cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 665 Documents
Program Peningkatan Kesehatan Mental dan Motivasi Kerja Bagi Karyawan Usaha Kecil Sisilia, Novianti; Suyatno, Agus; Rahayu, Istiyawati; Ernawati, Ernawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.703

Abstract

Kesehatan mental dan motivasi kerja merupakan faktor penting dalam menentukan produktivitas dan keberlanjutan usaha kecil. Namun, banyak karyawan di sektor ini menghadapi tekanan kerja, kelelahan emosional, dan kurangnya dukungan psikologis yang memengaruhi kinerja serta kepuasan kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis dan motivasi kerja karyawan melalui program pelatihan manajemen stres, komunikasi positif, dan penguatan nilai kerja. Metode pelaksanaan meliputi sesi konseling kelompok, pelatihan interaktif, dan kegiatan reflektif berbasis pengalaman kerja sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran peserta mengenai pentingnya kesehatan mental, kemampuan mengelola stres, serta komitmen terhadap pekerjaan. Selain itu, peserta melaporkan peningkatan semangat kerja dan hubungan interpersonal yang lebih positif di tempat kerja. Program ini diharapkan menjadi model pendampingan berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di sektor usaha kecil dan menengah.
Program UKS Jiwa Sebagai Pemberdayaan Guru dan Siswa Dalam Penanganan Masalah Kesehatan Jiwa di Sekolah Kabupaten Malang Arfianto, Muhammad Ari; Ibad, Muhammad Rosyidul; Widowati, Sri; Pramudia, Ajeng; Sari, Amelia Wulan; Salsa, Sefira Khiorotus; Purbaningrum, Setia; Utomo, Rafika Azzahra Salsabila; Aryani, Hening Ryan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.706

Abstract

Kesehatan jiwa adalah komponen penting dalam pembentukan individu yang sehat secara keseluruhan, khususnya bagi siswa yang menghadapi tekanan akademik dan sosial sehari-hari. Masalah kesehatan jiwa di kalangan remaja dapat menghambat proses belajar dan perkembangan mereka. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan penanganan masalah kesehatan jiwa di lingkungan sekolah. Program UKS Jiwa di Kabupaten Malang bertujuan untuk memberdayakan guru dan siswa dalam mendeteksi dan menangani masalah kesehatan jiwa di sekolah. Program UKS Jiwa ini menggunakan metode pelaksanaan yang meliputi sosialisasi, Program UKS Jiwa, dan pendampingan IPTEK. Partisipan terdiri dari 7 orang guru dan 20 siswa dari kelas 7 dan 8 di Kabupaten Malang. Pengetahuan dan keterampilan diukur sebelum dan sesudah program. Gangguan mental emosional dinilai menggunakan instrumen PSC-17, sementara perilaku self-harm dan bullying dinilai menggunakan instrumen SHI dan Bullying. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan kesehatan jiwa dan manajemen stres di kalangan guru dan kader UKS Jiwa setelah program. Selain itu, terdapat penurunan pada gangguan mental emosional, perilaku self-harm, dan bullying di kalangan siswa. Data menunjukkan bahwa gangguan internalisasi, atensi, dan eksternalisasi menurun, sementara kesehatan mental siswa meningkat. Program UKS Jiwa terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan jiwa serta manajemen stres di kalangan guru dan siswa. Program ini juga berhasil mengurangi gangguan mental emosional, perilaku self-harm, dan bullying, sehingga menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan aman bagi siswa.
Implementasi Video Berbasis Animasi : 8000 HPK Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Pada Pencegahan Stunting Hadiyani, Wini; Mar’ah, Novya Ashlahatul; Krismayanti, Aprisa; Hidayat, Dede Taufik; Mardani, Diana; Asalma, Haifa Yasyfi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.708

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Edukasi tentang pencegahan stunting sejak remaja memiliki peran penting dalam pencegahan stunting karena kelompok ini akan menjadi calon orang tua di masa depan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan stunting melalui media video animasi “8000 Hari Pertama Kehidupan”. Kegiatan dilaksanakan di SMP Bina Juara, Kabupaten Sumedang, dengan melibatkan 32 siswa kelas VIII. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi,  penayangan video edukatif dan diskusi interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan (p < 0,05) dari rata-rata 62,4 menjadi 85,6 (+37%) dan sikap remaja dari 68,9 menjadi 88,2 (+28%). Program ini juga menghasilkan terbentuknya Kelompok Duta Kesehatan Remaja dan kemitraan antara STIKep PPNI Jawa Barat dengan sekolah serta puskesmas setempat. Hasil menunjukkan bahwa media video animasi efektif digunakan untuk meningkatkan kesadaran dan sikap positif remaja dalam pencegahan stunting
Edukasi Bahaya dan Upaya Pencegahan Penyakit Menular Seksual pada Remaja di SMK Negeri 1 Kotamobagu Akbar, Hairil; Sarman, Sarman; Fauzan, Moh Rizki; Rumaf, Fachry; Dimkatni, Ni Wayan; Rismayani, Besse; Muda, Alfarezi; Paputungan, Dio Alief Saputra; Kaonal, Enjelina; Ngandu, Nayla; Hulukati, Fika Reva Agisty; Timbuleng, Stevania Pricilia; Damogayo, Fika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.714

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai bahaya serta upaya pencegahan penyakit menular seksual (PMS) di SMK Negeri 1 Kotamobagu. Remaja merupakan kelompok yang rentan terpapar PMS akibat rasa ingin tahu yang tinggi, paparan informasi yang kurang tepat, dan perilaku berisiko. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta tanya jawab dengan menggunakan media presentasi. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas XI Asisten Keperawatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai jenis PMS, cara penularan, dan strategi pencegahan setelah mengikuti penyuluhan. Selain itu, siswa mulai menunjukkan sikap lebih terbuka dalam berdiskusi mengenai kesehatan reproduksi. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah sangat penting dalam mencegah PMS pada remaja. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan meliputi respon yang baik dari pihak sekolah mengenai kegiatan pengabdian atau penyuluhan yang akan dilakukan, Oleh karena itu diperlukan dukungan pihak sekolah dan orang tua untuk menciptakan komunikasi yang sehat serta memberikan informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi.
Peran Mahasiswa Asistensi Mengajar Dalam Penerapan Proyek Mini Garden Gizi di Sekolah Dasar Hakim, Arif Rahman; Hadi, Yul Alfian; Saputra, Muhammad Aziz; Amrina, Amrina; Tista, Anggi; Humaeroh, Humaeroh; Ulpiana, Via
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.717

Abstract

Program Asistensi Mengajar (AM) sebagai bagian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam ekosistem pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan peran mahasiswa AM dalam merancang dan menerapkan program inovatif berupa "Mini Garden Gizi" di Sekolah Dasar. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan Project-Based Learning (PjBL) yang melibatkan observasi awal, sosialisasi program, pembimbingan intensif, dan evaluasi hasil belajar siswa. Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan lahan sekolah yang terbatas untuk dijadikan media pembelajaran praktis mengenai gizi, biologi tanaman, dan kelestarian lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada antusiasme dan partisipasi aktif siswa. Selain itu, pemahaman siswa mengenai pentingnya gizi seimbang dan cara menanam sayuran meningkat. Program ini juga berhasil menumbuhkan karakter Profil Pelajar Pancasila, khususnya aspek gotong royong dan tanggung jawab. Mahasiswa sebagai fasilitator memperoleh pengalaman nyata dalam manajemen proyek edukasi dan penerapan metode PjBL di kelas. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa AM dan pihak sekolah sangat efektif dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan berdampak.
Edukasi Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik serta Pengelolaan Sampah Yang Tepat di SDN Lolayan Imban, Putri Natasya; Mokodompit, Diva; Akbar, Hairil; Mokodompit, Hafsia Khairun Nisa; Amir, Echa Effendy Siswanto; Astuti, Windi; Bandu, Jumiati; Saleh, Husna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.718

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan melakukan edukasi tentang pemilahan sampah organik dan anorganik serta pengelolaan sampah yang tepat di Sekolah Dasar Negeri Desa Lolayan. Sampah merupakan benda-benda yang sudah tidak digunakan atau tidak terpakai oleh pemiliknya. Berdasarkan sifatnya, sampah dibagi menjadi dua yaitu sampah organik yang mudah terurai oleh mikroorganisme dan sampah anorganik yang sulit terurai serta membutuhkan waktu lama dalam proses penguraian. Kegiatan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan kuis yang melibatkan siswa-siswi sekolah dasar Desa Lolayan. Materi mencakup pengertian sampah organik dan anorganik, cara pemilahan sampah, manfaat pemilahan sampah, serta cara pengelolaan sampah daur ulang menjadi benda bermanfaat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa-siswi dapat memahami cara memilah sampah dan memanfaatkan sampah yang dapat didaur ulang menjadi benda bermanfaat. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini adalah dukungan pihak sekolah, antusiasme peserta, serta kerja sama antara tim pelaksana dan guru. Kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk kesadaran dan perilaku hidup bersih di lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, edukasi pemilahan sampah ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan minim sampah di sekolah dasar.
Inovasi Produk Olahan Krupuk Nasi Berbahan Dasar Ikan Bandeng sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah Hasil Panen Purwati, Riska Dwi; Nailillah, Rizqi; Afif, Ummi Dati; Swari, Nabila Putri Ken; Firmansyah, Mohammad Dheva; Winoto, Panji; Pangestu, Bagus Joko; Anwar, Masrur; Yaumi, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.727

Abstract

Inovasi dalam pengolahan hasil panen perikanan menjadi produk bernilai tambah merupakan salah satu strategi penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para pembudidaya ikan bandeng di wilayah pesisir. Penelitian ini menitikberatkan pada pengembangan produk olahan berbasis krupuk nasi dengan bahan utama ikan bandeng, sebagai salah satu upaya diversifikasi pangan dan peningkatan nilai ekonomi lokal. Produk ini dirancang untuk memperpanjang daya simpan hasil panen, memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal, serta meningkatkan daya saing produk pangan di tingkat rumah tangga maupun pasar. Metode pengolahan yang diterapkan mencakup pemilihan bahan baku berkualitas, pencampuran nasi sisa rumah tangga dengan daging ikan bandeng, proses pengeringan yang tepat, hingga tahap penggorengan untuk menghasilkan krupuk dengan tekstur renyah, cita rasa khas, dan kandungan gizi yang tetap terjaga. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa krupuk nasi ikan bandeng memiliki potensi sebagai alternatif pangan inovatif yang bergizi, ramah lingkungan, serta memiliki peluang pasar yang cukup menjanjikan. Temuan ini menegaskan bahwa pengolahan inovatif produk perikanan tidak hanya berkontribusi pada peningkatan nilai ekonomi hasil panen, tetapi juga mendukung ketahanan pangan lokal dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, sehingga mendorong pemberdayaan ekonomi berkelanjutan di tingkat desa.
Edukasi Manfaat Olahan Air Jahe pada Ibu Hamil Terhadap Pencegahan Mual Muntah di Klinik Pratama Romauli ZR Tondang, Gryttha; Oktaviance, R; Ambarita, Bernadetta; Tumanggor, Lili Suryani; Martini, Sri; Boris , Jev; Ginting, Nasipta; Manik, Risda Mariana; Gaol, Hotmarina Lumban; Sinaga, Amando
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.627

Abstract

Di awal Kehamilan trimester 1 beberapa ibu mengalami mual karena dari hormon esterogen dan HCG yang meningkat dalam darah, tonus otot traktus digestivus mengalami penurunan sehingga motilitas pun berkurang akibat banyaknya jumlah progesteron serta penurunan kadar motalin. Mual sedang atau berat dengan muntah atau tanpa muntah terjadi kapan saja. Jika hal ini dialami di pagi hari dinamakan morning sickness. Mual dan muntah belum diketahui penyebab pastinya namun ada kemungkinan besar keadaan ini akibat reaksi karena peningkatan hormon. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meminimalkan kejadian mual muntah pada ibu hamil dan melatih ibu hamil ibu memanfaatkan terapi komplementer. Sasaran pada PKM ini ibu hamil yang ada di Klinik Pratama Romauli ZR. Metode PKM yang digunakan dalam penyuluhan interaktif manfaat olahan air jahe ini adalah dengan melakukan presentasi materi dan melakukan simulasi mengolah air jahe. Hasil dari kegiatan ini ibu hamil tahu bagaimana cara mengolah air jahe semakin lebih baik setelah ada perlakuan penyuluhan/ edukasi, ibu hamil secara pengetahuan dan sikap dari manfaat olahan air jahe pada ibu hamil terhadap Pencegahan mual muntah sejak dini serta mau mengkonsumsi olahan air jahe semakin baik setelah diberi perlakuan penyuluhan/ edukasi.
Pelatihan Peningkatan Kualitas Keripik Singkong dengan Teknologi Mesin Pengiris bagi UMKM Morobongo Malik, Muchamad; Burhanuddin, Aan; Mukhtar, Agus; Margono, Margono; Alam, Bagus Aditama; Pranata, Dwi Yan Damar Arya; Ma’mun, Hisyam; Androva, Althesa; Haryono, Muhammad Budi; Safi'I, Muhamad; Jannah, Wardatul; Febriandyono, Muhammad Faesal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.648

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk keripik singkong UMKM di Desa Morobongo melalui penerapan mesin pengiris dengan dua variasi pisau. Metode pelaksanaan meliputi observasi, persiapan, pelatihan (teori, demonstrasi, dan praktik), serta evaluasi. Hasil monitoring menunjukkan peningkatan signifikan dimana kapasitas produksi meningkat 300-400% (dari 2 kg menjadi 8-10 kg/hari), waktu produksi berkurang 78-82% (dari 45 menit menjadi 8-10 menit/kg), dan tingkat kerusakan bahan menurun hingga di bawah 3%. Evaluasi partisipatif mengungkap 92% peserta merasa puas dan 100% berkomitmen menerapkan teknologi ini secara berkelanjutan. Program ini tidak hanya meningkatkan efisiensi biaya produksi sebesar 15% tetapi juga nilai jual produk sebesar 12%. Disimpulkan bahwa adopsi teknologi tepat guna berhasil memberdayakan UMKM, dengan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut pada aspek pemasaran, permodalan, dan pendampingan berkelanjutan.
Implementasi Peran Mahasiswa dalam Mewujudkan Program Reboisasi dan Pemberdayaan Lingkungan Berbasis Partisipasi Masyarakat Karen, Julia; Amelia, Destika; Jariah, Ainun; Ulya, Naisya Zulfa; Safitri, Geisyah; Lestari, Okta Ananda Dwi; T A, Kiagus Muharram; Hamidah, Rahmah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.658

Abstract

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Riset dan Sains (UKM MARS) Politeknik Negeri Sriwijaya dilaksanakan di RT 29 Kelurahan Keramasan sebagai upaya peningkatan ruang hijau dan mitigasi penurunan kualitas udara. Program ini menggunakan metode partisipatif, edukatif, dan kolaboratif yang melibatkan mahasiswa, perangkat desa/lurah, Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH), serta masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pemeliharaan. Tahapan kegiatan meliputi perencanaan awal, edukasi masyarakat, pelaksanaan kegiatan lapangan, monitoring, publikasi hasil dan keberlanjutan kegiatan. Sebanyak 154 bibit disiapkan, dengan 114 bibit ditanam dan 40 dibagikan kepada warga. Jenis tanaman yang dipilih antara lain mahoni, tembesu, tabebuya, sirsak, nangka, pete, durian, alpukat, akasia, ketapang mini, solobium, kersen, mangga, melati air, dan lidah mertua diprioritaskan berdasarkan kemampuan adaptasi terhadap kondisi kering dan berdebu. Hasil monitoring menunjukkan tingkat keberhasilan hidup tanaman sebesar 83,3%, serta peningkatan keterlibatan masyarakat melalui pembentukan Kelompok Masyarakat Sadar Lingkungan (KMSL). Program ini tidak hanya menghasilkan penghijauan fisik, tetapi juga memperkuat kesadaran ekologis, gotong royong, dan keberlanjutan pemeliharaan lingkungan. Program ini menjadi contoh sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa/lurah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan lingkungan yang berkelanjutan