cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,075 Documents
Transfer Teknologi Kesehatan Aplikasi Layanan Pengobatan Gratis MPKU Kapuas Daipadli Daipadli; Lukman Harun; Subhan Panji Cipta; Viony Tri Banowati; Siti Rahmaniah; Najwi Hasani; Nor Latifah; Joko Priyanto Wibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v5i1.1665

Abstract

Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Muhammadiyah Kapuas menghadapi hambatan operasional layanan kesehatan di daerah terpencil akibat pengelolaan data manual, seperti tingginya waktu tunggu antrean, risiko kesalahan data, dan inefisiensi manajemen logistik obat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas operasional program pengobatan gratis melalui modernisasi sistem pelayanan berbasis Sistem Informasi Manajemen (SIM) MPKU. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahap persiapan, pelatihan (capacity building), dan evaluasi. Sasaran program meliputi 15 staf medis dan administratif serta 70 pasien penerima manfaat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi waktu, kuesioner System Usability Scale (SUS), kuesioner kepuasan, dan analisis dokumen logistik. Analisis data memanfaatkan statistik komparatif (Paired Sample t-Test), uji proporsi, dan analisis deskriptif.
Transformasi Pengelolaan Literasi Digital: Pemanfaatan NotebookLM Sebagai Asisten Riset Pintar Bagi Tenaga Pendidik Sitti Habibah; By Tri Agung Nusantara Kr J Tompong; Irmawati Irmawati; Gita Irawanda; Nuraisah Nuraisah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v5i1.1668

Abstract

Literasi digital tenaga pendidik menjadi prasyarat penting bagi perguruan tinggi dalam menghadapi tuntutan akses, pengelolaan, dan verifikasi sumber pengetahuan pada era digital. Namun, tata kelola sumber dan layanan TIK di FKIP Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain digital library dan e-learning yang belum terkelola optimal, aksesibilitas sistem informasi yang terbatas, serta keterbatasan sumber daya manusia teknologi informasi. Kondisi ini berdampak pada tercecernya dokumen akademik, lambatnya proses kurasi dan penelusuran ulang sumber, serta lemahnya akuntabilitas rujukan dalam penyusunan bahan ajar dan karya ilmiah. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan mentransformasi pengelolaan literasi digital tenaga pendidik melalui pemanfaatan NotebookLM sebagai asisten riset pintar berbasis sumber. Kegiatan telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2026 melalui lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program, dengan pendekatan partisipatif dan berbasis praktik (hands-on) yang diikuti oleh 25 tenaga pendidik FKIP UKI Toraja. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman kurasi sumber, pemanfaatan NotebookLM, dan verifikasi sitasi dari kategori cukup menjadi baik, dengan rata-rata skor meningkat dari 58,4 menjadi 85,6. Luaran yang dihasilkan meliputi template struktur folder dan penamaan dokumen, notebook tematik per peserta/kelompok, draf luaran terapan (bahan ajar/PTK/artikel ringkas) yang terverifikasi sitasinya, Standar Operasional Prosedur (SOP) "Alur Kerja Literasi Digital Berbasis Sumber", serta paket diseminasi dan fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Program ini terbukti meningkatkan efisiensi kerja akademik, memperkuat akuntabilitas rujukan, serta mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan luaran ilmiah tenaga pendidik di FKIP UKI Toraja.
Model Implementasi Serang Mengaji dan Serang Digital Menuju Smart Religius Community Benies Husaeni; Surya Alam; Sastra Wijaya; Reva Nur Khalifah; Muhammad Najiulloh; Neng Silvi Miladiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v5i1.1673

Abstract

Transformasi digital dalam kehidupan masyarakat perlu diintegrasikan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan untuk membentuk masyarakat yang adaptif, partisipatif, dan religius. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan integrasi Program Serang Mengaji dan Serang Digital menuju Smart Religius Community di Kelurahan Pabuaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui Participatory Learning and Action (PLA), yang meliputi identifikasi masalah, analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan intervensi, pendampingan, monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut. Informan dipilih secara purposive sebanyak tujuh orang yang terdiri atas unsur pemerintah kelurahan, tokoh agama, pengurus kegiatan keagamaan, pemuda, dan masyarakat. Implementasi Serang Digital diarahkan pada penguatan komunikasi, penyebaran informasi, dokumentasi, pembelajaran, publikasi, keterampilan digital, dan partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pada pola pemanfaatan teknologi digital. Jumlah pengguna/anggota meningkat dari 27 menjadi 107 orang, atau bertambah 80 pengguna (296,3%). Selain itu, penyebaran informasi menjadi lebih dinamis, dokumentasi lebih tersebar, pembelajaran lebih aktif, publikasi berkembang pada tingkat individu dan kelompok, serta keterampilan digital menjadi lebih variatif dan menarik. Partisipasi masyarakat juga menunjukkan respons yang lebih antusias. Integrasi Serang Mengaji dan Serang Digital memperluas ruang pembelajaran dan komunikasi keagamaan serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara positif dan berkelanjutan.
Collaborative Participatory Design (CPD) dalam Penyusunan Konsep Perancangan Fasilitas Ruang Serbaguna di Kantor Desa Sidetapa, Buleleng Nyoman Ratih Prabandari; I Wayan Gde Erick Triswandana; I Nengah Sinarta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v5i1.1674

Abstract

Desa Sidetapa, Kabupaten Buleleng, belum memiliki fasilitas ruang serbaguna yang memadai untuk mendukung kegiatan – kegiatan komunitas yang dapat memantik pengembangan SDM dan ekonomi lokal. Kondisi tersebut mendorong perlunya penyusunan konsep perancangan yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus mempertahankan karakter lokal desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyusun konsep perancangan fasilitas ruang serbaguna melalui pendekatan Collaborative Participatory Design (CPD), yang melibatkan masyarakat, pemerintah desa, akademisi, dan tenaga ahli dalam proses perencanaan secara kolaboratif. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, identifikasi kebutuhan, focus group discussion (FGD), lokakarya partisipatif, penyusunan alternatif desain, serta validasi bersama pemangku kepentingan. Seluruh masukan kemudian disintesis menjadi konsep perancangan yang mempertimbangkan aspek fungsi, budaya lokal, kondisi tapak, dan kelayakan teknis. Hasil evaluasi terhadap 15 peserta menunjukkan bahwa penerapan Collaborative Participatory Design (CPD) memperoleh tingkat persetujuan tinggi, dengan hampir seluruh responden memberikan skor 4–5 pada 18 indikator terkait peningkatan pengetahuan, kapasitas perencanaan, dan manfaat bagi komunitas. Pendekatan CPD juga menghasilkan konsep ruang yang lebih kontekstual sekaligus meningkatkan literasi spasial masyarakat, terutama dalam memahami hubungan antara aktivitas, kebutuhan ruang, fleksibilitas, sirkulasi, aksesibilitas, dan kualitas lingkungan ruang.
Pelatihan dan Pendampingan Digitalisasi Arsip Kesenian Daerah Berbasis Google Sites pada Dewan Kesenian Kabupaten Bengkayang Noviyanti P; Felisitas Victoria Melati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v5i1.1675

Abstract

Kesenian daerah merupakan bagian penting dari identitas budaya yang perlu didokumentasikan dan dilestarikan secara berkelanjutan. Dewan Kesenian Kabupaten Bengkayang (DKKB) menghadapi permasalahan dalam pengelolaan dan penyimpanan dokumentasi kesenian daerah yang belum terorganisasi secara digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung digitalisasi arsip kesenian daerah melalui pemanfaatan Google Sites serta membekali pengurus dengan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan arsip digital. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah dan analisis kebutuhan, pemetaan data, perancangan struktur arsip, manajemen konten, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi dan serah terima. Pelatihan dan pendampingan langsung diberikan kepada empat orang pengurus sebagai peserta inti yang selanjutnya meneruskan pengetahuan kepada pengurus dan anggota lainnya. Evaluasi dilakukan terhadap 26 responden yang terdiri atas peserta inti dan pengurus/anggota yang memperoleh pengetahuan melalui transfer pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan skor 1.088 dari skor maksimum 1.300 atau 83,69%, dengan rata-rata 4,18 dari skala 5, yang termasuk kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan Google Sites memperoleh penilaian yang sangat baik dalam mendukung pengelolaan dan penyajian arsip digital kesenian daerah Kabupaten Bengkayang. Kegiatan ini menghasilkan media arsip digital yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung dokumentasi, pengelolaan, dan akses informasi kesenian daerah secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.