cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 464 Documents
Manajemen Konflik Hubungan Long Distance Relationship Meidina Tazqia Azzahra; Mochammad Rochim
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.12178

Abstract

Abstract. Long distance relationships between husband and wife are something that usually happens because of work, this research uses qualitative research methods, where there are factors that can trigger conflict due to the distance that separates husband and wife, when a long distance relationship occurs it will trigger conflict. There is a resolution of a problem which is called conflict management, in every relationship there are different ways of resolving conflict in each husband and wife relationship which is called conflict management style, a case study of the women's civil servants' organization Samsat Soreang, the purpose of this research is to find out how each married couple resolves conflicts, managing conflicts in conflict management styles. Using qualitative methods with interview techniques via WhatsApp. Abstrak. Hubungan jarak jauh diantara suami istri adalah hal yang biasa terjadi karena pekerjaan, penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif, yang dimana terdapat faktor yang dapat memicu terjadinya konflik dikarenakan jarak yang memisahkan antara suami dan istri, ketika terjadinya hubungan jarak jauh akan memicu konflik dalam konflik akan terjadi sebuah penyelesaian suatu masalah yang dinamakan manajemen konflik, dalan setiap hubungan terdapat cara penyelesaian konflik yang berbeda-beda pada setiap hubungan suami istri yang disebut gaya manajemen konflik, studi kasus pada organisasi istri pegawai negri sipil darma wanita samsat cibinong. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui cara penyelesaian konflik setiap pasangan suami istri, memanajemen sebuah konflik yang terdapat dalam gaya manajemen konflik. Mengunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara via whatsapp.
Analisis Logo Hari Jadi Kota Bandung ke-212: Representasi “Bangkit Bersama Untuk Bandung Juara” pada Logo Ulang Tahun Kota Bandung Ke 212 Faisal Miftah Fadhillah; Ferry Darmawan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.12348

Abstract

Abstract. In celebration of the 212th Anniversary of the City of Bandung in 2022, the Bandung City Culture and Tourism Office is holding a logo competition to celebrate the 212th Anniversary of the City of Bandung. In the design itself, the logo must have a background regarding the process of creating the logo. This use of the logo for the 212th Anniversary of the City of Bandung provides a representation of the theme raised, namely Rising Together for Bandung to be Champion. The research objectives of this study are as follows: To find out the meaning of "Rising Together for Bandung Champion" which is represented in the Object, Interpretant, Representament of the 212th Bandung City Anniversary logo. This research uses a semiotic method by analyzing the 212th Bandung City Anniversary logo which analyzes , and explains the results based on Charles Sanders Pierce's semiotic signs in the logo for the 212th Anniversary of the City of Bandung. The results in the logo for the 212th Anniversary of the City of Bandung have these elements consisting of a logogram showing the silhouette of a bird that forms the writing 212, then in Bandung City logotype, and finally the logotype tagline in the form of Rise Together for Bandung Champion. The use of the colors of this logo refers directly to the use of the colors of the Bandung City symbol. In conclusion, in object terms, the meaning of rising together for Bandung to become champions is depicted through a bird symbol that gives hope, on Bandung's 212th anniversary. Interpretantly, in this case, the designation of the fowl animal that is identified with the city of Bandung is the kutilang bird or manuk cangkurileung. In this case, representation can provide a spirit of trust in the city of Bandung, which will resolve the problem of the Covid-19 pandemic that has befallen Bandung since 2020, and give the impression of a success that can be achieved and realized. Abstrak. Dalam perayaan Hari Jadi Kota Bandung yang ke-212 pada tahun 2022 ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung melakukan sebuah sayembara logo untuk perayaan Hari Jadi Kota Bandung ke 212. Dalam desain sendiri logo harus memiliki latar belakang tentang proses terciptanya logo. Hal ini penggunaan logo Hari Jadi Kota Bandung yang ke 212 memberikan sebuah representasi atas tema yang diangkat yaitu Bangkit Bersama untuk Bandung Juara. Tujuan penelitian pada penelitian ini sebagai berikut : Untuk mengetahui makna “Bangkit Bersama Untuk Bandung Juara” yang direpresentasikan dalam Object, Interpretant, Representament logo Hari Jadi Kota Bandung ke 212. Penelitian ini menggunakan metode semiotika dengan menganalisis logo Hari Jadi Kota Bandung ke 212 yang menganalisis, dan memaparkan hasilnya berdasarkan dari tanda secara semiotika Charles Sanders Pierce dalam logo Hari Jadi Kota Bandung ke 212. Hasilnya dalam logo Hari Jadi Kota Bandung ke 212 memiliki unsur-unsur tersebut terdiri atas Logogram yang menujukan siluet dari burung yang membentuk tulisan 212, lalu pada Logotype Kota Bandung, dan yang terakhir Logotype tagline yang berupa Bangkit Bersama Untuk Bandung Juara. Penggunaan warna logo ini merujuk langsung kepada penggunaan warna lambang Kota Bandung. Kesimpulannya secara Object makna bangkit Bersama untuk Bandung juara tersebut digambarkan melalui sebuah simbol burung yang memberikan sebuah harapan, pada ulang tahun Bandung yang ke 212. Secara interpretant dalam hal ini penunjukan hewan unggas yang di identik dengan Kota Bandung adalah burung kutilang atau manuk cangkurileung. Secara Representament dalam hal ini bisa memberikan sebuah semangat kepercayaan kepada Kota Bandung, yang akan menuntaskan masalah tentang masalah pamdemi covid 19 yang sudah menimpa Bandung sejak tahun 2020, dan memberikan kesan sebuah kejayaan yang bisa tercapai dan terwujud.
Praktik Wacana Warganet dalam Melakukan Kontrol Sosial melalui Konten Video di Media Sosial Yuki Jauza Hasna Afyadi; Alex Sobur
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.12359

Abstract

Abstract. The era of 5.0 is entering where technology has a big role in helping people carry out various social activities, including communication. One of these communication technologies is social media. In 2023, the public was surprised by a video created by a TikTok influencer named Bima Yudho Saputro who criticized the city of Lampung as an undeveloped city. Researchers were interested in this phenomenon and conducted research using qualitative methods and Fairclough's critical discourse approach. This research aims to find out how the discourse practices carried out by netizens in implementing social control through the content of the criticism video "The Reason Why Lampung is Not Advanced" in Bima Yudho Saputro's TikTok social media account. Data collection techniques were carried out using interviews and literature studies. Thus, this research has an urgency to find out the truth, considering that social media is an aspect that is inherent in people's daily lives. The results of this research, the text dimension presents social control, shows the existence of relations between netizens, and explains the identity that is intertwined through the text. In addition, the discourse practice of netizens, namely Bima in his critical video on the TikTok platform, proves to be an effective social control and the critical discourse carried out by Bima in his video content contains the socio-cultural practices of Indonesian society, the analysis of socio-cultural changes in this text discourse presents a different mindset and behavior. Abstrak. Memasuki era 5.0 dimana teknologi memiliki peran yang besar dalam membantu masyarakat melakukan berbagai aktivitas sosialnya, termasuk berkomunikasi. Salah satu teknologi komunikasi tersebut adalah media sosial. Pada tahun 2023, publik dihebohkan dengan sebuah konten video yang dibuat oleh seorang influencer TikTok bernama Bima Yudho Saputro yang mengkritik kota Lampung sebagai kota yang tidak maju. Peneliti tertarik dengan peristiwa ini dan melakukan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan wacana kritis dari Fairclough. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik wacana yang dilakukan oleh warganet dalam melakukan kontrol sosial melalui konten video kritik “Alasan Kenapa Lampung Gak Maju-Maju” dalam akun media sosial TikTok Bima Yudho Saputro. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan studi literatur. Dengan demikian, penelitian ini memiliki urgensi untuk dicari tahu kebenarannya, mengingat media sosial menjadi aspek yang melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Hasil dari penelitian ini, dimensi teks memperpresentasikan kontrol sosial, memperlihatkan adanya relasi antar warganet, dan menjelaskan identitas yang terjalin melalui teks. Selain itu, praktik wacana warganet, yaitu Bima dalam video kritiknya di platform TikTok membuktikan sebagai kontrol sosial yang efektif dan wacana kritis yang dilakukan bima dalam konten videonya mengandung praktik sosial-budaya masyarakat Indonesia, analisis perubahan sosial-budaya dalam wacana teks ini menghadirkan pola pikir dan perilaku yang berbeda.
Peristiwa Komunikasi Budaya Alone Together di Kalangan Remaja Kota Bandung Monica Putri Damayanti; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.12364

Abstract

Abstract. The Alone Together culture depicts the phenomenon where individuals constantly feel digitally connected, but at the same time, feel isolated and lonely in the real world. This research aims to identify the communication events that contribute to the formation of this culture. Some identified communication events include the phenomenon of "phubbing" where individuals pay more attention to their phones than engaging in direct interpersonal interactions, and the social comparison and FOMO triggered by social media. The convenience of digital communication also leads to a lack of face-to-face interactions, while the design and addictive nature of digital platforms reinforce the intentional disregard for offline interactions. Understanding these communication events is important in creating a healthier and more sustainable environment for individuals in society. Abstrak. Budaya Alone Together merupakan fenomena di mana individu merasa terhubung secara digital, namun merasa terisolasi dan kesepian di dunia nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peristiwa komunikasi yang mempengaruhi terbentuknya budaya ini. Beberapa peristiwa komunikasi yang diidentifikasi meliputi fenomena "phubbing" di mana individu lebih memperhatikan ponselnya daripada interaksi dengan orang lain secara langsung, serta perbandingan sosial dan FOMO yang terpicu oleh media sosial. Kemudahan komunikasi digital juga menyebabkan kurangnya interaksi tatap muka, sementara desain dan sifat adiktif platform digital memperkuat perasaan disengaja dari interaksi dunia nyata. Memahami peristiwa komunikasi tersebut penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi individu dalam masyarakat.
Komunikasi Humas Bank Indonesia mengenai QRIS melalui Media Sosial Instagram di Kota Ternate Nurul Sheila Abdullah; Yenni Yuniati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.12366

Abstract

Abstract. Instagram social media as a communication medium for conveying messages and information in the current era of digitalization is very helpful and makes it easier for every person or institution and organization to carry out the communication process. Through the advantages of social media, every communication process can run and various types of messages can be conveyed instantly without the barriers of time and space. One of them is delivering messages regarding the QRIS service introduced by Bank Indonesia via Instagram social media. As a network of Bank Indonesia's financial and monetary headquarters, the North Maluku Province Representative Office contributes by participating in compiling and publishing a digital money service or Qris. Of the many residents in Ternate City, there are still few people who are aware of technology, especially technology in the field of non-cash services (QRIS). This research uses a qualitative research method with a descriptive case study approach. The researcher considers it important to conduct scientific research in the form of a thesis "Bank Indonesia Public Relations Communication Regarding Qris Via Instagram Social Media in Ternate City (Case Study of Bank Indonesia Public Relations in North Maluku Province)". Until finally in this research it was found that the way Bank Indonesia North Maluku introduced Qris to the public was by holding the Serumbi festival, the Mantan Festival, socializing about Qris, making short films, making posts, Instagram stories and reels. Abstrak. Media sosial Instagram sebagai salah satu media komunikasi dalam menyampaikan sebuah pesan dan informasi diera serba digitalisasi seperti sekarang ini sangatlah membantu dan mempermudah setiap orang atupun suatu lembaga dan organisasi dalam melakukan proses komunikasi. Melalui kelebihan media sosial setiap proses komunikasi dapat berjalan dan beragam jenis pesan dapat tersampaikan secara instan tanpa peghalang ruang dan waktu. Salah satunya adalah penyampaian pesan mengenai layanan QRIS yang di perkenalkan oleh Bank Indonesia melalui media sosial Instagram. Sebagai jaringan kantor pusat keuangan dan moneter Bank Indonesia, Kantor Perwakilan Provinsi Maluku Utara berkontribusi dengan ikut serta menyusun dan menerbitkan suatu layanan uang digital atau Qris. Dari sekian banyak penduduk di Kota Ternate masih tercatat minim masyarakat yang sadar akan teknologi khususnya teknologi di bidang layanan non tunai (QRIS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Peneliti menganggap penting untuk melakukan penelitian ilmiah dalam bentuk skripsi “Komunikasi Humas Bank Indonesia Mengenai Qris Melalui Media Sosial Instagram di Kota Ternate (Studi Kasus Pada Humas Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara)”. Hingga akhirnya dalam penelitian ini ditemukan bahwa cara Bank Indonesia Maluku Utara memperkenalkan Qris kepada masyarakat yaitu dengan membuat festival Serumbi, Festival Mantan, Sosialisasi mengenai Qris, membuat film pendek, membuat postingan, instagram stories, dan reels.
Komunikasi Eksternal Yayasan Baitul Maal PLN pada Program Ekonomi dalam Pemberdayaan Masyarakat Dhuafa Sigit Yuniarto; Dede Lilis Chaerowati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.12771

Abstract

Abstract. Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID JABAR which is an institution under the auspices of PLN, an institution that has empowerment programs for the poor that have a significant impact in various fields, such as economy, social humanity, health, education, and da'wah, even including the development of fostered villages. This study aims to analyze the external communication applied to YBM PLN UID JABAR with beneficiaries in the economic program of empowering the poor to ensure that the information conveyed is well understood and has a positive impact on them. This research focuses on Amil and PLN UID JABAR employees involved in YBM PLN UID JABAR, as well as beneficiaries of the economic empowerment program for the poor with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The constructivism paradigm is the theoretical basis for this research, with qualitative research methods. Case study was chosen as the research method. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles & Huberman. The theory used is excellence theory for how YBM PLN UID JABAR builds and maintains with its public through communication. The results of the research are expected that YBM PLN UID JABAR can build strong relationships with beneficiaries through direct communication and participatory activities, while also using external communication to ensure good understanding, strengthen relationships, and increase the effectiveness of economic programs to empower the poor, with a periodic approach to overcome communication obstacles. Abstrak. Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID JABAR yang merupakan lembaga di bawah naungan PLN, sebuah lembaga yang memiliki program-program pemberdayaan masyarakat dhuafa yang memiliki dampak signifikan di berbagai bidang, seperti ekonomi, sosial kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan dakwah, bahkan meliputi pembangunan desa binaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Komunikasi eksternal yang diterapkan pada YBM PLN UID JABAR dengan penerima manfaat dalam program ekonomi pemberdayaan masyarakat dhuafa guna memastikan informasi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik dan memberikan dampak yang positif bagi mereka. Penelitian ini memfokuskan pada para Amil dan Pegawai PLN UID JABAR yang terlibat dalam YBM PLN UID JABAR, serta penerima manfaat dari program ekonomi pemberdayaan masyarakat dhuafa dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Paradigma konstruktivisme menjadi landasan teoritis penelitian ini, dengan metode penelitian kualitatif. Studi kasus dipilih sebagai metode penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif dari Miles & Huberman. Teori yang digunakan ialah teori excellence guna bagaimana YBM PLN UID JABAR membangun dan memelihara dengan publiknya melalui komunikasi. Hasil penelitian diharapkan YBM PLN UID JABAR dapat membangun hubungan yang kuat dengan penerima manfaat melalui komunikasi langsung dan kegiatan partisipatif, sementara juga menggunakan komunikasi eksternal untuk memastikan pemahaman yang baik, memperkuat hubungan, dan meningkatkan efektivitas program ekonomi pemberdayaan masyarakat dhuafa, dengan pendekatan berkala untuk mengatasi kendala komunikasi.
Implementasi Program CSR "One Village One Product: Budidaya Ikan Air Tawar" dalam Membangun Reputasi Perusahaan Nabila Luthfiyah Basudewa; Permatasari, Andalusia Neneng
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.12776

Abstract

Abstract. Corporate Social Responsibility (CSR) programs such as "One Village One Product: Freshwater Fish Cultivation" are the main strategy for the company PT. Mifa Bersaudara in order to build a sustainable reputation. Companies do not only operate to make a profit, but also pay attention to the interests of society and preserve the environment. This is proven by one of PT's PPM (Community Development and Empowerment) programs. Mifa Brothers, the PPM Program is a form of CSR from the company PT. Mifa Brothers. This program is a form of responsibility towards consumers, employees, shareholders and the environment in all aspects of company operations such as issues that impact the environment such as pollution, waste, product and labor safety. The aim of this research is to obtain information regarding socialization and how to build interaction with the One Village One Product CSR program, as well as to find out the reasons for creating the reputation of the PT company. Mifa Bersaudara through the One Village One Product CSR program. The research method used is qualitative with a case study approach. The results of this research are PT. Mifa Brothers carries out a CSR program that focuses on cultivating freshwater fish in Ujong Drien Village. The company communicates and collaborates with local communities and several agencies. The company also listens to input from the community and provides practical training. This program not only strengthens relations but also paves the way for continued mutual progress. PT. Mifa Brothers shows a strong commitment to sustainability and corporate social responsibility, which is proven by their achievements in awards events. This helps enhance their reputation as agents of change who care about the well-being of society. Abstrak. Program Corporate Social Responsibility (CSR) seperti “One Village One Product: Budidaya Ikan Air Tawar” menjadi strategi utama bagi perusahaan PT. Mifa Bersaudara dalam membangun reputasi yang berkelanjutan. Perusahaan tidak hanya beroperasi untuk meraih keuntungan saja, tetapi juga memperhatikan kepentingan masyarakat dan melestarikan lingkungan. Dibuktikan dari salah satu program PPM (Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat) PT. Mifa Bersaudara, Program PPM merupakan bentuk CSR dari perusahaan PT. Mifa Bersaudara. Program ini adalah sebuah bentuk tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan seperti masalah-masalah yang berdampak pada lingkungan seperti polusi, limbah, keamanan produk dan tenaga kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai sosialisasi dan cara membangun interaksi program CSR One Village One Product, serta untuk mengetahui alasan terciptanya reputasi perusahaan PT. Mifa Bersaudara melalui program CSR One Village One Product. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah PT. Mifa Bersaudara melakukan program CSR yang berfokus pada budidaya ikan air tawar di Desa Ujong Drien. Perusahaan berkomunikasi dan bekerjasama dengan masyarakat setempat dan beberapa instansi. Perusahaan juga mendengarkan masukan dari masyarakat dan memberikan pelatihan praktis. Program ini tidak hanya memperkuat hubungan tetapi juga membuka jalan bagi kemajuan bersama yang berkelanjutan. PT. Mifa Bersaudara menunjukkan komitmen kuat terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan, yang terbukti dengan prestasi mereka dalam ajang penghargaan. Ini membantu meningkatkan reputasi mereka sebagai agen perubahan yang peduli terhadap kesejahteraan Masyarakat.
Hubungan Etika Komunikasi dengan Perilaku Remaja Generasi Z Muhammad Dhia Luthfi Ramadhan; Tresna Wiwitan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.12778

Abstract

Abstract. Ethics comes from the Greek "ethos" meaning a place of residence, a meadow, a cage, customs, morals, character, feelings, and ways of thinking. But the word "tha etha" means custom. Ethics comes from ethics which means the habit of norms, values, norms and measures of good and bad human behavior. According to data collected by the Ministry of Information and Information Technology of the Republic of Indonesia, 99.79 million Indonesians have used social media touch as their means of communication. This study aims (1) to find out the relationship between the ethics of communication and the behaviour of the Z-generation teenager on the social media, to know the connection between keeping speech with the behavior of generation Z teenagers on the ticker, (2) to learn the relationship of politeness and decency with the conduct of the generation Z-adolescent on theticker, (3) to learn about the relation between the effective and efficient use of language and the conductedness of the generation Z teenager in the ticquer, (4) to know about the connection of mutual appreciation and behaviours of the youth of the Generation Z on a ticker. Social learning theory is used as a platform in punishment. Quantitative research using correlational approaches. The population in this study is the z generation of the youth in the city of Bandung who use social media ticking a total of 397,000 people and the sample in this research uses the Slovin calculation formula using the error rate of 10% then obtained a sample of as much as 97 people. The correlation test results showed a positive result of 0.577 of the 1,000 coefficient intervals, so it can be found that the ethical relationship of communication has a positive influence on the behavior of the z-generation youth in social media. Human behaviour in the context of the continuing interaction of cognitive, behavioral and environmental influences. Abstrak. Etika berasal dari bahasa Yunani “ethos” memiliki arti tempat tinggal, padang rumput, kandang, adat istiadat, akhlak, watak, perasaan, dan cara berpikir. Adapaun dalam bentuk jamak “tha etha” artinya adat kebiasaan. Etika berasal darikata ethikus yang berarti kebiasaan norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah, dan ukuran-ukuran baik dan buruk tingkah laku manusia. Media sosial yang menjadi populer di Indonesia dengan jumlah penggguna lebih dari 167 juta orang di semua platform media sosial. Berdasarkan data yang telah diambil oleh kementrian informasi dan informatika Republik Indonesia 99,79 juta penduduk Indonesia telah menggunakan media sosial tiktok sebagai alat komunikasi mereka. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui hubungan antara etika komunikasi dengan perilaku remaja generasi Z di media sosial tiktok, Untuk mengetahui hubungan antara menjaga ucapan dengan perilaku remaja generasi Z di tiktok (2) Untuk mengetahui hubungan antara sopan dan santun dengan perilaku remaja generasi Z di tiktok (3) Untuk mengetahui hubungan antara penggunaan bahasa yang efektif dan efisien dengan perilaku remaja generasi Z di tiktok (4) Untuk mengetahui hubungan antara rasa saling menghargai dengan perilaku remaja generasi Z di tiktokm(5)Untuk mengetahui hubungan emosional dengan perilaku remaja generasi Z di tiktok. Teori belajar sosial digunakan sebagai landassan dalam penelltian. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasional. Populasi pada penelitian ini yaitu mahasiswa remaja generasi z di Kota Bandung yang menggunakan media sosial tiktok berjumlah 397.000 orang dan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus penghitungan slovin dengan menggunakan tingkat error 10% maka diperoleh sampel sebayak 97 orang. Dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Hasil uji korelasi menunjukan hasil positif 0.577 dari interval koefisien 1,000 maka dapat diketahui bahwa hubungan etika komunikasi memiliki pengaruh positif dengan perilaku remaja generasi z di media sosial tiktok .Perilaku manusia dalam konteks interaksi timbal balik yang berkesinambungan antara kognitif, perilaku dan pengaruh lingkungan.
Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pendampingan Masyarakat Perhutanan Sosial pada SSF Project Indonesia Putri Azka Fatihatunnizma; Dede Lilis Chaerowati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.12786

Abstract

Abstract. Strengthening of Social Forestry (SSF) Project Indonesia is one of the efforts to accelerate the Social Forestry Program through strengthening community capacity, institutions in managing forest resources sustainably, and strengthening Social Forestry regulations. In this case, SSF Project Indonesia involves Community Facilitators/Field Facilitators who are key in the mentoring process. However, there are certainly many obstacles faced by Field Facilitators in conducting communication approaches to convince local communities so that this research is interesting to study. This research aims to describe empowerment communication in community assistance in 5 SSF Project Indonesia work areas. The theory used is Community Empowerment Theory. This research uses qualitative research methods with a case study approach, as well as a constructivist paradigm. Data collection techniques were carried out by interview, non-participant observation, literature & documentation study. The research subjects were determined based on purposive sampling technique, namely the Directorate of PKPS, SSF Project Indonesia Team Leader, and Field Facilitators. Data analysis techniques used from Miles & Huberman are data reduction, data presentation, & conclusion drawing/verification. The data validity test in this research is source triangulation. Abstrak. Strengthening of Social Forestry (SSF) Project Indonesia merupakan salah satu upaya untuk mempercepat Program Perhutanan Sosial melalui penguatan kapasitas masyarakat, kelembagaan dalam mengelola sumberdaya hutan secara lestari, serta memperkuat regulasi Perhutanan Sosial. Dalam hal ini, SSF Project Indonesia melibatkan Pendamping Masyarakat/Field Facilitator yang menjadi kunci dalam proses pendampingan. Namun, tentunya banyak kendala yang dihadapi oleh para Pendamping Masyarakat dalam melakukan pendekatan komunikasi untuk meyakinkan masyarakat setempat sehingga penelitian ini menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi pemberdayaan dalam pendampingan masyarakat di 5 areal kerja SSF Project Indonesia. Teori yang digunakan Teori Pemberdayaan Masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, serta paradigma konstruktivis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, studi pustaka & dokumentasi. Subjek penelitian ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling, yakni pihak Direktorat PKPS, Team Leader SSF Project Indonesia, dan Pendamping Masyarakat. Teknik analisis data yang digunakan dari Miles & Huberman berupa reduksi data, sajian data, & penarikan kesimpulan/verifikasi. Uji keabsahan data pada penelitian ini adalah triangulasi sumber.
Peran Media Sosial dalam Pemasaran Bisnis Cafe Rio Febrian; Dadan Mulyana
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.12789

Abstract

Abstract. Social media for socializing with each other, conducted online, allowing humans to interact without being limited by space and time. Instagram is one of the most popular social media platforms, besides being used for interaction and self-expression, it is also often utilized as a promotional tool for entrepreneurs, such as the owner of Café Teraffee.The aim of this research is to explore aspects related to the utilization of Instagram social media as a promotional tool for Café Teraffee. As mentioned by Kotler & Keller (2012), marketing strategies can be categorized into three commonly known terms: STP (Segmentation, Targeting, Positioning).This research is a qualitative descriptive study using a case study approach by selecting Café teraffeeas the research object. Data collection for this research is obtained through interviews, observations, documentation, along with informants such as owners, employees, customers, and followers of Café Teraffee.The findings of this research conclude that Instagram social media greatly aids entrepreneurs in promoting their businesses, reaching a wider audience for Café teraffeedue to the online promotion efforts. Abstrak. Social media yang sering digunakan untuk bersosialisasi satu sama lain dengan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Instagram menjadi salah satu social media yang sangat populer, selain digunakan untuk berinteraksi dan mengekspresikan diri, Instagram juga sering dimanfaatkan sebagai media promosi bagi para pengusaha, seperti yang dilakukan pemilik caféteraffee.Tujuan penelitian ini supaya mengungkapkan hal-hal yang bersangkutan pada upaya pemanfaatan social media Instagram menjadi media promosi untuk café teraffee. Sebagaimana menurut (Kotler & Killer, 2012) jika strategi pemasaran bisa diperhatikan oleh tiga strategi yang umum disebut istilah STP ( Segmentation, Targeting, Positioning ).Penelitian ini termasuk penelitian deskriftif kualitatif melalui pendekatan studi kasus melalui memilih obyek penelitian termasuk Café teraffee. Pengmpulan data pada penelitian ini di proleh lewat wawancara, pengamatan, dokumentasi bersama informan-informan seperti pemilik, karyawan, pembeli, serta followersCafe teraffeeHasil penelitian ini menyimpulkan social media Instagram sangt membantu para pengusaha dalam mempromosikan usaha, menjangkau lebih banyak pengunjung pada café teraffeedikarenakan promosi online yang dilakukan.