cover
Contact Name
Robby Yuli Endra
Contact Email
robby.yuliendra@ubl.ac.id
Phone
+628197990845
Journal Mail Official
tapisberseri@ubl.ac.id
Editorial Address
Jl. ZA Pagar Alam No 89 Gedong Meneng Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri
ISSN : -     EISSN : 28306945     DOI : http://dx.doi.org/10.36448/tapisberseri
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) adalah jurnal jurnal peer-review nasional pengabdian masyarakat bidang sains, teknik, dan teknologi yang diterbitkan oleh Pusat Studi Teknologi Informasi Universitas Bandar Lampung. Jurnal Pengabdian masyarakat ini bersifat open access atau akses terbuka serta bertujuan untuk berbagi dan mempromosikan kualitas layanan masyarakat dengan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membantu orang atau memecahkan beberapa masalah kehidupan sehari-hari. Jurnal ini menerbitkan 10 artikel untuk setiap volume dua kali setahun pada bulan April dan Oktober. Jika Anda tertarik, kami menyarankan Anda untuk membaca kebijakan kami serta pedoman penulis.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 125 Documents
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Penyusunan Perangkat Pembelajaran untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Lidia Tiyana Indriyani; Yessi Avita Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edition April)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) provides opportunities for teachers to improve the effectiveness and efficiency of developing instructional materials and learning plans. However, some teachers still face limitations in understanding AI applications, developing effective prompts, and reviewing and adapting AI-generated outputs to meet learning needs. This community service activity aimed to improve teachers’ knowledge and skills in utilizing AI as a tool for developing learning plans effectively, critically, and responsibly. The activity was conducted on July 13, 2026, at MTs Al Falaah Banjar Baru, involving teachers and educational staff. The methods included training, demonstrations, hands-on practice, mentoring, consultation, and evaluation through pre-test and post-test. The materials covered an introduction to AI in education, the benefits of AI, AI applications, prompt development techniques, and the use of AI to develop learning objectives, materials, activities, media, and assessments in accordance with the curriculum and students’ characteristics, supporting independent and contextual learning planning. The results showed an improvement in participants’ understanding and skills. Participants were able to develop initial learning plans, create more specific prompts, and review and refine AI-generated outputs. The activity demonstrated that training and mentoring are effective strategies for improving teachers’ competencies in utilizing AI critically, ethically, and responsibly.
Urgensi Program Edukasi Menabung Sejak Dini Pada Siswa SDN GunungCupu 2 Ma’tukhah; Pangestu Nurul Alfdjiain; Syavira El Hadi; Diki Firmansyah; Nawal Wizdan Nurrahman; Suherman Priatna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edition April)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpmtb.v5i1.191

Abstract

The early childhood saving education activity was conducted at SDN GunungCupu 2, Cimanuk District, Pandeglang Regency, with the aim of enhancing elementary school students' understanding of the importance of saving and simple money management. The method used in this activity was interactive socialization which included material presentation, question and answer sessions, group discussions, and hands-on practice tailored to the students' age and characteristics. The results showed very positive responses from the students, indicated by their increased enthusiasm and understanding of the benefits of saving, how to set aside pocket money, and the ability to distinguish between basic needs and mere desires. This activity also received full support from teachers and parents who committed to continuing the habituation of saving both at school and at home. Program sustainability was carried out through routine saving activities, simple record-keeping, and the use of piggy banks or savings books as supporting media. This education is expected to cultivate saving habits as a positive behavior from an early age, while also building disciplined, frugal, independent, and responsible characters in students. Through this program, students are expected to have adequate financial literacy provisions to face future economic challenges.
JAGA DIRI JAGA ASA: Edukasi Remaja Cegah Pernikahan Dini dan Kekerasan Seksual Alif Maulana; Siti Nur Azizah; Dwi Husniyati; Akmaluddin; Ade Riyadi; Tatu Siti Rohbiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edition April)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpmtb.v5i1.193

Abstract

Issues facing adolescents in Indonesia particularly early marriage and sexual violence are critical problems that threaten the health, educational continuity, and future of the nation's youth. These conditions call for a participatory educational approach that goes beyond conventional informative methods to optimize the internalization of understanding. This activity is designed as a form of preventive education to provide participants with an understanding of the risks of early marriage, the prevention of sexual violence, and the importance of continuing their education. The program is implemented using a participatory educational approach through discussions, two-way communication, educational games, and reflection. This community service activity was held on August 7, 2026, at the At-Takwa Foundation. The "Protect Yourself, Protect Your Hopes" outreach campaign provided adolescents with an understanding of the importance of self-protection, preventing early marriage, and preventing sexual violence. The activity encouraged students to understand the impacts of early marriage, recognize risky situations, set personal boundaries, and seek help. Additionally, students were encouraged to maintain their enthusiasm for learning, continue their education, and set future goals.
Edukasi Pencegahan Bullying sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Siswa Sekolah Dasar di Desa Parakanlima Ahmad Setia Budi; Dewi Sri Haryani; Ilfina Mutaqwiyatul Qudsiyah; Tubagus Gafar Akas; Syabrina Salsabila; Zulkifli Reza Fahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edition April)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpmtb.v5i1.194

Abstract

Edukasi pencegahan bullying merupakan upaya strategis melindungi anak dari dampak negatif perundungan di sekolah, terutama di wilayah pedesaan yang terbatas akses informasinya. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa sekolah dasar di Desa Parakanlima, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten. Metode yang digunakan adalah partisipatif dengan pendekatan sosialisasi interaktif yang melibatkan siswa, guru, dan pihak sekolah. Kegiatan dilaksanakan pada 6 Agustus 2026 di SDN 3 Parakanlima dengan materi pengertian bullying, bentuk-bentuk, dampak, serta cara pencegahan dan penanganannya. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang bahaya bullying dan pentingnya saling menghargai, terlihat dari keaktifan dan perubahan sikap positif mereka. Program ini juga berdampak pada peningkatan kepedulian guru dan sekolah terhadap dinamika sosial siswa serta terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Dukungan penuh dari sekolah, masyarakat, dan perangkat desa menjadi faktor pendukung utama, sementara keterbatasan waktu dan media pembelajaran menjadi faktor penghambat. Program edukasi ini terbukti efektif dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Optimalisasi Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) di Desa Kaduela, Pandeglang-Banten Ida Mursidah; Agung Wiguna; Siti Khoirunnisa; Firli Zulfa Aulia; Nisa Azzahra; Eka Ayu Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edition April)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpmtb.v5i1.199

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) merupakan wujud pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat yang bertujuan mengaplikasikan ilmu pengetahuan untuk memecahkan permasalahan nyata di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program KUKERTA Reguler Kelompok 33 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten di Desa Kaduela, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang-Banten, serta menganalisis dampak program terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam aspek ketersediaan air bersih, pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, dan kolaborasi multipihak dengan instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi kemahasiswaan selama 40 hari (15 Juli - 23 Agustus 2026). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh program kerja berhasil terealisasi dengan baik, meliputi program unggulan (penyediaan air bersih, edukasi pencegahan pernikahan dini, mitigasi bencana, pemilahan sampah dan budidaya maggot, serta bakti sosial), program menengah (papan edukasi sampah, posyandu, pojok literasi, gotong royong), program mingguan (mengajar di SD dan senam), dan program harian (bimbingan belajar). Program ini memberikan dampak positif berupa peningkatan akses air bersih, kesadaran kesehatan reproduksi, pengetahuan mitigasi bencana, minat baca anak, serta pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Kesimpulannya, KUKERTA efektif sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat desa melalui kolaborasi dan inovasi berkelanjutan, namun keberlanjutan program memerlukan komitmen dari pemerintah desa dan masyarakat untuk mengelola secara mandiri.

Page 13 of 13 | Total Record : 125