cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 822 Documents
Kelas Edukasi Kesehatan Mental Gen Alpha bagi Siswa MTs Negeri 1 Manado untuk Mencegah Burnout Akademik Firdaus, Muhammad; Handayani, Lilis; Pawa, Ira Deseilla; Rizkiyah, Annisa; Rahim, Rachma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1015

Abstract

Literasi kesehatan mental pada remaja, khususnya siswa sekolah menengah pertama, masih menjadi tantangan karena keterbatasan pemahaman mengenai konsep kesehatan mental dan cara pencegahannya, sehingga diperlukan upaya edukasi yang tepat dan interaktif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental siswa melalui edukasi interaktif. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2025 di kelas 7B MTs Negeri 1 Manado dengan melibatkan 29 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan berupa ceramah interaktif dengan media presentasi visual yang menarik, disertai sesi tanya jawab dan diskusi. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang terdiri dari 10 soal pilihan ganda mengenai pengertian kesehatan mental, tanda dan ciri, penyebab, sikap dan tindakan dalam mengatasi masalah kesehatan mental, serta stigma kesehatan mental pada remaja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, ditandai dengan peningkatan rata-rata persentase jawaban benar dari 95,51% pada pre-test menjadi 98,62% pada post-test atau meningkat sebesar 3,11%. Peningkatan terbesar terdapat pada aspek sikap dalam mengatasi kesehatan mental. Kesimpulannya, kegiatan edukasi kesehatan mental berbasis metode interaktif dapat secara efektif meningkatkan literasi kesehatan mental siswa sekolah menengah pertama.
Peningkatan Kesadaran Menabung Sejak Dini Melalui Sosialisasi dan Media Celengan Kreatif Bagi Siswa SDN 045957 di Desa Suka Kecamatan Panah Fiannisa, Agisty; Fadilah, Tiara Fitriani; Ulfa, Syarifah Widya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1020

Abstract

Kegiatan sosialisasi dan menghias celengan kreatif di SDN 045957 di Desa Suka Kecamatan Tiga Panah bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menabung sejak dini. metode yang digunakan adalah edukatif-partisipatif. kegiatan dilakukan melalui empat sesi, yaitu pemaparan materi, pemaparan materi tentang apa itu menabung, tujuan, manfaat, serta bagaimana cara menabung, sesi interaktif dan tanya jawab, kegiatan praktik menghias celengan kreatif, pembagian celengan hasil kreasi dan stiker profesi sebagai simbol pembelajaran menabung dan cita-cita. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat dan sesuai dengan usianya, anak-anak dapat dengan mudah meningkatkan kesadarannya akan pentingnya kegiatan menabung. Keberhasilan kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menumbuhkan kebiasaan menabung pada anak, sebagai upaya peningkatan kesadaran finansial yang lebih besar.
Pengabdian Mahaswa Berdampak: Sanitasi Dasar Sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Anak Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Sikapak Kota Pariaman Syahrul, Syahrul; Syafyusari, Febria; Zayani, Nofri; Alpices, Alpices; Wahyuni, Ridho Rizal; Putra, Ananda Tri; Asyura, Muhammad Rafi; Saputra, Aiga Medi; Mesra, Selvira; Selsi, Dian Elmaisya; Armoiza, Yolanda; Marsyila, Nabila; Putri, Intan Rahma; Cahyati, Safitri; Saputra, Alza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1025

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia, salah satunya dipengaruhi oleh kondisi sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat. Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok strategis dalam pembentukan perilaku sanitasi sejak dini. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Mahasiswa Berdampak ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran murid sekolah dasar mengenai sanitasi dasar sebagai upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Sikapak Kota Pariaman. Metode yang digunakan adalah intervensi edukasi sanitasi dasar melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan penggunaan media edukatif yang disesuaikan dengan karakteristik anak. Evaluasi dilakukan menggunakan desain Pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan murid sebelum dan sesudah intervensi. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan murid secara signifikan setelah diberikan edukasi sanitasi dasar. Murid menunjukkan pemahaman yang lebih baik terkait praktik mencuci tangan pakai sabun, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi sanitasi berbasis sekolah efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan murid terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. Program PKM Mahasiswa Berdampak ini diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya promotif dan preventif kesehatan serta mendukung percepatan penurunan stunting melalui pembentukan perilaku sanitasi yang baik sejak usia dini.
Pemberdayaan Masyarakat Menujuh Lingkungan Bersih Melalui Pembuatan dan Pemasangan Plang Edukasi Sampah Putri, Aina Diva; Vega, Dwi; Salim, Agus; Hamzah, Muhaimin; Hak, Pendais; Hidayat, Ahid; Nur, Indriyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1028

Abstract

Salah satu akar masalah tidak terciptanya kebersihan di wilayah pesisir adalah karena tidak adanya petunjuk sekaligus tanda pengingat (notifikasi). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di Desa Leppe, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara terhadap kebersihan lingkungan melalui pembuatan dan pemasangan plang edukasi sampah sebagai media edukasi visual. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis analisis SWOT untuk mengidentifikasi kondisi sosial dan permasalahan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu sosialisasi, perancangan, pembuatan, dan pemasangan plang di lokasi strategis desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap perilaku peduli lingkungan, dengan rata-rata nilai perubahan kesadaran (ΔC) sebesar +36%. Masyarakat mulai rutin melakukan kerja bakti dan memahami fungsi plang sebagai sarana edukasi kebersihan. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode partisipatif dan media komunikasi visual efektif dalam membangun kesadaran dan tanggung jawab masyarakat terhadap pengelolaan sampah di lingkungan perdesaan.
Promosi dan Prevensi Kesehatan Jiwa serta Manajemen Strees di SMPN 1 Moyo Hulu Safitri , Lina Eta; Soviya, Ovi; Setianingsih, Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1029

Abstract

Kesehatan jiwa remaja merupakan isu penting karena remaja rentan mengalami tekanan psikososial yang dapat berdampak pada proses belajar dan perkembangan sosialnya. Sekolah memiliki peran strategis dalam upaya promosi dan prevensi kesehatan jiwa pada remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta melakukan deteksi dini kesehatan jiwa dan manajemen stres pada siswa SMP Negeri 1 Moyo Hulu. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2025 dengan metode edukasi kesehatan mental melalui media promosi kesehatan serta skrining kesehatan mental menggunakan Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ). Sasaran kegiatan adalah siswa dan siswi SMP Negeri 1 Moyo Hulu. Tahapan kegiatan meliputi survei lokasi, perizinan, penjadwalan, pengisian kuesioner SDQ, dan penyuluhan kesehatan mental menggunakan media PowerPoint. Hasil skrining menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori normal pada seluruh domain SDQ, meskipun masih ditemukan beberapa siswa pada kategori borderline dan abnormal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa promosi dan prevensi kesehatan jiwa serta deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan remaja dalam mengelola stres. Diperlukan keberlanjutan program promosi kesehatan jiwa berbasis sekolah untuk mendukung kesejahteraan mental remaja.
Membangun Generasi Hebat: Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja bagi Siswa MTs Negeri Plus Riset Sidabalok, Selly R D Br; Magfirah, Andi N; Pioh, Virgin E; Marlessy , Sali M
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1031

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi akibat keterbatasan pengetahuan dan edukasi yang memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa MTs Negeri Plus Riset Tuminting, Kota Manado, mengenai kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif dengan ceramah dan media video animasi kepada 26 siswa. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired T-Test untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata pengetahuan siswa dari 90,38 menjadi 95,77 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja terhadap kesehatan reproduksi. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pendidikan kesehatan reproduksi diintegrasikan secara rutin di sekolah, metode penyampaian materi disesuaikan dengan karakteristik remaja, serta dukungan dari pihak sekolah dan dinas kesehatan diperkuat untuk memperluas implementasi kegiatan serupa dan membentuk kesadaran serta perilaku sehat remaja secara berkelanjutan.
Generasi Muda Sehat Reproduksi : Membangun Kesadaran Remaja Tentang Risiko Kehamilan Dini Melalui Pendekatan Evidence-Based di SMP Negeri 1 Unter Iwes Wahyuni, Ninik; Anggraini, Yulida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1033

Abstract

Kurangnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dapat meningkatkan risiko terjadinya kehamilan dini yang berdampak pada kesehatan, pendidikan, serta masa depan remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang “Membangun Kesadaran Remaja tentang Risiko Kehamilan Dini melalui Pendekatan Evidence-Based di SMP Negeri I Unter Iwes”. Sasaran kegiatan ini adalah remaja usia sekolah yang berada pada fase awal pubertas, di mana terjadi perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi persiapan, pelaksanaan edukasi, serta evaluasi. Peserta yang hadir dalam kegiatan edukasi ini berjumlah 50 siswa dengan rentan usia 11 sampai dengan 14 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian Masyarakat ini berjalan dengan 100 %. Peserta yang di hadiri oleh remaja laki-laki dan Perempuan ini menunjukkan bahwa mereka sudah faham dampak dan resiko dari kehamilan dini. Kesimpulannya, pendekatan evidence-based efektif dalam membangun kesadaran remaja tentang risiko kehamilan dini. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan sekolah, orang tua, serta tenaga kesehatan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan reproduksi remaja.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Gizi Seimbang pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Tanoyan Selatan Fauzan, Moh Rizki; Padjar, Nur Fahzria; Mokotoloy, Wahyu Pratama Putra; Sumaiku, Queenlie Gisela Giacinta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.784

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SDN 2 dan SDN 4 Tanoyan Selatan sebagai upaya untuk memperkenalkan dan memperkuat pemahaman siswa sekolah dasar mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pentingnya penerapan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi kesehatan dipilih sebagai fokus kegiatan karena masih ditemui kebiasaan siswa yang belum sepenuhnya mencerminkan perilaku hidup sehat, baik dalam aspek kebersihan diri maupun pemilihan makanan. Penyampaian materi dilakukan melalui media PowerPoint dan video edukatif yang disusun secara sederhana dan visual agar mudah dipahami oleh siswa, mengingat karakteristik anak usia sekolah dasar yang lebih mudah menerima informasi melalui contoh konkret dan gambar. Rangkaian kegiatan berlangsung sesuai jadwal dan seluruh materi dapat disampaikan dengan baik. Siswa menunjukkan perhatian yang cukup baik selama penjelasan, merespon pertanyaan yang diberikan, serta mengikuti demonstrasi gerakan mencuci tangan dengan penuh antusias. Penggunaan media visual terbukti membantu menjaga fokus siswa dan mempermudah mereka menangkap inti materi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memberikan tambahan wawasan mengenai kebiasaan hidup bersih dan pilihan makanan sehat, serta mendukung upaya sekolah dalam menanamkan perilaku kesehatan sejak usia dini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi siswa untuk mulai menerapkan perilaku sehat dalam rutinitas mereka, baik di sekolah maupun di rumah.
Pemberdayaan Remaja Dalam Upaya Kesiapsiagaan dan Penanganan Henti Jantung Pada Korban Bencana Artama, Syaputra; Tokan, Pius Kopong; Anwar, Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.785

Abstract

Latar Belakang: Salah satu upaya dalam manajemen bencana yaitu dengan meningkatkan kesiapasiagaan menghadapi bencana melalui peningkatan kapasitas dan pemberdayaan remaja di lingkungan masyarakat. Peningkatan kesiapsiagaan remaja dapat dilakukan melalui edukasi kebencanaan dan cara penanganan korban bencana sehingga remaja dapat memegang peranan penting dalam penyelamatan hidup dan perlindungan dirinya, keluarga maupun masyarakat Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan kontribusi positif remaja dalam kesiapsiagaan dan penanganan henti jantung pada korban bencana Metode: Metode pelaksanaan dengan problem based learning dan ICT (Information and Communication Technology). Hasil: terjadi peningkatan pengetahuan dan perilaku remaja kesiapsiagaan dan penanganan henti jantung pada korban bencana, dengan hasil pre-post test dari nilai rata-rata 62,3 meningkat menjadi nilai rata-rata 85,52. Kesimpulan: hasil perubahan pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh meningkat sehingga remaja dapat menjadi inisiator, penolong dan sumber daya jika suatu saat terjadi suatu kebencanaan baik untuk dirinya, keluarganya maupun di lingkungannya.
Aplikasi Teknologi Komposit Bearing Berbahan Limbah Grajen Kayu Bengkirai-Limbah Serat Rami-Sylicone Carbon di Bengkel Triyasa Salatiga Subagio, Budi Basuki; Wasito, Endro; Mara, Muhlasah Novitasari; Rochmatika, Rizkha Ajeng
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.794

Abstract

Program ini bertujuan mengembangkan suku cadang komposit berbahan limbah grajen kayu bengkirai, limbah serat rami, silicone carbon, dan resin epoxy untuk menghasilkan komponen bearing non-metal seperti rubber bearing dan bushing yang selama ini sulit diperoleh, langka, serta mahal karena produk impor. Teknologi ini diharapkan mampu menyediakan alternatif suku cadang dengan harga lebih terjangkau dan mendukung kemandirian industri lokal. Metode pembuatan dimulai dari pengumpulan limbah kayu bengkirai, limbah serat rami, silicone carbon, dan resin epoxy. Limbah diproses menjadi serat melalui pengikisan, pencelupan, dan pengeringan, kemudian dicampur dengan silicone carbon dan resin epoxy dengan perbandingan tepat agar komposisi merata. Campuran dipadatkan dan dibentuk sesuai kebutuhan, dilanjutkan proses pengeringan untuk memperkuat struktur. Setelah itu dilakukan pembahanan sebelum finishing menggunakan mesin grinding untuk mendapatkan presisi ukuran. Kesimpulan, Tim Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Semarang berhasil menghasilkan komposit bearing pengganti rubber bearing impor dengan memanfaatkan limbah kayu bengkirai, serat rami, silicone carbon, dan epoxy. Produk ini terbukti efektif diaplikasikan pada bengkel bubut Triyasa, serta berpotensi meningkatkan kemandirian industri lokal melalui pemanfaatan limbah menjadi bahan baku bernilai tambah.