cover
Contact Name
Alkausar Saragih
Contact Email
jurnalpendidikanips@umnaw.ac.id
Phone
+6281362192627
Journal Mail Official
jurnalpendidikanips@umnaw.ac.id
Editorial Address
https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JP-IPS/Editorial
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN IPS
ISSN : 23017732     EISSN : 27233006     DOI : -
Jurnal Pendidikan IPS (JP-IPS) adalah jurnal yang menggunakan model blind review yang dapat diakses online. Tujuan dari JP-IPS adalah untuk menerbitkan jurnal yang berisi artikel berkualitas yang akan dapat menyumbangkan pemikiran dari perspektif teoritis dan empiris untuk kemajuan teknologi dan pendidikan. Tulisan-tulisan di JP-IPS akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemikiran kritis dalam bidang ilmiah secara umum, khususnya di bidang Ilmu Pendidikan IPS. Lingkup bidang yang terkandung dalam JP-IPS mencakup bidang-bidang berikut: Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Pendidikan Sejarah Pendidikan Ekonomi Pendidikan Geografi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Pendidikan Akuntansi Pendidikan Tata Niaga Pendidikan Administrasi Perkantoran Pendidikan Sosiologi Pendidikan Koperasi Pend Kependudukan dan Lingkungan Hidup Pendidikan Ekonomi Koperasi Bidang Pendidikan Ilmu Sosial Lain Yang Belum Tercantum Artikel yang diterbitkan tentang hasil penelitian dan tinjauan pustaka dengan metodologi penelitian yang dapat diterima, studi kualitatif, studi kuantitatif, atau kombinasi keduanya, analisis statistik, studi kasus, penelitian lapangan, dan studi sejarah. JPIPS menerima manuskrip dari berbagai kalangan terkait, seperti peneliti yang relevan, dosen, profesor, mahasiswa, guru, Praktisi, ilmuwan, dan lainnya.
Articles 128 Documents
PERAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DANKEWARGANEGARAAN DALAM MENANAMKAN NASIONALISME SISWA KELAS X IPS MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI MAN 3 ACEH TENGGARA Abdul Halim, Samsul Bahril
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 4 No. 1 (2023): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jpips.v4i1.2135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui Peran Guru PPKn dalam menanamkan nasionalisme siswa kelas X IPS melalui pendidikan pancasila dan kewarganegaran di MAN 3 Aceh Tenggara.(2) Untuk mengetahui Upaya Guru PPKn dalam menanamkan nasionalisme siswa kelas X IPS melalui pendidikan pancasila dan kewarnegaraan di MAN 3 Aceh Tenggara. Jenis Penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif dan yang menjadi populasi adalahkeseluruhan SiswaMAN 3 Aceh Tenggara. Penentuan sampel dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru PPKn, dan Siswa MAN 3 Aceh Tenggara.Hasil penelitian dengan judul Peran Guru PPKn dalam menanamkan nasionalisme siswa kelas X IPS melalui pendidikan pancasila dan kewarnegaraan di MAN 3 Aceh Tenggara, yaitu peran guru sebagai mengajar dan mendidik, bimbingan, memberikan arahan, menanamkan rasa nasionalisme berlandaskan pendidikan pancasila: Nilai Ketuhanan, siswa Membaca doa sebelum pembelajaran dimulai, memberikan salam. Nilai Kemanusiaan, Tidak memili-milih teman,tolong menolong. Nilai Persatuan, Bergotong royong dalam piket kebersihan, dan melaksakan upacara bendera. Nilai Kerakyatan, bermusyawarah atau berembug dalam kelompok Nilai Keadilan, Menolong Sesama Teman, Tidak Membeda-bedakan Suku,ras, Dan Agama. Adapun upaya yang dilakukan oleh guru PPKn dengan (1) memberikan contoh yang baik , (2) memberi pengarahan tentang perilaku yang baik, dan (3) pemberian motivasi.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN METODE PEMEBLAJARAN AKTIF TIPE THE STUDY GROUP DENGAN METODE PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Dila Ruflaika, Mhd. Zulkifli Hasibuan
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 4 No. 1 (2023): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jpips.v4i1.2136

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti di Sekolah SMA Al-Washliyah 3 Medan diketahui bahwa metode yang dipakai di Sekolah masih menggunakan metode pembelajaran konvensional (ceramah). Dengan ini menyebabkan rendahnya hasil belajar yang dicapai oleh siswa terutama dimata pelajaran ekonomi. Maka perlu adanya inovasi baru yang diterapkan oleh guru di Sekolah SMA Al-Washliyah 3 Medan dan juga di Sekolah lainnya yaitu menggunakan metode pembelajaran Aktif Tipe The Study Group dengan metode pembelajaran Quantum Teaching, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Antara Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Yang Diajarkan Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Aktif Tipe The Study Group Dengan Yang Diajarkan Menggunakan Metode Pembelajaran Quantum Teaching di Kelas XI SMA Al-Washliyah 3 Medan. Dalam penelitian ini memakai jenis Penelitian Tindakan Kelas dengan jumlah populai 43 siswa kelas XI SMA Al-Washliyah 3 Medan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar ekonomi yang didapatkan siswa kelas XI IPS terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan.
PENGARUH KETRAMPILAN MENGAJAR GURU TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA Nurbaiti, Rijal
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 4 No. 1 (2023): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jpips.v4i1.2137

Abstract

Jenis Penelitian yang digunakan adalah Penelitian berjenis kualitatif. Instrumen pengumpulan data adalah angket dan tes yang berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir. Adapun teknik sampling yang digunakan yaitu teknik total Sampling. Dimana seluruh jumlah populasi keseluruhan adalah 336 orang sedangkan yang ditetapkan sampel berjumlah 50 orang sebagai sampel penelitian yang pengambilannya dilakukan secara acak (random). Analisis data hasil penelitian untuk pengujian hipotesis dengan menggunkan rumus uji korelasi product moment, yang selanjutnya diuji dengan menggunakan uji-t. Dari hasil uji-t diperoleh besarnya nilai hasil perhitungan (t) sebesar 3,26 sedangkan besarnya nilai (t) dalam tabel korelasi adalah 2,011 untuk N = 50 dan signifikan 5 % taraf kepercayaan 95 % dengan demikian hipotesis yang di tetapkan dapat diterima kebenarannya sebab nilai t(hitung) > t(tabel).Hal ini berarti terdapat pengaruh keterampilan guru mengajar terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII MTs Amaliyah Piasa Ulu Tahun ajaran 2021/2022. Kesimpulan ari hasil penelitian tersebut diketahui bahwa ada pengaruh keterampilan guru mengajar terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII MTs Amaliyah Piasa Ulu Tahun ajaran 2021/2022, dapat di terima t(hitung) > t(tabel) yaitu : 3,26 > 2,011.
PENGARUH KETERAMPILAN MEMBUAT VARIASI STIMULUS GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA YAPIM BIRU-BIRU Meia Dania Br. Saragih, Herdi, Samio, Nurjannah
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 4 No. 1 (2023): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jpips.v4i1.2138

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Keterampilan Membuat Variasi Stimulus Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di SMA Yapim Biru-Biru. Jenis penelitian ini ialah metode penelitian kuantitatif. alat pengumpulan data berupa tes dan dokumentasi. Populasi dan sampel penelitian ini 86 orang siswa yang terdiri dari 3 kelas paralel. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan uji regresi linider sederhana dengan menggunakan persamaan : Y = a + bX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien antara variabel ketrampilan membuat variasi stimulus guru (X) dengan prestasi belajar siswa (Y) sebesar 0,357 dengan koefisien determinasi (r2) sebesar 0,127. Melalui uji persamaan regresi yang telah dilakukan ternyata diperoleh t hitung = 1,49 sedangkan nilai t tabel = 1,385. Oleh karena t hitung (1,49) > t tabel (1,385), hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara ketrampilan membuat variasi stimulus guru terhadap hasil belajar ekonomi siswa dengan bentuk hubungan linier dan prediktif melalui garis regresi Ŷ = 8,06 + 0,14X.
PENGARUH MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI Dinda Suci Tamimi, Cita Ayni Putri Silalahi
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 4 No. 1 (2023): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jpips.v4i1.2139

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, bukanlah merupakan kegiatan yang terjadi begitu saja, akan tetapi selalu ada faktor yang mendorong individu untuk berbuat guna mencapai tujuan. Faktor yang mendorong individu untuk berbuat guna memenuhi tujuannya tersebut disebut dengan motivasi. Motivasi akan timbul jika manusia menyadari akan kebutuhannya, sehingga manusia akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Menurut Gerungan (2013:56) ada beraneka macam kebutuhan manusia yang selalu ingin dipenuhi. Salah satu kebutuhan manusia tersebut diantaranya adalah kebutuhan akan pendidikan dan pengajaran. Proses pendidikan dan pengajaran tidak pandang bulu dan dijalani oleh semua usia, baik yang tua apalagi yang muda. SMA Muhammadiyah 7 Serbelawan sebagai salah satu lembaga pendidikan formal dengan para guru sebagai pendidik mempunyai peranan yang sangat penting dalam memberikan bimbingan belajar di sekolah kepada anak didik. Dengan belajar di sekolah, secara sadar atau tidak anak mempunyai suatu tujuan guna memenuhi kebutuhannya yakni kebutuhan untuk memperoleh hasil belajar yang baik sebagaimana yang diinginkannya. Dalam setiap aktititas anak-anak untuk memenuhi kebutuhan tersebut sudah barang tentu tidak terlepas dari berbagai faktor pendorong (motivasi) guna mencapai tujuan tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : "Apakah ada pengaruh antara motivasi berprestasi dengan hasil belajar ekonomi pada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 7 Serbelawan TA. 2021/2022", dengan rumusan hipotesis : "Apakah ada pengaruh motivasi berprestasi dengan hasil belajar ekonomi pada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 7 Serbelawan TA. 2021/2022". Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 7 Serbelawan yang berjumlah 116 orang yang terdiri dari 3 lokal, dengan pengambilan sampel dilakukan secara acak terstruktur, yaitu seluruh siswa kelas XI IPS yang berjumlah 40 orang siswa. Dari hasil analisa data menggunakan uji parsial (uji t) diperoleh besarnya nilai t(hitung) sebesar 3,19 dan besarnya nilai t(tabel) dk (40-2) = 38 pada a = 0,05 yaitu 1,390. Hal ini bermakna bahwa persamaan regresi Ŷ = 68,03 + 4,91X adalah berarti. Dengan demikian dari hipotesis yang dirumuskan, maka hipotesis yang diterima adalah Hipotesis alternative (Ha) yaitu : Ada pengaruh antara Motivasi berprestasi (X) terhadap Hasil Belajar (Y) diterima kebenarannya, sebab nilai t(hitung) > dari nilai t(tabel) atau 3,19 > 1,390 dengan memberikan sumbangan efektif sebesar 12,60%.
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN STRATEGI PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE GROUP INVESTIGATION MELALUI WORKSHOP Ellik Fatini
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 4 No. 1 (2023): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jpips.v4i1.2310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan strategi pembelajaran Cooperative Tipe Group Investigation melalui workshop di SDN 064961, SDN 060793 dan SD Swasta Global Prima Medan pada Tahun Pelajaran 2022/2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah melalui 2 siklus, dimana masing-masing siklus memiliki tahap: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan dan Pengamatan, (3) Evaluasi dan (4) Refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru-guru yang mengajar di SDN 064961, SDN 060793 dan SD Swasta Global Prima Medan Kota Medan dengan jumlah 30 orangguru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan di dalam penelitan ini adalah dengan menggunakan teknik penghitungan persentase jumlah guru yang sudah mampu Menerapkan strategi pembelajaran Cooperative Tipe Group Investigation dan persentase jumlah guru yang belum mampu menerapkan strategi pembelajaran di dalam proses belajar mengajar di dalam kelas. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Terdapat peningkatan jumlah guru yang menerapkan strategi pembelajaran Cooperative Tipe Group Investigation dari 30 orang guru, baru 22 (73,33%) guru menerapkan strategi pembelajaran Cooperative Tipe Group Investigation pada siklus I kemudian meningkat pada siklus II menjadi 27 (90%) guru yang sudah mampu menerapkan strategi pembelajaran Cooperative Tipe Group Investigation pada proses pembelajaran di dalam kelas; (2) Terdapat penurunan jumlah guru yang tidak mampu menerapkan strategi pembelajaran Cooperative Tipe Group Investigation, dari 30 orangguru, sebanyak 8 (26,67%) guru belum mampu menerapkan strategi pembelajaran Cooperative Tipe Group Investigation pada siklus I kemudian pada siklus II terjadi penurunan jumlah guru yang belum mampu menerapkan strategi pembelajaran Cooperative Tipe Group Investigation, menjadi 3 (10%) guru yang belum mampu menerapkan strategi pembelajaran Cooperative Tipe Group Investigation; (3) Kompetensi profesional guru dalam menerapkan Strategi Pembelajaran Cooperative Tipe Group Investigation dapat ditingkatkan melalui workshop
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT (LANGSUNG) MELALUI WORKSHOP Hefi Yusnayati
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 4 No. 1 (2023): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jpips.v4i1.2313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan Model Pembelajaran Direct (Langsung) melalui workshop di SDN. 066054, SD Muhammadiyah 19, SD IT Ar-Raudah Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah melalui 2 siklus, dimana masing-masing siklus memiliki tahap: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan dan Pengamatan, (3) Evaluasi dan (4) Refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru guru yang mengajar di SDN. 066054, SD Muhammadiyah 19, SD IT Ar-Raudah Medan Kota Medan dengan jumlah 30 orang guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan perhitungan persentase jumlah guru yang sudah mampu menerapkan model Pembelajaran Direct (Langsung) dan persentase jumlah guru yang belum mampu menerapkan model Pembelajaran Direct (Langsung) di dalam kelas. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Terdapat peningkatan jumlah guru yang menerapkan Model Pembelajaran Direct (Langsung) dari 30 orang guru, baru 21 (70,0%) guru menerapkan Model Pembelajaran Direct (Langsung) pada siklus I kemudian meningkat pada siklus II menjadi 27 (90%) guru yang sudah mampu menerapkan Model Pembelajaran Direct (Langsung) pada proses pembelajaran di dalam kelas; (2) Terdapat penurunan jumlah guru yang tidak mampu menerapkan model Pembelajaran Direct (Langsung), dari 30 orang guru, sebanyak 9 (30%) guru belum mampu menerapkan Model Pembelajaran Direct (Langsung) pada siklus I kemudian pada siklus II terjadi penurunan jumlah guru yang belum mampu menerapkan Model Pembelajaran Direct (Langsung), menjadi 4 (10,0%) guru yang belum mampu menerapkan Model Pembelajaran Direct (Langsung) secara utuh; (3) Kompetensi profesional guru dalam menerapkan Model Pembelajaran Direct (Langsung) dapat meningkat melalui workshop.
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN METODE PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) MELALUI WORKSHOP Tiarma Br Sembiring
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 4 No. 1 (2023): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jpips.v4i1.2315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan Think Pair Share (TPS) melalui workshop di SDN 106820 Kampung Baru pada tahun pelajaran 2022/2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah melalui 2 siklus, dimana masing-masing siklus memiliki tahap: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan dan Pengamatan, (3) Evaluasi dan (4) Refleksi.Subyek dalam penelitian ini adalah berjumlah 30 orang guru yang mengajar di SDN 106820 Kampung Baru Pancur Batu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik observasi, kesioner, wawancara dan studi dokumentasi.Teknik analisa data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pehitungn persen jumlah guru yang sudah mampu menerapkan TPS dan yang belum mampu menerapkan TPS. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Terdapat peningkatan jumlah guru yang mampu menerapkan Think Pair Share (TPS) dari 12 orang guru, baru (58,33%) guru yang mampu menerapkan TPS pada siklus I kemudian meningkat pada siklus II menjadi 10 (83,33%) guru yang sudah mampu menerapkan TPS ; (2) Terdapat penurunan jumlah guru yang tidak mampu menerapkan TPS, dari 12 orang guru, terdapat 5 (41,67%) guru belum mampu menerapkan TPS pada siklus I kemudian pada siklus II terjadi penurunan jumlah guru yang belum mampu menerapkan TPS menjadi 2 (16,67%) guru yang belum mampu menerapkan TPS secara baik; (3) Kompetensi profesional guru dalam menerapkan TPS dapat ditingkatkan melalui workshop.
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN INDEX CART MATCH MELALUI WORKSHOP Surung Sigiro
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 4 No. 1 (2023): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jpips.v4i1.2316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan Model Pembelajaran Index Cart Match melalui workshop di SDN 101832 Pancur Batu Kab. Deli Serdang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah melalui 2 siklus, dimana masing-masing siklus memiliki tahap: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan dan Pengamatan, (3) Evaluasi dan (4) Refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru guru yang mengajar di SDN 101832 Pancur Batu dengan jumlah 11 orang guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan perhitungan persentase jumlah guru yang sudah mampu menerapkan Model Pembelajaran Index Cart Match dan persentase jumlah guru yang belum mampu menerapkan Model Pembelajaran Index Cart Match di dalam kelas. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Terdapat peningkatan jumlah guru yang menerapkan Model Pembelajaran Index Cart Match dari 11 orang guru, baru 21 (70,0%) guru menerapkan Model Pembelajaran Index Cart Match pada siklus I kemudian meningkat pada siklus II menjadi 27 (90,0%) guru yang sudah mampu menerapkan Model Pembelajaran Index Cart Match pada proses pembelajaran di dalam kelas; (2) Terdapat penurunan jumlah guru yang tidak mampu menerapkan Model Pembelajaran Index Cart Match, dari 11 orang guru, sebanyak 9 (30,0%) guru belum mampu menerapkan Model Pembelajaran Index Cart Match pada siklus I kemudian pada siklus II terjadi penurunan jumlah guru yang belum mampu menerapkan Model Pembelajaran Index Cart Match, menjadi 3 (10,0%) guru yang belum mampu menerapkan Model Pembelajaran Index Cart Match secara utuh; (3) Kompetensi profesional guru dalam menerapkan Model Pembelajaran Index Cart Match dapat meningkat melalui workshop.
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN METODE PEMBELAJARAN EXPERIMEN MELALUI WORKSHOP Masri Susanto
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 4 No. 1 (2023): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jpips.v4i1.2317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan Metode Pembelajaran Experimen melalui workshop di SD Negeri 105351 Bakaran Batu, SD Negeri 106831 Bakaran Batu, SD Negeri 101903 Bakaran Batu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah melalui 2 siklus, dimana masing-masing siklus memiliki tahap: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan dan Pengamatan, (3) Evaluasi dan (4) Refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru guru yang mengajar di SD Negeri 105351 Bakaran Batu, SD Negeri 106831 Bakaran Batu, SD Negeri 101903 Bakaran Batu Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah 30 orang guru. Teknik pemgumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan perhitungan persentase jumlah guru yang sudah mampu menerapkan Metode pembelajaran Experimen dan persentase jumlah guru yang belum mampu menerapkan Metode pembelajaran Experimen di dalam kelas. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Terdapat peningkatan jumlah guru yang menerapkan Metode Pembelajaran Experimen dari 30 orang guru, baru 21 (70,0%) guru menerapkan Metode Pembelajaran Experimen pada siklus I kemudian meningkat pada siklus II menjadi 27 (90,0%) guru yang sudah mampu menerapkan Metode Pembelajaran Experimen pada proses pembelajaran di dalam kelas; (2) Terdapat penurunan jumlah guru yang tidak mampu menerapkan Metode pembelajaran Experimen, dari 30 orang guru, sebanyak 9 (30,0%) guru belum mampu menerapkan Metode Pembelajaran Experimen pada siklus I kemudian pada siklus II terjadi penurunan jumlah guru yang belum mampu menerapkan Metode Pembelajaran Experimen, menjadi 3 (10,0%) guru yang belum mampu menerapkan Metode Pembelajaran Experimen secara utuh; (3) Kompetensi profesional guru dalam menerapkan Metode Pembelajaran Experimen dapat meningkat melalui workshop.

Page 9 of 13 | Total Record : 128