cover
Contact Name
Greenation Publisher
Contact Email
greenation.info@gmail.com
Phone
+6281188062005
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. A. Hasan, Telanaipura Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu Multidisplin
Published by Greenation Publisher
ISSN : 28294599     EISSN : 28294580     DOI : https://doi.org/10.38035/jim.v1i1
Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu Biologi, Bisnis, Ilmu Kimia, Ilmu Pendidikan, Teknik dan Teknologi, Humaniora, Ilmu Hayati, Ilmu Fisika, Ilmu Kelautan, Ilmu Sosial. Setelah diterbitkan, artikel tersedia secara gratis melalui online tanpa batasan apa pun atau langganan lain untuk peneliti dan pembaca di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 920 Documents
Pengaruh Kualitas Layanan dan Nilai yang Dirasakan terhadap Niat Berkunjung Kembali Pasien di Klinik Utama Glaria Mom and Baby Health melalui Kepercayaan Merek sebagai Variabel Mediasi Soya, Grestina Naomi Widia; Tjiptodjojo, Kartika Imasari
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1766

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh kualitas layanan dan nilai yang dirasakan terhadap niat berkunjung kembali pasien di Klinik Utama Glaria Mom and Baby Health dengan kepercayaan merek sebagai variabel mediasi. Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yaitu pasien Klinik Utama Glaria Mom and Baby Health. Analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan dan nilai yang dirasakan memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap niat berkunjung kembali pasien. Namun, hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepercayaan merek tidak memediasi pengaruh kualitas layanan dan nilai yang dirasakan terhadap niat berkunjung kembali secara signifikan.
From Paper to Platform: Navigating the Digital Transformation and Integration Challenges of Health Information Systems Mokke, Desya Dillachsyadina; Syamsinar, Sitti; Husdiningsih, Ferra; Radiastu, I Wayan Angga; Tombora, Djasrin H; Hernawati; Risky, Sartini
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1777

Abstract

The digital transformation of health information systems (HIS) is a critical yet persistently challenging endeavor, often failing to deliver promised value due to a narrow, techno-centric focus. This study argues that successful transformation is fundamentally a socio-technical co-optimization problem, requiring simultaneous attention to interdependent technical, organizational, and human dimensions. Through an integrative literature review and conceptual framework analysis, we identify and categorize a multidimensional landscape of barriers, including legacy system inertia, interoperability gaps, fragmented governance, workflow misalignment, clinician resistance, and cultural friction. These challenges are not isolated but are dynamically interconnected, as visualized in a network dependency model, where a flaw in one dimension exacerbates problems in another, creating cycles of failure. To navigate this complexity, we propose a actionable socio-technical framework that translates theory into practice. The framework prescribes integrated strategic enablers: leadership must champion iterative, user-centered design and inclusive governance; technical strategy must adopt open standards and modular architecture; and a foundational culture of psychological safety and continuous learning must be fostered. The findings underscore that sustainable transformation is not a technology installation project but a long-term organizational evolution, demanding a balanced portfolio of initiatives to cultivate an adaptive learning healthcare ecosystem.
Analisis Profesionalisme pada Sistem Multi Organisasi Advokat dalam Praktik Peradilan Pidana yang Berdampak pada Profesi Advokat di Indonesia Manse, Yemima Reina; Panggabean, Mompang L.; Sudjiarto, Tatok
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1822

Abstract

Perkembangan organisasi Advokat di Indonesia saat ini menunjukkan penerapan sistem multi organisasi (multi-bar), yang ditandai dengan keberadaan lebih dari satu organisasi Advokat yang masing-masing memiliki kebijakan internal tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak sistem multi organisasi terhadap profesionalisme Advokat dalam praktik peradilan pidana di Indonesia dengan menelaah hubungan antara struktur hukum profesi, tata kelola organisasi, serta hambatan birokrasi yang muncul dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya fragmentasi organisasi Advokat berimplikasi pada tidak seragamnya standar profesi, yang berdampak pada menurunnya kualitas kompetensi etika dan kemampuan teknis Advokat dalam proses persidangan pidana. Selain itu, kendala birokrasi dalam mekanisme pengawasan dan penegakan kode etik lintas organisasi turut menghambat terwujudnya integritas penegakan hukum yang berkesinambungan. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan regulasi yang bersifat menyeluruh guna menyatukan standar profesi demi menjamin kepastian hukum, keadilan, serta perlindungan optimal bagi pencari keadilan dalam sistem peradilan pidana.
Pengaruh Literasi Keuangan dan Akses Layanan Keuangan terhadap Kinerja UMKM dengan Perilaku Pengelolaan Keuangan sebagai Variabel Intervening pada UMKM di Bandung Ristanti, Nadia; Sari, Diana
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1823

Abstract

Tidak banyak orang yang tahu tentang keuangan dan tidak memiliki akses ke layanan keuangan formal, yang menyebabkan perbedaan antara jumlah UMKM dan kontribusi ekonominya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana literasi keuangan dan akses keuangan berdampak pada kinerja usaha kecil dan menengah (UMKM) di Bandung; perilaku pengelolaan keuangan digunakan sebagai variabel intervensi. Penelitian kuantitatif verifikatif ini menggunakan pendekatan SEM-PLS pada sampel 292 pelaku UMKM. Hasilnya menunjukkan bahwa literasi dan akses keuangan meningkatkan kinerja UMKM, tetapi perilaku pengelolaan keuangan yang sepenuhnya bertanggung jawab atas efek ini. Hasilnya menunjukkan bahwa pengetahuan dan kemudahan hanya dapat digunakan dalam praktik pengelolaan keuangan yang nyata. Singkatnya, untuk meningkatkan kinerja UMKM, diperlukan pendekatan terpadu yang tidak hanya berkonsentrasi pada pendidikan dan akses, tetapi juga mendorong perilaku keuangan yang disiplin melalui pendampingan berkelanjutan.
Validitas Kekuatan Hukum Bukti Digital dalam Pembentukan Sengketa Perdata di Era Digital Tonapa, Olivia; Akhdharisa, Muh; Yati, Sri
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka hukum yang mengatur validitas bukti digital dalam penyelesaian sengketa perdata di Indonesia, mengidentifikasi standar teknis yang diperlukan untuk memastikan integritas bukti digital, serta merumuskan model pendekatan sistematis yang dapat diadopsi oleh pengadilan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan historis, serta analisis deskriptif-analitis berbasis studi kepustakaan. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada integrasi aspek yuridis dan teknis secara interdisipliner dalam konteks spesifik sengketa perdata Indonesia, serta penyusunan model penilaian validitas bukti digital yang mengadaptasi standar internasional ke dalam kerangka hukum nasional, disertai analisis kasus terkini dan framework operasional untuk pengadilan yang mempertimbangkan keterbatasan sumber daya teknologi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas bukti digital diakui secara hukum melalui UU ITE dan peraturan turunannya, dengan validitas yang ditentukan oleh integritas data, autentikasi sumber, dan keamanan penyimpanan. Sistem peradilan perdata Indonesia telah beradaptasi untuk mengakomodasi karakteristik bukti digital, namun implementasinya masih menghadapi tantangan teknis, kebutuhan standardisasi prosedur, serta kolaborasi antara praktisi hukum dan ahli teknologi informasi. Simpulan penelitian menegaskan pentingnya pendekatan sistematis dan terstruktur dalam penilaian bukti digital, penguatan infrastruktur teknologi, serta peningkatan kompetensi aparat peradilan guna menjamin efektivitas dan keadilan dalam penyelesaian sengketa perdata di era digital.
Safety Instructions through AI: A Case Study of Unforgettable Supporters Display in Sports Stadiums Kontessa, Tarrence Karmelia
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1838

Abstract

Clear information about evacuation procedures in case of emergency will make spectators feel safe and comfortable during the event. However, in reality, such safety features are still rarely found in sports events in stadiums, especially in Indonesia “Unforgotten Supporters" is a concrete example of a risk communication practice presented through the application of artificial intelligence (AI) based safety instructions. This study aims to analyze the risk communication strategy in "Unforgotten Supporters", which is the result of collaboration between Kompas Daily and Dentsu Creative Indonesia, two different business entities that build cooperation because they both feel responsible for participating in educating the public through an interesting, creative and effective safety instruction display intended for spectators in stadiums, where safety risks are quite high. The research was conducted using a descriptive qualitative method. The analysis involves the risk communication strategy model according to (Sandman, 1993), and five important stages in the Diffusion of Innovation theory proposed by (Rogers, 2003), namely the knowledge, persuasion, decision, implementation and confirmation stages. The results show that “Unforgotten Supporters” uses a “precautionary advocacy” communication strategy where this strategy can prevent mass panic or overreaction from the public to a risk that is not yet fully understood. The AI-based safety instruction "Unforgotten Supporters" is an innovative step to increase the effectiveness of risk communication. However, this effort still needs to be continued because the confirmation stage according to Everett Rogers’ Diffusion of Innovation concept has not yet been achieved.
Perlindungan Hukum Debitur terhadap Eksekusi Jaminan Fidusia Kendaraan Bermotor Ismijzdiansyah Putra Vertiawan; Siti Malikhatun Badriyah
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1891

Abstract

Jaminan fidusia merupakan instrumen hukum yang lazim digunakan dalam perjanjian pembiayaan kendaraan bermotor, khususnya kendaraan roda dua. Dalam praktiknya, pelaksanaan eksekusi jaminan fidusia kerap menimbulkan permasalahan hukum, terutama ketika dilakukan secara sepihak oleh kreditur tanpa memperhatikan hak-hak debitur. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan pelanggaran terhadap prinsip perlindungan hukum bagi debitur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi debitur terhadap pelaksanaan eksekusi jaminan fidusia kendaraan bermotor serta mengkaji kesesuaian praktik eksekusi dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan pihak terkait dalam perjanjian pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap debitur belum sepenuhnya terlaksana secara optimal, terutama dalam hal prosedur eksekusi yang tidak didahului dengan kesepakatan dan penetapan wanprestasi secara jelas. Selain itu, masih ditemukan praktik penarikan kendaraan oleh pihak ketiga tanpa dasar hukum yang sah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kepatuhan terhadap ketentuan Undang-Undang Jaminan Fidusia, putusan Mahkamah Konstitusi, serta pengawasan yang lebih efektif guna menjamin perlindungan hukum dan keseimbangan hak dan kewajiban para pihak dalam perjanjian jaminan fidusia.
Pengaruh Profitabilitas, Capital Intensity, dan Inventory Intensity terhadap Agresivitas Pajak Nabas, Dhea Ananda; Noor, Ice Nasyrah
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, capital intensity, dan inventory intensity terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Agresivitas pajak diukur dengan Effective Tax Rate (ETR), profitabilitas dengan Return on Assets (ROA), capital intensity dengan rasio aset tetap terhadap total aset, dan inventory intensity dengan rasio persediaan terhadap total aset. Analisis regresi data panel dengan model Random Effect (REM) digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap agresivitas pajak, capital intensity berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan inventory intensity berpengaruh positif namun tidak signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan dan pembuat kebijakan dalam mengevaluasi strategi manajemen pajak dan meningkatkan kepatuhan pajak perusahaan.
Human Governance dalam Mewujudkan Pendidikan Inklusif pada SMP Negeri 29 Surabaya Anggraini, Julia Putri; Anisyukurilla, Rosyidatuzzahro
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1781

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan wujud pemenuhan hak dasar setiap warga negara untuk memperoleh layanan pendidikan tanpa diskriminasi, termasuk bagi peserta didik penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip human governance dalam mewujudkan pendidikan inklusif di SMP Negeri 29 Surabaya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain case study. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya, pihak SMP Negeri 29 Surabaya, guru pendamping khusus, peserta didik penyandang disabilitas (PDPD), serta orang tua peserta didik penyandang disabilitas. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip human governance dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di SMP Negeri 29 Surabaya belum sepenuhnya optimal. Meskipun demikian, beberapa prinsip seperti kesamaan dan kebebasan serta kinerja administrasi pemerintahan yang adaptif telah terlihat cukup baik dalam praktik, khususnya melalui pendekatan pembelajaran berbasis kebutuhan dan fleksibilitas kebijakan. Sementara itu, prinsip akuntabilitas sosial, partisipasi, bantuan subsidi, dan keberlanjutan masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada aspek konsistensi kebijakan, keterbatasan sumber daya, serta minimnya partisipasi substantif dalam perumusan kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola pendidikan inklusif berbasis human governance perlu diarahkan pada peningkatan partisipasi, akuntabilitas substantif, serta dukungan kebijakan yang berkelanjutan agar layanan pendidikan inklusif dapat berjalan secara humanis dan berkeadilan.
Analisis Efisiensi Biaya Pekerjaan Pemasangan Jaringan Distribusi Listrik di Daerah Terpencil Menggunakan Metode Cost Benefit Analysis dan Life Cycle Costing (Studi Kasus: Distrik Ibele, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan) Kala'Allo, Novrianus Sanda; Abduh, Syamsir; Yasser, Ridha
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1795

Abstract

Penelitian ini menganalisis efisiensi biaya pemasangan jaringan distribusi listrik di daerah terpencil (Studi Kasus: Distrik Ibele, Papua) menggunakan metode Cost Benefit Analysis (CBA) dan Life Cycle Costing (LCC). Analisis dilakukan terhadap data Rencana Anggaran Biaya (RAB) riil untuk mengidentifikasi faktor pendorong biaya dan mengukur kelayakan proyek. Hasil utama menunjukkan bahwa komponen biaya dominan adalah faktor non-teknis, yaitu jasa pengangkutan material (32,7%) dan jasa pemasangan (hingga 71,5%). Analisis CBA menyimpulkan proyek tidak layak secara finansial (NPV -Rp 1,39 M; IRR 1,48 %; BCR 0,645), sementara LCC menunjukkan total biaya kepemilikan mencapai 144% dari investasi awal, menyoroti tingginya beban operasional (OPEX) jangka panjang. Disimpulkan bahwa efisiensi pada proyek sejenis memerlukan pergeseran paradigma dari fokus menekan biaya investasi awal (CAPEX) ke perencanaan logistik yang superior dan adopsi LCC dalam pengadaan. Proyek ini divalidasi sebagai investasi sosial yang kelayakannya ditentukan oleh manfaat sosio-ekonomi, bukan profitabilitas finansial.