cover
Contact Name
Restu Febriantura
Contact Email
rf154@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmmedika@ums.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Muhamamdiyah Surakarta Kampus IV UMS, Jl. Ahmad Yani, Gonilan, Kartasura, Gonilan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57169
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika
ISSN : 27757951     EISSN : 27757943     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan atmosfer akademik, sebagai publikasi hasil pengabdian dari dosen, mahasiswa, praktisi dan masyarakat umum. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat, terutama di bidang kesehatan dan kedokteran.
Articles 92 Documents
EDUKASI TERPADU PERSONAL HIGIENE UNTUK MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MURID SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH SAMBON KECAMATAN BANYUDONO, BOYOLALI Aisyah, Riandini; Soekiswati, Siti; Fithriyah, Sa'idatul; Alfajri, Asri; Nursanto, Dodik; Tolibin, Restu Triwulandani; Nugrahani, Nur Ariska; Khofifah, Ardiva Fatimatul; Samantha, Aurora Revi; Nafisa, Balqis Dhiya; Maharani, Devina Maydiona; Pranata, Fawwaz Mahardika; Balqis, Faza Ovita; Bimantoro, Handika Muhammad; Kosala, Rengganis Sungsang; Balqis, Revalina Azlia Bilbina; Zakiyatusholihat, Salma; Astutik, Sri Dewi; Kusmawan, Jauza'naia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 6. No. 1, Maret 2026
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Rendahnya kebersihan diri dan keterbatasan fasilitas sanitasi di Sekolah Dasar (SD) meningkatkan risiko penyakit menular, termasuk infeksi cacing. Di SD Muhammadiyah Sambon, Boyolali, siswa masih kurang memahami thaharah, penyakit menular, dan infeksi kecacingan. Fasilitas kebersihan di sekolah juga belum sepenuhnya mendukung praktik hidup bersih. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa tentang thaharah sebagai dasar kebersihan diri, mencegah penyakit menular dan infeksi cacing, serta membantu mengoptimalkan fasilitas kebersihan di sekolah. Metode yang digunakan meliputi pre-test, penyampaian materi interaktif dengan media visual, diskusi, simulasi perilaku, dan post-test untuk mengevaluasi perubahan pengetahuan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari 2026 dengan peserta kegiatan adalah siswa-siswi kelas V SD Muhammadiyah Sambon, Boyolali. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan siswa, terutama pada materi infeksi kecacingan. Penyediaan fasilitas kebersihan turut mempermudah praktik langsung di sekolah. Hal ini, menegaskan pentingnya edukasi thaharah dan optimalisasi fasilitas sanitasi untuk mendukung perilaku hidup bersih dan sehat. ABSTRACT Low personal hygiene and limited sanitation facilities in elementary schools increase the risk of communicable diseases, including helminth infections. Students’ understanding of thaharah, communicable diseases, and helminth infections Muhammadiyah Sambon Elementary School, Boyolali, remains limited. School hygiene facilities also do not yet fully support clean and healthy practices. This community service program aimed to improve students’ knowledge of thaharah as a foundation for personal hygiene, prevent communicable diseases and helminth infections, and optimize school hygiene facilities. The methods included a pre-test, interactive learning using visual media, discussions, behavioral simulations, and a post-test to evaluate changes in knowledge. The activity was conducted on January 2026, with level 5 Muhammadiyah Sambon, Boyolali elementary school students participating. The results demonstrated a significant increase in students’ knowledge, particularly regarding helminth infections. The provision of hygiene facilities also facilitated direct practice at school. These findings highlight the importance of thaharah education and the optimization of sanitation facilities in promoting clean and healthy behaviors.
EDUKASI AKTIVITAS FISIK SENAM HIPERTENSI UNTUK MENURUNKAN RISIKO STROKE PADA LANSIA Savinka, Vahilda; Siwi, Adiratna Sekar; Andini, Amelia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 6. No. 1, Maret 2026
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Stroke adalah gangguan aliran darah ke otak akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, yang menyebabkan otak kekurangan nutrisi dan oksigen. Di wilayah Puskesmas Purwanegara 1, prevalensi hipertensi masih tinggi yaitu 10.965 jiwa dan  tingkat kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik rutin masih perlu ditingkatkan. Senam hipertensi merupakan salah satu metode non-farmakologis yang efektif untuk membantu mengontrol tekanan darah dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan lansia mengenai senam hipertensi untuk menurunkan risiko stroke. Metode yang digunakan meliputi edukasi melalui ceramah, video, leaflet, diskusi interaktif, serta pemantauan selama 7 hari dengan pendampingan keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah edukasi, sebelum edukasi tingkat pengetahuan peserta kategori sedang 42,9% dan setelah diberikan edukasi terjadi peningkatan  signifikan, kategori pengetahuan peserta berada dikategori tinggi 50%, kategori sedang 28,6%. Hal ini membuktikan bahwa edukasi senam hipertensi efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta. Kesimpulannya, kegiatan ini berpotensi mendorong pola hidup sehat dan membantu menurunkan risiko stroke pada kelompok lansia secara efektif. ABSTRACT Stroke is a disruption of blood flow to the brain due to ruptured blood vessels, causing the brain to lack nutrients and oxygen. In the Purwanegara 1 Community Health Center area, the prevalence of hypertension is still high at 10.965 residents and awareness of the importance of regular physical activity still needs to be improved. Hypertension exercise is an effective non-pharmacological method to reduce stroke complications. This Community Service Activity aims to increase the knowledge and skills of the elderly regarding hypertension exercise to reduce the risk of stroke. The methods used include education through lectures, videos, brochures, interactive discussions, and monitoring for 7 days with family assistance. The evaluation results showed a significant increase in knowledge after education, before education the level of knowledge of participants was in the moderate category of 42.9% and after being given education there was a significant increase, the category of knowledge of participants was in the high category of 50%, the moderate category of 28.6%. This proves that hypertension exercise education is effective in increasing participants' understanding. In conclusion, this activity has the potential to encourage a healthy lifestyle and help reduce the risk of stroke in the elderly group effectively.

Page 10 of 10 | Total Record : 92