cover
Contact Name
Meila Hasanah Amri
Contact Email
meila.hasanah@ptk.ubpkarawang.ac.id
Phone
+6282260098006
Journal Mail Official
buanapengabdian@ubpkarawang.ac.id
Editorial Address
Jalan Ronggo Waluyo Sirnabaya, Puseurjaya, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Buana Pengabdian
Jurnal Buana Pengabdian merupakan jurnal pengembangan dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 313 Documents
PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS YANG MENYENANGKAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Depi Prihamdani; Yulistina Nur DS; Sri Wulan Anggrain
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v7i1.9950

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris siswa di SDN Tambaksari III desa Tambaksari Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang. Pembelajaran Bahasa Inggris merupakan bagian dari upaya meningkatkan minat dan hasil belajar siswa di SDN Tambaksari III kecamatan Tirtajaya kabupaten Karawang. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pembelajaran berdasarkan hasil analisis kebutuhan Bahasa Inggris dan permasalahan yang dihadapi siswa terkait minat dan hasil belajar Bahasa Inggris melalui wawancara dan observasi serta untuk mengembangkan media serta model ajar Bahasa Inggris bagi siswa dan guru. Pengabdian ini melibatkan aparat pemerintahan, pihak sekolah serta siswa SDN Tambaksari III kecamatan Tirtajaya kabupaten Karawang, khususnya siswa kelas VI. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya semangat dan antusiasme Siswa untuk belajar Bahasa Inggris serta peningkatan rasa percaya diri dan keterampilan berbicara Bahasa inggris siswa dalam konteks percakapan sehari-hari di SDN Tambaksari III kecamatan Tirtajaya kabupaten Karawang. Oleh karena itu, Pembelajaran lanjutan perlu dilakukan sebagai tindak lanjut dari peningkatan minat dan hasil belajar siswa.
SOSIALISASI STRATEGI PENINGKATAN DAYA TARIK DESTINASI PARIWISATA PULAU PUTERI DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN EKONOMI DESA DI DESA SEGARJAYA KECAMATAN BATUJAYA KABUPATEN KARAWANG Wanta; Asep Jamaludin; Nandang; Aji Tuhagana; Flora Patricia Anggela
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v7i1.9951

Abstract

Pulau Puteri, sebagai salah satu destinasi pariwisata yang dimiliki oleh Desa Segarjaya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, memiliki potensi alam dan budaya yang dapat ditingkatkan. Keindahan pantainya, kekayaan, serta kehidupan laut yang beragam, menjadikan Pulau Puteri sebagai daya tarik utama bagi wisatawan domestik. Selain itu, keberagaman budaya masyarakat lokal dan warisan sejarah yang dimiliki oleh pulau ini turut memberikan nilai tambah yang signifikan. Penting untuk memahami bahwa pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berorientasi pada masyarakat memerlukan strategi yang komprehensif, melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal, dan mempertimbangkan keberlanjutan sumber daya alam dan budaya. Oleh karena itu, penelitian ini diarahkan untuk memberikan kontribusi pemikiran dan wawasan baru dalam menghadapi permasalahan kompleks terkait dengan peningkatan daya tarik destinasi pariwisata dan kemandirian ekonomi desa di Pulau Puteri, metode penelitian menggunakan metode penelitian desk iptif kualititatif, pengumpulan data meliputi data primer dan data skunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif Miles and Huberman yaitu mereduksi data, menyajikan data, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Dengan keunikan dan potensinya, Pulau Puteri dapat menjadi salah satu destinasi unggulan di Karawang jika didukung oleh infrastruktur yang memadai, pelestarian lingkungan, dan strategi promosi yang efektif. Kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat lokal, dan pelaku usaha pariwisata akan menjadi kunci keberhasilan pengembangan destinasi ini. 2) Dengan mengelola dan mengoptimalkan faktor-faktor yang mempengaruhi daya tarik destinasi pariwisata, Pulau Puteri diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Karawang yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.3) Untuk mengoptimalkan kontribusi pariwisata terhadap kemandirian ekonomi desa, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta sangat penting. Dengan pendekatan yang berkelanjutan, Pulau Puteri dapat menjadi contoh sukses destinasi wisata berbasis masyarakat di Kabupaten Karawang. 4) Dengan mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam mengoptimalkan potensi pariwisata, Pulau Puteri diharapkan dapat berkembang menjadi destin si wisata yang tidak hanya menarik tetapi juga berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat Desa Segarjaya. 5) Dengan implementasi strategi-strategi yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan daya tarik destinasi pariwisata, destinasi wisata pantai Pulau Puteri diharapkan dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta lingkungan bagi masyarakat Desa Segarjaya dan sekitarnya. 6) Strategi yang berfokus pada pengembangan daya tarik Pantai Pulau Puteri tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan tetapi juga memberdayakan masyarakat Desa Segarjaya untuk mandiri secara ekonomi. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta diperlukan untuk mewujudkan potensi tersebut secara berkelanjutan. Hasilnya, Desa Segarjaya dapat menjadi model desa wisata yang sukses dalam mendukung kemandirian ekonomi berbasis lokal. 7) Dengan strategi ini, diharapkan masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor utama dalam pengembangan dan promosi Pulau Puteri sebagai destinasi wisata unggulan yang berkelanjutan. 8) Pengelolaan sumber daya alam dan budaya yang terintegrasi dan berkelanjutan di Pulau Puteri tidak hanya mendukung keberlanjutan pariwisata tetapi juga memastikan bahwa masyarakat lokal mendapatkan manfaat ekonomi dan sosial dari aktivitas wisata. Kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta, diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian dan pemanfaatan sumber daya. 9) Perbedaan persepsi antara stakeholders terkait strategi peningkatan daya tarik destinasi Pulau Puteri mencerminkan kebutuhan untuk membangun sinergi yang lebih baik. Dengan mengintegrasikan pandangan dan kepentingan semua pihak, pariwisata Pulau Puteri dapat dikembangkan secara berkelanjutan, mendukung pelestarian sumber daya, dan memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat lokal. 10) Evaluasi hasil implementasi strategi peningkatan daya tarik destinasi pariwisata Pulau Puteri sangat penting untuk memastikan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga berkelanjutan dari segi lingkungan dan budaya. Dengan menggunakan hasil evaluasi ini, pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dapat bersama-sama mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengoptimalkan potensi pariwisata dan mencapai kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DESA MULYASEJATI DALAM PENCAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DESA Nana Rahdiana
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v7i1.9952

Abstract

Desa Mulyasejati yang terletak di Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, menghadapi tantangan besar dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di tingkat desa, dengan skor SDG saat ini hanya 43,96 dari skala 100. Skor tersebut mencerminkan kesenjangan yang besar di berbagai bidang, termasuk pendidikan, akses teknologi, dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan. Untuk menjawab tantangan tersebut, dilaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif untuk memberdayakanmasyarakat lokal dalam memahami dan mewujudkan 18 SDGs di tingkat desa. Kegiatan utama yang dilakukan meliputi analisis situasi, pelatihan, dan peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya dalam praktik pertanian berkelanjutan, literasi digital, dan kewirausahaan. Program ini menghasilkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap SDGs, peningkatan pengelolaan sumber daya alam, peningkatan kesempatan pendidikan, dan penguatan kegiatan ekonomi lokal. Inisiatif ini menggarisbawahi pentingnya keterlibatan masyarakat yang berkelanjutan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mencapai pembangunan berkelanjutan di daerah pedesaan.
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA ANAK USIA DINI DI MADRASAH Aji Tuhagana; Wanta; Assep Jamaludin; Nandang
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/mg0ekk49

Abstract

Pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia bisa di tempuh dengan berbagai cara. Salah satu hal yang diangap berhasil selama ini adalah dengan melalui pendidikan yang bersifat formal seperti Pendidikan di sekolah baik dasar, menengah, atas dan pendidikan tinggi. Selain itu ada juga pendidikan non formal yang biasa dilakukan di masjid/mushola yang mengajarkan pengajian anak anak (masdrasah), dimana penekanan pengembangan sumberdaya manusia lebih di arahkan ke aspek sikap, perilaku atau di sebut Pendidikan karakter selain memberikan pemahaman ilmu ilmu keagamaan yang sangat berguna bagi perseta didik sebagai bekal untuk mengembangakan dirinya di masa depan. Selain itu, ada juga Pendidikan lain yang bisa dijadikan media untuk membentuk dan mengembangankan sumber daya manusia yaitu Pendidikan non akademis seperti Pendidikan keterampilan. Pendidikan ini biasanya di lakukan oleh pihak pihak yang memiliki tanggungjawab moral untuk dapat mendidik dan mengarahkan peserta didik nya agar memiliki keterampilan tertentu. Keterampilan tersebut bisa berupa keterampilan tangan, keterampilan berorganisasi, membangun kerjasama tim atau berinteraksi dengan sesamanya dan lain sebagainya. Kata Kunci: Pengembangan Sumber Daya Manusia, anak usia dini
OPTIMASI PEMBELAJARAN DIGITAL: PENGEMBANGAN APLIKASI ELEARNING BERBASIS WEB UNTUK PENINGKATAN KUALITAS EDUKASI Adi Rizky Pratama; Ayu Ratna juwita; Tohirin Al Mudzakir; Cici Emilia Sukmawati; Teguh Budianto
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/6v6ve850

Abstract

Pengembangan aplikasi e-learning berbasis web, dilaksanakan bersama Buana Online Course UBP Karawang, dengan tujuan meningkatkan kualitas edukasi. Kegiatan ini diadakan secara online pada bulan September, menjangkau hingga 2000 peserta. Fokus utama adalah pada pengembangan konten interaktif dan metode pembelajaran yang melibatkan diskusi kelompok dan webinar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap sistem pembelajaran online dan pemanfaatan modul e-learning. Inisiatif ini juga berdampak positif terhadap peningkatan kapasitas institusi dan pengembangan keterampilan dosen dalam merancang materi pembelajaran online yang efektif.
PENDEKATAN RICH PICTURE DIAGRAM UNTUKPEMETAAN MASALAH BANJIR DAN PERTANIAN DI DESAKARANGLIGAR Amelia Nur Fariza; Fitri Sulastri; Annisa Nurizzati
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/v7g21n30

Abstract

Desa Karangligar adalah salah satu desa yang menjadi lumbung padi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Luas lahan pertanian padi (sawah) di Desa Karangligar sawah seluas 310 Ha dengan rata- rata hasil output gabah 7 Ton/Ha setiap kali panen. Panen padi dilakukan sebanyak 2,5 kali tiap tahunnya. Kondisi petani yang dikatakan masih jauh dari kata makmur berkaitan dengan permasalahanpermasalahan yang saling berkaitan satu sama lainnya. Mulai dari proses pengeringan gabah yang masih manual dengan mengandalkan cahaya matahari dan permasalahan mengenai kondisi geografis Desa Karangligar yang serupa mangkuk sehingga menyebabkan banjir berkepanjangan. Banjir terjadi karena curah hujan yang terperangkap di Desa Karangligar, airnya tidak bisa dialirkan keluar Desa Karangligar akibat tidak adanya alat dan jalur yang memadai. Permasalahan lainnya yakni hasil panen yang dijual ke tengkulak dengan harga rendah membuat ekonomi petani menjadi sulit. Untuk menguraipermasalahan ini, digunakanlah pendekatan pemodelan sistem. Pemodelan sistem merupakan studi untuk mengembangkan model dari suatu permasalahan sistem. Permasalahan pertanian padi di Desa Karangligar dianggap sebagai suatu sistem dengan komponen yang saling berkaitan, yang nantinya akan dibuat model untuk mencari penyelesaian masalah. Tahapan pemodelan dilakukan mulai dari tahap formulasi masalah, pendeskripsian elemen dan stakeholder masalah, tahap pengembangan model, dan tahap rencana implementasi.
SOSIALISASI PENTINGNYA FAKTOR KELARUTAN EKSTRAK BAHAN ALAMDALAM DRUG DELIVERY SYSTEM GUNA MENINGKATKAN AKTIVITASFARMAKOLOGI YANG DIFORMULASIKAN DALAM SEDIAAN NANOEMULSI Anggun Hari Kusumawati
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/fgy6vn27

Abstract

Salah satu bahan alami yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sediaan nutrasetikal adalah ketan hitam. Ketan hitam tidak hanya kaya akan nutrisi seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin (B1, B2, E), mineral (Zn, Mg, Mn, K, Ca), dan asam amino (seperti asam glutamat, glisin, valin, arginin, leusin, dan tirosin), tetapi juga mengandung berbagaisenyawa bioaktif. Beberapa senyawa tersebut meliputi γ-orizanol, asam fenolat (seperti asam ferulat dan asam galat), antosianin, proantosianidin (misalnya epikatekin dan sianidin-3-Oglukosida), flavonoid (seperti kuersetin, rutin, apigenin, dan kaempferol), karotenoid (misalnya lutein, zeaxanthin, dan β-karoten), serta fitosterol (seperti stigmasterol dan βsitosterol). Senyawa-senyawa ini telah banyak diteliti dan diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologi, termasuk sebagai antioksidan, antiinflamasi, antiproliferasi, antikanker, antidiabetes, antihiperlipidemia, antiobesitas, antivirus, dan hepatoprotektor, serta melindungi dari risiko penyakit kardiovaskular dan gangguan neurodegeneratif. Formulasi ketan hitam dalam bentuk Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) diharapkan dapat meningkatkan bioavailabilitas, stabilitas fisikokimia, serta efektivitas farmakologinya. Dengan teknologi ini, potensi senyawa bioaktif dari ekstrak ketan hitam yang sebelumnya kurang optimal dapat ditingkatkan, sekaligus meminimalkan efek samping pemberian oral.Dalam beberapa dekade terakhir, kombinasi antara teknologi sistem penghantaran obat dengan nutrasetikal telah menjadi fokus penelitian. Nutrasetikal, meskipun kaya akan senyawa aktif alami dengan manfaat kesehatan, sering kali memiliki kelemahan seperti kelarutan rendah dalam air, stabilitas yang buruk, serta sensitivitas terhadap cahaya dan oksigen. Hal ini mengakibatkan rendahnya kemampuan absorpsi senyawa aktif di dalam tubuh, sehingga membutuhkan pendekatan formulasi inovatif. Salah satu pendekatan yang menjanjikan adalah penggunaan Solid-Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (S- SNEDDS). Teknologi ini dianggap sebagai inovasi penting dalam meningkatkan efektivitas farmakologi senyawa aktif dari ekstrak ketan hitam. S-SNEDDS menawarkan keunggulan berupa teknik formulasi yang sederhana, peningkatan stabilitas fisikokimia, peningkatan bioavailabilitas, serta penguranganrasa yang tidak disukai (palatabilitas). Dengan demikian, formulasi ini berpotensi memaksimalkan manfaat kesehatan dari ketan hitam dan memperluas aplikasinya pada berbagai penyakit. 
SOSIALISASI PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI (HPP)PADA UMKM DESA SUKAMUKTI Avincennia Vindy Fitriana; Masyhuri
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/5p5ymw25

Abstract

Harga pokok produksi merupakan dasar dalam pengendalian dan pengambilan keputusan.Harga pokok produksi mempengaruhi harga jual suatu produk. Dua hal ini merupakan salah satu faktor yang diperlukan manajemen UMKM sebagai informasi dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini dilakukan pada UMKM Opac Merah dan UMKM Rangginang, untuk dapat melakukan perhitungan harga pokok produksi dan harga pokok penjualan dengan cermat demi mendapatkan laba yang optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kualitatif dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umumnya pelaku UMKM mengetahui apa yang dimaksud dengan biaya produksi, namun mereka belum memahami unsur-unsur perhitungan biaya produksi sehingga menyebabkan harga pokok produksi yang ditetapkan tidak sesuai dengan yang semestinya. Harga pokok produksi yang mereka tetapkan bisa terlalu tinggi ataupun terlalu rendah. UMKM umumnya mengetahui tentang perbedaan antara perhitungan harga pokok produksi dengan harga pokok penjualan.
PELATIHAN PEMBUATAN LABEL KEMASAN DENGAN APLIKASICANVA UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN Dexi Triadinda; Dini Yani; Dwi Epty Hidayati
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/ndtqsw34

Abstract

Penyelenggaraan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi pada masyarakat desa di lingkungan Kabupaten Kuningan khususnya generasi Z yang terlibat dalam kegiatan usaha ataupun yang berminat memiliki sebuah usaha. Dimulai dari bagaimana merencanaakan design label yang kekinian menggunakan aplikasi Canva. Manfaat dan fungsi pada pengertian label dalam kemasan produk berarti sebagai identitas untuk membedakan antara produk satu dengan yang lain. Metode yang dilakukan adalah dengan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pada UMKM generasi Z pada binaan UPTD Kabupaten Kuningan.
PENGEMBANGAN SISTEM BERBASIS WEBSITE UNTUKMENINGKATKAN AKSES INFORMASI DAN PARTISIPASIMASYARAKAT DI DESA CURUG Elsa Elvira Awal
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/26vwxr82

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi masalah akses informasi dan partisipasi masyarakt di Desa Curug melalui pengembangan sistem berbasis website. Masalah utama yang dihadapi adalah minimnya akses informasi, keterbatasan sistem pengelolaan data yang masih manual, serta rendahnya keterampilan digital aparatur desa. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan masyarakat, perancangan dan pengembangan website yang responsif, pelatihan penggunaan website, serta evaluasi dampak. Website desa dikembangkan dengan fitur profil desa, layanan publik, berita, dan forum diskusi. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan digital aparatur desa, partisipasi masyarakat yang lebih aktif, serta pengelolaan informasi yang lebih efisien. Rekomendasi tindak lanjut mencakup pemeliharaan sistem, pelatihan berkelanjutan, dan pengembangan konten interaktif. Dengan adanya website ini, Desa Curug diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan publik.