cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,075 Documents
Penguatan Kapasitas UMKM Batik Sengguruh Melalui Pelatihan Desain Digital dan E-Commerce: Model Sinergi Perguruan Tinggi dan Mitra Eksternal Affan Afian; Rita Indah Mustikowati; Sulistyo Sulistyo; Ardhan Ardiansyah Kawakibi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1601

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM Batik Sengguruh dalam pengembangan desain produk, pengemasan, dan pemasaran digital berbasis teknologi untuk memperkuat daya saing usaha. Kegiatan dilaksanakan pada lima UMKM Batik Sengguruh di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi desain digital menggunakan Canva, pengembangan kemasan, fotografi produk, branding, pengelolaan media sosial, dan marketplace. Evaluasi dilakukan menggunakan profil mitra, pre-test dan post-test, angket kepuasan, serta angket evaluasi dampak. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi teknis, mendorong adopsi teknologi digital, dan memperkuat kesiapan UMKM dalam memperluas akses pasar secara berkelanjutan.
Pencegahan Diare Sejak Dini dengan Cara Hidup Bersih di Sekolah Dasar Negeri 3 Mogolaing Widya Astuti; Suci Rahayu Ningsih; Fitri Djauhari; Jordy Flandy Mamonto; Destrina V Wongkar; Rosa Linda Kumisi; Joya Safitri Husain; Hairil Akbar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1602

Abstract

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak usia sekolah dasar dan berkaitan erat dengan rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Sekolah Dasar Negeri 3 Mogolaing dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mencegah diare melalui penerapan hidup bersih. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 22 April 2026 dengan sasaran 9 siswa kelas VI menggunakan metode penyuluhan kesehatan, demonstrasi cara mencuci tangan yang benar, praktik langsung, serta evaluasi melalui tanya jawab dan observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai penyebab, cara penularan, dan pencegahan diare. Seluruh peserta juga mampu mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan sesuai standar kesehatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang disertai demonstrasi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk perilaku hidup bersih pada anak usia sekolah. Disarankan agar kegiatan edukasi PHBS dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan guru dan orang tua sehingga perilaku hidup bersih dapat diterapkan secara berkelanjutan baik di sekolah maupun di rumah.
Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi sebagai Produk Bernilai Ekonomis melalui Pendampingan UMKM Desa Durikulon Zachary Apriliano; Hablana Rizka Nuril Anam; Sita Ajizah Ah Zahro; Machfud Bachtiar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1603

Abstract

Pemanfaatan minyak jelantah sebagai limbah rumah tangga dan limbah hasil produksi UMKM masih belum optimal, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan serta menghilangkan peluang pemanfaatan yang bernilai ekonomis. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai produk bernilai ekonomis sekaligus mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan di Desa Duri Kulon. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Tahap observasi dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan pengelolaan minyak jelantah, dilanjutkan dengan penyampaian materi, demonstrasi pembuatan lilin aromaterapi, praktik langsung oleh peserta, serta evaluasi melalui tanya jawab mengenai materi dan tahapan pembuatan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, dengan 78,95% peserta mampu menjawab sebagian besar pertanyaan evaluasi dengan benar. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan limbah yang ramah lingkungan serta membuka peluang pengembangan produk bernilai ekonomis yang berpotensi mendukung peningkatan pendapatan masyarakat dan pelaku UMKM.
Pencegahan Stunting Baru Melalui Program Edukasi di Depok, Jawa Barat Winda Lestari; Popy Oktaria; Aning Subiyatin; Heri Rosyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1606

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Kota Depok, termasuk wilayah Tapos. Data Dinas Kesehatan Kota Depok tahun 2024 menunjukkan prevalensi balita stunting sebesar 3.377 anak (3,58%). Pola makan yang tidak teratur, asupan gizi tidak seimbang, serta rendahnya konsumsi protein dan mikronutrien menjadi faktor risiko utama kejadian stunting. Upaya pemerintah melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal telah dilakukan, disertai edukasi gizi dan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pencegahan stunting baru melalui peningkatan literasi gizi keluarga dan pendampingan keluarga berisiko di wilayah kerja Puskesmas Tapos. Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan, kader posyandu, dan keluarga balita untuk mendukung keberlanjutan program pencegahan stunting baru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ditandai nilai pretest adalah 45% dan rata-rata post-test adalah 55%. Terdapat peningkatan rata-rata sebesar 22,22 % setelah dilakukan intervensi edukasi.
Penguatan Literasi Keuangan UMKM melalui Pelatihan HPP, Penetapan Harga Jual, dan Laporan Laba Rugi Pasirkaliki Cimahi Retno Paryati; Avid Inang Rum; Budi Upayarto; Elvathna Syafwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1607

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) serta menyusun laporan laba rugi sederhana sebagai dasar pengelolaan keuangan usaha. Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM, khususnya di wilayah Pasirkaliki, Cimahi Utara, adalah masih rendahnya pemahaman mengenai pencatatan dan pengelolaan keuangan, sehingga memengaruhi ketepatan penentuan harga jual serta pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan dilaksanakan melalui metode seminar dengan penyampaian materi secara langsung mengenai konsep HPP dan penyusunan laporan laba rugi sederhana. Sasaran kegiatan adalah pelaku UMKM pemula yang sedang mengembangkan usahanya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya pengelolaan keuangan, terutama dalam menghitung HPP dan menyusun laporan laba rugi sederhana. Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM mampu menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan profesionalisme dan keberlanjutan usahanya.
Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Melalui Pendekatan Deep Learning Dea Mustika; Laili Rahmi; Resy Oktadela; Siti Quratul Ain; Febrina Dafit; Karmeliya Karmeliya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1609

Abstract

Deep learning menjadi sebuah pendekatan yang dipercaya mampu meningkatkan kualitas pembelajaran. Kenyataannya, masih cukup banyak guru yang mempunyai keterbatasan memahami konsep penerapan dari pendekatan deep learning. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memberi pemahaman kepada guru sekolah dasar dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan deep learning. Metode partisipatif dan berbasis kebutuhan adalah metode yang digunakan. Tahapan kegiatan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan kegiatan, tahap pendampingan, serta tahap evaluasi dan refleksi.  Hasil tahap persiapan memperoleh temuan analisis kebutuhan dan identifikasi permasalahan, tahap pelaksanaan berupa workshop interaktif dan sesi diskusi, tahap pendampingan dengan mendampingi guru merancang skenario pembelajaran serta tahap evaluasi dan refleksi yang diperoleh melalui kuesioner kepuasan guru sebagai peserta pengabdian. Secara keseluruhan, hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan menunjukkan hasil positif dengan guru yang lebih memahami penerapan pendekatan deep learning. Guru mampu merancang aktivitas pembelajaran yang lebih eksploratif, kontekstual, dan berpusat pada siswa.
Pendampingan Sertifikasi Halal Melalui Penguatan Sistem Jaminan Produk Halal pada UMKM Lovita Yoghurt di Jatinangor Gina Firgianti; Lovita Adriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1612

Abstract

Lovita Yoghurt merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jatinangor yang memproduksi yoghurt sebagai minuman fermentasi hasil inovasi dosen Universitas Padjadjaran. Lovita Yoghurt memiliki potensi pasar yang baik, namun produk ini belum memiliki sertifikat halal dan memerlukan pendampingan untuk memenuhi persyaratan regulasi Jaminan Produk Halal di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapan Lovita Yoghurt dalam memperoleh sertifikasi halal melalui penguatan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Metode yang digunakan meliputi identifikasi kondisi awal usaha, sosialisasi regulasi sertifikasi halal, pendampingan penyusunan dokumen SJPH, verifikasi bahan baku dan pemasok, serta pendampingan pengajuan sertifikasi halal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa satu dokumen Manual SJPH berhasil disusun sebagai dasar implementasi sistem jaminan halal, sebanyak 24 bahan baku yang digunakan dalam proses produksi telah diverifikasi status kehalalannya, serta seluruh persyaratan administrasi berhasil dipenuhi. Pendampingan yang dilakukan meningkatkan kesiapan mitra dalam menerapkan SJPH dan mengelola dokumen sertifikasi halal secara mandiri. Program ini menghasilkan luaran berupa diterbitkannya sertifikat halal bagi produk Lovita Yoghurt, sehingga diharapkan dapat meningkatkan daya saing usaha, memperluas akses pasar, serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan.
Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan dalam Pemantauan Status Gizi Ibu Hamil melalui Pengukuran Lila di Puskesmas Sambongpari Kota Tasikmalaya Enung Rohimah; Gunarmi Gunarmi; Shandy Wigya Mahanani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1614

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi masyarakat di Indonesia, dengan prevalensi nasional 16,9% dan risiko KEK sekitar 22% di wilayah kerja Puskesmas Sambongpari, Kota Tasikmalaya. Deteksi dini dilakukan melalui pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA), namun studi pendahuluan menemukan 40% data hasil pengukuran kader tidak sesuai saat diverifikasi ulang oleh tenaga gizi. Hal ini menunjukkan tingginya kesalahan teknis dan perlunya peningkatan keterampilan kader secara spesifik. Kegiatan pengabdian ini memiliki urgensi untuk mencegah kesalahan sasaran intervensi gizi dengan bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam melakukan pengukuran LILA secara terstandar. Kebaruan kegiatan ini terletak pada pendekatan pendampingan partisipatif (participatory mentoring) yang memadukan video edukasi ber-HAKI (durasi 1 menit 9 detik), diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung (real-time feedback) pada ibu hamil sasaran. Kegiatan melibatkan 20 kader dari tiga kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Sambongpari. Evaluasi keterampilan dilakukan melalui observasi langsung terhadap 12 langkah prosedur operasional standar pengukuran LILA. Hasil menunjukkan seluruh peserta (100%) menyelesaikan pelatihan, dengan 90% kader mencapai kategori Sangat Terampil dan 10% Terampil, sehingga target indikator keberhasilan (≥80%) tercapai. Langkah yang paling banyak memerlukan penguatan adalah memposisikan lengan ibu dan membaca hasil pengukuran dengan presisi (80% ketepatan). Disimpulkan bahwa pelatihan partisipatif berbasis visual dan praktik berulang di lapangan sangat efektif meningkatkan akurasi keterampilan kader. Direkomendasikan adanya pembinaan berkala serta penetapan SOP permanen oleh Puskesmas.
Sosialisasi Mitigasi Banjir dan Perencanaan Drainase Lingkungan Berkelanjutan di Kawasan Cagar Budaya Palembang Tera Melya Patrice Sihombing; Andry Yuliyanto; Galih Rio Prayogi; Miskar Maini; Junita Eka Susanti; Kirtinanda P; Arif Rahman Hakim Sitepu; Cahyo Agung Saputra; Yustein Dharma Dewadharu Wynarko; Aulia Dewanggga; Elsyah Auren Azizi; Shofie Mauly Kemala; Rebecca Oktri Dayanti Hutahaean
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1615

Abstract

Kawasan Cagar Budaya Palembang merupakan aset sejarah dan budaya yang memiliki nilai penting sehingga memerlukan upaya pelestarian yang berkelanjutan. Namun, kawasan ini menghadapi ancaman banjir akibat kondisi topografi yang relatif rendah, kedekatannya dengan Sungai Musi, peninggian elevasi lahan akibat sedimentasi dan reklamasi, serta belum optimalnya sistem drainase dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mitigasi banjir melalui penyusunan peta mitigasi serta pengembangan rancangan teknis sistem drainase lingkungan yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kondisi eksisting sistem drainase, survei lapangan, pemetaan wilayah rawan banjir, penyusunan peta zonasi risiko banjir, sosialisasi kepada masyarakat, serta penyusunan konsep desain teknis drainase yang mempertimbangkan karakteristik kawasan cagar budaya. Kegiatan juga melibatkan masyarakat, pengelola kawasan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong pengelolaan lingkungan secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya peta mitigasi banjir yang memuat tingkat risiko, lokasi potensi genangan, dan pola aliran air sebagai dasar pengambilan keputusan dalam penanganan banjir. Selain itu, dihasilkan rancangan teknis sistem drainase lingkungan berkelanjutan yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengendalian banjir sekaligus mendukung pelestarian kawasan cagar budaya. Program ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap mitigasi bencana serta memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan dalam mewujudkan pengelolaan kawasan yang tangguh dan berkelanjutan.
Smart Youth In Digital Era: Business Fundamentals For Future Leaders Arifin Arifin; Emirullyta Harda Ninggar; Desmala Sari; Ratu Sinar Sari Tanjung; Muhammad Riyadhi Saputra; Sitti Suharni; Khairunnisa Noviantari; Tina Nurzachra Latifah Rizki Liana; Prisma Yunia Putri; Ambar Pambudi; Muhammad Iqbal; Hendri Gustian; Riyan Maruly
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1617

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat bertajuk Business Fundamentals for Future Leaders dirancang untuk memperkuat pemahaman siswa SMA terhadap konsep dasar bisnis, meliputi perencanaan usaha, manajemen operasional, manajemen keuangan dasar, serta literasi model bisnis. Dilaksanakan di SMA Negeri 1 Natar, Lampung Selatan, pada 3 Februari 2026, seminar ini melibatkan 118 siswa kelas XI dan XII melalui sesi keynote, tiga sub tema materi, serta praktik terbimbing menyusun business model canvas sederhana. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, literasi fundamental bisnis meningkat 47 persen, proporsi siswa yang mampu menyelesaikan business model canvas sederhana naik dari 24 persen menjadi 79 persen, dan kepercayaan diri siswa dalam menyusun rencana bisnis dasar naik dari 51,2 menjadi 76,8 dari skala 100. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa seminar terstruktur satu hari mampu memperkuat kompetensi fundamental bisnis generasi muda secara bermakna.