cover
Contact Name
Ebit Bimas Saputra
Contact Email
ebitbimas99@gmail.com
Phone
+6281365118590
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. A. Hasan, Telanaipura Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu Multidisplin
Published by Greenation Publisher
ISSN : 28294599     EISSN : 28294580     DOI : https://doi.org/10.38035/jim.v1i1
Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu Biologi, Bisnis, Ilmu Kimia, Ilmu Pendidikan, Teknik dan Teknologi, Humaniora, Ilmu Hayati, Ilmu Fisika, Ilmu Kelautan, Ilmu Sosial. Setelah diterbitkan, artikel tersedia secara gratis melalui online tanpa batasan apa pun atau langganan lain untuk peneliti dan pembaca di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 732 Documents
The Influence of Audit Committees on the Financial Viability of Real Estate Companies in Indonesia Natasha Elisabeth Manuputty; Agus Munandar
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1497

Abstract

Alignment with the company's commitment to implementing good governance so it can support the company's goal of improving performance. The intention of this study is to determine the role of the audit committee in the company's financial viability. The findings show that audit committee size has a positive but insignificant effect on company financial viability. Financial expertise possessed by audit committee has a negative and insignificant effect on financial viability, while audit committee independence also has a negative and insignificant effect on financial viability. Simultaneously, the three audit committee characteristic variables do not significantly influence company financial viability, as indicated by the F-statistic probability value of 0.317 (>0.05). The conclusion of this study show that audit committee characteristics do not take part in significant role in improving company financial viability. Therefore, companies are advised to not only heed to the formal structure of the audit committee but also to improve the effectiveness, frequency of meetings, and quality of audit committee oversight to ensure they can make a significant contribution to company viability.
Penegakkan Hukum terhadap Parkir Ilegal di Badan Jalan Nasional di Kota Pangkalpinang Doni Harianto; Diva Rayhan Reydoza; Karmila; Fajriansyah; Adithia Permana Sinaga; Febri Melia Andini; Sigit Nugroho
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1498

Abstract

Praktik Praktik parkir ilegal yang masif di badan jalan nasional Kota Pangkalpinang telah menciptakan diskrepansi signifikan antara norma hukum (das sollen) dan realitas empiris (das sein). Fenomena ini secara serius mengganggu fungsi strategis jalan, menimbulkan kemacetan, serta mengikis kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Penelitian ini memiliki dua tujuan utama: pertama, menganalisis secara komprehensif implementasi penegakan hukum saat ini berjalan; dan kedua, mengidentifikasi serta mengevaluasi secara kritis faktor-faktor penyebab tidak efektifnya penegakan tersebut menggunakan kerangka teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto. Penelitian ini menggunakan metodologi yuridis-empiris dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi lapangan, survei kuesioner kepada 101 responden, dan wawancara mendalam terstruktur dengan instansi terkait, sementara data sekunder dihimpun dari peraturan perundang-undangan dan literatur. Data kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum masih didominasi oleh pendekatan preventif yang belum efektif. Pelaksanaan penegakan hukum represif berjalan lemah dan tidak konsisten akibat berbagai hambatan: kendala teknis, resistensi sosial dari masyarakat karena tidak adanya lahan parkir alternatif, dan Forum LLAJ yang hanya menghasilkan kesepakatan persuasif. Ketidakefektifan ini disebabkan oleh akumulasi faktor sistemik, meliputi: perbedaan penafsiran aparat (Polresta) mengenai urgensi rambu sebagai landasan operasional tilang (Pasal 287 UU LLAJ), pilihan diskresi preventif aparat karena kekhawatiran dampak ekonomi, kegagalan sarana fasilitatif (lahan parkir), sistem OSS dan SIANDALAN yang belum terintegrasi, serta budaya pragmatis masyarakat yang menormalisasi pelanggaran dan sikap "rela" membayar juru parkir liar yang ada.
Efektivitas Radix Astragali dalam Menurunkan Kadar Gula Darah pada Penderita Dibetes Mellitus Onny Priskila; Suryawan Ang; Maria Theresia; Aldo Tjundawan; Ferdinand; Evelyn Purnomo
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1499

Abstract

Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik salah satu tandanya adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin pada tubuh. Radix astragali telah lama digunakan sebagai herbal yang berpotensi meningkatkan metabolisme glukosa dan sensitivitas insulin. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas Radix astragali untuk membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Metode penelitian menggunakan desain studi kasus eksperimental dengan 12 subjek yang dipilih secara purposive dan dibagi menjadi kelompok kontrol dan perlakuan. Kelompok perlakuan diberi Herbal Radix Astragali sebanyak 3 gram setiap pagi selama 21 hari, sedangkan kelompok kontrol tidak menerima perlakuan. Variabel yang diukur adalah gula darah puasa, HbA1c, dan berat badan. Analisis yang digunakan adalah uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan kadar gula darah puasa pada kelompok perlakuan (p=0,029), sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami perubahan signifikan (p=0,798). Nilai HbA1c juga menurun signifikan pada kelompok perlakuan (p=0,049), tetapi tidak pada kelompok kontrol (p=0,234). Penurunan berat badan pada kelompok perlakuan tidak signifikan secara statistik, meskipun terjadi selisih mean sebesar 0,5 kg. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian Radix Astragali selama 21 hari efektif menurunkan kadar gula darah puasa dan HbA1c pada penderita diabetes mellitus, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer dalam pengelolaan diabetes mellitus tipe 2.
Manfaat Sabun Oatmeal dan Secang untuk Kulit Berminyak Melissa; Onny Priskila; Priska Akwilda Sau; Suryawan Ang; Aldo Tjundawan; Ferdinand
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1500

Abstract

Kulit berminyak merupakan salah satu kondisi saat kelenjar sebasea pada kulit menghasilkan terlalu banyak sebum. Kulit berminyak dan jerawat biasanya sulit untuk ditangani. Beberapa cara untuk mengatasi kulit berminyak salah satunya dengan menggunakan oatmeal. Oat berasal dari biji gandum manfaatnya untuk kulit diantaranya menghilangkan rasa gatal pada kulit, mencegah iritasi, mencerahkan wajah, melindungi dari sinar UV, menyeimbangkan PH kulit serta membersihkan dan mengangkat sel kulit mati. Secang merupakan jenis tumbuhan herbal yang kaya antioksidan dan dapat mengatasi peradangan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sabun wajah dengan campuran oatmeal dan ekstrak secang dan menguji keefektifannya untuk mengatasi kulit berminyak. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan tahapan pembuatan sabun dan melakukan uji klinis. Responden penelitian ini berjumlah 20 orang dan diambil secara pusposive random sampling. Subjek menggunakan sabun selama 3 hari dan diukur sebelum dan sesudahnya.Hasil penelitian penggunaan sabun mampu menurunkan kadar minyak di wajah secara signifikan (sig 0,020) tanpa mengurangi kelembapan dan kelembutan kulit. Respon subjek setelah tiga hari pemakaian mendukung hasil pengukuran, di mana sebagian besar pengguna merasakan kulit lebih halus, bersih, segar dan tidak berminyak. Secara keseluruhan, sabun oatmeal dan secang terbukti aman serta efektif digunakan untuk membantu mengurangi minyak berlebih, sekaligus menjaga kelembapan dan kelembutan kulit.
Kepastian Hukum dan Restrukturisasi dalam Putusan PK MA No. 17 PK/Pdt.Sus-Pailit/2022 atas PT Hanson International Tbk Jesslyn Janet Cen; Kathleen Joan Halim; Lathifah Lathifah; Sandrina Realita; Theresia Aurellia Gunawan
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1501

Abstract

Penelitian ini menganalisis Putusan Mahkamah Agung (MA) No. 17 PK/Pdt.Sus-Pailit/2022 terkait permohonan Peninjauan Kembali (PK) oleh PT Hanson International, Tbk. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum normatif dengan pendekatan kualitatif, melalui pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dianalisis secara yuridis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MA menolak permohonan PK dengan dua pertimbangan utama. Pertama, bukti Perjanjian Perdamaian yang diajukan debitur tidak memenuhi syarat sebagai novum karena lahir setelah putusan pailit. Kedua, perdamaian yang diajukan setelah debitur dinyatakan pailit dinyatakan tidak sah karena bertentangan dengan prinsip hukum kepailitan dan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) No. 05 Tahun 2021. Putusan ini menegaskan orientasi hukum kepailitan Indonesia yang lebih creditor-oriented dengan mengutamakan kepastian hukum dan perlindungan bagi kreditor, serta menutup ruang restrukturisasi melalui perdamaian ulang pasca-kepailitan. Secara prosedural, penelitian ini menyimpulkan bahwa seluruh proses PKPU hingga kepailitan telah berjalan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004.
Rekonstruksi Kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam Mencegah Putusan Ultra Vires Menurut Sistem Ketatanegaraan Indonesia Ichsan Maulana; Sodikin
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1503

Abstract

Mahkamah Konstitusi dituntut tidak hanya menjamin tegaknya konstitusi, tetapi juga mempraktikkan prinsip self-restraint agar tidak melampaui batas kewenangan yang telah digariskan konstitusi. Pada praktiknya Mahkamah konstitusi menunjukkan kecenderungan dalam putusannya telah menafsirkan dengan menambahkan norma baru dalam undang-undang yang diuji. Permasalahannya yang ada adalah bagaimana rekonstruksi kewenangan Mahkamah Konstitusi agar mencegah terjadinya putusan ultra vires yang sesuai dengan kewenangan yang telah ditetapkan dalam UUD 1945. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan sifat deskriptif-analitis dengan menguraikan, dan menganalisis pokok permasalahan yang ada. Pokok permasalahan adalah mengenai keputusan Mahkamah Konstitusi yang melampaui kewenangan sebagai lembaga peradilan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa rekonstruksi yang ditawarkan bergerak dari tekstual menuju institusi, lalu ke ekologi hubungan antar lembaga. Pada tingkat tekstual, undang-undang perlu memberi rambu yang tegas mengenai bentuk amar dan standar pertimbangan, sehingga dorongan menulis norma baru dapat dipatahkan oleh hukum positif itu sendiri. Pada tingkat institusi, Mahkamah Konstitusi perlu mengembangkan kebiasaan etik dan metodologi putusan yang transparan, berpijak pada uji proporsionalitas, serta disertai penilaian dampak yang jujur. Pada tingkat ekologi, dialog dengan pembentuk undang-undang harus diformalkan agar koreksi konstitusional tidak berujung pada pengambilalihan kebijakan.
Analisis Keterkaitan antara Workplace Spirituality dengan Organizational Citizenship Behavior pada Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Advent Medan Lidia Novi Fitriani; Rianda Elvinawanty; Ronauli Samosir; Laura Permata Indah Br Sinaga; Sri Hartini
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1504

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang analisis keterkaitan antara workplace spirituality dan organizational citizenship behavior (OCB) pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Advent Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, serta menggunakan kuesioner dalam memperoleh data yang diberikan kepada 127 tenaga kesehatan. Hasil analisis penelitian ini mengindikasikan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara workplace spirituality dan OCB (r = 0.356, p < 0.05). Koefisien determinasi sebesar 0.126 menunjukkan bahwa workplace spirituality memberikan kontribusi sebesar 12.6% terhadap OCB. Temuan ini menunjukkan pentingnya membangun lingkungan kerja yang mendukung spiritualitas untuk mendorong perilaku kerja sukarela yang positif.
Strategi Kampanye Berbasis Kearifan Lokal pada Pilkada Garut 2024 Dzikri Muhamad Ridwan; Yandi Hermawandi; Sani Rahman
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1506

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi pengembangan strategi kampanye yang adaptif terhadap budaya lokal di tengah dominasi komunikasi politik digital. Program Gogo Balong yang diinisiasi Putri Karlina terinspirasi dari tradisi “ngabedahkeun balong” menjadi fenomena menarik dalam Pilkada Garut 2024 karena menghadirkan bentuk kampanye berbasis partisipasi warga dan kedekatan budaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kampanye Putri Karlina dalam membangun citra kepemimpinan melalui kearifan lokal sebagai medium komunikasi politik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kampanye berbasis budaya lokal efektif memperkuat kedekatan emosional, legitimasi sosial, dan penerimaan publik. Melalui Gogo Balong, positioning Putri Karlina sebagai “Perempuan Sunda yang Merakyat” tercipta melalui interaksi langsung, kehadiran fisik, dan partisipasi dalam aktivitas budaya warga. Branding politik dibangun melalui simbol-simbol lokal seperti bahasa Sunda, pakaian adat, kuliner tradisional, dan praktik gotong royong, yang menciptakan citra autentik dan membedakan dirinya dari kandidat lain. Segmentasi kampanye menyasar masyarakat desa yang menjunjung tradisi serta pemilih muda melalui konten digital yang sederhana dan jujur. Media sosial berfungsi sebagai penguat visual, sedangkan strategi non-media seperti dukungan tokoh adat dan dialog interpersonal menjadi fondasi legitimasi kultural.
Permodelan Shading Device terhadap Efisiensi Energi pada Bangunan Hunian Studi Kasus: Summarecon Bogor Reza Krisnandi; M. I. Ririk Winandari
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1507

Abstract

Perubahan iklim global telah menyebabkan peningkatan suhu rata-rata bumi, fenomena urban heat island (UHI), serta konsumsi energi yang tinggi dalam sektor perumahan, terutama di wilayah tropis. Penelitian ini mengkaji formulasi integrasi antara smart technology dan desain pasif untuk menghasilkan perumahan tahan iklim tropis yang efisien energi dan berkelanjutan. Pendekatan arsitektur pasif meliputi orientasi bangunan dan strategi shading, sedangkan smart technology mencakup sistem sensor berbasis Internet of Things (IoT), kontrol otomatis, dan analisis berbasis kecerdasan buatan (AI). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan simulasi komputasional (CFD dan EnergyPlus). Lokasi penelitian dilakukan di kawasan Summarecon Bogor, Jawa Barat, yang memiliki karakteristik iklim tropis lembab. Hasil menunjukkan bahwa integrasi desain pasif dan sistem pintar mampu menurunkan pancaran sinar alami karena pemilihan dan posisi shading device yang tepat, efek lain meningkatkan kenyamanan termal, serta menghemat konsumsi energi pendinginan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan model perumahan tropis berkelanjutan di Indonesia, sekaligus mendukung pencapaian SDGs 7 (Energi Bersih) dan SDGs 11 (Kota Berkelanjutan).
Tantangan dan Peluang Pendidikan Karakter Disiplin di Sekolah Dasar untuk Siswa dari Keluarga Broken Home: Tinjauan Akademik Artikel Via Nurafiati Astuti; Bunyamin Maftuh; Yadi Ruyadi; Ganjar Muhammad Ganeswara; Abih Gumelar
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1509

Abstract

Pendidikan karakter disiplin menjadi fondasi penting dalam pembentukan kepribadian siswa sekolah dasar, terutama bagi mereka yang tumbuh dalam lingkungan keluarga broken home yang cenderung kurang memberikan kontrol dan teladan moral. Artikel ini merupakan review sistematis terhadap penelitian-penelitian terindeks SINTA-2 yang membahas pendidikan karakter disiplin pada konteks sekolah dasar selama periode 2018–2025. Penelusuran dilakukan melalui database SINTA, Garuda, dan Google Scholar dengan kata kunci “pendidikan karakter”, “disiplin”, “broken home”, dan “sekolah dasar”. Dari 22 artikel yang teridentifikasi, tujuh artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil tinjauan menunjukkan dua tema utama, yaitu (1) tantangan penerapan pendidikan karakter disiplin yang meliputi lemahnya dukungan keluarga, rendahnya stabilitas emosi siswa, dan keterbatasan strategi pedagogis guru, serta (2) peluang penguatan karakter melalui pembelajaran berbasis nilai, keteladanan guru, dan konseling empatik di sekolah. Kajian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan karakter yang berkelanjutan bagi siswa dari keluarga broken home. Temuan ini berimplikasi pada perlunya model pendidikan karakter yang lebih kontekstual, adaptif, dan humanistik di tingkat sekolah dasar.