cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 958 Documents
JUBUGA (Pembuatan Jus Buah Naga Untuk Mencegah Anemia) Pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas Martapura Timur Aspihani Aspihani; Elvine Ivana Kabuhung; Yayuk Puji Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1442

Abstract

Anemia pada ibu hamil, menjadi perhatian yang lebih, karena ini akan mempengaruhi janin yaitu berat badan lahir rendah, kelahiran prematur dan kematian ibu. Ibu hamil memang rentan terkena anemia, karena meningkatnya kebutuhan nutrisi guna memproduksi sel darah merah yang lebih banyak yaitu untuk dirinya sendiri dan janin yang dikandungnya. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan tentang anemia dan manfaat buah naga dalam pencegahan anemia. Metode yang digunakan berupa edukasi melalui media poster dan demonstrasi yang berisi informasi tentang anemia dan manfaat buah naga dalam pencegahan anemia, dengan sasaran yaitu ibu hamil. Jumlah peserta pada saat kegiatan yaitu 7 orang. Kesimpulannya adalah berdasarkan hasil dari pengabdian ini menunjukan adanya peningkatan pengetahuan setelah di berikan edukasi tentang anemia dan manfaat buah naga dalam pencegahan anemia.
Inovasi Kelas MOM ASI (Menyusui Optimal Menuju ASI Sehat Indonesia) di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Turak Hidayati Hidayati; Siti Noor Hasanah; Putri Yuliantie; Siti Khadijah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1443

Abstract

Sebagian ibu masih belum memahami manfaat ASI eksklusif, teknik menyusui yang benar, serta pentingnya memberikan ASI tanpa tambahan makanan atau minuman lain selama enam bulan pertama kehidupan. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif serta cara menyusui yang benar. Metode yang digunakan berupa program Kelas MOM ASI yang dilakukan melalui kegiatan edukasi dan pendampingan kepada sasaran yaitu ibu hamil dan ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Sungai Turak. Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat kali pertemuan dengan metode penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi teknik menyusui, serta pemutaran video edukasi agar pengetahuan ibu mengenai ASI eksklusif dapat meningkat dengan 15 orang peserta. Kesimpulannya adalah pada program pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi kesehatan yang dilakukan secara terstruktur dan partisipatif dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.
Upaya Tangap Bencana Melalui Pelatihan Sehat Jiwa Siswa di SMPN 3 Moyo Hulu Dengan Pendekatan Terapi SEFT Lina Eta Safitri; Ovi Soviya; Fitri Setianingsih; Hamdin Hamdin; Nova Novriani; Musmulyadin Musmulyadin; Hilafahrani Hilafahrani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1445

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting dalam upaya kesiapsiagaan bencana, terutama pada wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap kejadian bencana alam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan psikologis siswa melalui pelatihan sehat jiwa dengan pendekatan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) di SMP Negeri 3 Moyo Hulu. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan menggunakan media PowerPoint (PPT) dan edukasi interpersonal menggunakan buku saku yang dilaksanakan pada siswa kelas VII dan VIII. Materi yang diberikan mencakup konsep sehat jiwa, kesiapsiagaan psikologis dalam menghadapi bencana, serta praktik SEFT sebagai teknik pengelolaan stres dan kecemasan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami pentingnya menjaga kesehatan mental dalam situasi bencana, mengenali langkah-langkah promotif dan preventif kesehatan jiwa, serta mempraktikkan teknik SEFT secara mandiri. Penggunaan media PPT dan buku saku terbukti meningkatkan partisipasi serta pemahaman siswa selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini dapat menjadi salah satu strategi promotif dan preventif untuk memperkuat ketahanan psikologis remaja dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan sekolah.
Sosialisasi Pentingnya Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Yessica Elisabeth Sinabariba; Friscilla Sembiring; Juwita Tindaon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1446

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berjudul “Sosialisasi Pentingnya Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris” dilaksanakan di SMP Negeri 2 Parsaoran 1 Kacamatan Pangururan dengan tujuan meningkatkan kesadaran, motivasi, dan kepercayaan diri siswa dalam mempelajari serta menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi global. Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan melalui metode ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan praktik berbicara sederhana untuk mendorong partisipasi aktif peserta. Total siswa yang mengikuti sosialisasi berjumlah 22 siswa. Materi sosialisasi menekankan pentingnya bahasa Inggris dalam bidang pendidikan, teknologi, dan pengembangan karier, serta strategi praktis untuk meningkatkan kemampuan bahasa melalui media digital, film, lagu, dan kegiatan belajar mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai peran strategis bahasa Inggris, meningkatnya motivasi belajar, serta bertambahnya kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris, khususnya pada keterampilan berbicara. Peserta juga menunjukkan sikap positif untuk melanjutkan proses belajar melalui pembelajaran mandiri dan pembentukan kelompok belajar berbasis komunitas. Selain itu, program ini turut berkontribusi dalam penguatan karakter positif, seperti rasa percaya diri, disiplin, kerja sama, dan partisipasi aktif. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan komunikasi dasar bahasa Inggris siswa sebagai fondasi pembelajaran sepanjang hayat serta kesiapan menghadapi tantangan global.
Pembinaan Pentas Seni Berbasis Kolaborasi untuk Meningkatkan Kreativitas dan Karakter Mahasiswa PGSD STKIP Widyaswara Indonesia Fitriani Fitriani; Rezi Susanto; Rina Efriyani; Dea Juwita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1456

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membina dan mengembangkan kreativitas seni mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Widyaswara Indonesia melalui kegiatan pentas seni kolaboratif. Permasalahan yang dihadapi mahasiswa meliputi belum tersedianya wadah pembinaan seni yang terstruktur, minimnya ruang ekspresi bakat seni mahasiswa, serta belum optimalnya dokumentasi karya seni mahasiswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif yang melibatkan mahasiswa secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelatihan, pementasan, hingga evaluasi kegiatan. Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan dengan melibatkan 53 mahasiswa PGSD STKIP Widyaswara Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya partisipasi mahasiswa dalam kegiatan seni, terbentuknya wadah pembinaan seni mahasiswa yang aktif dan berkelanjutan, serta terselenggaranya pentas seni kolaboratif yang menampilkan tari, musik, vokal, dan teater. Program ini berdampak positif terhadap rasa percaya diri, tanggung jawab, disiplin, dan kemampuan bekerja sama mahasiswa. Dokumentasi kegiatan dalam bentuk foto dan video menjadi luaran tambahan yang dapat dimanfaatkan sebagai media publikasi institusi dan portofolio mahasiswa.
Peran Kegiatan PLP Dalam Mempersiapkan Calon Guru Profesional di SD Negeri 36 Palembang Arief Keswidyanarko; Terra Panisia; Riski Nur Ahmad Soleh; Tri Linda Herlina; Alifya Januarini; Marcella Marcella; Derga Anugrah Putra; Muhammad Triyudo Oktafriansyah; Maya Sonia Saputri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1458

Abstract

Studi ini mengeksplorasi signifikansi program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) sebagai instrumen akselerasi kompetensi profesional bagi calon pendidik di SD Negeri 36 Palembang. Fokus utama analisis ini diarahkan pada efektivitas adaptasi mahasiswa saat berhadapan dengan kompleksitas pedagogis di kelas tinggi, khususnya dalam mengintervensi penurunan antusiasme akademik, memitigasi pergeseran etika siswa, serta menavigasi dinamika manajemen kelas bagi peserta didik dengan tingkat reaktivitas yang tinggi. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif yang didukung oleh triangulasi data berupa observasi terlibat, wawancara intensif dengan pemangku kepentingan sekolah, dan analisis dokumentasi, ditemukan bahwa PLP bertindak sebagai katalisator krusial dalam menjembatani kesenjangan antara diskursus teoretis dan praksis lapangan. Hasil observasi mengonfirmasi transformasi kompetensi terjadi melalui tiga kanal utama: (1) optimalisasi ekosistem pembelajaran digital yang interaktif menggunakan platform seperti Wordwall, Kahoot, dan Quizizz sebagai upaya stimulus motivasi; (2) internalisasi nilai-nilai karakter melalui manifestasi Profil Pelajar Pancasila dan kurikulum P5; serta (3) artikulasi strategi manajemen kelas yang humanis melalui kerangka positive discipline. Sebagai konklusi, keterlibatan mahasiswa secara emansipatif dalam ekosistem pendidikan riil terbukti mampu mengonsolidasikan kematangan psikologis, menajamkan daya reflektif, serta memantapkan kapabilitas profesionalitas calon guru dalam mengemban amanat di jenjang pendidikan dasar.
Implementasi Terapi Murottal sebagai Metode Non Farmakologi dalam Mengatasi Cemas Pasien Pre Operasi di Rumah Sakit Anisa Delviara; Roro Lintang Suryani; Magenda Bisma Yudha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1459

Abstract

Kecemasan sebelum tindakan pembedahan merupakan salah satu respons psikologis yang banyak dialami pasien dan dapat menimbulkan berbagai perubahan fisiologis maupun psikologis, seperti peningkatan tekanan darah, frekuensi denyut jantung, gangguan pola tidur, serta munculnya rasa tidak nyaman. Apabila tidak ditangani secara optimal, kondisi tersebut berpotensi menghambat pelaksanaan anestesi dan memperlambat proses pemulihan setelah operasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan terapi murottal Surah Ar-Rahman sebagai intervensi nonfarmakologis untuk membantu menurunkan kecemasan pada pasien praoperasi di Rumah Sakit Umum Siaga Medika Purbalingga. Metode yang digunakan meliputi identifikasi peserta, pengukuran tingkat kecemasan awal menggunakan Visual Analog Scale for Anxiety (VAS-A), pemberian terapi murottal selama kurang lebih 15 menit, serta evaluasi ulang tingkat kecemasan setelah intervensi. Sebanyak 30 pasien praoperasi terlibat dalam kegiatan ini. Sebelum terapi diberikan, seluruh peserta berada pada kategori kecemasan sedang dengan skor paling banyak ditemukan adalah skor 6 (43,3%). Setelah mendapatkan terapi murottal, sebagian besar peserta mengalami penurunan kecemasan menjadi kategori ringan, dengan skor 3 sebagai skor yang paling dominan (50,0%). Temuan ini menunjukkan bahwa terapi murottal Surah Ar-Rahman berpotensi menjadi alternatif intervensi nonfarmakologis yang efektif, aman, dan mudah diterapkan dalam upaya mengurangi kecemasan pasien pada periode perioperatif.
Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Melalui Pengembangan Sistem Informasi Penjaminan Mutu Internal Berbasis Web di Universitas Asa Indonesia Roby Darmadi; Bosar Panjaitan; Istiqomah Sumadikarta; Riama Santy Sitorus; Jumadi Simangunsong
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1461

Abstract

Pengelolaan penjaminan mutu internal di perguruan tinggi secara konvensional menimbulkan berbagai permasalahan, di antaranya dokumen mutu yang tersebar, proses audit yang lamban, serta minimnya visibilitas data capaian mutu bagi pimpinan institusi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Informasi Penjaminan Mutu Internal (SI-PMI) berbasis web di Universitas Asa Indonesia (ASAINDO). Kegiatan ini melibatkan 16 peserta yang terdiri dari 3 staf Unit Penjaminan Mutu (UPM), 9 Ketua Program Studi dan Kepala Departemen selaku auditee, 2 auditor internal, serta 2 pimpinan universitas selaku pengguna executive dashboard. Metodologi yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC) model Prototyping yang memungkinkan keterlibatan intensif pengguna akhir dalam setiap iterasi pengembangan. Sistem dibangun menggunakan framework PHP Laravel dengan arsitektur MVC dan dilengkapi dengan fitur Role-Based Access Control (RBAC). Modul utama yang dikembangkan meliputi: repositori dokumen kebijakan mutu, instrumen evaluasi diri digital, modul Audit Mutu Internal (AMI), dan executive dashboard berbasis visualisasi data. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem berhasil diimplementasikan dan beroperasi penuh pada server resmi universitas dengan URL https://spmi.asaindo.ac.id. Implementasi sistem mampu meningkatkan efisiensi kerja Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dalam manajemen dokumen dan pelaporan, mengubah proses pelaporan dari mingguan menjadi harian, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Selain dampak institusional, program ini turut memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Program TAMENG: Psikoedukasi Partisipatif Pencegahan Child Grooming di Ruang Digital pada Remaja Forum Anak Daerah Kota Jambi Cut Syarifah Nur; Natasya Natasya; Bachtiaruddin Zahirah Sabiya; Zahira Sabiya; Tabita Triyani Sembiring; Priscilla Marito Pane; Rion Nofrianda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1464

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja anggota Forum Anak Daerah (FAD) Bumi Angso Duo Kota Jambi mengenai bahaya child grooming dan pentingnya self-boundaries sebagai upaya preventif di ruang digital. Remaja merupakan kelompok rentan terhadap praktik grooming dan manipulasi, khususnya dalam interaksi digital yang minim pengawasan, karena berada pada fase pencarian identitas diri sehingga mudah terpengaruh pendekatan manipulatif pelaku, terutama bila diperparah kondisi keluarga kurang harmonis, lemahnya pengawasan orang tua, dan minimnya edukasi tentang batasan diri. Asesmen awal melalui wawancara mengidentifikasi rendahnya literasi digital remaja terkait modus manipulasi pelaku grooming serta lemahnya kemampuan menetapkan batasan diri dalam interaksi online. Program TAMENG (Tangkal Manipulasi, Edukasi Nyata Generasi) yang dirancang Komunitas RINGKAS dilaksanakan selama dua hari dengan pendekatan edukatif partisipatif, mencakup psikoedukasi child grooming, penguatan self-boundaries melalui Traffic Light Challenge, simulasi studi kasus Tangga Grooming, serta pembuatan infografis edukatif. Sebanyak 21 remaja mengikuti kegiatan di Aula DPMPPA Kota Jambi. Hasil pretest-posttest menunjukkan 85,7% peserta mengalami peningkatan pemahaman. Kegiatan ini berkontribusi membangun kesadaran preventif terhadap child grooming serta memperkuat peran Forum Anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) dalam perlindungan anak berbasis digital.
Penyuluhan Lansia Sehat dan Mandiri untuk Mencegah Low Back Pain dan Penyakit Degeneratif Ni Wayan Dimkatni; Hairil Akbar; Falen Oway; Sri Wahyuni; Sarman Sarman; Fachry Rumaf; Moh Rizki Fauzan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1465

Abstract

Nyeri punggung bawah (LBP) menggambarkan nyeri di antara tepi bawah tulang rusuk dan bokong. Nyeri ini dapat berlangsung singkat (akut), sedikit lebih lama (subakut), atau lama (kronis). Nyeri ini dapat menyerang siapa saja. Penyakit degeneratif adalah kondisi kesehatan yang menyebabkan jaringan atau organ memburuk dari waktu ke waktu. Ada cukup banyak jenis penyakit generatif yang terkait dengan penuaan, atau memburuk selama proses penuaan,terkait juga masalah genetik dan pilihan gaya hidup. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan dan memberikan pengetahuan mengenai Penyuluhan Lansia Sehat dan Mandiri untuk Mencegah Low Back Pain dan Penyakit Degeneratif , metode yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu menggunakan penyuluhan, Hasil kegiatan berupa terbentuknya kesadaran lansia mengenai pencegahan low back pain dan penyakit degeneratif dan apresiasi yang sangat besar dari masyarakat karena mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan mereka.