cover
Contact Name
Siti Abadiyah
Contact Email
abadi_dede01@yahoo.com
Phone
+628567842063
Journal Mail Official
admin.structure@ft-umt.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Tangerang Jl. Perintis Kemerdekaan I No.33 - Cikokol Tangerang 15118
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Structure
ISSN : -     EISSN : 25803824     DOI : https://doi.org/10.31000/civil.v2i1
The scientific articles in the scope of pure and applied sciences about architectural science including art & design, history & human behavior, technology, urban planning and the environment. Research results are scientific, critical and comprehensive on important and current issues covered in the field of architecture
Articles 74 Documents
EVALUASI FASILITAS PUTAR BALIK (U-TURN) DI JALAN YOS SUDARSO KOTA SUNGAI PENUH PROVINSI JAMBI dian Sakira ramadhona; Cut Adinda Nathasia; Rianto Rili Prihatmantyo
Structure Vol. 8 No. 1 (2026): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/h8dgkz32

Abstract

Ruas Jalan Yos Sudarso Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi memiliki 12 fasilitas putar balik (U-Turn) dalam koridor sepanjang 1,4 km dengan jarak antar fasilitas kurang dari 300 meter, lebar lajur 2,75 meter yang tidak memadai untuk manuver kendaraan roda empat, serta simpang tak bersinyal yang terletak pada area bukaan median. Kondisi ini menimbulkan antrean dan tundaan lalu lintas yang signifikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja jaringan jalan saat ini, merumuskan alternatif penanganan, dan merekomendasikan solusi yang paling ideal. Analisis kinerja ruas jalan dan simpang dilakukan menggunakan PKJI 2023, analisis kinerja jaringan jalan mengacu pada Austroads 2020 sedangkan evaluasi kinerja jaringan usulan menggunakan simulasi mikro PTV Vissim. Dua alternatif penanganan dirumuskan berdasarkan pendekatan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) yang mencakup penataan ulang lokasi U-Turn, perbaikan geometrik bukaan median, penurunan elevasi trotoar, perubahan tipe pengendalian simpang, dan pemasangan perlengkapan jalan. Kondisi saat ini menghasilkan kecepatan jaringan 20,62 km/jam dengan tundaan rata-rata 53,28 detik/kendaraan. Alternatif 1 (pengurangan  menjadi 3 titik U-Turn) menurunkan tundaan 45,18% dan waktu perjalanan 10,60%. Alternatif 2 direkomendasikan sebagai solusi paling ideal karena menghasilkan efisiensi jaringan tertinggi sekaligus mempertahankan aksesibilitas kawasan. Kata kunci: kinerja jaringan jalan, manajemen rekayasa lalu lintas, PTV Vissim, U-Turn    
STUDI PERKUATAN STRUKTUR PADA PENAMBAHAN LANTAI GEDUNG SEKOLAH SMPN 2 SUKAMULYA BASIRUN; Akhmad Rayhan
Structure Vol. 8 No. 1 (2026): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/0z82vr88

Abstract

Penambahan lantai pada bangunan eksisting sering kali terjadi terutama pada bangunan sekolah. Hal tersebut seringkali menimbulkan permasalahan struktural karena kapasitas awal bangunan tidak didesain untuk menanggung beban tambahan. Terdapat dua rumusan masalah pada studi ini yaitu, bagaimana tahapan perancangan perkuatan struktur dua lantai menjadi empat lantai? Dan bagaimana perbandingan pembiayaan struktur diperkuat dengan struktur baru? Studi ini bertujuan untuk menganalisis perkuatan struktur pada gedung SMPN 2 Sukamulya yang awalnya direncanakan hanya untuk bangunan dua lantai, namun ditingkatkan menjadi empat lantai. Analisis dilakukan dengan cara pemodelan struktur menggunakan aplikasi ETABS dengan dua skenario yaitu struktur eksisting dua lantai yang diperkuat menjadi empat lantai dan struktur baru empat lantai. Metode yang digunakan yaitu metode concrete jacketing, yang dinilai mampu meningkatkan kekakuan dan kapasitas struktur. Hasil analisis menunjukan bahwa kedua bangunan memenuhi kelayakan desain dengan indikator setelah running pada aplikasi ETABS yaitu “All concrete frames passed the design check”. Selain hasil teknis dilakukan juga perbandingan biaya keduanya dengan hasil menunjukan perkuatan struktur membutuhkan biaya sebesar Rp. 3.697.048.339, sedangkan pembangunan struktur baru membutuhkan Rp 4.474.392.703, sehingga pendekatan perkuatan struktur memberikan efisiensi biaya sebesar Rp 777.344.364 atau sekitar 17,37%. Maka, perkuatan struktur menggunakan metode concrete jacketing terbukti layak secara teknis dan ekonomisKata kunci: Perkuatan Struktur, Penambahan Lantai, Concrete Jacketing, ETABS, Analisi Biaya.
PENGEMBANGAN PANEL INTERIOR BERBASIS LIMBAH ONGGOK AREN SEBAGAI BIOMATERIAL BERKELANJUTAN DENGAN KARAKTERISTIK AKUSTIK Suharyani Suharyani; Zayyan Anindya Faizin; Sarah Syifa Ramadhan; Aulia Dwi Lestari; Salma Salsabila Al-Ahnani; Na’ila Fityatu Al-Ghoziyyah; Gusti Dwi Prasetyo; Muhammad Subkhan Alfaridzy; Dewangga Mahendra Putra
Structure Vol. 8 No. 1 (2026): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/myq74k24

Abstract

Pertumbuhan aktivitas manusia akibat perkembangan teknologi dan sektor industri menyebabkan meningkatnya permasalahan kebisingan pada berbagai lingkungan, khususnya kawasan perkotaan dan ruang pendidikan. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan terhadap pengembangan material akustik yang tidak hanya memiliki fungsi teknis, tetapi juga menerapkan prinsip keberlanjutan. Material panel akustik komersial yang umumnya berbasis bahan sintetis masih memiliki keterbatasan dari aspek lingkungan, biaya, dan efisiensi sumber daya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan potensi limbah onggok aren (Arenga pinnata) sebagai material alternatif dalam pembuatan prototipe panel interior berbasis biomaterial dengan karakteristik fisik yang mendukung pengembangan material akustik  berkelanjutan. Pemanfaatan onggok aren didasarkan pada karakteristik serat alami dan struktur berpori yang berpotensi mendukung proses penyerapan energi bunyi. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen melalui tahapan pengolahan bahan, formulasi campuran, pencetakan panel, pengeringan, serta evaluasi karakteristik fisik material. Parameter pengamatan meliputi kestabilan struktur, kepadatan, kualitas permukaan, kekuatan material, dan aspek visual panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi serat dan bubuk onggok aren mampu menghasilkan prototipe panel dengan struktur lebih homogen, stabil, dan memiliki karakteristik fisik yang berpotensi mendukung pengembangan material interior berbasis biomassa dengan karakteristik fisik yang mendukung fungsi akustik. Pemanfaatan limbah onggok aren berpotensi menjadi alternatif material interior berkelanjutan yang mendukung konsep arsitektur berbasis sumber daya lokal. Keywords: Biomaterial berkelanjutan; Limbah biomassa; Onggok aren; Panel interior; Material berpori
KARAKTERISTIK GEOLOGI DAN GEOMEKANIKA MASSA BATUAN UNTUK PENENTUAN DESAIN LERENG OPTIMUM PADA PENAMBANGAN BATU GAMPING Rukayah Rukayah; Herni Suryani; Cut Adinda Nathasia
Structure Vol. 8 No. 1 (2026): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/794e7x77

Abstract

Kegiatan penambangan batu gamping (limestone) di wilayah Sumbawa memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan industri semen, konstruksi, serta material pendukung berbagai sektor ekonomi. Sebagian besar kegiatan penambangan batu gamping dilakukan dengan metode tambang terbuka (open pit mining), di mana keberhasilan operasi sangat dipengaruhi oleh stabilitas lereng tambang. Dalam penelitian ini digunakan metode analisis konseptual (Conceptual Modelling) karena merupakan pendekatan penelitian yang membangun model teoritis atau hipotetik berdasarkan pemahaman ilmiah, data literatur, dan prinsip geoteknik. Metode Analisis Konseptual (Conceptual Analysis Method) adalah pendekatan awal yang sangat penting dalam geomekanika. Metode ini bertujuan untuk menciptakan model geologi dan geomekanika yang disederhanakan dari kondisi nyata di lapangan untuk mempermudah dan memandu analisis kuantitatif berikutnya.Hasil dari penelitian ini, diketahui bahwa kondisi geologi batu gamping di area pertambangan Pulau Sumbawa menunjukkan bahwa meskipun batu gamping memiliki kuat tekan yang relatif tinggi, stabilitas lerengnya tetap rentan dipengaruhi oleh tingkat rekahan, pelapukan, dan struktur geologi.Kata Kunci : Conceptual Modelling, Gaya Penggerak, Sudut Lereng Tunggal, Teori Keseimbangan Batas.