cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 665 Documents
Pendampingan Fisioterapi Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Tidur Pada Lansia di Posyandu Lestari 1 Desa Setia Bumi Hanafi, Amri; Rahmanto, Safun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.677

Abstract

Pendahuluan Proses menua adalah keadaan yang dijalani oleh seseorang, baik laki-laki ataupun perempuan yang usianya telah lebih 60 tahun (Ashari 2021). Gangguan tidur bisa menyebabkan terjadinya acciden ketika melakukan aktivitas sehari-hari, meningkatnya risiko obesitas, hipertensi, stroke, diabetes serta serangan jantung pada lansia (Prianthara, Paramurthi, and Astrawan 2021). Tujuan diadakannya pendampingan komunitas lansia ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai gangguan tidur pada lansia dan memberikan edukasi dalam peningkatan kualitas tidur bagi lansia melalui pendekatan fisioterapi. Metode Kegiatan pada komunitas lansia ini menggunakan metode berupa pendampingan mengenai gangguan tidur pada lansia dan memberikan edukasi dalam peningkatan kualitas tidur bagi lansia. Media sosialisasi yang digunakan adalah brosur leaflet yang berisi uraian berbagai tips dan manfaat menarik. Sebagai bagian dari pendampingan ini, lansia juga menjalani pre-test dan post-test berbasis kuesioner untuk menilai pemahaman mereka dan mengukur efektivitas dari pendampingan ini. Pelaksanaan Pada 20 September pukul 08.00 hingga 09.30 WIB dilaksanakan kegiatan pendampingan di posyandu lansia yang berlokasi di Desa Setia Bumi, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Hasil dan Pembahasan Kegiatan diskusi berjalan dengan baik dan sangat aktif, sehingga lansia merasa bahagia dana menambah pengetahuan mereka tentang gejala, cara pencegahan, peningkatan, edukasi, dan latihan yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan tidur juga dalam meningkatkan kualitas tidur bagi para lansia. Evaluasi Berdasarkan hasil evaluasi (pre-test dan post-test) yang ditunjukkan pada Tabel 1, terlihat bahwa kegiatan penyuluhan pada lansia mampu meningkatkan pengetahuan bagi para lansia. Kesimpulan Dalam kegiatan komunitas lansia yang telah dilakukan tentang penyuluhan mengenai kualitas tidur, ditemukan bahwa kegiatan tersebut memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan bagi lansia.
Pelatihan Pertolongan Pertama Anak Tersedak Berbasis Komunitas di Posyandu ILP RW 15 Mangliawan Permai, Malang MR, Merisdawati; Jamil, Mokhtar; Ummifa, Kaslinda Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.678

Abstract

Tersedak (choking) merupakan keadaan gawat darurat yang sering dialami bayi dan balita, dan dapat berakibat fatal bila tidak segera ditangani. Pengetahuan serta keterampilan orang tua dan pengasuh dalam memberikan pertolongan pertama masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu atau pengasuh dalam menangani anak tersedak melalui pelatihan berbasis komunitas di posyandu. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Agustus 2025 di Posyandu Graha 15 Mangliawan Permai, melibatkan 72 peserta yang terdiri dari ibu, ayah, pengasuh bayi dan balita, serta kader posyandu. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan diberikan melalui ceramah interaktif dan praktik langsung menggunakan alat peraga berupa manekin bayi dan anak. Peserta juga diberi kesempatan melakukan simulasi tindakan di bawah bimbingan tim pengabdian masyarakat. Evaluasi dilakukan secara lisan melalui tanya jawab dan refleksi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kepercayaan diri peserta dalam memberikan pertolongan pertama pada anak tersedak.
Edukasi Literasi Keuangan Digital untuk UMKM dalam Menghadapi Era Cashless Society Alfiana, Alfiana; Saripujiana, Dian; Nurlia, Nurlia; Hasbi, Hariandy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.679

Abstract

Transformasi menuju cashless society menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi keuangan digital. Rendahnya literasi keuangan digital sering menjadi hambatan utama dalam penerapan sistem pembayaran nontunai. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menggunakan layanan keuangan digital seperti mobile banking, QRIS, dan e-wallet secara aman dan efisien. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi interaktif, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan pascapelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta mengenai pengelolaan transaksi digital, keamanan data, dan manfaat efisiensi sistem cashless. Selain itu, peserta mampu mengimplementasikan transaksi digital dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Program ini diharapkan menjadi model edukasi berkelanjutan yang mendorong kemandirian finansial UMKM serta mempercepat inklusi ekonomi digital di masyarakat.
Peningkatan Kapasitas Pelaporan Keuangan UMKM Melalui Pendampingan Akuntansi Sederhana pada PT Sarisa Merapi Olahan Salak Novitasari, Putri Dwi; Wafa, Zaenal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.680

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan krusial dalam perekonomian  nasional, namun sering menghadapi kendala dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan.  Keterbatasan ini menghambat akses pendanaan, pengambilan keputusan strategis, dan  kepatuhan pajak. Artikel pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya peningkatan kapasitas pelaporan keuangan pada PT Sarisa Merapi. Olahan Salak, sebuah UMKM olahan salak di Yogyakarta, melalui pendampingan akuntansi sederhana. Metode yang digunakan meliputi asesmen kebutuhan, edukasi konsep dasar akuntansi, pelatihan pencatatan transaksi harian, serta pendampingan langsung dalam penyusunan laporan laba rugi dan neraca sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan praktis pemilik serta staf dalam melakukan pencatatan transaksi yang lebih teratur dan menyusun laporan keuangan dasar secara mandiri. Peningkatan kapasitas ini berdampak positif pada pengambilan keputusan bisnis yang lebih terinformasi dan meningkatkan potensi akses UMKM terhadap sumber pembiayaan eksternal. Kesimpulan dari program ini adalah bahwa pendampingan akuntansi dengan pendekatan yang pragmatis dan berkelanjutan sangat efektif dalam memperkuat fondasi keuangan UMKM, yang pada gilirannya mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha.
Sosialisasi dan Penguatan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan kepada Masyarakat melalui Program Kemandirian Barbershop dalam Kegiatan BAPAS Peduli (Studi : Balai Pemasyarakatan Bandung) Daulah, Krisna Asma Saeful; Ramadhan, Rafli Aldira; Senoputro, Rifqi Murtadho; Equatora, Muhammad Ali; Muhammad, Ali; Aulia, Qisthina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.682

Abstract

Naskah kebijakan ini mengkaji permasalahan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan pasca-pidana yang masih menghadapi stigma, penolakan, dan minimnya dukungan komunitas. Berdasarkan hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) Taruna Program Studi Bimbingan Kemasyarakatan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan Tahun 2025 di Bapas Kelas I Bandung dan Yayasan Anugrah Insan Residivist, ditemukan bahwa pendekatan berbasis komunitas, seperti program pelatihan barbershop dan kegiatan Bapas Peduli di ruang publik, efektif membangun kepercayaan masyarakat. Evaluasi terhadap kebijakan reintegrasi sosial menunjukkan bahwa implementasi di lapangan belum sepenuhnya responsif terhadap tantangan sosial dan psikologis yang dihadapi klien. Oleh karena itu, naskah ini menawarkan alternatif kebijakan yang mencakup: penguatan peran POKMAS LIPAS sebagai fasilitator komunitas, integrasi layanan sosial publik dengan program keterampilan klien, serta kolaborasi lintas sektor yang sistemik dan berkelanjutan. Rekomendasi diarahkan pada advokasi kebijakan berbasis komunitas, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta replikasi model praktik baik ke wilayah lain dengan dukungan regulasi dan partisipasi publik yang lebih kuat.
Penguatan Financial Knowledge Berbasis Gamifikasi sebagai Inovasi Pembelajaran Guru SMP di Kabupaten Temanggung Yulianto, Arief; Pramono, Suwito Eko; Wijaya, Angga Pandu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.684

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan gamifikasi sebagai sarana belajar dalam pendidikan keuangan. Pendidikan keuangan yang terbatas cenderung menghasilkan literasi keuangan yang rendah, sehingga masih diperlukan penguatan pendidikan keuangan melalui gamifikasi. Saat ini pada era teknologi yang semakin canggih serta persebaran internet yang merata, gamifikasi merupakan sarana yang efektif dalam memperkuat pendidikan bagi siswa. Guru memerlukan pelatihan dan penguatan gamifikasi agar mampu mengelola kelas serta menciptakan pembelajaran yang efektif sekaligus menyenangkan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi tentang konsep dasar keuangan, pengelolaan anggaran, tabungan, investasi, dan manajemen risiko, yang berbasis gamifikasi. Pendekatan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, aplikatif, serta mudah dipahami. Kegiatan melibatkan 65 guru SMP di Kabupaten Temanggung sebagai peserta aktif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan gamifikasi memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan keterampilan keuangan guru. Sebagian besar peserta menyatakan bahwa gamifikasi memudahkan pemahaman konsep, membantu penerapan materi sekaligus bermain, serta membuat proses belajar lebih menarik dan tidak membosankan. Kegiatan pengabdian ini berhasil mencapai tujuannya dengan memperkuat literasi keuangan guru melalui metode gamifikasi yang inovatif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital.
Membangun Jiwa Nasionalisme dan Toleransi Melalui Kelas Kewarganegaraan di Pesantren Saadatul Muttaqien Seberang Muaro Jambi Maulia, Siti Tiara; Candra, Alif Aditya; Melisa, Melisa; Ichsan, Muhammad; Utami, Sundari; Hajri, Priazki; Santoso, Ridwan; Abiyuna, Thaufan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.685

Abstract

Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di beberapa sekolah terutama pada pesantren masih belum secara optimal memasukan materi yang berkaitan dengan keberagaman dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang berkaitan dengan keberagaman dan toleransi dalam kehidupan disampaikan cenderung bersifat normatif tanpa membahas permasalah aktual yang sering terjadi dalam masyarakat. Akibatnya, banyak siswa yang memahami konsep toleransi secara teoritis, tetapi tidak mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata. Kurangnya pendekatan berbasis pengalaman juga membuat siswa sulit memahami dampak dari sikap intoleran hingga rasisme yang masih banyak terjadi disekitar. Faktor di sekitar lingkungan juga turut menjadi tantangan dalam pembentukan sikap toleransi melalui pendidikan. Tidak semua sekolah memiliki budaya inklusif yangn mendorong interaksi positif antara siwa dari berbagai latar belakang. Di beberapa daerah, degrasi sosial masih terjadi di lingkungan sekolah, dimana siswa cenderung berkelompok berdasarkan kesamaan etnis atau agama. Hal ini menghambat mereka untuk berinteraksi dengan kelompok lain dan memahami keberagaman secara langsung, dan membuat munculnya sifat intoleran. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk mengintegrasikan nilai-nilai nasionalisme dan toleransi dalam pendidikan kewarganegaraan pada para santri di Pesantren Sa’datul Muttaqien Seberang Muaro Jambi, meningkatkan pemahaman dan penghagraan mereka terhadap adanya keberagaman, dan mendorong pembentukan karakter santri yang nasionalis dan toleran. Tahapan dalam pengabdian ini melalui sosialisasi, pelatihan, kemudian penerapan teknologi berupa media digital, pendampingan terakhir evaluasi dari keberlanjutan program. Pengabdian ini menghasilkan pemahaman mengenai keberagaman budaya dan sosial, kepedulian terhadap isu kewarganeagraan, penguatan sosial dalam ruang lingkut pesantrean khususnya santri dan juga guru asemakin meningkat.
Pendampingan Penyusunan Program Layanan Bimbingan Konseling Berbasis Kurikulum Merdeka Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru BK SMP Di Kota Tobelo Kusumawati, M M Puji Nitis; Suoth, Like; Tumada, Deswita Lestiawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.686

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam membentuk generasi berkualitas, dan guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga pembimbing  dalam pengembangan akademik dan karakter siswa. Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) membantu siswa mengatasi masalah pribadi serta mengoptimalkan potensinya. Dalam era Kurikulum Merdeka, guru dituntut lebih kreatif dan inovatif sesuai kebutuhan siswa. Namun, di Kota Tobelo, Halmahera Utara, guru BK tingkat SMP masih menghadapi tantangan dalam penyusunan dan penerapan layanan BK berbasis Kurikulum Merdeka. Melalui kegiatan pendampingan PKM, dilakukan peningkatan kompetensi profesional bagi 15 guru BK. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan: seluruh peserta (100%) memahami prinsip dan implementasi Kurikulum Merdeka; 93,33% mampu menyusun program layanan BK sesuai kebutuhan siswa; seluruh peserta (100%) dapat menyusun program layanan BK setelah pelatihan; dan 13 peserta (86,67%) mampu membuat modul bahan ajar BK menggunakan bahasa Indonesia yang benar. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan efektif dalam meningkatkan kemampuan guru BK dalam merancang layanan dan modul pembelajaran inovatif berbasis Kurikulum Merdeka.
Pendampingan Penyusunan Kebijakan Pendidikan Berdasarkan Peraturan Hukum yang Berlaku Bagi Kepala Sekolah Dan Guru SD Di Kabupaten Halmahera Utara Tjuana, Alpres; Uang, Yulinda; Pitasari, Dyah Retno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.687

Abstract

Peraturan hukum dalam bidang pendidikan memiliki peran penting dalam mewujudkan sistem pendidikan yang adil, efektif, dan berkualitas. Namun, banyak kepala sekolah dan guru masih mengalami kesulitan dalam memahami serta menerapkan regulasi pendidikan yang berlaku. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kebijakan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum dan berdampak pada menurunnya kualitas pembelajaran. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, setiap kebijakan pendidikan harus berlandaskan pada prinsip keadilan dan kesetaraan. Oleh karena itu, pemahaman guru dan kepala sekolah terhadap peraturan hukum menjadi hal yang sangat penting. Kurangnya pemahaman ini sering kali menyebabkan penyusunan kebijakan yang tidak sesuai dengan regulasi, sehingga tujuan pendidikan yang berkualitas dan merata sulit tercapai. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Kabupaten Halmahera Utara, dilakukan pendampingan bagi kepala sekolah dan guru SD dalam memahami dan menyusun kebijakan pendidikan berbasis hukum. Program ini membantu pendidik mengenali tantangan regulatif, meningkatkan kemampuan dalam perumusan kebijakan, serta memperkuat tata kelola pendidikan di sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang lebih tertata, adil, dan berkualitas.
Pendampingan Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) Dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis IT Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Wote, Alice Yeni Verawati; Duan, Victor Peter Lodewyk; Tjuana, Alpres
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.688

Abstract

Pendidikan berkualitas menjadi fondasi utama bagi perkembangan anak dan kemajuan bangsa. Namun, di Kota Tobelo, pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen (PAK) pada jenjang SD dan SMP masih menghadapi tantangan, terutama karena metode pembelajaran yang konvensional dan kurangnya pemanfaatan teknologi informasi. Penggunaan buku teks dan papan tulis secara dominan membuat motivasi belajar siswa rendah. Di sisi lain, perkembangan teknologi informasi sebenarnya membuka peluang besar untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik melalui media interaktif seperti aplikasi pembelajaran, video edukatif, dan permainan berbasis IT. Oleh karena itu, guru PAK perlu mendapatkan pendampingan agar mampu mengembangkan dan memanfaatkan media berbasis IT secara efektif. Pendekatan ini sejalan dengan teori konstruktivisme Jean Piaget dan Lev Vygotsky yang menekankan pentingnya pengalaman belajar aktif. Pembelajaran interaktif memungkinkan siswa membangun pengetahuan secara mandiri dan kolaboratif. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berfokus pada pendampingan 15 guru PAK di Kota Tobelo melalui pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis IT, pemanfaatan teknologi dalam menciptakan suasana belajar yang menarik, serta penerapan media interaktif di kelas. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa serta menjembatani kesenjangan antara metode konvensional dan kebutuhan pendidikan di era digital.