cover
Contact Name
Eunike Rose Mita Lukiani
Contact Email
eunikemita@gmail.com
Phone
+6285736138961
Journal Mail Official
jpeaku@unpkdr.ac.id
Editorial Address
KH. Achmad Dahlan Street, No. 76 Mojoroto - Kediri City 64112.
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi, Akuntansi dan Kewirausahaan (JPEAKU)
ISSN : 27989372     EISSN : 28075420     DOI : https://doi.org/10.29407/jpeaku
Core Subject : Economy, Education,
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi dan Kewirausahaan) merupakan jurnal open access yang menerbitkan artikel berbasis hasil penelitian bidang keilmuan Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Kewirausahaan dan Ilmu Ekonomi. JPEAKU memberi kontribusi pada pemahaman, peningkatan, pengembangan, inovasi, pendidikan, pembelajaran dan teori ilmu ekonomi di Indonesia.
Articles 73 Documents
Efektivitas Engagement Influencer dalam Ekonomi Digital: Dampak Terhadap Omzet Harian dan Daya Saing UMKM Kaku Food di Kota Makassar Harianto, Dedi; Akib, Ambarwati; Dwi Utami, Dwi; Nuraisyiah
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 5 No 2 (2025): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v5i2.26699

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi sejauh mana engagement influencer dapat meningkatkan penjualan harian KAKU FOOD di Makassar serta bagaimana hal tersebut mempengaruhi daya saingnya di industri kuliner lokal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus pada satu pelaku UMKM yang memanfaatkan jasa engagement influencer untuk meningkatkan omzet harian dan daya saing di era ekonomi digital. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas media sosial, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, koding, dan penentuan tema dengan triangulasi sumber (pemilik, konsumen, dan dokumen) untuk menjaga keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa engagement influencer berkontribusi terhadap peningkatan daya saing KAKU FOOD melalui pembentukan citra merek positif, perluasan jangkauan promosi, dan terbentuknya loyalitas pelanggan. Namun, kualitas produk yang konsisten, harga yang wajar, dan pelayanan yang baik tetap menjadi faktor kunci dalam menjaga kepercayaan konsumen. Penelitian ini juga menyoroti pergeseran strategi dari Key Opinion Leader (KOL) berbayar menuju Key Opinion Customer (KOC) sebagai bentuk efisiensi biaya pemasaran bagi UMKM.
Pengaruh Quadruple Helix Terhadap Pengembangan Ekonomi Kreatif Pada Kerajinan Sentra Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri Supatmiasih; Muchson, Muchamad; Anas, Muhammad
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 5 No 2 (2025): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v5i2.26723

Abstract

Penelitian ini berupaya mengatasi tantangan melalui pendekatan quadruple helix, yang mengintegrasikan peran pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan fasilitator, akademisi dalam riset dan transfer inovasi, industri sebagai penyedia teknologi dan akses pasar, serta masyarakat sebagai konsumen dan penggerak inovasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara empat komponen dalam model quadruple helix (pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat) terhadap pengembangan ekonomi kreatif pada kerajinan tenun ikat di Bandar Kidul, Kota Kediri, sampel penelitian ini sebanyak 50 orang dengan data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS (uji kualitas data, asumsi klasik, regresi linier berganda, dan uji hipotesis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen Pemerintah dan Akademisi dalam quadruple helix memiliki pengaruh negatif (tidak signifikan dan signifikan, masing-masing) terhadap pengembangan ekonomi kreatif pengrajin tenun di Kediri, disebabkan oleh kebijakan tumpang susun. Komponen Industri memiliki pengaruh positif tidak signifikan, karena manfaatnya belum dirasakan merata akibat keterbatasan informasi, modal, dan jaringan pengrajin. Komponen Masyarakat menunjukkan pengaruh positif signifikan, berperan aktif dalam promosi produk. Keempat komponen quadruple helix (Pemerintah, Akademisi, Industri, dan Masyarakat) memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan ekonomi.
Model Problem Based Learning Berbasis Asesmen Diagnostik Mendukung Pembelajaran Diferensiasi Siswa Kholipah, Nur; Muchson, Muchamad; Anas, Muhammad
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 5 No 2 (2025): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v5i2.26745

Abstract

Studi ini dilandasi oleh rendahnya capaian akademik siswa yang dipicu oleh ketidaktepatan strategi pembelajaran dengan kebutuhan individual peserta didik. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya pendekatan pengajaran yang fleksibel dan responsif terhadap keragaman gaya belajar, kemampuan, dan minat siswa. Sasaran utama penelitian dipergunakan mengembangkan performa belajar siswa kelas XI-12 pada mata pelajaran Ekonomi melalui implementasi asesmen diagnostik yang berfungsi menunjang pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan masalah. Strategi yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan pelaksanaan tiga tahapan siklus. Asesmen diagnostik diterapkan pada tahap awal guna mengidentifikasi tingkat kemampuan dasar siswa sebagai acuan dalam perencanaan strategi pembelajaran diferensial. Setiap siklus mengalami pengembangan: dimulai pendekatan ceramah ditahap pertama dengan skor rata-rata 76,89. Diikuti integrasi media presentasi visual PowerPoint di tahap kedua memperoleh skor rata-rata 77,14. Dan diakhir pemanfaatan teknologi kuis interaktif (Quizziz) serta tutor sebaya di tahap III dengan skor rata-rata 80,15. Maka disimpulkan penerapan asesmen diagnostik terintegrasi dengan pembelajaran berdiferensiasi dan model pembelajaran berbasis masalah berkontribusi pada perbaikan hasil belajar siswa secara signifikan.
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di SMA Negeri 3 Kabupaten Ponorogo Romdloni, Farid Nur; Herlindawati, Dwi; Mardiyana, Lisana Oktavisanti
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 5 No 2 (2025): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v5i2.26766

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Ekonomi di SMA Negeri 3 Kabupaten Ponorogo. Transformasi kurikulum melalui Kurikulum Merdeka menghadirkan tantangan baru dalam sistem pendidikan Indonesia, khususnya dalam upaya mewujudkan pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Kendati demikian, implementasi di tingkat satuan pendidikan masih menghadapi berbagai hambatan, terutama dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen autentik. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen, dengan partisipan terdiri atas guru Ekonomi dan Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah sesuai dengan standar administratif dan substansi Kurikulum Merdeka. Namun, pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi belum optimal akibat keterbatasan dalam pemetaan karakteristik siswa dan variasi strategi instruksional. Asesmen telah dilaksanakan dalam bentuk formatif dan sumatif, meskipun masih dominan pada aspek kognitif. Temuan ini memberikan kontribusi praktis dan konseptual, serta menjadi rujukan bagi penguatan kapasitas pedagogis dan pengambilan kebijakan berbasis konteks lokal.
Evaluasi Bahan Ajar Pemasaran Jasa Marketing 5.0 dengan Fitur Personalized Learning di Learning Manajemen System (LMS) Riyanto, Agus; Atmadjaja, Yovita Vivianty I; Larosa, Tafati Linia
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 5 No 2 (2025): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v5i2.27183

Abstract

Tujuan dari penelitian ini Adalah untuk menganalisis proses pengembangan modul pembelajaran mata kuliah pemasaran jasa berbasis materi digital marketing 5.0 yang dipadukan dengan Learning Management System (LMS) dan metode Personalized learning guna meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi yang disampaikan pada perkuliahan Pemasaran Jasa. Dalam penelitian ini diterapkan metode Research and Development dengan model ADDIE (Analisys, design, develop, implementation dan Evaluation) sebagai patokan urutan penelitian. Responden dari penelitian ini Adalah mahasiswa program studi manajemen pada Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa modul ajar Pemasaran Jasa Berbasis Digital Marketing 5.0 memberikan dampak positif bagi peningkatan pemahaman mahasiswa dalam proses perkuliahan, serta menjadi jawaban akan kebutuhan mahasiswa dalam mempermudah proses perkuliahan yang dilaksanakan.  
Peran Kesadaran Wajib Pajak Sebagai Variabel Mediasi Pengetahuan Perpajakan, Sanksi Perpajakan Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Irena Pungtiri Felani Kideng
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 6 No 1 (2026): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v6i1.28418

Abstract

Penelitian ini bertujuan “untuk menganalisis pengaruh pengetahuan perpajakan, sanksi perpajakan, dan kualitas pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan kesadaran wajib pajak sebagai variabel mediasi. Sampel dalam penelitian ini adalah pelaku usaha (UMKM) yang terdaftar sebagai wajib pajak orag pribadi di wilayah Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis data berupa Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan, sanksi perpajakan, dan kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan variabel kesadaran wajib pajak terbukti tidak memediasi pengaruh pengetahuan perpajakan, sanksi perpajakan, dan kualitas  pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak.
Hubungan Faktor Sosio Demografis dengan Inklusi Keuangan: Bukti dari Global Findex 2025 Amanda Dhea Margareta
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 6 No 1 (2026): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v6i1.29004

Abstract

Inklusi keuangan berperan penting dalam memengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara, namun faktanya akses terhadap layanan keuangan di Indonesia masih belum merata. Faktor sosiodemografis menjadi determinan penting untuk menjelaskan perbedaan tingkat inklusi keuangan antar individu. Oleh sebab itu, penelitian ini berkontribusi untuk memberikan bukti empiris yang menganalisis hubungan antara faktor sosiodemografis dengan inklusi keuangan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Global Findex 2025 dengan total responden sebanyak 1.067 responden. Untuk mengukur hubungan antara faktor sosiodemografis dengan inklusi keuangan, penelitian ini menggunakan metode regresi logistik. Inklusi keuangan pada penelitian ini diukur dengan empat model regresi logistik dari empat indikator, yaitu akun formal, akun digital, tabungan, dan pinjaman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kelamin, usia, pendidikan, pendapatan, dan status ketenagakerjaan memiliki hubungan dengan inklusi keuangan. Sedangkan faktor urban (wilayah tempat tinggal) tidak memiliki hubungan dengan inklusi keuangan. Hal ini dikarenakan masyarakat pedesaan memiliki akses yang hampir sama dengan penduduk di daerah kota dalam mendapatkan layanan keuangan, mulai dari pembuatan akun formal, penggunaan transaksi digital, menabung, dan melakukan pinjaman ke lembaga keuangan. Temuan penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengidentifikasi kelompok masyarakat yang memiliki probabilitas lebih rendah, sehingga dapat dirancang kebijakan mengenai inklusi keuangan secara tepat sasaran. 
Hubungan Mata Kuliah Kependidikan Terhadap Kesiapan Mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi dalam Melaksanakan PLP di Sekolah Bayu Surindra; Tjetjep Yusuf Afandi; Zainal Arifin; Faridha Nadzirotur Rohmah Rohmah; Liafidianti Liafidianti
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 6 No 1 (2026): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v6i1.29044

Abstract

This study aims to analyze the relationship between educational courses and the readiness of Economics Education students in implementing the School Field Introduction Program (PLP) in schools. The research method used was a quantitative approach using a correlational design on 87 Economics Education students at levels 1 to 4. The sampling technique used in this study is using the purposive sampling technique. The results of the study showed that education courses provide a positive and significant relationship to student readiness with a correlation coefficient of 0.700 which is included in the strong category. All instrument items are valid with a correlation value above 0.3 at a significance level of 0.01. PLP 1 and PLP 2 courses had the strongest relationship with an average correlation of 0.789, followed by Learning Media and ICT with an average of 0.805, and Curriculum Studies with an average of 0.768. Students show a good understanding of the theoretical aspects, but practical skills such as student behavior management and authentic assessments still need to be strengthened. The research recommends improving practicum components, microteaching simulations, and intensive collaboration with partner schools to bridge the theoretical and practical gaps in preparing prospective professional economics teachers.
Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Experiental Learning melalui Koperasi Siswa (Studi Kasus Koperasi Siswa Pangestu Pambudi SMKN 1 Surabaya) Nabila Bakti; Retno Mustika Dewi; Riza Kurniawan; Albrian Prakoso
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 6 No 1 (2026): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v6i1.25548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran koperasi siswa sebagai ruang belajar bisnis dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa SMKN 1 Surabaya, dengan fokus pada pengalaman siswa dalam pengambilan keputusan, inovasi produk, dan manajemen operasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 9 pengurus koperasi, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman (1994), didukung triangulasi sumber untuk validitas temuan. Partisipasi siswa dalam koperasi meningkatkan keterampilan kewirausahaan seperti tanggung jawab, manajemen keuangan, dan inisiatif. Namun, tantangan seperti keterbatasan inovasi produk, strategi pemasaran, dan pembagian waktu masih ditemukan. Koperasi berfungsi efektif sebagai laboratorium bisnis melalui pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Diperlukan integrasi lebih mendalam antara koperasi dengan kurikulum kewirausahaan, pelatihan strategi pemasaran dan inovasi produk bagi siswa, serta peningkatan dukungan infrastruktur digital untuk manajemen koperasi
Determinan dan Pemediasi Hasil Belajar Administrasi Pajak Siswa SMK Sherina Lutfi Ramadhani Sherina; Elva Nuraina; Nur Wahyuning Sulistyowati
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 6 No 1 (2026): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v6i1.26618

Abstract

Tujuan utama dari studi ini adalah untuk menganalisis peran serta orang tua dan kondisi lingkungan sekolah dalam menentukan tingkat keberhasilan belajar siswa dalam mata pelajaran administrasi pajak, dengan motivasi belajar siswa sebagai variabel mediasi. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 2 Jiwan, Kabupaten Madiun, dengan pendekatan kuantitatif dan desain eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 96 sampel dalam penelitian ini terdiri atas siswa kelas XI yang menempuh jurusan Akuntansi ditentukan secara purposive, melalui prosedur pengumpulan data yang mencakup kegiatan observasi, penelaahan dokumen, serta penyebaran kuesioner berskala Likert 1-5. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak SmartPLS versi 4.0. Temuan studi ini memperlihatkan bahwa keterlibatan orang tua serta lingkungan sekolah menunjukkan kontribusi yang kuat terhadap keberhasilan belajar siswa dalam mata pelajaran administrasi pajak. Motivasi belajar juga terbukti memediasi pengaruh kedua variabel tersebut terhadap hasil belajar secara signifikan. Temuan ini memperkuat peran penting motivasi sebagai penghubung antara faktor eksternal dan hasil akademik siswa. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah memberikan landasan empiris mengenai pentingnya kolaborasi antara keluarga serta institusi sekolah dalam mengoptimalkan pencapaian hasil belajar administrasi pajak siswa.