cover
Contact Name
Samanoi Halowo Fau
Contact Email
afore@uniraya.ac.id
Phone
+6282286352622
Journal Mail Official
afore@uniraya.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka, Nari-nari, Kelurahan Pasar Teluk Dalam, Kabuoaten Nias Selatan, Sumatera Utara
Location
Kab. nias selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
AFORE: Jurnal Pendidikan Matematika
Published by Universitas Nias Raya
ISSN : 27151646     EISSN : 28285263     DOI : 10.57094
Core Subject : Education,
Afore: Jurnal Pendidikan Matematika adalah jurnal bidang pendidikan dan ilmu matematika termasuk pengajaran dan pembelajaran, instruksi, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, perkembangan pendidikan, dari berbagai jenis penelitian yang berada di bawah naungan Fakultas Keguruan dan Pendidikan, Program Pendidikan Matematika Universitas Nias Raya. Jurnal ini diterbitkan 2 kali setahun pada bulan April, dan September
Articles 85 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA PADA MATERI SPLTV KELAS X SMK NEGERI 1 TOMA TAHUN PEMBELAJARAN 2021/2022 Surven; Sarumaha, Antonius; La’ia, Hestu Tansil
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2022): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v1i1.434

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada materi SPLTV, 2) mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan tes kemampuan pemahaman konsep matematika pada materi SPLTV.Penelitian ini menggunakan jenis penelitiankualitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif. Jumlahinforman dalam penelitian ini adalah sebanyak 15 orang. Data dianalisa dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Teknik pengumpulan data penelitian melalui tes kemampuan pemahaman konsep matematika dan wawancara.Temuan penelitian diperoleh (1) siswa tidak mampu menyajikan kembali konsep atau definisi SPLTV, (2)siswa tidak mampu membedakan sistem persamaan yang termasuk SPLTV dan bukan termasuk SPLTV, (3) siswa tidak mampu menyajikan konsep SPLTV dalam berbagai bentuk representasi matematika terutama menyusun persamaan atau membuat model matematika, (4) siswa kesulitan mengembangkan kecukupan suatu data atau informasi yang ada pada soal untuk dapat menyelesaikan soal tersebut, (5) siswa kesulitan menggunakan atau memilih prosedur penyelesaian yang digunakan dalam SPLTV misalnya metode eliminasi dan metode subtitusi,(6) siswa tidak mampu mengaplikasikan konsep SPLTV dalam menyelesaikan permasalahan kontekstual. Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa masih tergolong rendah.Melalui penelitian ini, disarankan agar setiap guru mata pelajaran matematika dapat lebih mengembangkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Selain itu, siswa diharapkan agar tidak mengandalkan hafalan, akan tetapi lebih mengutamakan pemahaman konsep terhadap materi SPLTV sehingga dapat mengaplikasikan konsep tersebut dalam berbagai situasi.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS PADA MATERI BARISAN DAN DERET SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 TOMA TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021 Wau, Hesti Anjani; Harefa, Darmawan; Sarumaha, Rohpinus
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2022): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v1i1.435

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa pada materi barisan dan deret. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa khususnya pada materi barisan dan deret. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif. Informan penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Toma berjumalah 12 orang siswa. Data dianalisis dengan langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Instrument penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan penalaran matematis siswa dengan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan peneliti menyimpulkan bahwa siswa kelas XI SMK Negeri 1 Toma memiliki kemampuan penalaran matematis dalam kategori rendah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa tidak mampu melakukan manipulasi matematika; siswa tidak mampu menarik kesimpulan, menyusun bukti, memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran solusi; siswa tidak mampu menarik kesimpulan dari pernyataan; dan siswa tidak mampu menemukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalisasi. Melalui penelitian ini, disarankan agar kemampuan penalaran matematis siswa lebih ditingkatkan lagi dengan cara memperbanyak latihan mengerjakan soal-soal yang berhubungan dengan penalaran matematis.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PADA MATERI ARITMETIKA SOSIAL KELAS VII SMP NEGERI 2 TOMA TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021 Zebua, Feliks Jurnalistik
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2022): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v1i1.436

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.Penelitianinibertujuanuntuk1) mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi aritmetika sosial, 2) Mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi aritmetika sosial. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII-A yang berjumlah 17 orang. Data dianalisa dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ada siswa yang belum mampu mengidentifikasi data yang diketahui dan data yang ditanya pada soal, siswa belum mampu merumuskan permasalahan atau menyusun model matematika, siswa belum mampu menerapkan strategi dalam menyelesaikan permasalahan aritmetika sosial serta siswa belum mampu menafsirkan atau mempresentasikan hasil akhir yang diperoleh.Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa masih rendah dan siswa masih kesulitan dalam menyelesaikan soal terkait permasalahan aritmetika sosial. Hal ini karena, siswa masih belum memahami soal dan cara merumuskan atau menyusun suatu model matematika dari permasalahan kontekstual. Selanjutnya, siswa masih belum mampu menerapkan strategi yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan. Peneliti menyarankan agar guru mata pelajaran matematika lebih memperhatikan lagi perkembangan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematika serta siswa dibiasakan dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MATERI BENTUK PANGKAT DAN AKAR DI KELAS XI SMA NEGERI 1 ULUSUSUA TAHUNPEMBELAJARAN 2021/2022 Giawa, Lisatina; Gee, Efrata; Harefa, Darmawan
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2022): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v1i1.437

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep merupakan kemampuan untuk memahami secara mendalam suatu konsep dengan memberdayakan pikiran yang logis, kritis, kreatif, dan inovatif serta mampu mempertanggungjawabkan suatu konsep. Jenis penelitian: kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi bentuk pangkat dan akar di kelas XI SMA Negeri 1 Ulususua. Subjek penelitian ini adalah 14 siswa yang sudah mempelajari materi bilangan berpangkat dan bentuk akar sebelumnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemberian tes dan wawancara. Hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan oleh peneliti pada setiap indikator dengan memperoleh persentasi dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Menyatakan ulang sebuah konsep 46,72%. 2)Mengklasifikasi objek tertentu sesuai dengan sifatnya 51,78%. 3) Memberikan contoh dan bukan contoh dari suatu konsep34,55%. 4) Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis33,98%. 5) Mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep 19,34%. 6) Menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu19,63%. 7) Mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah 13,39%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa masih rendah dalam memahami soal yang berkaitan dengan materi bentuk pangkat dan akar, mendeskripsikan alur penyelesaian dari permasalahan serta menerapkan konsep bentuk pangkat dan akar secara tepat. Peneliti menyarankan, hendaknya guru memeperhatikan kemampuan pemahaman konsep siswa yang berbeda-beda. Sehingga dapat memberikan penjelasan yang lebih rinci terhadap siswa yang kurang memahami materi yang diajarkan dan hendaknya penelitian ini dapat menjadi bahan perbandingan kepada peneliti selanjutnya.
INFLUENCE OF THE INVESTIGATING-PUSHING LEARNING MODEL ON STUDENTS' ABILITY TO UNDERSTAND MATHEMATICAL CONCEPTS Batee, Arifin Metodi
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2022): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v1i2.566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Probing-Prompting terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Luahagundre Maniamolo Tahun Pembelajaran 2022/2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Sampel penelitian kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 30 siswa dan kelas VIII-C sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 28 siswa. Data penelitian dianalisa dengan menggunakan uji Liliefors untuk normalitas, tes varian untuk menguji homogenitas, dan t-test untuk menguji hipotesis. Temuan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Probing-Prompting menunjukkan bahwa: (a) siswa memiliki pengalaman dan pengetahuan belajar (b) pembelajaran lebih berpusat pada siswa, (c) siswa berpikir kritis dalam menjawab setiap pertanyaan yang diberikan guru, (d) membuat siswa berpatisipasi aktif dalam setiap pembelajaran yang berlangsung, (e) siswa termotivasi dalam pembelajaran.
RELATIONSHIP BETWEEN MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITY & MATHEMATICAL COMMUNICATION ABILITY OF GRADE VII STUDENTS AT SMP NEGERI 2 ACADEMIC YEAR 2022/2023 Laia, Serupa; Surven
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2022): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v1i2.571

Abstract

This research is motivated by the ineffectiveness of students' mathematical problem-solving abilities and mathematical communication abilities. This study aims: to determine whether there is a relationship between students' mathematical problem-solving skills and students' mathematical communication skills. The type of research used is quantitative research with correlational methods. The population in this study was class VII with a total of 67 students. Sampling was carried out using total sampling technique, which means that all populations were used as samples. The research instrument used was a test of the ability to solve mathematical problems and mathematical communication skills. Data analysis used the prerequisite test of the linear regression model, the correlation coefficient test of the Product Moment formula, the correlation coefficient t test, and the coefficient of determination.
ANALYSIS OF STUDENTS' ERROR IN COMPLETING MATHEMATICS PROBLEMS ON CIRCLE MATERIALS WITH THE WATSON CATEGORY Buulolo , Derman
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2022): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v1i2.572

Abstract

This study aims to describe students' mistakes in solving math problems on circle material and how the factors that cause errors in solving problems on circle material. This study uses qualitative research with a descriptive approach. The informants of this study were 22 grade VIII students of SMP Negeri 2 Amandraya. Data collection techniques used were written tests and interviews. The results of this study indicate various types of errors caused by: (i) incorrect data, students are unable to identify the data provided, (ii) procedures are incorrect, students miscalculate or enter values ​​incorrectly, (iii) missing data, incomplete input data and principles or formulas used are incorrect, (iv) conclusions are lost, students do not write down the final results of the work, (v) conflict level response, students lack maximum readiness in solving questions, (vi) indirect completion, problem solving process from each stage that has illogical reasons, (vii) high skill problems, errors in calculations and errors in changing algebraic forms, (viii) other than the seventh category above, students do not write down answers or do not answer at all.
THE EFFECT OF THE TEAM ASSISTED INDIVIDUALLY (TAI) LEARNING MODEL ON THE ABILITY TO UNDERSTAND MATHEMATICAL CONCEPTS Ndruru, Firman Emanuel
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2022): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v1i2.573

Abstract

This study aims: to determine the effect of the Team Assisted Individual learning model on understanding mathematical concepts. This type of research is quasi-experimental research. The population in this study were all students of class VIII. The research sample consisted of two classes, namely class VIII-A as the experimental class and class VIII-B as the control class. Collecting data using tests to measure student learning outcomes. The design of this study used the Matching Pretest-Posttest Control Group Design with the initial condition that the student learning outcomes (pretest) were balanced. The research findings show that (1) the material model of the SYSTEM of Linear Equations of Two Variables (2) the Team Assisted Individually Learning Model supports students in discovering mathematical concepts based on student learning outcomes that the Team Assisted Individually model influences the ability to understand concepts. So the Team Assisted Individually learning model is a learning model that can adapt to individual differences and is related to student achievement motivation. Suggestions from researchers, the Team Assisted Individually learning model can be used as a reference in improving student learning outcomes because it can make students active and creative.
ANALYSIS OF STUDENTS' DIFFICULTY IN SOLVING MATHEMATICS STORY PROBLEMS IN NUMBER PATTERN MATERIALS Yulius Yusman Laia
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2022): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v1i2.574

Abstract

This study aims to analyze the form of difficulties, the causes of students' difficulties in solving problems, and the ways that can be done to overcome student difficulties. This type of research is a qualitative research with a descriptive approach. The informants in this study were class VIII-C students of SMP Negeri 1 Luahagundre Maniamolo. Data were analyzed by using data reduction, data presentation, and conclusion drawing, as well as fishbone analysis. This research data collection technique is through tests and interviews. The results showed that: (1) students were unable to identify elements that were known and asked in the questions, used the wrong formulas, were unable to use predetermined formulas and made mistakes in substituting the known element values ​​in the questions, and concluded that the answers were not in accordance with the context of the questions, (2) students' difficulties in solving word problems on number pattern material caused by: lack of interest in student learning, low students' mathematical problem solving abilities, teachers do not attend class, how to teach teachers too quickly, ways of educating children by parents are less assertive , low parental economics, friends around who attract students' attention to play, and misuse of technology.
STUDENTS' MATHEMATICAL REASONING ABILITY IN LEARNING Herdiyanus Warae; Putriani Ndruru; Restu Dohude
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2022): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v1i2.575

Abstract

The research used a qualitative research approach with a descriptive research type. The informants in this study were class X SMK in Lolomaya Village. Data collection carried out in this study were tests and interviews. The test is used to determine students' mathematical reasoning abilities by using 5 item description questions that contain reasoning. Interviews were conducted to find out in depth students' mathematical reasoning abilities in solving mathematical problems which were attended by 6 students out of 10 students who were selected based on student abilities, namely 2 students with high abilities, 2 students with moderate abilities and 2 students with low abilities. The results of this study are (1) high ability students fulfill the indicators by making conjectures; perform mathematical manipulations; compiling evidence; draw conclusions from a statement and check the validity of an argument. (2) students who are capable of fulfilling the indicators submit conjectures and check the validity of an argument. (3) students who have low ability to meet the indicators submit conjectures