cover
Contact Name
Yuli Andriansyah
Contact Email
yuliandriansyah@uii.ac.id
Phone
+6281325445300
Journal Mail Official
thullab@uii.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS ILMU AGAMA ISLAM Gedung K.H.A. Wahid Hasyim Kampus Terpadu UII Jl. Kaliurang KM 14.5 Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam
ISSN : 26858924     EISSN : 26858681     DOI : 10.20885/tullab
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies in the Islamic University of Indonesia in 2019 which is published twice a year as a journal which becomes a forum for students to improve their abilities in the fields of Islamic Law, Islamic Education and Islamic Economics into Indonesian, English and Arabic.
Articles 186 Documents
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MTS YAYASAN ANAK EMAS BALI TAHUN AJARAN 2018/2019 Rohmat subekti; Mulyadi; Hajar Dewantoro
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2019): Ahwal syakhshiyah, Pendidikan Agam Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol1.iss2.art4

Abstract

Metode tutor sebaya merupakan strategi pembelajaran yang melibatkan langsung siswa dalam proses belajar. Dengan demikian penerapan metode tutor sebaya sangat cocok digunakan untuk meningkatkan minat belajar siswa disekolah. Dalam proses pembelajaran, minat siswa memiliki peranan yang sangat penting untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh metode pembelajaran tutor sebaya terhadap minat belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran pendidikan Agama Islam di Mts Generasi Emas Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII di Mts Generasi Emas Bali  yang berjumlah 32  siswa. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana. Uji asumsinya menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan linearitas yang diolah dengan bantuan komputer program SPSS versi 22 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan pada jumlah responden 30 siswa, ada pengaruh yang signifikan antara penerapan tutor sebaya  terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Mts Generasi Emas Bali. Hal tersebut ditunjukkan dengan hasil perhitungan tingkat probabilitas signifikan sebesar 0,003 , dengan demikian p < 0,005, berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara metode pembelajaran tutor sebaya terhadap minat belajar peserta didik kelas 8  mata pelajaran pendidikan agama islam di Mts Generasi Emas Bali.
IMPLEMENTASI METODE BCM (BERMAIN, CERITA DAN MENYANYI) TERHADAP KEAKTIFAN SANTRI DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI TPA BINAAN UII Tresna Ghufron Faza; Wahyu Dwi Novianty; Mizan Habibi Habibi
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2019): Ahwal syakhshiyah, Pendidikan Agam Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol1.iss2.art5

Abstract

Keterbatasan pengetahuan mengenai startegi pembelajaran dan pengolahan kelas yang belum optimal saat ini secara tidak langsung memanggil kami untuk menerapkan sebuah bentuk Pengabdian Masyarakat dengan mengambil kasus yang seringkali muncul dalam persoalan pendidikan dan jika di signifikankan pengelolaan kelas sangat menarik perhatian kami. Dan yang telah kami temui di lapangan bahwa pengajar baik peran guru di dalam ruang lingkup sekolah maupun peran ustadz dan ustadzah dalam ruang lingkup pondok pesantren juga TPA (Taman Pintar Al-Qur’an) saat dalam proses pembelajaran di masih belum menguasai teknik serta masih memiliki wawasan yang kurang menegani metode pembelajaran. Masalah tersebut masih belum terelesaikan alias berlanjut di karenakan kurangnya kreatifitas dari pengajar yang cenderung terpaku pada metode yang sudah diterapkan dari pengajar sebelumnya. Sehingga, proses pembelajaran TPA memberikan kesan yang monoton Sehingga dalam penerapan teknik maupun metode dengan baik dan memiliki pemahaman terhadap hal tersebut dapat memberikan dampak terhadap pengelolaan kelas terutama terhadap pemahaman anak atau peserta didik. Sedangkan dalam proses pembelajaran di TPA (Taman Pintar Al-Qur’an), para pengajar diharapkan dapat memberikan kemampuan dalam membawakan kelas dari masing-masing diri mengenai teknik serta metode belajar Al-Qur’an yang mereka miliki dengan se-kreatif mungkin, baik dalam penyampaian materi maupun dalam strategi pembelajaran. Maka dari itu, dalam rangka memunculkan dan mengembangkan pola kreatifitas pengajar dalam penyampaian metode serta stategi belajar Al-Qur;an yang baru dalam proses pembelajaran TPA, penulis melakukan sebuah Pengabdian Masyarakat untuk pengembangan metode dan strategi tersebut dengan menerapkan metode BCM (Belajar, Cerita, dan Menyanyi) dalam proses belajar mengajar baik pembelajaran mengenai Al-Qur’an maupun materi keislaman yang lain sebagainya di TPA.
DESAIN KONSEP PEMBELAJARAN DAN DRAFT BUDAYA TAMAN PEMBALAJARAN ALQURAN (TPA) DALAM UPAYA PENANAMAN KARAKTER ANAK SEJAK DINI Khairul Amri; Widiani Hidayati; Mir’atun Nur Arifah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2019): Ahwal syakhshiyah, Pendidikan Agam Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol1.iss2.art6

Abstract

Penelitian ini didasarkan oleh sitem pendidikan TPA yang masih tradisional, sehingga membutuhkan pembaruan dalam model pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain konsep pembelajaran TPA yang berbasis penanaman karakter pada anak di TPA Al-Karim, Dusun Ngandong, Girikerto, Yogyakarta. Desain konsep pembelajaran yang disusun didasarkan pada pengamatan peneliti terhadap proses pembelajaran TPA yang sudah berlangsung dengan menyesuaikan kemampuan santri dan keadaan lingkungan TPA. Desain Konsep Pembelajaran yang disusun dirancang untuk diterapkan selam dua bulan yang terdiri dari Standar Kompetensi Lulusan, Kompetensi Dasar, Rancangan Materi Pembelajaran dan Draf Budaya. Berdasarkan pengamatan dari hasil penerapan Desain Konsep Pembelajaran yang sudah dilaksanakan, terjadi peningkatan jumlah santri TPA Al-Karim Dusun Ngandong, serta juga terjadi pembiasaan-pembiasaan akhlak yang baik selama proses pembelajaran TPA berlangsung dengan menggunakan pedoman Draft Budaya.
METODE EDUKASI DAN PELATIHAN KONTEN ANAK NUSANTARA DI KECAMATAN NGAGLIK KABUPATEN SLEMAN Muhammad Rasyad; Siti Maesaroh; Junanah Junanah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2019): Ahwal syakhshiyah, Pendidikan Agam Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol1.iss2.art7

Abstract

Kendala kemajuan teknologi dicicipi oleh semua lapisan masyarakat, namun tidak bisa disangkal bahwa kelompok anak-anak dan remaja adalah kelompok yang paling memanfaatkan kemajuan-kemajuan ini. Lihat saja permainan video yang sekarang begitu canggih dan melibatkan tiga dimensi.. Tidak heran, generasi Z sekarang dijuluki Generasi M-singkatan dari multi-tasking yang berarti melakukan beberapa hal pada saat bersamaan. Berikut adalah beberapa tanggapan terhadap pengaruh positif maupun negatif kemajuan teknologi pada perkembangan hidup anak. Kemajuan teknologi tidak bisa tidak membuat anak jauh lebih fasih dengan teknologi,. Banyak  1642 anak yang termasuk kategori ADHD diuntungkan oleh permainan ini oleh karena tingkat kreativitas dan tantangan yang tinggi. Kemajuan teknologi berpotensi membuat anak cepat puas dengan pengetahuan yang diperolehnya sehingga menganggap bahwa apa yang dibacanya di internet adalah pengetahuan yang terlengkap dan final. Pada faktanya ada begitu banyak hal yang mesti digali lewat proses pembelajaran tradisional dan internet tidak bisa menggantikan kedalaman. Kalau tidak dicermati, maka akan ada kecenderungan bagi generasi mendatang untuk menjadi generasi yang cepat puas dan cenderung berpikir dangkal. Membaca 300 halaman buku yang ditulis secara cermat lewat proses pemikiran yang panjang tidak sama dengan membaca beberapa lembar halaman berisikan kesimpulan di layar komputer. Sebaiknya orangtua terus mendorong anak untuk membaca buku bermutu di samping memanfaatkan informasi dari internet. Juga, secara berkala ajaklah anak berdiskusi sebab proses pengambilan keputusan yang efektif tercapai lewat dialog dua arah. Lewat dialog anak dilatih untuk mendengarkan masukan atau pendapat lain sekaligus memberi respons yang tepat.. Maka dari itu kita mebuat pelatuhan edukasi untuk mencegah kenegatifan dalam pemilihan kontenSaat ini, media sosial memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari karena media sosial merupakan salah satu bentuk alat komunikasi yang bahkan dapat digunakan dari jarak jauh.
DAMPAK PENGHAPUSAN KEWAJIBAN LABEL HALAL PADA PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN (PERMENDAG) NOMOR 29 TAHUN 2019 PADA KEBIJAKAN SERTIFIKAT HALAL LPPOM MUI YOGYAKARTA Muhammad Arafat; Anisah Budiwati
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2020): Ahwal syakhshiyah, Pendidikan Agam Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol2.iss1.art2

Abstract

Tulisan ini hendak membahas tentang penghapusan kewajiban label halal pada produk impor terhadap kebijakan sertifikasi halal LPPOM MUI DIY. Pada peraturan menteri dagang (permendag) yang baru, yaitu Permendag Nomor 29 Tahun 2019 yang merupakan revisi dari permendag Nomor 59 tahun 2016, telah terjadi polemik ditengah masyarakat. permendag telah menghapus keharusan adanya sertifikasi atau label halal seperti yang tertuang dalam aturan sebelumnya, yakni pasal 16 Permendag No. 59 Tahun 2016. Terbentuknya peraturan menteri perdagangan (PERMENDAG) Nomor 29 tahun 2019 tentang Ketentuan Ekspor Dan Impor dan Hewan Produk Hewan dilatarbelakangi oleh keputusan panel sengketa perdagangan nomor DS484 badan penyelesaian sengketa World Trade Organization (WTO) pada tanggal 22 November 2017. Kebijakan yang diambil LPPOM MUI DIY dengan adanya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 29 Tahun 2019 tentang Ketentuan Ekspor Impor Hewan dan Produk Hewan adalah tetap Melaksanakan Penyertifikasian Halal di tiap wilayah khususnya DIY. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa walaupun dengan adanya perubahan-perubahan pasal yang menghilangkan kewajiban label halal pada PERMENDAG Nomor 29 tahun 2019, maka itu tidak berpengaruh terhadap kinerja dari LPPOM MUI khususnya wilayah DIY sebab peraturan tersebut telah dianggap menyalahi UU No.33/2014 dan dinilai cacad hukum.
PEMBERDAYAAN REMAJA ISLAM MASJID (RISMA) DALAM MEMBENTUK KUALITAS HIDUP ISLAMI RISMA DUSUN PUCANGANOM A Khairul Amri; Widiani Hidayati; Mir’atun Nur Arifah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2020): Ahwal syakhshiyah, Pendidikan Agam Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol2.iss1.art1

Abstract

Remaja merupakan cikal bakal yang akan meneruskan kepemimpinan baik dalam skala masyarakat desa, hingga skala bangsa dan negara. Menimbang Urgensi Remaja yang cukup besar dalam kehidupan bermasyarakat, maka sudah seharusnya remaja mendapatkan perhatian dan bimbingan khusus dalam menjalankan perannya dengan baik. Islam memegang peranan penting dalam mengarahkan karakter dan menyelesaikan krisis karakter di kalangan remaja bahkan di seluruh peradaban manusia. Adapun dalam melakukan internalisasi nilai-nilai keislaman serta kepedulian remaja terhadap agama dibutuhkan wadah yang dapat menjadi media untuk melakukan kegiatan-kegiatan keislaman, Wadah dalam perhimpunan remaja islam biasa dikenal dengan sebutan RISMA yaitu Remaja Islam Masjid merupakan organisasi para remaja islam di setiap Dusun maupun Desa untuk melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan. kegiatannya diantaranya mengajar TPA, Tadarus Alqur’an, dan Perayaan hari-hari besar islam dan lainnya. Dengan adanya RISMA, remaja dapat memiliki porsi untuk dapat menumbuhkan kepedulian pada keagamaan dan nilai-nilai islam didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk Memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan kualitas hidup islami bagi remaja yang tergabung dalam organisasi Remaja Islam Masjid (RISMA) di Dusun Pucanganom A, Desa Pucanganom, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul. Penelitian menggunakan metode Kualitatif, Data penelitian dikumpulkan dengan tiga metode (1) Observasi (2) Wawancara mendalam; (3) Dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, hasil penelitian ini adalah Pemberdayaan RISMA dalam membentuk kualitas hidup islami di Dusun Pucanganom A  dilakukan  dengan beberapa kegiatan yaitu Mengajar TPA (Taman Pendidikan Al-Quran), mengadakan Tadarus Al-Quran, mengadakan Perlombaan 17 Agustusan, Perlombaan Bulan Ramadhan dan perlombaan Masjid, dan membantu perayaan hari besar Islam seperti Maulid Nabi, Idul Adha dan Idul Fitri dan perayaan islam lainnya
WAKAF KONTEN YOUTUBE SEBAGAI WAKAF PRODUKTIF DI ERA 5.0 DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH Supriadi Supriadi; Muhammad Roy Purwanto; Akhmad soleh
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2020): Ahwal syakhshiyah, Pendidikan Agam Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol2.iss1.art3

Abstract

Penelitian ini mendiskusikan tentang wakaf konten youtube sebagai wakaf produktif di era digital, yang memfokuskan kajian tentang start up tentang wakaf konten youtube dan perspektif dari maqashid syariah. Studi ini mencoba menganalisis model wakaf di era digital yang mendorong masyarakat untuk terus berwakaf dengan mudah dan praktis bahkan tanpa mengeluarkan hartanya sepersenpun. Dengan mengambil studi kasus start up konten youtube yang akan dibuat oleh penulis. Penulis tertarik ingin mengkaji lebih lanjut tentang Problematika dan Solusi wakaf produktif di Indonesia di era digital ini. Data dalam penulisan ini adalah data sekunder, yaitu bahan pustaka yang mencakup dokumen-dokumen resmi, buku-buku, perpustakaan, peraturan perundang-undangan, karya ilmiah, artikel-artikel, serta dokumen yang berkaitan dengan materi penelitian ini. Penelitian ini masuk kedalam studi kepustakaan (Library Research). Hasil dari penelitian ini adalah, 1) Wakaf konten youtube ini sebagai salah satu instrumen wakaf produktif yang memiliki potensi besar dalam pengentasan kemiskinan dan untuk meminilisir kesenjangan diantara umat manusia, yaitu dengan cara kerja, pertama membuat akun youtube, kedua menampilkan video-video menarik yang islami dan ketiga mengalokasikan pendapatan dari youtube tersebut ke kemaslahatan umat. 2) Subtansi wakaf konten youtube ini sejalan dengan maqashid syariah yang bermuara pada maslahah-mursalah (kemaslahatan universal) salah satunya adalah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan sosial melalui distribusi dana dari konten youtube ini. Wakaf konten youtube ini merupakan salah satu instrumen untuk memberdayakan masyarakat dengan tujuan mengentaskan kemiskinan dan masalah sosio-ekonomi lainnya.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI (studi kasus di TK Mohd Shariff) Ahmad Muzaki; Mulyadi Mulyadi; Hajar Dewantoro
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2020): Ahwal syakhshiyah, Pendidikan Agam Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol2.iss1.art11

Abstract

Dalam implementasinya, memang tidak dapat dipungkiri ada permasalahan dalam pelaksanaannya, guru yang terkadang direpotkan dengan tingkah laku anak yang unik, ia yang hanya ingin dimengerti dan mau belajar sesuai dengan kemauannya yang menjadikan guru harus memiliki strategi yang beragam agar beragam karakteristik anak di kelas dapat diberikan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristiknya. Selain itu faktor orang tua yang terkadang membebankan kepada sekolah yang mengharuskan anaknya di usia tersebut harus sudah bisa membaca dll, padahal kemampuan anak berbeda yang menjadikan penghambat. Orang tua yang menyerahkan sepenuhnya proses Pendidikan anaknya  pada sekolah menjadi salah satu faktor penghambat penerapan pendidikan karakter, karena penerapan pendidikan karakter tidak dpat berhasil hanya di sekolah, harus ada sinergi antara keduanya. Orang tua juga mengeluhkan susahnya melakukan pembiasaan di rumah, karena lingkungan masyarakat yang tidak mendukung, terkadang ketika di Rumah dan di sekolah sudah berusaha menciptakan suasana yang mendukung, akan tetapi ketika anak bermain di lingkungan masyarakat, mereka mengikuti lingkungan masyarakat tersebut.
SISTEM PENENGAKAN HUKUM ATAS TINDAK PIDANA KORUPSI: STUDI KASUS INDONESIA DAN SAUDI ARABIA Fitri Noer Janah; Ghina Wahyuningsih; Muhammad Roy Purwanto
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2020): Ahwal syakhshiyah, Pendidikan Agam Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol2.iss1.art5

Abstract

Riset ini disusun untuk menjawab terkait perbandingan sanksi yang berlaku di Saudi Arabia dan Indonesia dalam kasus korupsi, pada kasus ini Saudi Arabia memberi hukuman mati berupa pancung. Sedangkan Indonesia dalam memberikan sanksi berupa penjara dan denda. Kemudian penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui sistem hukum yang sesuai diterapkan di Indonesia. Selain itu, untuk menganalisis efektivitas antara sistem penegakan hukum di Indonesia dan Saudi Arabia terkait tindak pidana korupsi, kemudian mengetahui pengaruh hukum apakah sudah kuat atau masih longgar. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif menggunakan sumber data sekunder dengan jenis library research. Adapun hasil riset yang kami dapatkan negara dengan angka korupsi yang tinggi belum tentu benar-benar tinggi, terkadang keadaan tersebut dapat ditutupi dengan fakta koruptor yang belum terkuak.
PEMETAAN ASAL SEKOLAH, PRESTASI AKADEMIK DAN NON AKADEMIK DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS INPUT MAHASISWA FAKULTAS ILMU AGAMA ISLAM UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Mia Yuli Astuti; Ikke Pradima Sari; Rizki Anfani Fahmi
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2020): Ahwal syakhshiyah, Pendidikan Agam Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol2.iss1.art4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemetaan asal sekolah terhadap prestasi akademik maupun non-akademik mahasiswa Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia yang akan dijadikan acuan sebagai strategi pemasaran Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia guna meningkatkan kualitas input mahasiswa ke depannya. Survei ini didasarkan pada penyebaran kuesioner dengan teknik cluster random sampling kepada mahasiswa di tiap program studi Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas latar belakang mahasiswa Fakultas Ilmu Agama Islam berasal dari sekolah yang berbasis Islam, selaras dengan mahasiswa berprestasi yang juga didominasi oleh sekolah Islam berbasis pesantren. Prestasi yang ditorehkan mahasiswa dari sekolah Islam berbasis pesantren tidak sebatas pada kategori keislaman, namun juga pada kategori umum. Sedangkan daerah asal mahasiswa berprestasi didominasi oleh Jawa Tengah dan Jawa Timur serta di luar Jawa didominasi oleh Lampung dan Sumatera Utara. Maka, pemasaran FIAI UII direkomendasikan lebih difokuskan pada sekolah Islam berbasis pesantren di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Page 2 of 19 | Total Record : 186