cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta Gedung H Kampus 2 - UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
ISSN : 24599727     EISSN : 25808834     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Seminar Nasional Teknik Sipil UMS merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 324 Documents
Prediksi Umur Waduk Logung berdasarkan Erosi Lahan dan Hasil Sedimen Ikawati, Nur; Legono, Djoko; Yulistiyanto, Bambang
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.896 KB)

Abstract

Faktor utama penyebab turunnya kapasitas tampungan air Waduk Logung adalah tingginya laju sedimentasi akibat erosi lahan pada daerah hulu waduk. Oleh karena itu diperlukan kajian tentang evaluasi umur Waduk Logung berdasarkan kondisi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan umur Waduk Logung menggunakan pendekatan erosi lahan dan hasil sedimen. Erosi lahan dihitung berdasarkan model erosi Revised Universal Soil Loss Equation (RUSLE) dengan integrasi Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis grid, sedangkan hasil sedimen diperkirakan menggunakan pendekatan angkutan sedimen di sungai. Analisis Sediment Delivery Ratio (SDR) menghasilkan laju sedimen yang masuk ke waduk. Volume sedimen yang mengendap diprediksi menggunakan hubungan trap efficiency dan voume berat kering sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya laju erosi lahan pada DTA Waduk Logung diperoleh sebesar 1.910.421 ton/tahun. Sedangkan hasil sedimen pada DTA Waduk Logung diketahui sebesar 452.649 ton/tahun, sehingga nilai SDR pada DTA Waduk Logung sebesar 0,237. Umur efektif Waduk Logung diperkirakan hanya mampu bertahan sampai masa operasi selama 39 tahun.
Pengaruh Periode dan Kedalaman Air terhadap Kecuraman Gelombang pada Flume Persiapan Percobaan Peredaman Gelombang Syamsuri, Andi Makbul; Suriamihardja, Dadang; Thaha, Arsyad; Rachman, Taufiqur
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.562 KB)

Abstract

Permasalahan daerah pantai memerlukan pemahaman fenomena kelautan, pengetahuan teoritis tentang sifat – sifat gelombang, tekanan dan gaya – gaya gelombang yang bekerja serta proses perubahan bentuk gelombang dalam penjalarannya menuju ke daerah pantai perlu kajian penelitian yang mendalam. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan karakteristik gelombang dimana panjang dan tinggi gelombang yang akan menentukan kecuraman gelombng (H/L) yang dipengaruhi oleh periode gelombang (T).Metode penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan flume gelombang dengan karakteristik gelombang yang dibangkitkan terdiri dari 3 variasi periode (T; 1,0 detik, T; 1,1 detik, T; 1,2 detik), dengan kedalaman air (d) yang digunakan yaitu (d) 15 cm dan (d) 36 cm, variasi stroke untuk mengatur gerakan flap sebagai pembangkit gelombang yaitu 4, 5 dan 6.Hasil pengujian menunjukkan bahwa tinggi gelombang (H) dan panjang gelombang (L) sangat dipengaruhi oleh periode (T), jika T bertambah maka H mengecil dan L bertambah, perbandingan H/L mengalami perbedaan diantara kedua kedalaman yang berbeda pula.
Analisis Efisiensi Antara Kebutuhan dan Ketersediaan Air Baku untuk Investasi Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Defiana, Yanti; Pandin, Panggua
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.326 KB)

Abstract

Kebutuhan air baku untuk berbagai keperluan terutama air bersih untuk rumah tangga, tempat-tempat umum, industri, dan lain-lain akan terus meningkat dari waktu ke waktu sejalan dengan lajunya pembangunan di berbagai sektor dan bidang, serta jumlah penduduk yang terus bertambah. Di sisi lain jumlah penyediaan dan prasarana air baku yang ada saat ini masih relatif terbatas, sehigga belum dapat memenuhi semua kebutuhan tersebut terutama pada saat-saat musim kemarau. Investasi air baku, baik secara teoritis maupun secara empiris, terbukti mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, pemenuhan kebutuhan air baku kedepannya khususnya penduduk miskin, dapat meningkatkan kesejahteraan penduduk yang berdampak pada perbaikan distribusi pendapatan. Kombinasi dari investasi air baku akan menghasilkan pertumbuhan pro-poor, yaitu pertumbuhan ekonomi yang dapat mengurangi kesenjangan pendapatan dan kemiskinan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan air baku yang dapat memenuhi kebutuhan maksimal masyarakat di Desa Sukaresik Kecamatan Sindangkasih serta mengetahui ketersediaan air baku untuk investasi pertumbuhan ekonomi dengan metode geometrik dan aritmetik. Berdasarkan penelitian diperoleh ketersediaan air baku sebesar 42.146,34 liter/hari sedangkan kebutuhan air baku sebesar 40.920 liter/hari, sehingga selisihnya 1.226,3 liter/hari sebagai investasi.
Pengembangan Model Persamaan Rating Curve pada Stasiun Awlr menggunakan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System untuk Mendukung Sistem Deteksi Dini Banjir Suprayogi, Imam; Fauzi, Manyuk
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.213 KB)

Abstract

Data debit aliran sungai memiliki peran yang sangat strategis guna menghasilkan manajemen, perencanaan, dan penggunaan sumber daya air secara akurat dan berkelanjutan. Kendala mendasar yang dihadapi di DAS (catchment area) Siak adalah tidak adanya data debit sejak tahun 2009untuk kebutuhan analisis hidrologi. Kondisi yang diilustrasikan di atas, diakibatkan tidak dipubliksikannya persamaan liku kalibrasi yang mendiskripkan pola hubungan antara debit aliran sebagai fungsi waktu di Stasiun Pos Duga Air Otomatis (Automatic Water Level Record) Pantai Cermin oleh Balai Wilayah Sungai III Sumatera Provinsi Riau. Tujuan utama penelitianadalah mengembangkan model persamaan liku kalibrasi (rating curve) guna pengalihragaman (transformation) tinggi muka air sungai (water level river) menjadi debit aliran (discharge) di Stasiun Pos Duga Air Otomatis (AWLR) Pantai Cermin sehinggadapat diperoleh informasi debit yang akurat yang sangat berguna sebagai penguatan data sistem deteksi dini banjir (flood early warning system) Sungai Siak di masa mendatang mempertimbangkan DAS Siak dikategorikan DAS Kritis Nasional. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS). Sumber data yang dipergunakan untukpengembangan model adalah rekaman data yang bersumber dari Pos Duga Air Otomatis Stasiun Pantai Cermin yang mendiskripsikan pola hubungan antara ketinggian air sungai terhadap fungsi waktu atau lazim disebut stage hydrograph dari tahun 2002–2008 oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) III Sumatera Provinsi Riau. Data tersebut selanjutnya dilakukan transformasi menjadi data debit harian dengan menggunakan persamaan rating curve.Hasil utama penelitian membuktikanbahwa persamaan liku kalibrasi tahun 2009 berdasarkan hasil peramalan menggunakan model ANFIS di Stasiun Pos Duga Air Pantai Cermin mengikuti persamaan Q = 22,279 x H1,3036dengan diuji menggunakan nilai parameter statistik koefisien korelasi yang memiliki jangkauan ketepatan peramalan untuk satu tahun ke depan (t + 1) sebesar 0,9999587sehingga model diklasifikasikan memiliki derajat korelasi mendekati sempurna dengan nilai R mendekati 1.
Study Flash Flood Characteristics in Nasiri River, West Seram Maluku Moeung, Bunchhun; Rahardjo, Adam Pamudji; Istiarto, I
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.97 KB)

Abstract

Curah hujan dengan intensitas tinggidapat menghasilkan banjir bandang, khususnya di daerah pegunungan dengan kemiringan curam dengan kawasan pemukiman di dalamnya, sehingga mengakibatkan korban lebih besar, kerusakan infrastruktur ekstrem, penurunan hasil pertanian dan kerugian ekonomi yang luar biasa. Dengan keberadaan bukit-bukit dan lereng terjal di daerah hulu, desa Nasiri mengalami banjir bandang setiap tahun, terutama pada tahun 2012, yang memicu kerusakan besar pada permukiman yang berada di tepi kanan dan kiri sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan model hujan-aliran, yang dikembangkan oleh Miyata (2014), untuk mensimulasikan karakteristik banjir bandang di Daerah Aliran Sungai Nasiri dengan luas daerah tangkapan air 10,48 Km2dan panjang alur sungai utama 4,62 Km. Penelitian ini akan membandingkan hasil yang disimulasikan dengan hasil penelitian sebelumnya dan untuk menganalisis data topografi. Hasil simulasi menunjukkan adanya perbedaan antara waktu puncak banjir hasil simulasi baru dan hasil studi sebelumnya walaupun simulasi menggunakan nilai kekasaran permukaan dan kapasitas infiltrasi yang sama namun menggunakan sumber data topografi yang berbeda. Perbedaan sumber data topografi menyebabkanadanya perbedaan pola arah aliran limpasan pada sel-sel lereng yang mengalir ke saluran aliran.
Studi Kelayakan Ekonomi Teknik Pembangunan Bendungan Randugunting Rifai, Muji; Sahid, Muh.Nur
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.104 KB)

Abstract

Air merupakan unsur penting bagi ketersediaan pangan, kesehatan dan kelangsungan hidup. Bendungan merupakan salah satu bentuk bangunan dalam upaya melakukan konservasi sumber daya air. Rencana Pembangunan Bendungan Randugunting di Kabupaten Blora masuk ke dalam 65 Bendungan prioritas dalam NAWACITA. Kemudian untuk menentukan suatu proyek tersebut layak dilaksanakan atau tidak, perlu dilakukan studi kelayakan agar usaha atau proyek yangdijalankan tidak menjadi sia-sia di masa yang akan datang. Usulan kegiatan atau program dari pemerintah atau swasta yang bermanfaat untuk kepentingan umum dan akan mengakibatkan dampak pada 200 orang atau lebih dan memerlukan kompensasi, maka perlu dilengkapi dengan Rencana Tindak Pembebasan Lahan dan Pemukiman Kembali atau LARAP (Land Acquisition and Resttlement Action Plan), di mana kebijakannya meliputi: 1) Pengadaan tanah dan/pemukiman kembali harus sedapat mungkin dihindari atau diminimalkan; 2) Jika pengadaan lahan tidak bisa dihindari, maka kompensasi yang diberikan dan pemindahan Warga Terkena Dampak (WTD) harus disertai dengan upaya pembinaan; 3) WTD menerima kompensasi yang sesuai berdasarkan perhitungan biaya penggantian aset yang terkena; 4) Dalam menetapkan besarnya nilai kompensasi harus berdasarkan pada konsultasi dan diskusi dengan WTD. Komponen biaya pada Pembangunan Bendungan Randugunting ini meliputi biaya pra konstruksi (perencanaan dan pembebasan lahan/LARAP), biaya kontruksi dan biaya operasi pemeliharaan. Komponen manfaat ditinjau dari pihak – pihak yang bersangkutan dengan proyek, terlebih lagi bagi masyarakat yang membutuhkan meliputi pertanian, perikanan, air baku, pengendalian banjir, listrik dan pariwisata. Biaya pembangunan Bendungan Randugunting dengan investasi sebesar Rp. 861.714.687.361 selama 50 tahun. Di lihat dari hasil analisa perhitungan, NPV dapat disimpulkan sebesar 139.866.838.506> 0 maka NPV dapat diterima. Tingkat pengembalian nilai dengan tingkat suku bunga sebesar 11,63% maka nilai IRR sebesar 11,63% > dari DF = 10,49 % sehingga investasi layak. Dengan umur waduk 50 tahun dengan nilai BCR sebesar 1,16 > 1 maka pembangunan bendungan layak dilaksanakan. BEP (Break Even Point) dari analisa tersebut menghasilkan BEP pada tahun ke- 30,4.
Faktor-Faktor Keberhasilan dalam Penerapan Sistem Enterprise Resources Planning pada Perusahaan Jasa Konsultan Konstruksi (Studi Kasus pada PT. ABC Engineering Consultant) Simanjuntak, Manlian Ronald A; Setyawan, Imam Seski
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.187 KB)

Abstract

Implementasi Enterprise Resources Planning (ERP) pada perusahaan jasa konsultansi konstruksi PT. ABC merupakan bagian dari strategi penguatan internal bisnis perusahaan untuk meningkatkan daya saing yang kuat dan melakukan pengelolaan perusahaan secara professional, efisien dan efektif serta menerapkan prinsip-prinsip Transparancy, Accountability, Responsibility, Independency dan Fairness. Penerapan ERP di Indonesia lebih memberikan dampak secara taktis daripada secara strategis (Dantes & Hasibuan, 2011) akan tetapi dalam penelitian Rajneesh Chauhan (2011) menemukan bahwa faktor penentu keberhasilan dari implementasi ERP terletak pada strategis dan taktis mereka.Adanya perbedaan dari hasil penelitian sebelumnya membuat perlunya dilakukan penelitian berikutnya terutama pada bidang jasa konsultan konstruksi mengingat pemerintah sedang meningkatkan pembangunan dibidang konstruksi. Sehingga permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Apa saja variabel-variabel penting dari faktor taktis? Apa saja variabel-variabel penting dari faktor strategis? (3) Apakah benar implementasi ERP di Indonesia hanya berpengaruh secara taktis bagi perusahaan dan tidak berpengaruh secara strategis untuk meningkatkan keunggulan komparatif? Dalam penelitian ini faktor taktis dan strategis untuk perusahaan jasa konstruksi perlu didefinisikan untuk dikembangkan model ERP sehingga penerapan Sistem ERP dapat berhasil bagi Jasa Konsultan Konstruksi. Hipotesa dalam penelitian ini diuji menggunakan sumber data melalui wawancara dan observasi, mengidentifikasi ERP dalam sektor jasa yang selanjutnya akan direduksi menjadi jasa konsultan konstruksi.
Kajian Variabel Manajemen Komunikasi pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi Bangunan Gedung Tinggi (Studi Kasus di Perusahaan Konstruksi PT. BS – Jakarta) Simanjuntak, Manlian Ronald A.; Ndraha, Bajisochi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.68 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui; (1) proses manajemen komunikasi yang terjadi pada pelaksanaan proyek konstruksi di lingkungan PT. BS pada saat ini. (2)mengetahui variabel – variabel manajemen komunikasi pada proyek bangunan gedung tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian variabel menejemen komunikasi pada pelaksanaan proyek konstruksi bangunan gedung tinggi yang dilakukan di lingkungan PT.BS di Jakarta,sudah sesuai dengan proses menejemen komunikasi yang tertuang dalam buku besar manajemen komunikasi proyek konstruksi yaitu PMBOOK, dengan pertimbanganketersediaan dalam mendapatkan data yang terkait dengan penelitian guna membantu dalam pengumpulan data dan hasil analisa diharapkan dapat menjadi masukan perbaikan bagi stakeholder yang terkait, dimulai dari pembahasan issue, identifikasi permasalahanpenelitian, kajian berbagai pustaka. Dari penelitian ini, diharapkan akhirnya akan ditemukan faktor-faktor yang penting dalam pemahaman tentang penerapan manajemen komunikasi yang baik untuk meningkatkan manajemen komunikasi yang ada, yang akan menghasilkan manajemen proyek yang baik juga, sehingga kinerja proyek konstruksi akan meningkat dan berfungsi secara optimal,diharapkan penyimpangan dari biaya, waktu dan mutu dalam suatu proyek dapat diminimalisir atau dihindari.Penelitian ini dilakukan melalui penyebaran kuisioner kepada 3 orang pakar dan didapatkan hasil penelitian dari 4 faktor dan 51 variabel untuk memberikan rekomendasi penerapan manajemen komunikasi dan rekomendasi perbaikan dalam penelitian inidi lingkungan perusahaan jasa konstruksi PT.BSJakarta.
Identifikasi Faktor-Faktor Penting Manajemen Konstruksi pada Proyek “Airport Extension” Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali Simanjuntak, Manlian Ronald A.; Rihatmoko, R
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.428 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran dari manajemen konstruksi pada proyek Airport Extension Bandara Ngurah Rai, Bali. Proyek yang diteliti tersebut merupakan proyek “design and build” yang terbagi menjadi beberapa paket pekerjaan. Peran manajemen konstruksi cukup penting karena menyatukan kegiatan konstruksi dengan perencanaan sekaligus sebagai koordinator terhadap keseluruhan paket pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) aspek apa yang medasari pemikiran proyek ini 2) bagaimana tahapan proyek ini 3) mengindentifikasi faktor-faktor penting yang menunjukan peran manajmenen konstruksi pada proyek. Kemudian dilakukan pengumpulan data primer dan sekunder untuk menjawab permasalahan penelitian tersebut. Setiap faktor memiliki aspek-aspek yang menunjukkan tingkat pentingnya peran manajemen konstruksi, tergantung pada kegiatan proyek yang ditangani. Analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa peran manajemen konstruksi dikelompokkan menjadi 6 faktor yang dikembangkan menjadi 49 variabel yang selanjutnya digunakan sebagai indikator untuk mengukur seberapa besar peran manajemen konstruksi pada tahap pelaksanaan dan peran manakah yang paling dominan mempengaruhi kinerja pelaksaan konstruksi.
Kajian Awal Sistem Manajemen Pengendalian Mutu dalam Meningkatkan Kinerja Waktu Proses Konstruksi Bangunan Gedung Tinggi Hunian di DKI Jakarta Simanjuntak, Manlian Ronald A.; Manik, Raja B. Hatorangan
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.68 KB)

Abstract

Seiring perkembangan zaman dan pesatnya pertumbuhan penduduk dan di tambah dinamika kebutuhan yang berubah pula, hadirnya bangunan gedung tinggi hunian di kota Jakarta terutama di Jakarta Pusat tidak terelakan lagi. Jakarta Pusat sebagai pusat bisnis di DKI Jakarta khususnya dan Indonesia umumnya memberikan satu konsep baru hunian dan perkantoran pada satu areal. Kebutuhan akan bangunan gedung hunian bertingkat di Jakarta Pusat ini di akomodir oleh beberapa pengembang besar. Dengan nilai area yang sangat prestisius, tepat berada di jantung Ibukota, target gedung hunian yang di bangun pun bersifat eksklusif dan mewah. Sehingga merupakan suatu kewajaran apabila pengembang menginginkan standar mutu yang tinggi pula, standar mutu yang tinggi ini tidak hanya pada saat di awal proyek di mulai, namun selama proses pelaksanaan, seluruh institusi yang terlibat didalamnya harus menerapkan standar mutu yang tinggi sehingga diharapkan mutu pada akhirnya menjadi tinggi pula. Dalam penerapan mutu sistem manajemen pengendalian mutu ini harus melibatkan semua pihak, tidak hanya kontraktor sebagai pelaksana kontrak, konsultan Manajemen Konstruksi sebagai pengawas tapi juga pengembang sebagai pemberi tugas. Tak jarang pada pelaksanaannya, manajemen pengendalian mutu ini menjadi momok besar bagi kontraktor untuk dilaksanakan dengan berbagai hal yang menjadi permasalahan sehingga berdampak pada kinerja waktu Penelitan ini bertujuan mengidentifikasi proses sistem manajemen pengendalian mutu tahap konstruksi, merumuskan dampak penerapan sistem manajemen pengendalian mutu pada tahap konstruksi, dan mengetahui pengertian kinerja waktu dalam proses konstruksi.

Page 6 of 33 | Total Record : 324