Journal Islamic Pedagogia
Journal Islamic Pedagogia is published by the Faculty of Islamic Studies of Wiralodra University Indonesia Focus of Journal Islamic Pedagogia discusses on Islamic education, results of scientific studies for academics and practitioners in the field of lecture theory explanation and practice, researches of Islamic Education include: the development of instruments in evaluation of Student, development of instructional Islamic Education media, Islamic Education learning model development, and action research. Scope of Journal Islamic Pedagogia. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of Education, Teacher and Student understanding. This journal welcomes and enlisting contributions from scholars of related disciplines. And thus, covers various issues on the Educating based on Islamic Educating system, Texting based on Islamic teaching.
Articles
87 Documents
Strategi Pembinaan Kedisiplinan Siswa Dalam Melaksanakan Shalat Dzuhur Berjamaah Di SMPN 2 Bongas
Maula, Darojatul;
Kambali, Kambali;
Nurlaleliyah, Nurlaleliyah
Journal Islamic Pedagogia Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/pedagogia.v4i1.112
Shalat berjamaah adalah salah satu diantara sebab yang menjadikan seseorang melakukan shalat pada awal waktunya atau minimal tepat pada waktunya. Dan ini adalah termasuk amalan yang paling utama di sisi Allah Azza wa Jalla. Shalat berjamaah juga menjadi salah satu penyebab bagi kesempurnaan dan kelengkapan shalat. SMPN 2 Bongas merupakan sekolah yang bukan berbasis Islam namun memiliki program pembinaan keagamaan seperti program pembinaan kedisiplinan dalam shalat dzuhur berjamaah. Dengan adanya kegiatan shalat dzuhur berjama’ah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan siswa dalam melaksanakan shalat berjama’ah ketika di luar sekolah. Seringkali siswa meninggalkan shalat karena tidak terbiasa dari kecil atau kurangnya pengajaran dari orang tua, seperti kurang perhatian, nasihat, bimbingan dan pembiasaan shalat, baik itu manfaat, pahala dan dosa yang akan diterimanya. Sehingga ketika siswa merasa malas akan dengan mudah meninggalkan shalat. Di zaman yang semakin canggih ini maka nilai-nilai keagamaan dari anak-anak itu sendiri semakin merosot dan terlena untuk tidak mengikuti kegiatan shalat berjamaah yang dilaksanakan di SMPN 2 Bongas setiap dzuhurnya.
Konsep Adab Menuntut Ilmu Perspektif Muhammad Syakir Dalam Kitab Washoya Dan Relevansinya Dengan Etika Pendidikan Modern
Himmawan, Didik;
Khuzaimah, Khuzaimah;
Evi Aeni Rufaedah
Journal Islamic Pedagogia Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/pedagogia.v4i1.113
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan, yaitu penelitian yang dilakukan untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya bertumpu pada kajian kritis dan mendalam terhadap bahan pustaka yang relevan. Tinjauan pustaka semacam ini biasanya dilakukan dengan mengumpulkan data atau informasi dari berbagai sumber yang kemudian disajikan dengan cara baru atau untuk tujuan baru.baru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Washoya al-abâ li al abnâ merupakan kitab klasik yang masih digunakan di beberapa pesantren sebagai media pendidikan akhlak. Buku Washoya berisi petuah-petuah kehidupan sehari-hari yang diperuntukkan bagi para pelajar. Setiap Nasihat yang disampaikan oleh Muhammad Syakir memiliki teks yang dijadikan acuan dalam penulisan buku ini. Dengan demikian, teks-teks yang berkaitan dengan teks nasehat bersumber dari Alquran, hadits, atau teks-teks dari kitab-kitab akhlak lainnya. Kemudian dalam Kitab Washoya membahas tentang adab antar manusia seperti adab terhadap orang tua, adab terhadap guru dan adab terhadap teman. Kemudian kitab Washoya juga membahas adab kepada santri seperti adab menuntut ilmu, adab muthola'ah, adab ibadah dan adab majelis. Selain itu, panel ini menunjukkan adanya relevansi antara konsep adab menurut Muhammad Syakir dengan etika pendidikan modern. Secara umum, analisis etika manusia penting dalam konteks pendidikan modern. Pendidikan modern menekankan perkembangan akademik, sosial, dan emosional siswa, yang semuanya terkait dengan interaksi dan hubungan satu sama lain. Dua analisis yang peneliti temukan adalah Analisis Etika Sesama Manusia dalam Buku Washoya dengan Etika Pendidikan Modern dan Analisis Etika Sesama Siswa dalam Buku Washoya dengan Etika Pendidikan Modern.
Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Web (Google Sites) Di SMPN 1 Sindang Kelas VIII Semester Genap Tahun Akademik 2022/2023
Selviana, Sella;
Ibnudin, Ibnudin;
Ruswa, Ruswa
Journal Islamic Pedagogia Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/pedagogia.v4i1.114
Kemajauan zaman yang diikuti dengan perkembangan teknologi telah membuka segala aspek kehidupan manusia termasuk di dalam bidang pendidikan. Guru Pendidikan Agama Islam harus mampu menguasai teknologi dan mengembangkannya. Problematika yang dihadapi oleh guru Pendidikan Agama Islam adalah penggunaan media pembelajaran yang membosankan dan belum terampilnya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan media. Berdasarkan permasalahan diatas, peneliti berusaha mengembangkan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Website dengan menggunakan Google Sites. Sehingga rumusan masalah yang dikaji dalam penelitian ini yakni pertama, bagaimana tahapan pengembangan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis WEB (Google Sites) di SMPN 1 Sindang kelas VIII semester genap tahun akademik 2022/2023? Kedua, bagaimana respon/tanggapan siswa dalam pengembangan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis WEB (Google Sites) di SMPN 1 Sindang kelas VIII semester genap tahun akademik 2022/2023?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan dan respon/tanggapan siswa terkait pengembangan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis WEB (Google Sites). Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Adapun jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) atau R&D dengan pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan angket uji kelayakan dan respon siswa. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tahapan pengembangan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis WEB (Google Sites) menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan hasil uji media dan materi dari tim penguji dinyatakan “Layak” dan hasil angket respon peserta didik yang menyatakan “Sangat Baik”.
Konsep Pluralisme Abdurrahman Wahid Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam
Kurnia, Ahmad;
Khoiriyah, Affy;
Himmawan, Didik
Journal Islamic Pedagogia Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/pedagogia.v4i1.115
Penelitian ini berjudul konsep pluralisme Abdurrahman Wahid dan implikasinya terhadap pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pluralisme Abdurrahman Wahid dan untuk mengetahui implikasi dari pluralisme terhadap pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan yaitu library research atau penelitian perpustakaan, dimana untuk mencari data-data yang diperlukan dengan cara mencari dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, skripsi terdahulu atau pustaka-pustaka lainnya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konsep pluralisme yang ditekankan Abdurrahman Wahid adalah pluralisme dalam bertindak dan berpikir. Pluralisme dalam bertindak mensyaratkan seseorang untuk tidak membatasi pergaulan dengan orang lain (eksklusif) meskipun berbeda keyakinan. Pluralisme dalam berpikir adalah kesediaan untuk menerima atau mengambil gagasan atau pemikiran dari kalangan lain. Implikasi dari adanya pluralisme terhadap pendidikan Islam yaitu pertama, pendidikan Islam yang Humanis dan egalitarian, kedua, menghargai perbedaan, ketiga, menghargai nilai-nilai demokrasidan hak asasi manusia.
Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Novel Ayana Journey To Islam Karya Ayana Moon
Alfina, Mahra;
Rusydi, Ibnu;
Wahidin, Wahidin
Journal Islamic Pedagogia Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/pedagogia.v4i1.116
Penelitian ini berjudul nilai-nilai Pendidikan agama islam dalam novel ayana nourney to islam karya ayana moon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isi novel ayana journey to islam dan nilai-nilai Pendidikan agama islam yang terdapat dalam novel ayana journey to islam. Metode penelitian yang digunakan yaitu library research atau penelitian kepustakaan, dimana untuk mencari data-data yang diperlukan dengan cara mencari dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, skripsi terdahulu atau Pustaka-pustaka lainnya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa isi novel ayana journey to islam adalah novel yang menceritakan tentang kisah perjalanan hijrah seorang mualaf korea yang memutuskan untuk memilih islam sebagai jalan hidupnya. Nilai Pendidikan agama islam yang terdapat dalam novel ayana journey to islam adalah ada 4 nilai yaitu: nilai Pendidikan tauhid (keimanan), nilai Pendidikan ibadah, nilai Pendidikan akhlak dan nilai Pendidikan sosial.
Model Pembelajaran Tebak Kata Untuk Menghafal Mufrodat Bahasa Arab Siswa MAN Pematang Siantar
Damanik, Nissa Zahra Silmy;
Nasution, Sahkholid
Journal Islamic Pedagogia Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/pedagogia.v4i2.117
Bahasa Arab telah ditetapkan oleh Allah SWT sebagai bahasa yang digunakan dalam ritual ibadah Islam dan sebagai sarana pemersatu umat Muslim di seluruh dunia. Untuk memahami bahasa ini dengan baik, penguasaan kosa kata menjadi faktor yang sangat penting. Berdasarkan penelitian mengenai pembelajaran kosa kata bahasa Arab (mufradat) pada siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pematang Siantar, ditemukan bahwa rendahnya penguasaan mufradat siswa disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang sesuai dengan tujuan dan konten pembelajaran. Beberapa guru bahasa Arab mampu memilih model pembelajaran yang tepat, tetapi kurang berhasil dalam penerapannya, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam mempelajari bahasa Arab. Hal ini terlihat dari kurangnya antusiasme siswa dalam mengikuti pelajaran bahasa Arab dan perhatian mereka terhadap guru selama proses pembelajaran. Jika siswa sudah memiliki persepsi negatif tersebut, mereka akan menjadi kurang bersemangat atau malas dalam mengikuti pelajaran bahasa Arab, yang akhirnya berdampak pada rendahnya penguasaan kosa kata. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosa kata bahasa Arab (mufradat) pada siswa MAN Pematang Siantar melalui penerapan model pembelajaran Tebak Kata. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa model pembelajaran tebak kata efektif dalam meningkatkan kemampuan menghafal mufradat siswa dengan beberapa kelebihan dan kekurangan.
Permasalahan dan Tantangan Pengawasan Dalam Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling pada Era Perkembangan Teknologi Informasi di Sekolah
Wulandari, Nilas Siti;
Firman, Firman;
Neviyarni , Neviyarni
Journal Islamic Pedagogia Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/pedagogia.v4i2.118
Individuals cannot be separated from technological updates in an era that continues to move. Guidance and counseling supervision aims to provide self-development facilities, and school counselor skills to improve counselor competence and increase responsibility in counseling and create guidance service programs. Found that the purpose of a school supervisor for guidance and counseling can use several approaches including conducting assessments, prevention, motivation, and providing reinforcement to find out the benefits of the program and the implementation of guidance and counseling in schools that have been achieved. and knowing progress and weaknesses, as well as having preventive steps to avoid deviations because prevention is better than repair. The research method is literature study, collecting data by finding sources and constructing them from various sources such as books, journals, and existing research. The results and discussion of the results of the research conducted at the school is that the school principal and the school superintendent are functional officials who serve as technical implementers to supervise the education of certain designated or designated schools.
Sarana Dan Prasarana Bimbingan Dan Konseling Serta Solusinya Terhadap Permasalahan dalam Pendididikan
Rahmadani, Sekar Kurnia;
Neviyarni , Neviyarni;
Firman, Firman
Journal Islamic Pedagogia Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/pedagogia.v4i2.120
Pelaksanaan bimbingan dan konseling diharapkan mampu berjalan secara efektif dan efesien hal ini mempertimbangkan peran yang sangat penting dalam membantu setiap lembaga pendidikan di Indonesia membentuk karakter setiap perserta didik yang merupakan generasi bangsa kita. Dengan demikian itu perlu diperhatikan aspek-aspek yang mendukung kelancaran proses berjalannya kegiatan bimbingan dan koseling disekolah. Sarana dan prasaran merupakan bagian penting yang sangat dibutuhkan oleh tenaga ahli guna menjalankan tugas penting bimbingan dan konseling sehingga pemafaatan sumberdaya perlu diperhatikan sesuai dengan nilai yang dapat menjadi ukuran yaitu standar minimal sarana dan prasarana yang dimiliki selama proses bimbingan dan konseling memberikan bantuan dan pelayanan kepala peserta didik maupun orang-orang yang membutuhkannya di lembaga pendidikan di Indonesia.
Peran Teman Sekelas Terhadap Kemajuan Belajar Pada Mahasiswa Semester VI Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Wiralodra Tahun Akademik 2022/2023
Aly, Ahmad Dasuki;
Anisah, Siti
Journal Islamic Pedagogia Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/pedagogia.v4i2.49
Artikel ini bertujuan untuk membahas Pengaruh Teman Sekelas Terhadap Kemajuan Belajar Pada Mahasiswa Semester VI Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Wiralodra. Metode yang akan digunakan yaitu metode ceramah, demonstrasi, diskusi dan tanya jawab. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandasan pada pemikiran yang positif, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci. Menggunakan observasi dan wawancara. Pada tahap akhir dilakukan penarikan kesimpulan jika data yang diperoleh dari responden berupa angket telah terkumpul. Analisis data akhir penarikan kesimpulan. Hasil dari artikel ini adalah bahwa teman sebaya memiliki berbagai peran bagi mahasiswa di kampus, teman sebaya berperan untuk memberikan dukungan sosial, moral, dan emosional bagi mahasiswa, teman sebaya berperan untuk mengajarkan berbagai kemajuan belajar bagi mahasiswa. Peran teman sekelas terhadap kemajuan belajar yang pada mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Wiralodra adalah kerjasama. mahasiswa belajar bekerjasama dalam berbagai hal seperti dalam hal belajar, tugas akademik dan non akademik.
Pendidikan Perempuan Menurut Murtadha Muthahhari
Sufiyana, Yessi;
Rusydi, Ibnu
Journal Islamic Pedagogia Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/pedagogia.v4i2.96
Pada masa pemerintahan india belanda sistem pendidikan di Indonesia memiliki tujuan untuk menjadikan warga negara mengabdi pada kepentingan penjajah. Dengan kata lain pendidikan bermaksud untuk mencetak tenaga-tenaga yang dijadikan alat untuk memperkuat pendudukan penjajah oleh karena itu isi pendidikanpun hanya sekedar pengetahuan dan kecakapan yang dapat membantu mempertahankan ekonomi politik dan penjajah pada masa itu pendidikan untuk kaum perempuan dirasa tidak perlu dan tidak memberikan manfaat karna meskipun bersekolah, anak perempuan pada akhirnya tidak pernah bekerja dan mereka hanya menjadi ibu rumah tangga yang hanya bertugas melayani suami, sehingga pendidikan dirasa sia-sia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pendidikan Perempuan Menurut Murtadha Muthahhari. Metode yang peneliti gunakan yaitu menggunakan teknik metode kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah. Kesimpulan bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan seluas-luasnya untuk menjadi peserta didik baik laki-laki maupun perempuan melalui pendidikan sekolah ataupun pendidikan diluar sekolah. Dan diharapkan dapat belajar pada tahap mana saja dari kehidupan dalam mengembangkan dirinya sebagai manusia Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mengetahui bagaimana konsep pendidikan dalam pandangan islam dan bagaimana Pendidikan Perempuan Menurut Murtadha Muthahari dalam islam. Adapun jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis buku dari buku – buku karya Mutadha Muttahari Dan menunjukkan hasil islam memandang bahwa perempuan merupakan mahluk yang mulia dan memiliki keutamaan islam juga memberikan kebebasan terhadap perempuan dalam memperoleh pendidikan serta dalam pandangan murtadha muttahari mendukung penuh kebebasan perempuan untuk belajar berfikir dan memberikan pendapat.