cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@jam.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat
ISSN : 27762262     EISSN : 27761819     DOI : 10.22334/jam
Core Subject : Social,
JAM memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di ranah pengabdian kepada masyarakat. Lingkup ranah pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi; tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pelatihan, 2. Pemasaran, 3. Teknologi Tepat Guna (TTG), 4. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 5. Desain, 6. Pemberdayaan masyarakat, 7. dan Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Articles 121 Documents
SADARI: Upaya Mencegah Kanker Payudara Pada Usia Remaja Ni Ketut Putri Marthasari; Putu Agus Ariana; Agus Ari Pratama; Kadek Yudi Aryawan; Mochamad Heri
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.342 KB) | DOI: 10.22334/jam.v2i2.26

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit umum pada wanita dan dapat meenyebabkan kematian. Penyakit ini biasanya muncul di negara-negara dengan pendapatan rendah dan menengah dengan kebanyakan diagnosis penyakit ini yaitu pada studium lanjut. Kanker payudara saat ini merupakan jenis kanker yang paling mendominasi di Indonesia. Kanker payudara cenderung berdampak pada perempuan terdapat 8 sampai 10 kasus kanker payudara terjadi pada perempuan diusia dini. Indonesia yang masih menjadi negara berkembang di Asia Tenggara berada di urutan ke 8, kanker payudara juga merupakan masalah utama jenis kanker yang terbanyak diderita oleh perempuan Upaya deteksi dan skrining dini menjadi sangat penting ditengah masih ditemukannya kasus pada tahap awal. Masa remaja adalah waktu perubahan cepat yang memberikan kesempatan mengajar untuk membentuk perilaku sehat hingga dewasa. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan Pendidikan Kesehatan bagi remaja putri dalam deteksi dini kanker payudara serta mengenai perawatan payudara dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di SMAN 1 Kubutambahan. Tahap pelaksanannya adalah dengan memberikan penyuluhan dan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) yang dihadiri oleh 21 siswa. Kemudian tahap evaluasi dengan melihat pemahaman dan perilaku siswa dalam melaksanakan SADARI dengan memberikan pertanyaan atau timbal balik dari semua informasi yang diberikan di tahap pelaksanaan. Hasilnya bahwa seluruh siswa perempuan dapat melakukan praktik SADARI sebagai tes skrining tentang kanker payudara.
Pemberdayaan Kelompok Darwis yang Terdampak Covid-19 Melalui Digital Marketing di Desa Siangan Ida Ayu Trisna Yudi Asri; I Gusti Agung Ayu Mas Suariedewi; Kadek Agus Mahabojana Dwi Prayoga
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.487 KB) | DOI: 10.22334/jam.v2i2.27

Abstract

Keadaan Indonesia khususnya di Bali saat ini sedang mengalami kesulitan karena pandemi Covid-19, dimana banyak kegiatan atau tempat wisata yang sangat terdampak pada banyak sektor kehidupan masyarakat seperti kesehatan, sosial, pendidikan, ekonomi dan pariwisata. Situasi pariwisata yang semula mengalami pertumbuhan positif, saat ini semakin melemah seiring dengan pandemi yang tidak kunjung usai. Tujuan dalam kegiatan PkM ini yaitu 1) membantu pemerintah dalam program melestarikan dan mengembangkan potensi desa wisata; 2) memberikan kesempatan kepada tim pengabdi untuk mengaplikasikan pengetahuan dan kemampuannya dalam bentuk kegiatan PkM sebagai salah satu Tridharma Perguruan Tinggi melalui penyuluhan; dan 3) membantu pengelolaan pembentukan rintisan desa wisata pada Desa Siangan, Gianyar khususnya melalui digital marketing. Subjek yang terlibat dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah kelompok sadar wisata yang terdampak pandemi Covid-19 yang berlokasi di Desa Siangan, Gianyar. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan digital marketing bagi kelompok sadar wisata untuk memperkenalkan wisata alam dan wisata budaya yang ada di desa dalam upaya melestarikan dan mengembangkan budaya lokal sehingga dikenal oleh seluruh kalangan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini memberikan pengetahuan dan menyadarkan masyarakat dalam pengembangan dan pengelolaan lokasi wisata agar masyarakat memahami perannya dalam memajukan desa. Kelompok sadar wisata desa siangan sebagai pelopor dalam pengembangan rintisan desa wisata harus segera bergerak dan berkolaborasi dengan pihak terkait untuk menjalankan program – program yang mendukung pengembangan wisata alam dan wisata budaya yang ada di Desa Siangan, Gianyar.
Peningkatan Kompetensi Perangkat Desa Tegal Harum dan Pengelola BUMDes Miko Andi Wardana; Denok Lestari; Nyoman Surya Wijaya; Komang Shanty Muni Parwati; Bagus Wahyu Nirmala
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.422 KB)

Abstract

Hingga sampai saat ini, kompetensi petugas desa atau perangkat desa berupaya meningkatkan kompetensi sebagai dasar pelayanan kepada masyarakat serta berbagai data menyebut bahwa sebagian besar BUMDes masih sebatas berdiri dan belum memiliki aktivitas usaha yang menghasilkan. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatkan kompetensi dari perangkat desa terkait teknologi digital dan pengelola BUMDes pada proses pemasaran yaitu digital marketing. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan pendampingan terkait pemanfaatan media social terkait branding pada perangkat desan dan digital marketing untuk pengelola BUMDes. Materi pelatihan yang diberikan mencakup pengelolaan industri dikomparasikan dengan dengan kondisi terkini sesuai kemampuan yang dibutuhkan oleh perangkat desa dan kondisi persaingan terkini yang dihadapi oleh BUMDes “Puspa Harum Sejahtera”. Peserta workshop literasi digital dan pengelolaan BUMDes ini terdiri atas kepala desa, sekretaris desa, perangkat desa tegal harum dan pengelola BUMDes “Puspa Harum Sejahtera” Desa Tegal Harum Kecamatan Denpasar Barat Kota Denpasar Bali. Hasil yang dicapai dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan perangkat pemerintah desa dan pengelola BUMDes dalam pengelolaan digital marketing BUMDes “Puspa Harum Sejahtera”.
Peningkatan Kompetensi Guru dan Siswa di SMKN 1 Mas Ubud Melalui Pelatihan Dasar Hospitalitas dan Merangkai Bunga Komang Ratih Tunjungsari; I Gusti Ayu Melistyari Dewi; A.A. Ayu Arun Suwi Arianty; I Gusti Ayu Eka Suwintari
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.8 KB) | DOI: 10.22334/jam.v2i2.30

Abstract

Secara umum, sektor pariwisata di berbagai wilayah Bali mengalami kerugian yang sangat besar akibat dari menurunnya jumlah wisatawan karena berbagai kebijakan pemerintah mengenai pembatasan sosial. Sehingga secara langsung berdampak pula pada penurunan pendapatan masyarakat terutama yang bergerak dibidang pariwisata. Kebutuhan para siswa-siswi SMK sebagai remaja dan para guru sebagai orangtua di sekolah dalam masa pandemi adalah kreatifitas untuk dapat meningkatkan potensi yang dimiliki. Masa pandemi sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2020 menyebabkan penurunan dari segi minat siswa untuk mendaftar di bidang pariwisata dan perhotelan, sehingga guru-guru juga harus merangkap kegiatan mengajarnya. Oleh karena itu, tujuan dari pelaksanaan pengabdian adalah untuk dapat memecahkan beberapa permasalahan di antaranya adalah: 1) Memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada guru-guru dan siswa-siswi terkait kreatifitas dalam merangkai bunga, karena dapat digunakan secara langsung untuk memberikan penghargaan atau memberikan hadiah. 2) Memberikan pendidikan dan pelatihan terkait hospitalitas dasar yang ada di dunia perhotelan dan pariwisata. Mengingat tidak semua guru-guru memiliki dasar sebagai guru pengajar di bidang pariwisata. Melalui dua keterampilan tersebut, diharapkan peserta pengabdian yang merupakan guru dan siswa SMKN 1 Mas Ubud dapat berkontribusi dalam dunia pendidikan, serta meningkatkan perekonomian keluarga melalui pembekalan keterampilan yang diberikan.
Pencegahan Stunting melalui Parenting Class di Desa Sambi Gabriel Fredi Daar; Claudia Fariday Dewi; Jayanti Petronela Janggu
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.32

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan pemahaman orang tua tentang cara mendidik, merawat, dan memberikan makanan bergizi kepada anak pada 1000 hari pertama kehidupan berdampak pada ketidakmampuan orang tua dalam memberikan pendidikan dan pengasuhan yang positif. Hal ini menyebabkan anak tidak tumbuh dan berkembang secara optimal bahkan menderita stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menambah ruang pemahaman orang tua tentang pendidikan dan pengasuhan anak pada 1000 hari pertama kehidupan di desa Sambi, yang diharapkan berkontribusi dalam menurunkan angka stunting. Kegiatan dilakukan melalui parenting class kepada wanita usia subur, wanita hamil dan orang tua yang memiliki anak usia PAUD. Penelitian pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dialog dan sharing praktik baik. Berdasarkan evaluasi lisan, hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah bahwa hampir semua orang tua siswa beranggapan faktor gizi merupakan satu-satunya faktor penyebab stunting pada anak di desa Sambi. Anggapan ini memperkuat kebiasaan menerapkan pola asuh negatif pada anak dan kebiasaan tidak memperhatikan pendidikan dan pengasuhan anak. Berdasarkan pengakuan orang tua, pengetahuan tentang pendidikan dan pengasuhan positif bagi anak merupakan informasi baru yang membantu mereka untuk memberikan pendidikan dan pengasuhan yang tepat sehingga anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang ideal sesuai dengan usianya. Pelaksanaan pendidikan dan pengasuhan positif kepada anak pada usia 1000 hari pertama kehidupan dan pada usia Paud secara konsisten, akan berkontribusi pada penurunan angka stunting di Sambi, NTT.
Peningkatan Kualitas Service Excellent Bagi Pramuniaga Yang Tergabung Dalam Aprindo Bali Pande Putu Juniarta; Miko Andi Wardana
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.33

Abstract

Ritel merupakan mata rantai penting dalam proses distribusi barang dan mata rantai terakhir dalam proses distribusi. Melalui retail, produk dapat bertemu dengan penggunanya secara langsung. Seiring dengan persaingan toko ritel yang kompetitif, pengusaha ritel juga harus bisa memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan. Maka dari itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendampingan peningkatan kualitas service excellent pada pramuniaga. Kegiatan ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi pramuniaga pada toko ritel yang tergabung dalam APRINDO di Denpasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pembelajaran partsipatif dalam bentuk ceramah, diskusi, tanya jawab dan praktik terkait dengan service excellent pada toko ritel. Peserta pelatihan peningkatan kualitas service excellent ini yaitu pramuniaga toko ritel yang tergabung dalam APRINDO Bali. Materi pelatihan yang diberikan mencakup perilaku konsumen, minat beli konsumen, kualitas pelayanan, dan kebutuhan pelanggan. Hasil yang dicapai dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan karyawan pramuniaga dalam meberikan pelayana yang prima kepada pelangga yang datang ke toko ritel.
Peningkatan Keberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Desa Wisata Medewi Kabupaten Jembrana, Bali Made Ayu Sulasmini; Ida Bagus Gde Pranatayana; Febianti; Ni Luh Putu Intan Nirmalasari; Gabriela Stevani Barut; Ida Ayu Kade Cintia Wati
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.34

Abstract

Desa wisata adalah salah satu dari program pemerintah dalam rangka mengembangkan pariwisata Indonesia menjadi unggul. Desa Medewi merupakan salah satu desa wisata di Bali bagian barat yang telah didikenal sebagai lokasi surfing internasional. Desa Medewi juga memiliki berbagai potensi antara lain wisata alam berupa sungai, persawahan serta potensi wisata budaya.  Namun, potensi tersebut belum dikelola dengan baik sebab masyarakat belum memiliki kemampuan dan kapasitas yang memadai dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. Maka dari itu tujuan penelitian pengabdian ini adalah melaksanakan pelatihan di Desa Medewi agar masyarakat setempat dapat melakukan inovasi dan menumbuhkan kreativitas dalam mengembangkan Desa Wisata Medewi. Penelitian pengabdian ini menggunakan 3 tahap yang terdiri dari tahap survei, pengumpulan data, dan pelatihan. Subjek penelitian ini adalah masyarakat lokal desa Madewi. Pelatihan yang diberikan antara lain etika memandu wisata, pembuatan paket, pelatihan pemasaran, pembinaan pokdarwis dan pengelolaan event. Berdasarkan hasil pelatihan dapat disimpulkan bahwa masyarakat mendapatkan pengetahuan dan nilai tambah akan kegiatan wisata yang dapat dimanfaatkan dalam mengelola potensi wisata yang ada di Desa Medewi.
Pengabdian Kepada Masyarakat & Implementasi Mata Kuliah Berbasis Kampus Merdeka Di Desa Taro Elsita Lisnawati Guntar; Anak Agung Istri Ngurah Dyah Prami; Ejasa Sembiring; Putu Ade Wijana
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.36

Abstract

Saat ini banyak desa wisata yang masyarakatnya belum memiliki pemahaman dan kesadaran yang baik akan pentingnya digital marketing untuk mempromosikan wisata alam dan wisata budaya melalui media online. Salah satu contoh desa yang mengungsung konsep pariwisata yang berbasis masyarakat adalah Desa Wisata Taro. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan penyuluhan dan mengelola sarana dan prasarana desa bagi wisatawan di Desa Siangan, Gianyar, khususnya melalui pemasaran digital.  Metode yang digunakan dalam program Pengabdian kepada Masyarakat ini meliputi metode cermah, metode diskusi, dan metode survey. Pengabdian dan implementasi mata kuliah ini terdiri dari peningkatan kualitas sarana dan prasarana wisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Kemudian pengembangan strategi pemasaran dan branding destinasi berbasis digital yang didukung tren data terkini dengan standar praktik global. Dengan mengembangkan strategi pemasaran yang efektif akan memancing wisatawan baik lokal maupun manca negara untuk datang berkunjung ke desa Taro. Dan hal ini akan membawa dampak yang baik karna akan membantu perekonomian di desa Taro.
Program Pelatihan Ibu PKK Desa Kenderan Tegalalang Gianyar Bali I Made Trisna Semara
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.37

Abstract

Pandemi COVID – 19 telah mengubah segala aspek kehidupan manusia, bahkan Bali yang selama ini sangat tergantung akan perkembangan pariwisata, mengalami dampak yang signifikan terhadap ekonomi masyarakatnya. Membangkitkan pariwisata dari Desa Wisata harus berpijak pada keberpihakan alam, lingkungan, sosial, ekonomi, budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat. Pembangunan Desa Wisata harus berbasis pada masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas masyarakat dalam mengelola desa wisata untuk mendukung wisata kuliner. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan merupakan kegiatan pelatihan pengolahan makanan dan minuman serta memberikan sembako dan vitamin. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 30 orang yang merupakan ibu PKK Desa Kenderan. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode workshop. Hasil program pelatihan menunjukan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Masyarakat tidak takut lagi untuk beraktifitas pada masa pandemi COVID – 19. Masyarakat juga termotivasi untuk hidup sehat terutama mau mengkonsumsi makanan dan minuman sehat. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat berdampak positif terhadap pengembangan desa wisata Kenderan.
English Language Training And Guiding For The Community-Based Tourism Group in Perean Village, Tabanan I Putu Yoga Laksana; I Wayan Eka Dian Rahmanu
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.39

Abstract

The English and guiding training conducted in Perean Village aims to improve the language and guiding skills of the members of the Pokdarwis group. This is expected to enhance the quality and services of the village as a tourist destination that advances in the future. The community engagement activity was carried out by the community service team from the Language Lab Unit at Politeknik Negeri Bali for 5 months, consisting of 5 stages of activities from proposal to evaluation. In its implementation, the community service team provided various methods of English and guiding training and learning to the Pokdarwis participants, including interactive games, speaking, listening, and writing. Interactive games provide an opportunity for participants to learn English without feeling pressured, which positively impacts their motivation to learn consistently. Furthermore, the combination of speaking, listening, and writing training also has the potential to efficiently develop participants' skills, which is essential for tour guides who require good English skills. However, the weakness of participants in recognizing English vocabulary provides an opportunity for the community service team to develop a more specific approach in improving the vocabulary of the participants. This approach is expected to have a positive and significant impact in improving the English skills of tour guides in Perean Village, Tabanan, Bali.

Page 3 of 13 | Total Record : 121