cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,075 Documents
Pencegahan Low Back Pain melalui Edukasi Ergonomi dan Microbreak Stretching pada Komunitas Bisa Menulis Malang Ananda Viona Ameylia; Atikah Yulianti; Nanik Zainiyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1426

Abstract

Low back pain tidak hanya dialami oleh pekerja, tetapi juga berpotensi terjadi pada individu dengan aktivitas duduk statis dalam waktu lama, seperti komunitas membaca dan menulis. Aktivitas yang dilakukan secara terus-menerus dengan postur yang kurang ergonomis serta minimnya variasi gerakan dapat meningkatkan tekanan pada tulang belakang dan memicu keluhan pada punggung bawah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota komunitas bisa menulis malang mengenai pencegahan low back pain melalui edukasi ergonomi dan workplace stretching yang disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Malang, Kecamatan Karangploso, dengan total partisipan sebanyak 9 orang dari 11 anggota komunitas. Metode yang digunakan berupa penyuluhan menggunakan media leaflet serta demonstrasi gerakan peregangan sederhana, dengan evaluasi menggunakan pre-test post-test dan pengukuran RULA. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan penurunan skor RULA setelah intervensi. Peserta tidak hanya memahami faktor risiko, tetapi juga mulai menyadari pentingnya postur duduk ergonomis, microbreak, serta penerapan peregangan secara berkala dalam aktivitas sehari-hari. Edukasi ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif dalam mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal serta mendorong perubahan perilaku menuju aktivitas yang lebih sehat dan ergonomis.
Strategi Pemasaran Digital dalam Pengembangan UMKM Keripik Tempe Sagu di Bendorejo Trenggalek Dinda Siti Masitoh; Bintis Ti'anatud Diniati; Isti Restu Sa'diyah; Riris Andani; Desi Indra Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1427

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan UMKM Keripik Tempe Sagu Indah Jaya di Desa Bendorejo, Kabupaten Trenggalek melalui penerapan strategi pemasaran digital berbasis media sosial dan e-commerce. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, identifikasi permasalahan, perencanaan program, pelaksanaan pemasaran digital, dan evaluasi. Program yang dilaksanakan berupa pembuatan akun Instagram sebagai media promosi serta toko Shopee sebagai sarana penjualan produk secara daring. Selain itu, dilakukan penyusunan profil usaha, pengunggahan konten promosi, dan integrasi antara Instagram dan Shopee untuk mempermudah akses konsumen terhadap produk. Kegiatan ini menghasilkan terbentuknya satu akun Instagram bisnis dan satu toko online Shopee yang sebelumnya belum dimiliki UMKM, serta tersusunnya media promosi digital yang mulai digunakan untuk pemasaran produk. Melalui kegiatan pendampingan, pelaku usaha mulai mampu memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi dan penjualan produk secara lebih luas. Meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan waktu dan pemahaman dalam pengelolaan pemasaran digital, penerapan strategi ini menjadi langkah awal yang mendukung pengembangan UMKM agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar di era digital.
Program Fisioterapi Komunitas: Rehabilitasi Primer Pasien Stroke Hemiplegia Dextra dengan InfraRed, TENS, dan Active ROM Exercise di Puskesmas Karangploso Aulia Rahmadhani Oktavianti; Atika Yulianti; Nanik Zainiyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1429

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kecacatan jangka panjang yang memerlukan penanganan rehabilitasi sejak dini, termasuk di tingkat layanan primer. Program fisioterapi komunitas ini  bertujuan untuk memaparkan penerapan program fisioterapi komunitas menggunakan kombinasi modalitas InfraRed (IR), Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), dan active ROM exercise pada pasien stroke serangan kedua dengan hemiplegia dextra di Puskesmas Karangploso. Program dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dengan durasi 30–40 menit per sesi, melibatkan pemeriksaan Manual Muscle Testing (MMT) dan pengukuran lingkup gerak sendi (LGS) menggunakan goniometer sebelum dan sesudah intervensi sebagai alat evaluasi objektif. IR diberikan selama 10 menit untuk meningkatkan sirkulasi dan elastisitas jaringan, TENS untuk modulasi nyeri dan stimulasi neuromuskular, serta ankle pump sebagai latihan active ROM harian guna meningkatkan kekuatan dan kontrol motorik ekstremitas bawah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kekuatan otot ekstremitas bawah dextra dari MMT 3/5 menjadi 4/5, serta peningkatan LGS pada regio shoulder, elbow, hip, knee, dan ankle. Disimpulkan bahwa program fisioterapi komunitas berbasis layanan primer ini efektif memberikan perbaikan klinis yang terukur pada pasien stroke hemiplegia dextra meskipun dengan jumlah pertemuan yang terbatas.
Sosialisasi Pengembangan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) menggunakan Humata.ai dalam Meningkatkan Kemampuan Reading Comprehension pada Pembelajaran Yeni Afriyeni; Gunaldi Masbiran; Jumerli Ariati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1432

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan reading comprehension siswa melalui sosialisasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) menggunakan Humata.ai dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMA Budhi Luhur Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, praktik langsung, diskusi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa sesi, yaitu pengenalan AI dalam pendidikan, pemahaman literasi digital, serta pelatihan penggunaan Humata.ai untuk membantu 14 siswa memahami teks bahasa Inggris, membuat ringkasan bacaan, dan menjawab pertanyaan berdasarkan isi teks. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran serta mampu menggunakan Humata.ai secara efektif untuk mendukung kegiatan membaca. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan awal siswa dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai media pendukung pembelajaran, sekaligus memperkuat literasi digital dan kemampuan memahami bacaan bahasa Inggris secara lebih efektif.
Digitalisasi Pemetaan UMKM Berbasis Google Maps Sebagai Media Penguatan Branding Usaha di Desa Buko Kecamatan Wedung Kabupaten Demak Yulfa Widiastuti; Darrenito Al Azzaqi; Alfin Lii Nuam; Sokhikhatul Mawadah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1433

Abstract

Desa Buko, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak memiliki potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang cukup besar namun belum terdokumentasi secara digital. Pelaku usaha di desa tersebut masih mengandalkan promosi mulut ke mulut dan belum memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan digitalisasi pemetaan UMKM berbasis Google Maps sebagai media penguatan branding usaha di Desa Buko. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi survei lapangan, sosialisasi, pelatihan pendaftaran Google Maps, dan pendampingan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan sebanyak 34 unit UMKM di Desa Buko berhasil didaftarkan ke platform Google Maps dengan profil usaha yang lengkap, termasuk foto, deskripsi produk, dan informasi kontak. Seluruh pelaku UMKM mampu mengoperasikan fitur dasar Google Business Profile. Digitalisasi pemetaan ini terbukti meningkatkan visibilitas, aksesibilitas konsumen, dan memperkuat identitas merek (branding) usaha lokal di ruang digital. Program ini berkontribusi pada penguatan ekosistem ekonomi desa berbasis teknologi informasi.
Peran Pendampingan Relawan Pajak dalam Mendukung Optimalisasi Layanan Coretax pada Wajib Pajak di KPP Pratama Bangkalan Nova Shilfana Bella; Robiatul Auliyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1434

Abstract

Transformasi digital perpajakan melalui Coretax Administration System menuntut wajib pajak untuk mampu beradaptasi dengan layanan perpajakan berbasis digital. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala, seperti lupa kata sandi akun Coretax, perubahan data kontak, belum dilakukannya pemadanan NIK dan NPWP, tidak diterimanya kode verifikasi, serta kegagalan aktivasi akun. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pendampingan relawan pajak dalam mendukung optimalisasi layanan Coretax pada wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Bangkalan. Metode yang digunakan adalah deskriptif partisipatif melalui pendampingan langsung (hands-on assistance) kepada wajib pajak selama masa pelaporan SPT Tahunan Tahun Pajak 2025 pada tahun 2026. Pendampingan dilakukan melalui bantuan aktivasi akun, login Coretax, pelaporan SPT Tahunan, serta penyelesaian kendala teknis penggunaan sistem. Sebanyak 560 wajib pajak orang pribadi berhasil didampingi, dengan 150 kendala teknis berhasil diselesaikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90% wajib pajak yang didampingi berhasil menyelesaikan seluruh tahapan mulai dari aktivasi hingga pelaporan SPT Tahunan, dan 70% wajib pajak menunjukkan peningkatan pemahaman serta kemandirian dalam menggunakan layanan Coretax. Pendampingan relawan pajak turut mendukung efektivitas pelayanan di KPP Pratama Bangkalan.
Edukasi Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Siswa Remaja di SMAN 3 Pariaman tentang Pubertas dan Perubahan Biologis Nofri Zayani; Cici Paramita; Vira Famila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1436

Abstract

Masa remaja merupakan fase transisi yang ditandai perubahan fisik, biologis, psikologis, dan sosial, termasuk pubertas serta kesehatan reproduksi. Kurangnya pengetahuan tentang pubertas dapat menimbulkan salah persepsi, rasa malu, kecemasan, dan perilaku kurang tepat dalam menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa remaja di SMAN 3 Pariaman tentang pubertas dan perubahan biologis melalui edukasi kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi pre-test dan post-test. Peserta berjumlah 40 siswa, terdiri atas 20 laki-laki dan 20 perempuan. Materi meliputi kesehatan reproduksi remaja, pengertian pubertas, perubahan biologis pada laki-laki dan perempuan, kebersihan diri, dan cara menjaga kesehatan organ reproduksi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan setelah edukasi. Kategori baik meningkat dari 8 siswa atau 20% menjadi 30 siswa atau 75%, sedangkan kategori kurang menurun dari 18 siswa atau 45% menjadi 2 siswa atau 5%. Rata-rata nilai meningkat dari 58,5 menjadi 84,2. Dengan demikian, edukasi kesehatan reproduksi efektif meningkatkan pemahaman siswa. Disarankan sekolah melaksanakan edukasi berkelanjutan bekerja sama dengan tenaga kesehatan agar siswa memperoleh informasi benar dan mampu menjaga kesehatan reproduksi secara mandiri serta bertanggung jawab dalam menghadapi perubahan tubuh selama masa remaja dan kehidupan sehari-hari dengan sikap positif yang sehat berkelanjutan.
Edukasi Ergonomi dan Budaya Keselamatan Bagi Siswa SMA di Era Transformasi Digital Iva Mindhayani; Siti Lestariningsih; Intan Permatasari; Mega Ayu E N
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1440

Abstract

Transformasi digital telah meningkatkan penggunaan perangkat digital di kalangan siswa untuk kegiatan pembelajaran maupun aktivitas sehari-hari. Penggunaan gawai dalam durasi panjang tanpa memperhatikan prinsip ergonomi berpotensi menibulkan berbagai keluhan kesehatan. Selain itu, rendahnya pemahaman terhadap budaya K3 berpotensi meningkatkan terjadinya perilaku tidak aman. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai ergonomi serta budaya keselamatan di era transformasi digital. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sedayu. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah; sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, serta pendampingan dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi ergonomi dan budaya keselamatan pada penggunaan teknologi digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya respon positif dan antusisame dari peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman peserta, dimana jumlah siswa yang menjawab benar pada aspek sebelumnya masih kurang dipahami meningkat dari 16 siswa menjadi 25 siswa atau meningkat sebesar 56,25%. Hasil tersebut menunjukkan kegiatan edukasi yang telah dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai ergonomi dan budaya keselamatan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang sadar K3, mampu menerapkan perilaku belajar yang ergonomis, serta bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi digital secara aman dan sehat.
Pemberdayaan Siswa di SMP 22 Muhammadiyah Pamulang dalam Tindakan Saat Bencana melalui Edukasi dan Penguatan Simulasi Bencana Sultan Sabil Syarifudin; Andrean Alga Fratama; Ryan Rabbaanii Satrio; Adinda Davina Aulia Fitri; Muhammad Alfandy Jufianto; Bayan Al Gafari; Sandrian Anggara; Yenika Sugiarto Yusuf; M Ulin Nuha; Nina Nurhayati; Ermalina Ermalina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1448

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 22 Pamulang dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan serta penguatan karakter siswa. Kegiatan pengabdian ini melibatkan 150 peserta yang terdiri atas siswa SMP Muhammadiyah 22 Pamulang sebagai sasaran utama program. Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah sekaligus meningkatkan kepedulian sosial dan keterampilan siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan model partisipatif, di mana mahasiswa terlibat secara langsung dalam kegiatan pendidikan dan sosial bersama pihak sekolah. Program kerja yang dilaksanakan meliputi pendampingan pembelajaran di kelas, kegiatan edukatif dan kreatif, pengenalan literasi digital, serta kegiatan sosial yang mendukung pengembangan karakter siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa, keaktifan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, serta bertambahnya wawasan siswa dalam pemanfaatan teknologi digital secara positif. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif. Dengan demikian, kegiatan KKN ini dapat disimpulkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan karakter siswa secara partisipatif dan berkelanjutan.
Implementasi Project Based Learning dalam Meningkatkan Kompetensi Promosi Kesehatan Mahasiswa Keperawatan melalui Program Mata Sehat Petualangan Hebat Wulan Pramadhani; Yulianti Wulandari; Indah Purnamasari; Elvi Murniasih; Nayla Mardhiyah; Kerry Angel; Dewi Aulia Septri H; Vira Selvi Amelya; Jacky Henderson
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1449

Abstract

Penggunaan gadget yang semakin meningkat pada anak usia sekolah dasar berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan mata, seperti mata lelah dan miopia. Kondisi ini memerlukan upaya promotif melalui edukasi kesehatan yang sesuai dengan karakteristik anak. Program edukasi kesehatan mata bertajuk Mata Sehat Petualangan Hebat dilaksanakan di SDS Apolos Batam sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PjBL). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa kelas III–IV sekolah dasar dalam menjaga kesehatan mata. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pre-post yang meliputi tahapan penyuluhan interaktif melalui ceramah, pemutaran video animasi, diskusi, permainan edukatif (ice breaking), serta kampanye Sahabat Mata. Pengukuran pengetahuan siswa tentang kesehatan mata dilakukan menggunakan kuesioner pertanyaan sederhana yang mudah di pahami oleh siswa sekolah dasar sebanyak 10 item. Hasil menunjukan adanya peningkatan pengetahuan terhadap kesehatan mata dari paparan gadget. Rata-rata skor meningkat dari 51,6 pada pre-test menjadi 85 pada post- test yang menunjukan peningkatan pengetahuan siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata, risiko penggunaan gadget yang berlebihan, serta penerapan perilaku sehat seperti aturan 20-20-20, menjaga jarak pandang yang tepat, dan mengonsumsi makanan bergizi untuk kesehatan mata. Program Mata Sehat Petualangan Hebat terbukti efektif sebagai media edukasi kesehatan mata pada anak usia sekolah dasar serta berpotensi menjadi model promotif dalam upaya pencegahan gangguan penglihatan sejak dini dengan dukungan guru dan mahasiswa pelaksana.

Page 97 of 108 | Total Record : 1075