cover
Contact Name
Ali Miftakhu Rosyad
Contact Email
miftakhurosyad@gmail.com
Phone
+6281259777198
Journal Mail Official
miftakhurosyad@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. H Juanda KM. 03, Karanganyar, Indramayu, Karanganyar, Kec. Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat 45213
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Journal Islamic Pedagogia
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 27761037     EISSN : 7764664     DOI : https://doi.org/10.31943/pedagogia.v4i2
Core Subject : Religion, Education,
Journal Islamic Pedagogia is published by the Faculty of Islamic Studies of Wiralodra University Indonesia Focus of Journal Islamic Pedagogia discusses on Islamic education, results of scientific studies for academics and practitioners in the field of lecture theory explanation and practice, researches of Islamic Education include: the development of instruments in evaluation of Student, development of instructional Islamic Education media, Islamic Education learning model development, and action research. Scope of Journal Islamic Pedagogia. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of Education, Teacher and Student understanding. This journal welcomes and enlisting contributions from scholars of related disciplines. And thus, covers various issues on the Educating based on Islamic Educating system, Texting based on Islamic teaching.
Articles 91 Documents
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Problematika Remaja di SMP Negeri 1 Sindang Ahmad Dasuki Aly; Dini Fitriyani; Ali Miftakhu Rosyad
Journal Islamic Pedagogia Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v5i2.151

Abstract

Pada masa sekolah, siswa berada pada usia remaja yang merupakan puncak emosionalitas. Remaja mengalami keadaan psikis yang labil, goncangan emosional, serta sensitif terhadap berbagai peristiwa atau situasi sosial yang dapat menjadikan bermacam-macam karakter. Sedangkan pada satu sisi, remaja sebenarnya sedang berupaya untuk menemukan jati dirinya, namun pengaruh buruk dari lingkungan cenderung menjauhkan mereka dari tertananmnya nilai-nilai integritas kepribadian. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah Peran Guru PAI dalam menghadapi Peran Guru PAI dalam menghadapi Problematika Remaja telah mengalami penguatan yang signifikan sejak tahun 2010. Penguatan ini diwujudkan melalui implementasi berbagai program kagamaan yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari siswa di lingkungan sekolah, seperti pembiasaan sholat dhuha, kegiatan membaca Al-Qur'an setiap pagi, serta adanya program tambahan berupa sekolah madrasah.
Peran Seni dan Tradisi Jawa dalam Penyebaran Ajaran Al-Quran Ananda Aditya Ahmad; Imam Sopingi; Anita Musfiroh
Journal Islamic Pedagogia Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v6i1.130

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran seni dan tradisi Jawa dalam penyebaran ajaran Al-Quran. Seni dan tradisi yang kaya dan beragam di masyarakat Jawa telah menjadi sarana efektif dalam menyampaikan dan menginternalisasikan nilai-nilai Islam, khususnya ajaran Al-Quran. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis pustaka, penelitian ini mengeksplorasi berbagai bentuk seni dan tradisi Jawa, seperti wayang kulit, gamelan, dan sastra Jawa, yang digunakan sebagai media dakwah dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni dan tradisi Jawa tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai alat edukasi dan penyebaran ajaran Islam. Wayang kulit, misalnya, sering kali memasukkan cerita-cerita dari Al-Quran dan Hadits, mengajarkan nilai-nilai moral dan etika Islam kepada penonton. Gamelan dan musik tradisional lainnya digunakan untuk mengiringi kegiatan keagamaan dan memperkuat atmosfir spiritual. Sastra Jawa yang mengandung unsur-unsur keislaman membantu dalam menyebarkan ajaran Al-Quran melalui bahasa dan budaya lokal yang mudah dipahami oleh masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi seni dan tradisi Jawa dalam penyebaran ajaran Al-Quran dapat meningkatkan efektivitas dakwah dan pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam. Oleh karena itu, upaya pelestarian dan pengembangan seni dan tradisi ini sangat penting dalam konteks modernisasi dan globalisasi, agar nilai-nilai keislaman tetap relevan dan dapat diterima oleh generasi muda Jawa.
Analisis Ilmu Al-Qur’an: Pendekatan Historis dan Ilmiah Ismawatul Faizah; Imam Sopingi; Anita Musfiroh
Journal Islamic Pedagogia Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v6i1.131

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan ilmu Al-Qur'an melalui pendekatan historis dan ilmiah, dengan fokus pada bagaimana kedua pendekatan tersebut saling melengkapi dalam memahami pesan-pesan Al-Qur'an. Dengan tujuan merangkum perubahan pemahaman terhadap Al-Qur'an dalam konteks sejarah serta pentingnya dalam era modern. Dan pendekatan historis digunakan untuk menelusuri perkembangan ilmu Al-Qur'an sejak awal masa Islam hingga periode klasik, serta peran penting para ulama dalam mengembangkan metodologi tafsir. Sementara itu, cara ilmiah mendalami hubungan antara ayat-ayat Al-Qur'an dan kemajuan sains modern, serta signifikansinya dalam merespons tantangan intelektual yang ada. Penelitian dilakukan dengan metode studi literatur terhadap sumber-sumber klasik dan modern dan menggunakan analisis deskriptif. Informasi dikumpulkan dari sumber utama seperti kitab tafsir klasik dan sumber pendukung seperti penelitian ilmiah modern. Hasil analisis telah menunjukkan bahwa menggabungkan pendekatan historis dan ilmiah tidak hanya dapat memperkaya pemahaman.
Konsep Kebahagiaan dalam Al-Qur’an Perpektif Psikologi Islam Najib Muhammad Rohman; Imam Sopingi; Anita Musfiroh
Journal Islamic Pedagogia Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v6i1.132

Abstract

Artikel ini membahas konsep kebahagiaan dalam Al-Qur'an dari sudut pandang psikologi Islam. Kebahagiaan sebagai tujuan hidup manusia dijelaskan dalam Al-Qur'an tidak hanya dari sudut pandang material, tetapi juga dari sudut pandang spiritual dan emosional. Dalam pandangan Islam, kebahagiaan sejati adalah kebahagiaan yang diperoleh melalui kedekatan dengan Allah, tercapainya kedamaian batin, dan keseimbangan antara dunia dan akhirat. Sudut pandang psikologi Islam menekankan pentingnya integrasi antara aspek fisik, mental, dan spiritual dalam mencapai kebahagiaan sejati. Artikel ini mengulas berbagai ayat Al-Qur'an yang berbicara tentang kebahagiaan, seperti tercapainya ketenangan batin (sakinah), kebersihan hati (tazkiyah), dan hubungan yang harmonis dengan Allah dan sesama manusia. Berdasarkan analisis tersebut, artikel ini menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip psikologi Islam dapat membantu individu mencapai kebahagiaan yang lebih bermakna, dengan menekankan nilai-nilai spiritual yang diajarkan dalam Al-Qur'an.
Konsep Ikhlas Menurut Buya Hamka Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam Di Era 5.0 Zahrani Amrina
Journal Islamic Pedagogia Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v6i1.147

Abstract

Di era sekarang, masih banyak ditemukan manusia yang lebih cenderung untuk memandang bahwa hidup ini tidak ada yang gratis, selalu ada cost (harga) yang harus dibayar, hal ini menjadikan dominasi mereka untuk selalu memperhitungkan untung rugi dalam segala aspek Kehidupannya. Berdasarkan masalah tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ikhlas menurut Buya Hamka serta menganalisis relevansinya dengan pendidikan Islam di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data primer dan sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan dengan alat pengumpul data berupa metode dokumentasi. Setelah data terkumpul, selanjutnya dilakukan analisis. Adapun teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisi isi (content analysis) yaitu penelitian yang dilakukan terhadap informasi yang didokumentasikan dalam rekaman baik dalam gambar, suara maupun tulisan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Konsep ikhlas dalam buku tasawuf modern karya Buya Hamka artinya bersih, tidak ada campuran apapun dan bisa diibarat dengan emas, emas tulen, tidak ada campuran perak berapa persen pun. Tempat ikhlas dan isyrak ialah hati, Jika seseorang ingin melakukan sesuatu, maka mulai melangkah sudah dapat ditentukan kemana tujuan dan apa dasarnya.  Ucapan dan tindakan harus selaras dengan niat dalam hati.  Relevansi ikhlas menurut Buya Hamka dalam pendidikan Islam di era 5.0 adalah: Ikhlas pada aspek tujuan pendidikan, ikhlas menjadi fondasi utama dalam pendidikan Islam untuk membentuk insan kamil yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki orientasi spiritual yang kuat di tengah tantangan era society 5.0. Ikhlas pada Aspek peserta didik, ikhlas sebagaimana digambarkan Buya Hamka adalah bebas dari segala campuran niat lain selain karena Allah. Ini sangat relevan bagi peserta didik masa kini, agar mereka tidak hanya menjadi generasi yang cerdas secara teknologi, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, dan kesadaran spiritual. Ikhlas pada Aspek pendidik, Keikhlasan dalam profesi kependidikan, merupakan pondasi utama yang menjadikan tugas mendidik bukan semata pekerjaan duniawi, melainkan bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT yang menghadirkan nilai spiritual dalam setiap proses pendidikan.
Kontribusi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Kepribadian Siswa di Sekolah Dasar Negeri 2 Cikedung Didik Himmawan; Irfan Julianto
Journal Islamic Pedagogia Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v6i1.153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kontribusi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk kepribadian siswa di SDN 2 Cikedung. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena degradasi moral yang marak terjadi di kalangan siswa sekolah dasar, seperti perilaku bullying, pelanggaran tata tertib, dan rendahnya kedisiplinan. Kondisi ini menjadi tantangan bagi guru PAI untuk tidak hanya berperan sebagai pengajar materi keagamaan, tetapi juga sebagai pembimbing, teladan, dan pembentuk karakter siswa agar berakhlak mulia sesuai ajaran Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian meliputi guru PAI, kepala sekolah, komite sekolah, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memberikan kontribusi signifikan dalam pembentukan kepribadian siswa melalui empat strategi utama: (1) pemberdayaan, yaitu melibatkan siswa dalam berbagai kegiatan keagamaan seperti tadarus, shalat berjamaah, dan peringatan hari besar Islam; (2) keteladanan, yaitu guru menjadi contoh perilaku Islami dalam disiplin, sopan santun, dan kejujuran; (3) intervensi, yaitu memberikan nasihat, teguran, atau pembinaan terhadap perilaku menyimpang; dan (4) integrasi, yaitu menanamkan nilai-nilai Islam pada semua aspek pembelajaran dan kegiatan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru PAI tidak hanya berfokus pada ranah kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotor, sehingga berdampak positif pada peningkatan akhlak, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dan pihak sekolah untuk memperkuat pendidikan karakter melalui pendekatan keagamaan yang holistik dan kontekstual.
Implementasi Pembelajaran Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa di MAN 1 Indramayu Muhammad Teddy Bachtiar; Kambali; Ali Miftakhu Rosyad
Journal Islamic Pedagogia Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v6i1.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasipelaksanaan pembelajaran Agama Islam di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) memiliki karakteristik khas sebagai lembaga pendidikan formal yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan pendalaman nilai-nilai keislaman. Namun demikian, fenomena degradasi moral di kalangan siswa seperti lemahnya disiplin ibadah, rendahnya internalisasi nilai-nilai Islam, serta dominasi orientasi materialistic menjadi tantangan tersendiri dalam implementasi pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus deskriftif, data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kegiatan pembelajaran di kelas XI, kepala madrasah, guru dan siswa. Analisis data dilakukan secara tematik dengan teknik Snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, model pembelajaran Agama Islam di MAN 1 Indramayu mengadopsi pendekatan holistik dengan mengintegrasikan metode ceramah interaktif, diskusi inquiry, dan pembelajaran kooperatif, serta menggunakan strategi contextual teaching and learning yang relevan dengan realitas kehidupan remaja. Kedua, pembentukan karakter siswa diwujudkan melalui internalisasi nilai-nilai Islam yang tertanam dalam hidden curriculum dan aktivitas ko-kurikuler seperti BTQ, shalat dhuha, dan kegiatan Rohis.
Rethinking Spiritual Bypassing dalam Perspektif Islam: Distorsi Makna Tawakal dalam Keberagamaan Muslim Kontemporer Nurizka Hasanah Harahap; Mokhammad Yahya
Journal Islamic Pedagogia Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v6i1.176

Abstract

The phenomenon of contemporary Muslim religiosity shows a growing tendency to use religious teachings as a means of instant psychological relief, commonly referred to as spiritual bypassing. However, this concept is insufficient when applied in the Islamic context, as it reduces religion to a mere psychological instrument. This study aims to rethink spiritual bypassing by shifting its framework from a psychological to an epistemological perspective within Islam, through an analysis of the distorted understanding of tawakal in contemporary Muslim religiosity. Using a qualitative library research approach, this study draws on both psychological and Islamic classical and contemporary sources. The findings indicate that religious practices emphasizing surrender without effort reflect not only emotional avoidance but also a simplification of Islamic teachings. In Sufism, tawakal is understood not as passive resignation, but as reliance on God preceded by effort and spiritual awareness. Therefore, spiritual bypassing in this context is better understood as an epistemological issue, highlighting the need to reconstruct religious understanding so that religion functions not merely as emotional relief but as a path toward spiritual maturity.
Efektivitas Metode Hifdzil Qur’an Dalam Program Takhosus Di SMA IT Izzuddin Palembang Hana Chailla; Rulitawati; Purmansyah Ariadi
Journal Islamic Pedagogia Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v6i1.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan metode Hifdzil Qur'an, menganalisis efektivitas penerapannya dalam Program Takhosus, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat di SMA IT Izzuddin Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru tahfidz, dan peserta didik Program Takhosus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Hifdzil Qur'an dilaksanakan secara sistematis melalui halaqah, ziyadah, muraja'ah, setoran hafalan, tasmi', dan pembinaan bacaan Al-Qur'an dalam sistem asrama. Penerapan metode tersebut efektif meningkatkan kualitas hafalan, ketepatan bacaan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan menjaga hafalan. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah, kompetensi guru tahfidz, lingkungan belajar yang kondusif, sistem asrama, sarana dan prasarana yang memadai, serta pembinaan berkesinambungan. Adapun faktor penghambat meliputi menurunnya motivasi peserta didik, kejenuhan menghafal, pengaruh lingkungan pergaulan, dan penggunaan telepon genggam yang mengurangi fokus menghafal serta muraja'ah. Dengan demikian, metode Hifdzil Qur'an dalam Program Takhosus efektif meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur'an sekaligus membentuk karakter Qur'ani peserta didik.
Sumber Daya Insani dan Etos Kerja: Landasan Produktivitas dan Perubahan Sosial dalam Islam Abdul Aziz Romdhoni
Journal Islamic Pedagogia Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v6i1.264

Abstract

Artikel ini mengkaji pentingnya sumber daya insani dan etos kerja dalam perspektif ekonomi syariah. Dalam sistem ekonomi Islam, kerja keras, motivasi, kreativitas, dan produktivitas merupakan manifestasi dari amal saleh yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian materi duniawi, tetapi juga kebahagiaan akhirat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi nilai-nilai etos kerja, strategi mencapai kesuksesan melalui kerja keras, kerja sama, keyakinan, pendidikan, ambisi, serta komunikasi, dan perannya dalam memacu perubahan sosial yang positif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya insani yang berlandaskan etos kerja Islami dan keterampilan lunak (soft skills) sangat esensial untuk mewujudkan sistem ekonomi yang adil, produktif, dan berdaya saing tinggi.

Page 9 of 10 | Total Record : 91