cover
Contact Name
Ana Tsalitsatun Ni'mah
Contact Email
edutic@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285366622280
Journal Mail Official
edutic@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Informatika Universitas Trunojoyo Madura Jl.Raya Telang Kamal, Bangkalan, 69192, Jawa Timur Telp. (031) 30127924
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Edutic : Pendidikan dan Informatika
ISSN : 24074489     EISSN : 25287303     DOI : https://doi.org/10.21107/edutic
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Ilmiah Edutic Pendidikan dan Informatika is a journal published by the Informatics Education Study Program, Universitas Trunojoyo Madura. Eductic contains publications on the results of thoughts and research in the field of education and information technology. Eductic is published twice a year, namely in May and November. FOCUS & SCOPE Edutic scientific journals focus, but are not limited to, articles within the scope of Education and Informatics. Therefore Edutic will only process and publish articles submitted in the areas of: Informatics Education (E-Learning, Multimedia Education, Vocational Learning Media, Vocational Education Psychology, Vocational Learning Strategies, Vocational Learning Theory, Vocational Learning Models, Vocational Learning Methods, Vocational Teaching Approaches, Vocational Learning Evaluation, Vocational Learning Planning). Informatics (Information Systems, Data Mining, Computer Networks, Database Systems, Electronics, Image Processing, Gaming Technology, Artificial Intelligence, Information Retrieval Systems)
Articles 198 Documents
Speech Recognition Untuk Membantu Pelafalan Hanyu Pinyin Sebagai Bagian Dari Edukasi Bahasa Mandarin Henry, Henry; Eryc, Eryc
EDUTIC Vol 10, No 2: Mei 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v10i2.22633

Abstract

Pada era globalisasi, kemampuan berbahasa internasional semakin penting dalam bidang studi ataupun bidang bisnis. Salah satu bahasa internasional yang sering dipakai adalah bahasa Mandarin. Beberapa negara sudah mulai memasukkan bidang studi bahasa Mandarin dalam kurikulumnya, salah satunya adalah Indonesia. Perbedaan karakteristik bahasa Indonesia dan Mandarin membuat pelajar bahasa Mandarin di Indonesia cenderung melakukan kesalahan pelafalan pada bahasa Mandarin. Speech Recognition adalah cabang dari artificial intelligence yang memungkinkan komputer untuk menerima input berupa suara. Speech recognition dapat digunakan untuk merancang aplikasi yang mampu melatih kemampuan pelafalan bahasa Mandarin. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti proses perancangan dan evaluasi aplikasi berbasis mobile yang menggunakan speech recognition untuk membantu pelajar bahasa Mandarin dengan pelatihan pelafalan hanyu pinyin. Aplikasi ini dirancang menggunakan metode SDLC tipe waterfall dan menggunakan bahasa pemograman dart dengan framework flutter dan mengguakan package speech_to_text dan flutter_tts. Pengujian aplikasi menggunakan pendekatan black-box testing. Pengumpulan data secara kuantitatif dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 33 pengguna aplikasi yang dirancang dan hasil kuesioner menunjukkan hasil “Sangat Efektif” dari segi pengoperasian, tampilan, dan isi materi aplikasi menggunakan penilaian skala interval likert.
Analisis Sentimen Terhadap Aplikasi Google Meet Berdasarkan Komentar Pengguna Menggunakan Metode Logistic Regresion Yusuf, Refandi; Bahumatra, Kanzun; Komaria, Nurul; Aqma, Elyana Azatul; Cahyani, Laili
EDUTIC Vol 11, No 1: November 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v11i1.28113

Abstract

Google Meet merupakan aplikasi video conference yang digunakan untuk kegiatan jarak jauh secara online. Google Meet memiliki fitur-fitur yang mudah digunakan dan dapat melakukan panggilan video berkualitas tinggi. Penggunaan aplikasi Google Meet dalam sehari bisa mencapai 100 juta pengguna. Namun setelah menggunakan aplikasi Google Meet terdapat perbedaan pendapat memberikan rasa kepuasan dan ketidakpuasan terhadap aplikasi Google Meet. Hal ini dapat diamati dari ulasan yang diberikan pengguna pada kolom komentar di Play Store. Pada penelitian ini menggunakan metode logistic regression dan dilakukan analisis sentimen pengguna aplikasi Google Meet yang bertujuan mengelompokkan ulasan pengguna dalam bentuk sentimen positif, negatif dan netral. Sampel data yang digunakan adalah 700 data ulasan pengguna Google Meet, pengujian analisis sentimen dilakukan menggunakan metode logistic regression menunjukkan nilai akurasi sebesar 79.59%, dengan rincian ulasan negatif memiliki precision 100%, recall 16.67%, dan f1-score 28.57%. Ulasan netral memiliki precision 0%, recall 0%, dan f1-score 0%. Ulasan positif memiliki precision 79.02%, recall 100%, dan f1-score 88.28%. Secara umum didapatkan informasi mengenai kata yang paling sering muncul dalam kelas sentimen positif adalah bagus,  mudah, mantap, oke, bantu,  gambar,  suara jernih,  bermanfaat, keren,  lancar, baru, coba, kualitas gambar baik, suka dan terimakasih. Sedangkan untuk kelas negatif didapatkan informasi mengenai kata yang paling sering muncul dalam kelas sentimen negatif adalah jelek, hapus, sulit, dan lambat. Dengan penelitian tersebut dapat dijadikan acuan dalam meningkatkan kualitas aplikasi Google Meet.
Perancangan Sistem Informasi Pendataan Tahanan dan Narapidana Terintegrasi Antar Kepolisian, Kejaksaan, Lapas dan Bapas Kota Malang Menggunakan Iconix Proses Faridiana, Prihandini Daffa Nur Rizka; Salsabilla, Kharisma Agustya Zahra; Syahputra, Rafi Purwa; Hardiartama, Rendi; Kristana, Bangkit Putra; Fitri, Anindo Saka
EDUTIC Vol 11, No 1: November 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v11i1.18009

Abstract

Information technology is currently encouraging ease of data and information needs. The use of information technology is not only limited to industry, but government agencies also use it. However, not all institutions make optimal use of it. In the data collection system for detainees and convicts in Malang City, data collection is still carried out independently by each relevant institution, namely the Police, Prosecutors' Of ice, Correctional Institutions and Correctional Centers. This independent data collection causes data redundancy and inconsistency. This paper describes the stages of data collection, needs analysis and designing a web-based information system using the Iconix process. The stages of data collection were carried out through interviews and literature studies. The stages of system requirements analysis include depiction of the system flowchart and the formulation of functional and non-functional system requirements. The final stage is system design including GUI and interface design, domain models, use case diagrams, robustness diagrams, sequence diagrams and class diagrams.ABSTRAKTeknologi informasi saat ini mendorong kemudahan akan kebutuhan data dan informasi. Penggunaan teknologi informasi tidak hanya terbatas pada industri saja, melainkan lembaga-lembaga pemerintah juga turut menggunakannya. Namun, tidak semua lembaga memanfaatkannya secara optimal. Pada sistem pendataan tahanan dan narapidana di Kota Malang, pendataan masih dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing lembaga terkait, yakni Kepolisian, Kejaksaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Balai pemasyarakatan (Bapas). Pendataan secara mandiri ini menyebabkan redundansi dan inkonsistensi data. Paper ini menjelaskan tahapan pengumpulan data, analisa kebutuhan dan perancangan sistem informasi berbasis web menggunakan Iconix proses. Tahapan pengumpulan data dilaksanakan melalui wawancara dan studi literatur. Tahapan analisa kebutuhan sistem meliputi penggambaran flowchart sistem dan perumusan kebutuhan fungsional dan non fungsional sistem. Tahapan terakhir yakni perancangan sistem meliputi perancangan GUI dan interface, domain model, diagram use case, diagram robustness, diagram sequence dan class diagram.
Analysis Postponed VAT Feature on Invoicing Module of Odoo 16 using Rapid Application Development Permana, Eriko Indra; Diyasa, I Gede Susrama Mas; Swari, Made Hanindia Prami
EDUTIC Vol 12, No 1: 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v12i1.28484

Abstract

The postponement of Value Added Tax (VAT) payment is a policy aimed at easing financial burdens for companies that frequently import goods, as it allows businesses to defer tax payments instead of prepaying them during imports, thereby improving cash flow and reducing operational costs. This study explores the implementation of VAT payment postponement in the Odoo 16 Invoicing module using the Rapid Application Development (RAD) method, chosen for its rapid iteration and prototyping capabilities to meet user needs and regulatory changes efficiently. By modeling an importing company’s business process in Odoo 16, the research implements and tests the VAT postponement feature, assessing its effectiveness in streamlining operations and enhancing financial flexibility. The study also evaluates the RAD method's efficiency in development and deployment, providing insights into the integration of fiscal policies with corporate IT systems to bolster operational performance and global competitiveness.
Implementasi Metode Hybrid Recommendation untuk Sistem Rekomendasi Mitra MSIB di Prodi Pendidikan Informatika Aini, Nuru; Arif, Muchamad; Toyibah, Zulfah Binti; Agustin, Irka Tri
EDUTIC Vol 10, No 2: Mei 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v10i2.23920

Abstract

Magang dan Studi Independen Bersertifikat Kampus Merdeka (MSIB) merupakan bagian dari program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang bertujuan menciptakan perubahan signifikan dalam sistem pendidikan tinggi di Indonesia dalam menghadapi era industri 4.0. Kebijakan ini mendorong mahasiswa agar mengembangkan kemampuan hard skill maupun soft skill. Banyaknya pilihan mitra program MSIB yang ditawarkan, seringkali membuat mahasiswa merasa kesulitan dalam memilih program sesuai dengan kemampuan dan minat. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sebuah model sistem rekomendasi mitra MSIB di prodi Pendidikan Informatika berdasarkan bidang yang relevan. Metode yang digunakan dalam memberikan rekomendasi adalah Hybrid Recommendation. Metode ini menggabungkan pendekatan Naïve Bayes untuk mengklasifikasikan mitra MSIB sesuai dengan bidang berdasarkan data nilai mata kuliah. Selain itu, minat mahasiswa juga dipertimbangkan menggunakan algoritma Item-based collaborative filtering untuk menghitung kesamaan pilihan mitra yang diberikan oleh mahasiswa. Evaluasi hasil penelitian menunjukkan bahwa uji coba algoritma Naïve Bayes dengan penghitungan confusion matrix dalam mengolah data nilai memperoleh hasil accuracy 85%, precision 88% dan recall 88%. Sedangkan untuk pengolahan kesamaan pilihan mahasiswa berupa data rating menggunakan algoritma Item-based Collaborative Filtering menggunakan pengujian MAE, diperoleh hasil evaluasi pada masing-masing bidang diantaranya pada bidang TKJ menghasilkan MAE sebesar 0,359, bidang RPL menghasilkan MAE sebesar 0,356, bidang MM menghasilkan MAE sebesar 0,396, dan bidang AI menghasilkan MAE sebesar 0,409.
Implementasi Algoritma Apriori untuk Mengidentifikasi Tren Pemilihan Jurusan Sutoyo, Muh. Nurtanzis; Mardianto, Mardianto; Paliling, Alders
EDUTIC Vol 10, No 2: Mei 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v10i2.25315

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pola dalam pemilihan jurusan oleh calon mahasiswa melalui penggunaan algoritma Apriori pada data pendaftaran Jalur Mandiri di USN Kolaka. Dengan analisis terhadap 836 peserta jalur Mandiri, penelitian ini berhasil mengidentifikasi aturan asosiasi yang signifikan antara pilihan jurusan pertama dan kedua. Hasil yang menonjol adalah temuan bahwa peserta yang memilih Hukum sebagai pilihan pertama cenderung memilih Sistem Informasi dengan confidence sebesar 14.36%, dan Ilmu Komputer dengan confidence sebesar 31.19%, sebagai pilihan kedua. Hasilnya menunjukkan bahwa ada hubungan antara hukum dan teknologi, yang menunjukkan bahwa calon mahasiswa tertarik pada lebih dari satu bidang studi dan terbuka terhadap peluang untuk belajar lebih banyak dari bidang lain. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi institusi pendidikan tinggi tentang bagaimana mengubah strategi penerimaan dan pengembangan kurikulum untuk memenuhi ekspektasi dan minat mahasiswa. Diharapkan temuan ini akan mendorong perguruan tinggi untuk lebih inovatif dalam menyusun jurusan yang memberikan keahlian tambahan dan mendalam di satu bidang, sehingga memperluas prospek karir mahasiswa.
Pengembangan E-Learning Sistem Komputer Kelas X di SMKN 1 Kwanyar Stefany, Evy Maya; Dellia, Prita; Khoiroh, Merry Dian
EDUTIC Vol 11, No 1: November 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v11i1.28151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan dan efektivitas e-learning berbasis website pada materi sistem komputer. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian Research and Development (RD) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Development, Disseminate). Instrumen yang digunakan adalah angket validasi dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem e-learning komputer berbasis website ini efektif dari segi materi, bahasa, dan desain. Selain itu, media tersebut juga dinilai praktis dan efektif bagi siswa. Penelitian ini melibatkan siswa kelas X SMKN 1 Kwanyar. Data tentang sumber belajar siswa diperoleh dengan menggunakan metode wawancara. Selanjutnya produk diujicobakan kepada siswa melalui tiga tahap, yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Subyek uji coba penelitian ini terdiri dari 3 siswa untuk uji coba perorangan, 12 siswa untuk uji coba kelompok kecil, dan 35 siswa untuk uji coba lapangan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data dari uji ahli materi, uji ahli desain, uji ahli media pembelajaran, dan dari uji coba siswa. Pengembangan e-learning sistem komputer kelas X di SMKN 1 Kwanyar menunjukkan bahwa hasil penelitian dari ahli isi materi yaitu guru mata pelajaran bersangkutan dengan tingkat pencapaian 91%. Hasil penelitian dari ahli sistem e-learning dengan tingkat pencapaian 93%. Hasil penelitian dari uji coba lapangan dengan tingkat pencapaian 92% berada dalam kategori sangat baik. Pengembangan e-learning sistem komputer kelas X di SMKN 1 Kwanyar berada pada kategori sangat baik sehingga e-learning ini layak digunakan dalam pembelajaran. 
Improving the Learning Outcomes of Class VIII Students Through the Implementation of the Project-Based Learning (PjBL) Model in Science Learning Abidin, Moh. Zainal; Yuniawati, Arien; Handhika, Jeffry
EDUTIC Vol 11, No 1: November 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v11i1.20141

Abstract

This research aims to improve the learning outcomes of junior high school students in science learning.This research is a type of classroom action research carried out in one of the public junior high schools in the Madiun district. The study population was class VIII with class VIII E samples. The data analysis technique used was to compare learning outcomes in the pre-cycle to the next cycle. The results of the analysis showed that the project-based learning (PjBL) learning model was able to improve the cognitive learning outcomes of junior high school students. The success indicator of the study was seen in the improvement in cognitive learning outcomes of students who achieved a minimum completeness criteria (MCC) score of 75. While the tang performance indicator used in this study is the success rate of cognitive learning outcomes up to 75%, in the pre-cycle, as many as 71.43% of the total students have not reached the specified minimum completeness criteria (MCC). While the remaining 38.10% have reached minimum completeness criteria (MCC). The implementation of the project-based learning (PjBL) learning model shows an increase in student success in learning. In cycle I, the percentage of student success reached 61.9%. In the second cycle, the percentage of student success reached 76.1%, so there was an increase of 33.4%.
Perbandingan Kinerja Algoritma Multinomial Naïve Bayes dan Logistic Regression pada Analisis Sentimen Movie Ratings IMDB Toyibah, Zulfah Binti; Putri, Yiyin Noriyah; Puandini, Puandini; Widodo, Zalsa Maulina; Ni'mah, Ana Tsalitsatun
EDUTIC Vol 10, No 2: Mei 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v10i2.28150

Abstract

Salah satu hal yang dapat mempengaruhi seseorang memutuskan untuk menonton sebuah film adalah rating dari film itu sendiri. IMDB merupakan sebuah basis data daring yang berisikan informasi yang berkaitan dengan film, acara televisi, video rumahan, dan permainan video, dan acara internet, termasuk daftar pemeran, biografi kru produksi dan personil, ringkasan alur cerita, trivia, dan ulasan serta penilaian oleh penggemar. Ulasan yang diberikan oleh penggemar dapat berupa ulasan yang bersifat positif maupun negatif dari film yang telah ditonton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan akurasi dari algoritma Multinomial Naïve Bayes dan Logistic Regression dengan melakukan analisis sentiment pada data ulasan film oleh penggemar. Hasil dari pengujian komparasi ditemukan bahwa algoritma Logistic Regression memiliki kinerja yang terbaik dengan nilai akurasi 89.32%, sedangkan algoritma Multinomial Naïve Bayes memiliki nilai akurasi 85.28%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa algoritma Logistic Regression memiliki nilai yang lebih baik dibandingkan dengan algoritma Multinomial Naïve Bayes.AbstractOne of the things that can influence a person's decision to watch a film is the rating of the film itself. IMDB is an online database containing information relating to movies, television shows, home videos, video games, and internet shows, including cast lists, biographies of the production crew and personnel, storyline summaries, trivia, and fan reviews and ratings. Reviews given by fans can be in the form of positive or negative reviews of the films that have been watched. This study aims to compare the accuracy of the Multinomial Naïve Bayes and Logistic Regression algorithms by conducting sentiment analysis on film review data by fans. The results of the comparative test found that the Logistic Regression algorithm has the best performance with an accuracy value of 89.32%, while the Multinomial Naïve Bayes algorithm has an accuracy value of 85.28%. So it can be concluded that the Logistic Regression algorithm has a better value than the Multinomial Naïve Bayes algorithm.
Pengembangan dan Evaluasi VR Haji untuk Pembelajaran Manasik Haji dan Umrah dengan Pendekatan Immersion Interface Setiawan, Arif; Saputra, Wisnu; Murtadha, Naji Ammaruddin; Pinaldin, Ahmed Fisqiya
EDUTIC Vol 10, No 2: Mei 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v10i2.25810

Abstract

Penggunaan Virtual Reality (VR) semakin banyak diimplementasikan dalam berbagai bidang pembelajaran. Penelitian ini mengembangkan aplikasi VR yang dinamakan VR Haji untuk pembelajaran interaktif manasik haji dan umrah, menggunakan metode Rapid Application Design (RAD). Aplikasi ini dirancang dengan Blender dan Unity 3D, dan diimplementasikan pada perangkat Oculus Quest 2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan calon jamaah haji melalui proses belajar yang lebih realistis dan immersif. Pengujian fungsionalitas (blackbox) menunjukkan tingkat keberhasilan 100%, sementara evaluasi oleh ahli media dan materi masing-masing memberikan skor rata-rata 93% dan 90%, yang tergolong dalam kategori sangat layak. Pengujian akhir menggunakan System Usability Scale (SUS) melibatkan 20 mahasiswa menghasilkan nilai rata-rata 64, menunjukkan bahwa aplikasi sudah cukup berguna namun masih ada ruang untuk perbaikan. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi VR dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran manasik haji dibandingkan metode konvensional, dengan memberikan pengalaman yang lebih interaktif dan mendalam. Penelitian ini juga berkontribusi pada literatur terkait penggunaan teknologi VR dalam pendidikan agama, khususnya dalam menciptakan pengalaman belajar melalui VR Immersion Interface.