi menggunakan Metode FAO (KP-01) dengan evapotranspirasi tanaman menggunakan software CROPWAT 8.0, analisis imbangan air dihitung dengan mempertimbangkan faktor k global ≥ 80%, dan analisis optimasi waduk dengan solver. Diketahui kapasitas maksimum waduk 21.156.018,621 m3 dengan luas 1.487.629,352 m2 pada elevasi +136,6 m dan dead storage 1.360.000 m2. Diasumsikan efisiensi total irigasi sebesar 0,7. Dengan imbangan air 80%, diperoleh luas daerah irigasi yang bisa dilayani penuh oleh Waduk Sermo adalah 1.597,79 ha dengan faktor k global 1,00. Simulasi juga dilakukan dengan luasan irigasi sebesar 1.600 ha dan 1.700 ha. Melalui optimasi ini outflow waduk meningkat, korelasi antara outflow historis dan outflow hasil optimasi dengan luas daerah layan 1.597,79 ha sebesar 0,17182. Dikarenakan air di lapangan lebih banyak disimpan, sedangkan outflow melalui optimasi dengan solver lebih besar, dikarenakan air di Waduk Sermo lebih banyak digunakan untuk suplesi.
Analisis Desain Kantong Lumpur Saluran Induk Daerah Irigasi Kedung Putri Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah Hartono, Nohan Surya Aji Sri; Isnugroho, I; Jaya, Reja Putra
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas Bendung Kedung Putri mengalami penurunan, dan salah satu faktornya adalah sedimentasi. Selain faktor tersebut terdapat faktor lain, yaitu faktor usia yang mempengaruhi bekurangnya produktivitas bangunan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui laju pengangkutan sedimen dari bendung ke dalam kantong lumpur agar sedimen tidak masuk ke saluran irigasi, dimana kantong pengendapan diperlukan pada awal saluran. Kemudian direncanakan ukuran kantong lumpur sesuai dengan hasil laju sedimentasi yang telah didapatkan. Dilakukan beberapa tahapan dalam penelitian mulai dari studi literatur, pengumpulan data berupa data kecepatan aliran, data sampel sedimen, data teknis bendung, dan data teknis kantong lumpur. Dimensi kantung lumpur memiliki panjang 840 m, lebar keseluruhan 7,5 m dan kedalaman 3,28 m. Kesimpulan yang didapatkan adalah ukuran kantong lumpur direncanakan sesuai dengan volume sedimen yang didapatkan, dan kantong lumpur perlu dilakukan pembilasan setiap 86 hari supaya tidak terjadi penumpukan sedimen di dalam kantong lumpur. Kantong lumpur menggunakan konstruksi pasangan batu bulat untuk bangunan kantong lumpur, persegi panjang untuk saluran kantong lumpur dan saluran utama menggunakan bentuk trapesium. Efisiensi bangunan Kantong Lumpur didapatkan sebesar 88% setelah dilakukan Revitalisasi.
Alternatif Metode Perbaikan Trashrack (Saringan) Intake PLTA Singkarak Kurniawan, Elfin
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Singkarak merupakan salah satu unit pembangkit yang dioperasikan oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan, Unit Pelaksana Pembangkitan Bukittinggi dimana dapat membangkitkan tenaga listrik sebesar 175 MW atau sekitar 948 GWH per tahun. Dengan kapasitas pembangkit yang cukup besar dan berbiaya murah dalam proses produksinya, PLTA Singkarak merupakan tulang punggung system kelistrikan (sitem interkoneksi) Sumatera tepatnya Subsystem Sumatera Bagian Tengah (SumBagTeng).Telah terjadi kerusakan (jatuh) pada trash rack (saringan) Intake Malalo PLTA Singkarak yang diperkirakan akibat Gempa Bumi 30 September 2009 yang melanda Padang-Pariaman. Karena kerusakan trash rack maka operasional mesin pembangkit PLTA Singkarak mengalami gangguan. Untuk itu perlu dilakukan pengkajian dan mencari solusi untuk membuat desain baru saringan Intake Malalo tersebut agar Inflow yang masuk ke Head race Tunnel tersaring dan sampah dari Danau tidak mengganggu kinerja Mesin Pembangkit, yang tentunya desain baru trash rack tersebut lebih optimal dari head loss dan lebih daya yang di bangkitkan lebih besar.Dari kajian yang dilakukan di dapat desain trash rack baru mempunyai Head loss yang lebih kecil dari pada trash rack lama. Yaitu trash rack lama head loss 4,06 cm , trash rack Baru head loss 2,77 cm. Perbandingan antara trash rack eksisting dan trash rack baru jika dilihat dari sisi daya yang di bangkitkan PLTA singkarak adalah trash rack baru dengan head loss yang lebih kecil menghasilkan daya lebih besar dari pada trash rack eksisting sebesar 8.249 Watt (untuk sumbatan 0%) dan sebesar 3.303.340 Watt (untuk sumbatan 95%).
Analisis Desain Bangunan Utama Bendung pada Bendung Kedung Putri Syah, Aziiz Nurdian; Isnugroho, I; Jaya, Reja Putra
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Irigasi Kedung Putri merupakan jaringan irigasi peninggalan jaman Belanda, diperkirakan dibangun pada tahun 1925. Pada saat itu aliran irigasinya sempat digunakan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air di Desa Baledono, tetapi sekarang hanya untuk keperluan irigasi. Seiring berjannya waktu kebutuhan air baku tidak tercukupi dikarenakan bangunan bendung lama sudah mengalami kerusakan dan pengeroposan. Tujuan penelitian ini adalah merehabilitasi bendung dengan menghitung ulang bangunan utama bendung. Penelitian ini dimulai dengan melakukan analisis hidrologi untuk mendapatkan debit banjir rencana. Hasil tersebut akan digunakan untuk menganalisis struktur bangunan utama bendung, selanjutnya akan ditinjau stabilitasnya terhadap gelincir, guling, dan piping. Sehingga, manfaat penelitian ini adalah memperbaiki bangunan lama agar kebutuhan air baku di Kabupaten Purworejo tercukupi.Hasil analisis bangunan utama bendung yaitu debit banjir rencana untuk periode 100 tahun (Q100) adalah 1036,71 m3/detik. Elevasi tinggi mercu adalah 71,60 m, Lebar efektif bendung adalah 51,673 m, dan tinggi energi diatas ambang adalah 4,542 m. Analisis kolam olak untuk dimensi panjang dan kedalamannya adalah 6,20 m dan 12 m. Tembok pangkal banjir untuk tembok pangkal udik dan hilir adalah 77,64 m dan 76,05 m. Analisis struktur apron untuk total panjang (LT) adalah 23,03 m. Perhitungan stabilitas menunjukan bahwa aman terhdap gelincir, guling, dan piping.