cover
Contact Name
Greenation Publisher
Contact Email
greenation.info@gmail.com
Phone
+6281188062005
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. A. Hasan, Telanaipura Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu Multidisplin
Published by Greenation Publisher
ISSN : 28294599     EISSN : 28294580     DOI : https://doi.org/10.38035/jim.v1i1
Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu Biologi, Bisnis, Ilmu Kimia, Ilmu Pendidikan, Teknik dan Teknologi, Humaniora, Ilmu Hayati, Ilmu Fisika, Ilmu Kelautan, Ilmu Sosial. Setelah diterbitkan, artikel tersedia secara gratis melalui online tanpa batasan apa pun atau langganan lain untuk peneliti dan pembaca di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 844 Documents
Review Literatur Digital Pembelajaran Seni Tari : Ditinjau dari Perspektif Pendidikan Seni Holistik Safhira, Elsa; Astuti, Fuji; Indrayuda; Ardipal
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1759

Abstract

Dalam bidang Pendidikan, seni tari memiliki posisi yang penting dalam mengembangkan potensi siswa secara komprehensif, meliputi aspek kognitif, emosional, dan fisik. Akan tetapi, dalam praktik pembelajaran seni tari di sekolah, sering kali terdapat kesalahpahaman terkait pencapaian kognitif dan keahlian teknis, sehingga prinsip pendidikan seni yang menyeluruh belum sepenuhnya terwujud. Melalui tulisan ini, penulis ingin meneliti dan menggabungkan berbagai penelitian yang berkaitan dengan pendidikan seni tari dari sudut pandang pendidikan seni yang holistik. Metode yang diterapkan adalah tinjauan pustaka terhadap berbagai sumber yang relevan, seperti artikel jurnal, buku akademis, dan penelitian sebelumnya yang berfokus pada pendidikan seni, seni tari, serta pendekatan holistik dalam proses belajar. Analisis dilakukan dengan memeriksa fokus penelitian, metode yang digunakan, konteks pembelajaran, dan konsep holistik yang mencakup integrasi antara fisik, pikiran, dan jiwa. Temuan kajian menunjukkan bahwa pendidikan seni tari memiliki potensi besar sebagai sarana pembelajaran yang menyeluruh karena melibatkan ekspresi fisik, pengalaman emosional, kreativitas, dan pemahaman nilai budaya. Berbagai penelitian mengindikasikan bahwa pembelajaran seni tari yang disusun secara holistik dapat meningkatkan kemampuan dalam menghargai seni tari dari sudut estetika, kesadaran diri, kemampuan bersosialisasi, dan pembentukan karakter siswa. Namun, masih ada kesenjangan antara teori dan pelaksanaan, khususnya dalam konteks pendidikan di tingkat sekolah menengah atas. Oleh karena itu, perlu ada penguatan pandangan tentang pendidikan seni holistik dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran seni tari agar dapat membentuk siswa menjadi individu yang utuh.
Kedudukan Hukum Exclusion List dalam Kerangka Prinsip Kehati-Hatian Pada Pembiayaan Perkebunan Kelapa Sawit Damayanti, Fransisca Hana Dwi
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1760

Abstract

Pembiayaan perkebunan kelapa sawit memiliki tingkat risiko hukum, lingkungan, dan sosial yang tinggi, terutama terkait perizinan usaha, kepastian hak atas tanah, dan kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan hidup. Dalam merespon risiko tersebut, sejumlah bank menerapkan exclusion list sebagai kebijakan internal untuk membatasi pembiayaan terhadap kegiatan usaha tertentu yang dinilai berisiko tinggi. Namun, exclusion list tidak diatur secara eksplisit dalam peraturan perundang-undangan, sehingga menimbulkan persoalan mengenai kedudukan hukumnya dalam sistem hukum perbankan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum exclusion list dalam kerangka prinsip kehati-hatian pada pembiayaan perkebunan kelapa sawit serta implikasi hukum pengabaiannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun exclusion list merupakan kebijakan internal bank yang bersifat soft law, keberadaannya memiliki legitimasi normatif yang kuat karena berfungsi sebagai instrumen implementatif prinsip kehati-hatian. Pengabaian exclusion list dalam pembiayaan perkebunan kelapa sawit tidak dapat dipandang sebagai diskresi bisnis semata, melainkan berpotensi dikualifikasikan sebagai kelalaian dalam penerapan prinsip kehati-hatian yang dapat menimbulkan implikasi hukum berupa pertanggungjawaban administratif bank dalam kerangka pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Penelitian ini menegaskan bahwa exclusion list merupakan bagian inheren dari kewajiban hukum bank dalam pembiayaan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Optimalisasi Peran Hukum dalam Tata Kelola Ruang Terbuka Hijau di Perkotaan Indonesia Setyawan, Dheny Indra
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1779

Abstract

Ruang terbuka hijau (RTH) merupakan infrastruktur ekologis yang menopang kesehatan lingkungan dan sosial perkotaan. Namun, urbanisasi yang masif justru memicu konversi ruang terbuka hijau, menyebabkan degradasi ekologis seperti peningkatan suhu mikro kota dan memicu ketidakadilan lingkungan (environmental injustice), dimana kelompok rentan semakin terpinggirkan dari akses terhadap lingkungan hidup yang sehat. Meskipun kerangka hukum, seperti UU No. 26/2007 tentang Penataan Ruang, telah mengamanatkan alokasi 30% ruang terbuka hijau, namun implementasinya di banyak kota besar masih jauh dari target. Melalui pendekatan studi literatur, penelitian ini menganalisis mengapa hukum gagal berfungsi optimal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegagalan tersebut bukan sekadar masalah teknis implementatif, melainkan cerminan dari paradigma hukum yang teknokratis dan cenderung mengabaikan prinsip keadilan ekologis. Oleh karena itu, hukum harus direposisi dari instrumen normatif menjadi alat strategis yang afirmatif, memastikan partisipasi publik yang bermakna dan mendorong redistribusi manfaat ruang terbuka hijau secara adil. Transformasi pendekatan hukum ini adalah prasyarat untuk mewujudkan ruang terbuka hijau sebagai fondasi kota berkelanjutan yang berkeadilan bagi seluruh warganya.
Efektivitas Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Distribusi Bahan Berbahaya (Sianida) Pasca Berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja (Studi Komparatif Antara Kasus P21 dan Kasus Stagnan di Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sulawesi Utara) Ariq, Rosyade
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1780

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis terjadinya disparitas penyelesaian perkara antara kasus Nova Elvie Gosal (P21) dengan kasus PT Sumber Hidup Chemindo (Stagnan), padahal keduanya bermuara pada suplai pertambangan emas ilegal; serta untuk menganalisis implikasi pergeseran delik formil ke delik materiil dalam UU Cipta Kerja terhadap efektivitas penegakan hukum pada korporasi yang menyalahgunakan izin. Teori yang digunakan adalah Teori Penegakan Hukum Soerjono Soekanto, Teori Peran Kepolisian menurut Egon Bittner dan James Q. Wilson dan Teori Due Process Model dan Crime Control Model dari Herbert L. Packer. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan model studi kasus dengan lokasi penelitian adalah di Subdit Industri dan Perdagangan (Indagsi), Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Utara Disparitas antara perkara Nova Elvie Gosal yang berakhir P21 dan perkara PT Sumber Hidup Chemindo yang stagnan terjadi karena perbedaan posisi hukum para pelaku dalam sistem perizinan negara. Nova sebagai pelaku tanpa izin berada di luar legalitas sehingga dapat langsung diproses pidana, sedangkan PT Sumber Hidup Chemindo sebagai korporasi berizin berada dalam kerangka legalitas administratif yang membatasi penggunaan hukum pidana. Pergeseran rezim hukum pasca Undang-Undang Cipta Kerja dari delik formil ke delik materiil menjadikan izin OSS sebagai lapisan perlindungan normatif bagi korporasi, sehingga pemidanaan hanya dimungkinkan jika dapat dibuktikan adanya dampak nyata. Ketika pembuktian tersebut tidak terpenuhi, sebagaimana dalam perkara PT Sumber Hidup Chemindo, hukum pidana menjadi tidak efektif meskipun secara faktual terjadi distribusi bahan berbahaya ke aktivitas ilegal.
Analisis Proses Penyidikan Kasus Persetubuhan Anak di Polres Bojonegoro: Tantangan dan Solusi Dirgahayu, Ria
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1784

Abstract

Indonesia saat ini telah mengatur ketentuan peraturan perundang-undangan yang tegas dalam ruang lingkup tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak yang antara lain meliputi undang-undang yang mengatur tentang hak asasi manusia, perlindungan anak, sampai dengan tindak pidana kekerasan seksual. Akan tetapi dalam perkembangannya walaupun telah terdapat aturan hukum yang mengatur perihal perlindungan anak dari kekerasan seksual, data dan fakta yang ada menunjukkan bahwa angka kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia masih cukup tinggi. Adapun, salah satu bentuk kekerasan seksual terhadap anak yang cenderung terjadi di Indonesia adalah persetubuhan anak. Secara lebih lanjut, salah satu daerah yang masih mengalami fenomena kasus persetubuhan anak adalah kabupaten Bojonegoro. Penyidik bersama dengan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kepolisian Resor Bojonegoro (Polres Bojonegoro) dalam perkembangannya telah mengupayakan penyelenggaraan tugas dan fungsi penyidikan yang didasarkan pada ketentuan serta pedoman yang berkaitan dengan proses penyidikan terhadap kasus persetubuhan anak yang terjadi. Akan tetapi berdasarkan data yang diperoleh melalui unit PPA Polres Bojonegoro, frekuensi dan kuantitas kasus persetubuhan yang terjadi di wilayah hukum Polres Bojonegoro sepanjang tahun 2023 sampai dengan 2025 masih menunjukan dinamika kasus persetubuhan anak yang cukup masif. Berangkat dari fakta tersebut, penelitian hukum ini kemudian akan melakukan identifikasi dan analisis terhadap kendala yang menjadi hambatan penyidik bersama unit PPA Polres Bojonegoro dalam proses penyidikan sebagai upaya penegakan hukum terhadap kasus persetubuhan anak yang terjadi di kabupaten Bojonegoro serta menganalisis solusi atas kendala yang dihadapi penyidik bersama unit PPA Polres Bojonegoro dalam proses penyidikan.
Analisis Dukungan Sosial Keluarga dalam Proses Pemulihan Pasien di Rumah Singgah Sriwijaya Sari, Dwi Adelia; Dianti, Puspa
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1717

Abstract

Penelitian dengan judul Analisis Dukungan Sosial Keluarga dalam Proses Pemulihan Pasien di Rumah Singgah Sriwijaya Kota Palembang ini dilatarbelakangi oleh besarnya hambatan psikososial dan ekonomi yang dihadapi keluarga pasien luar daerah. Studi ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana bentuk dukungan sosial keluarga diberikan kepada pasien rawat jalan selama masa tinggal di fasilitas rumah singgah. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dihimpun melalui observasi partisipatif dan wawancara terhadap pasien, keluarga, serta pengelola yayasan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dukungan sosial keluarga terimplementasi dengan sangat optimal, terlihat dari pencapaian skor observasi keluarga sebesar 97,2% dan respon positif pasien mencapai 93,7%. Sinergi antara fasilitas akomodasi gratis dan pendampingan keluarga yang intensif terbukti menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas mental pasien. Kesimpulannya, penguatan dukungan sosial yang mencakup dimensi emosional, instrumental, informasi, dan penghargaan sangat efektif dalam menunjang keberhasilan pemulihan pasien di lingkungan non-medis.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol 96% Umbi Bawang Dayak (Eutherine bulbosa (Mill.) Urb.) terhadap Jumlah Sel Leydig: Studi Penelitian Pada Tikus Jantan (Rattus norvegicus) Dipaparkan Asap Rokok Elektrik Zefanya, Thania; Widayati, Ratna; Herlina Eka Shinta
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1724

Abstract

Paparan asap rokok elektrik dapat menimbulkan stres oksidatif yang berdampak pada penurunan fungsi sel Leydig sebagai penghasil hormon testosteron. Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) kaya akan senyawa antioksidan. Tujuan: Mengetahui pengaruh ekstrak etanol 96% umbi Bawang Dayak terhadap jumlah sel Leydig tikus jantan (Rattus norvegicus) yang dipaparkan asap rokok elektrik serta menentukan dosis yang paling efektif. Penelitian menggunakan desain true experimental dengan 5 kelompok perlakuan: kelompok normal, kelompok kontrol yang diberi paparan asap rokok elektrik + Na-CMC 0,5%, serta tiga kelompok perlakuan ekstrak Bawang Dayak dosis 30, 60, dan 120 Mg/KgBB. Perlakuan diberikan selama 35 hari. Pemeriksaan jumlah sel Leydig dilakukan pada preparat tubulus seminiferus menggunakan pewarna Hematoxylin-Eosin (HE). Data dianalisis uji normalitas Shapiro–Wilk, homogenitas Levene, One-Way ANOVA dan uji post hoc Games–Howell. Rata-rata jumlah sel Leydig bervariasi antar kelompok. Kelompok normal memiliki rata-rata 14 sel dan kontrol negatif 8,6 sel. Pada kelompok perlakuan, dosis 30 mg/KgBB menghasilkan 14,2 sel, dosis 60 mg/KgBB 18 sel, dan dosis 120 mg/KgBB 11,8 sel. Uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan antar kelompok (p = 0,000 < 0,05). Uji lanjut Games–Howell menunjukkan perbedaan antara kontrol negatif dengan dosis 30 mg/KgBB (p = 0,002 < 0,05) dan dosis 60 mg/KgBB (p = 0,000 < 0,05), dosis 120 mg/KgBB tidak menunjukkan perbedaan (p = 0,343 > 0,05). Ekstrak etanol 96% umbi Bawang Dayak berpengaruh terhadap jumlah sel Leydig tikus jantan yang dipaparkan asap rokok elektrik, dengan dosis efektif 30 Mg/KgBB.
Peran Modernisasi Sistem Ticketing dalam Subsidi Public Service Obligation (PSO) Tepat Sasaran Penumpang Kereta Rel Listrik Artriviyanto, Asdo; Agusinta, Lira; Setiawan, Edhie Budi; Saputro, Soemino Eko
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1726

Abstract

Modernisasi sistem ticketing pada layanan Kereta Rel Listrik (KRL) menjadi langkah strategis dalam memastikan efektivitas penyaluran subsidi Public Service Obligation (PSO) yang lebih tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem ticketing konvensional dan merancang sistem ticketing modern yang terintegrasi dengan data kependudukan serta teknologi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada operator KRL di wilayah Jabodetabek, dilengkapi dengan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ticketing modern berbasis identitas digital dapat meningkatkan akurasi pendataan penumpang, mengurangi potensi penyalahgunaan subsidi, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam proses alokasi PSO. Rekomendasi dari studi ini mencakup pengembangan sistem ticketing berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan), integrasi dengan aplikasi digital, serta penerapan sistem evaluasi subsidi berbasis data real-time. Dengan implementasi yang tepat, modernisasi sistem ticketing berpotensi menjadi instrumen vital dalam transformasi layanan transportasi publik yang adil dan berkelanjutan.
Pengaruh Situational Awareness terhadap Keselamatan di Perum LPPNPI Cabang Surabaya Rini, Hatin Mustika; Surya Tri Saputra; Nunuk Praptiningsih
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1728

Abstract

Seiring bertambahnya waktu, dunia aviasi mengalami tren perkembangan yang positif. Hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah pergerakan pesawat udara di setiap bandara tidak hanya di Indonesia namun juga di seluruh dunia. Peningkatan kewaspadaan atau situational awareness harus ditingkatkan seiring dengan peningkatan jumlah pergerakan pesawat udara. Hal ini dikarenakan faktor terbesar kecelekaan pesawat udara sebesar 70% disebabkan oleh kesalahan manusia atau human factor, yang salah satunya ialah kelalaian akibat kurangnya kepekaan kru penerbangan (baik di darat maupun di udara) dalam wilayah yang menjadi tanggung jawabnya. Dari beberapa kasus baik accident maupun incident diindikasikan terdapat hubungan antara situational awareness dengan keselamatan.
The Relationship Between Cognitive Function and Quality of Life in Schizophrenia Patients at ATMA Husada Mahakam Mental Hospital, Samarinda Fatimah, Siti Aulia Nur; Ramadhanny, Candra; Iskandar, Abdillah
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1729

Abstract

Hubungan Fungsi Kognitif dengan Kualitas Hidup pada Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Atma Husada Mahakam Samarinda. Skizofrenia masih menjadi kondisi kejiwaan yang paling banyak mendapatkan perawatan di rumah sakit dan sering kali disertai gangguan fungsi kognitif, yang dapat berdampak pada keberlangsungan hidup penderitanya. Berbagai studi menunjukkan hasil yang berbeda terkait hubungan antara fungsi kognitif dengan kualitas hidup pada pasien skizofrenia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fungsi kognitif dengan kualitas hidup pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Atma Husada Mahakam Samarinda. Desain penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan dilakukan di instalasi rawat jalan, dan instalasi rekam medik. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden memenuhi kriteria penelitian sebanyak 70 pasien. Data penelitian diperoleh dari data primer melalui wawancara menggunakan kuesioner Mini-Mental State Examination (MMSE) dan World Health Organization Quality of Life–BREF (WHOQOL-BREF) dan data sekunder yang bersumber dari rekam medik. Uji Chi-square digunakan untuk menganalisis hubungan fungsi kognitif dengan kualitas hidup pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sampel mengalami gangguan fungsi kognitif berat (58,6%) dan memiliki kualitas hidup yang rendah (62,9%). Analisis bivariat memperlihatkan hubungan yang bermakna antara fungsi kognitif dengan kualitas hidup (p < 0,001). Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa responden dengan gangguan kognitif berat cenderung memiliki kualitas hidup rendah, sedangkan responden dengan fungsi kognitif normal seluruhnya berada pada kategori kualitas hidup tinggi.