cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
historiography.journal@um.ac.id
Editorial Address
Gedung A6, Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang Jalan Semarang No. 5, Malang Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Historiography
ISSN : -     EISSN : 27984907     DOI : 10.17977
Core Subject : Humanities, Social,
Historiography: Journal of Indonesian History and Education publish original research papers, conceptual articles, review articles and case studies. The whole spectrum of Indonesian history, historical learning and history education, which includes, but is not limited to education systems, institutions, theories, themes, curriculum, educational values, historical heritage, media and sources of historical learning, and other related topics.
Articles 185 Documents
Pengembangan media pembelajaran peta digital berbasis thinglink materi sejarah Kerajaan Islam Sumatra di SMAN 2 Malang Rama Maulana Muhammad Razif; Slamet Sujud Purnawan Jati; Ahmad Khoirul Yaskhudi
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.888 KB) | DOI: 10.17977/um081v2i42022p603-617

Abstract

Innovation and development of quality learning media is one of the demands in the modern era. Thus, teachers must have the skills to adopt the use of technology as a learning medium that helps improve the quality of learning. The purpose of this research is to produce a digital map learning media based on Thinglink on the material of the history of the Islamic kingdom in Sumatra and to test its effectiveness in learning. The subject of this research is class X IPS 1 SMAN 2 Malang with a total of 25 students. The learning media development model used is the ADDIE model which consists of 5 (five) stages, namely analyze, design, develop, implement, evaluate. Learning media created using the thinglink website and the Corel Photo Paint X7 application. The media produced is in the form of a digital map which contains an explanation in the form of PPt links, Youtube videos, and pictures of the territory of the kingdom. It is hoped that the Thinglink media can help students of class X Social Sciences understand more about the history of the Islamic Kingdom in Sumatra. The results of this study obtained results of 88.6 percent (very valid) from material and media experts. And the results obtained are 82.0 percent (very effective) in small group trials, and 84.0 percent (very effective) in large group trials. And it can be concluded that this media is suitable for use in history learning for class X at the high school level/equivalent. Thinglink media is also expected to increase students' motivation and learning outcomes in learning history.Inovasi dan pengembangan media pembelajaran yang berkualitas merupakan salah satu satu tuntutan di era modern. Demikian, guru harus memiliki keterampilan untuk mengadopsi pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran yang membantu peningkatan kualitas belajar. Tujuan dari penelitian ialah menghasilkan media pembelajaran peta digital berbasis Thinglink pada materi sejarah kerajaan Islam di Sumatra dan menguji keefektifannya dalam pembelajaran Subjek penelitian ini adalah kelas X IPS 1 SMAN 2 Malang dengan jumlah 25 siswa. Model pengembangan media pembelajaran yang digunakan adalah model ADDIE yaitu terdiri dari 5 (lima) tahapan yaitu analyze, design, develop, implement, evaluate. Media pembelajaran yang dibuat menggunakan website thinglink dan aplikasi Corel Photo Paint X7. Media yang dihasilkan berbentuk peta digital yang didalamnya memuat penjelasan berupa link PPt, video Youtube, dan gambar dari wilayah kekuasaan pada kerajaan. Harapannya media Thinglink dapat membantu siswa kelas X IPS lebih memahami materi sejarah Kerajaan Islam di Sumatra. Hasil penelitian ini diperoleh hasil 88.6 persen (sangat valid) dari ahli materi dan media. Dan diperoleh hasil 82.0 persen (sangat efektif) pada uji coba kelompok kecil, dan 84.0 persen (sangat efektif) pada uji coba kelompok besar. Dan dapat ditarik kesimpulan bahwa media ini layak digunakan dalam pembelajaran sejarah kelas X tingkat SMA/sederajat. Media Thinglink juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran sejarah.
PERKEMBANGAN TATA KOTA SURABAYA PADA TAHUN 1870-1940 Muhammad Lingga Andana; Izza Yuspriana Afhimma; Silvia Nurul Ashiva
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.656 KB) | DOI: 10.17977/um081v1i22021p146-155

Abstract

The city of Surabaya became one of the areas that attracted the interest of Europeans to perpetuate power and establish government as well as establish economic relations, especially trade with indigenous peoples. The city of Surabaya has been given the authority to regulate its territory, thus giving rise to the term Gemeente. This article aims to explain how Surabaya’s urban planning has changed across centuries, from 1870-1940. The method used in this article is the study of literature and historical methods. The development of the Surabaya City layout was motivated by the passing of the agrarian and the sugar law. As a result, many people from various ethnic migrated to Surabaya and formed settlements. In addition, another impact is the renewal of Surabaya City infrastructures such as railroads, markets, and highwaysKota Surabaya menjadi salah satu wilayah yang menarik minat orang Eropa untuk melanggengkan kekuasaan dan mendirikan pemerintahan serta menjalin hubungan ekonomi khususnya perdagangan dengan masyarakat pribumi. Kota Surabaya telah diberi kewenangan untuk mengatur wilayahnya sendiri hingga memunculkan istilah Gemeente. Artikel ini bertujuan dalam menjelaskan bagaimana tata Kota Surabaya berubah secara lintas abad, yaitu dari tahun 1870-1940. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi kepustakaan serta metode sejarah. Perkembangan tata Kota Surabaya dilatarbelakangi oleh disahkannya undang-undang agraria serta undang-undang gula. Dampaknya banyak penduduk dari berbagai etnis yang bermigrasi ke Kota Surabaya serta membentuk pemukiman-pemukiman. Selain itu dampak lain adalah adanya pembaruan infrastruktur Kota Surabaya seperti rel kereta api, pasar, dan Jalan raya.
Perubahan ekologi pantai paciran-brondong di lamongan tahun 1930-2010 Ahmad Sholehuddin Suryanullah; Dewa Agung Gede Agung; Ronal Ridhoi
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1500.206 KB) | DOI: 10.17977/um081v1i32021p361-377

Abstract

Ecological changes on the coast of Lamongan Beach are an interesting discussion to discuss. Since 1930,  the coast of Lamongan Beach has played an important role in the transportation of spices from the interior to the port. The study is focused on the processes and factors that cause changes in the coastal ecology of Lamongan Beach. This study uses the historical method by reading in depth in the form of archives, newspapers, articles, books, and maps. This study shows that ecological changes can be carried out by human activities and natural activities, the existence of this connection which causes a change of function, from rice fields to settlements, tourist attractions, ports, this which causes ecological changes in 1930-2010 on the coast of Lamongan Beach.Perubahan ekologi di pesisir Pantai Lamongan menjadi pembahasan yang menarik untuk dibahas. Sejak tahun 1930, pesisir Pantai Lamongan sudah berperan penting dalam jalur pengangkutan rempah-rempah dari pedalaman ke pelabuhan. Studi ini memfokuskan pada proses serta faktor yang menyebabkan perubahan ekologi pesisir Pantai Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan melakukan pembacaan secara mendalam sumber-sumber berupa arsip, berita koran, artikel, buku, dan peta. Studi ini menunjukkan bahwa perubahan ekologi bisa dipengaruhi oleh aktifitas manusi dan aktifitas alam, adanya keterkaitan itu yang menyebabkan alih fungsi lahan, dari persawahan menjadi pemukiman, tempat wisata, pelabuhan, hal itu yang menyebabkan perubahan ekologi pada tahun 1930-2010 di pesisir Pantai Lamongan. 
Perkembangan kuliner Tionghoa di Batavia 1915-1942 Widya Putri; Djuanaidi Djuanaidi; Humaidi Humaidi
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.682 KB) | DOI: 10.17977/um081v2i22022p181-192

Abstract

This article aims to examine the development of Chinese culinary in Batavia in the period 1915-1942. The research method uses historical research methods with five stages consisting of topic selection, heuristics, verification, interpretation, and historiography. The sources used in this study used primary and secondary sources from interview data. The evolution of Chinese culinary in Batavia could not be separated from the migration of Chinese people to Batavia which is mostly carried out by men because of the absence of Chinese women, these men married local women. As a result of this intercultural marriage, it causes assimilation and acculturation in the culinary field. Chinese people get local influence in the culinary field, and otherwise. Especially, since the massive Dutch colonialism, the Chinese in overseas did not only accept local elements but also Dutch influence. Likewise, the Dutch accepted the Chinese influence in their eating culture. One form of Chinese culinary influence that is quite inherent in Batavia occurs in the Betawi ethnicity. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan kuliner Tionghoa di Batavia pada kurun waktu 1915-1942. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan lima tahapan terdiri dari pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Sumber yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan sumber primer maupun sekunder juga dibantu dengan data wawancara. Perkembangan kuliner Tionghoa di Batavia tidak lepas dari migrasi orang Tionghoa ke Batavia yang kebanyakan dilakukan oleh para lelaki Tionghoa karena tidak adanya perempuan Tionghoa para lelaki ini menikah dengan wanita setempat. Akibat adanya pernikahan beda budaya ini menyebabkan asimilasi maupun akulturasi dalam bidang kuliner. Orang Tionghoa mendapat pengaruh lokal dalam bidang kuliner, begitu pula sebaliknya. Apalagi sejak masifnya kolonialisme Belanda, orang Tionghoa di tanah rantau tidak hanya menerima unsur lokal namun juga pengaruh Belanda. Begitu pula orang Belanda menerima pengaruh Tionghoa dalam budaya kulinernya. Salah satu bentuk pengaruh kuliner Tionghoa yang cukup melekat di Batavia terjadi pada etnis Betawi.
Kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Bogor pada masa pendudukan Jepang tahun 1942-1945 Nadine Rifa Riady; Nurzengky Ibrahim; Sri Martini
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (964.273 KB) | DOI: 10.17977/um081v2i42022p487-502

Abstract

Social and economic aspects became two inseparable aspects during the Japanese occupation of Indonesia. Various economic policies implemented to meet the needs of the Asia Pacific war have an impact on people's social life. Likewise, in Bogor Shū, which is one of the residencies in Indonesia. This study aims to determine the life of the people in Bogor during the Japanese occupation which was studied with socio-economic aspects. This study used historical research methods with several stages of research, namely topic selection, heuristics or source collection, source criticism, interpretation, and historiography or historical writing. Various economic policies implemented by the Japanese occupation government in the fields of agriculture and plantations, trade, and cooperatives have influenced the social life of the people in Bogor. In order to realized its mission and objectives, the occupying government used all means, either through propaganda, education, the role of community leaders, and mobilizing manpower. The policies implemented by the Japanese occupation government had a very pronounced impact on the people in Bogor. Aspek sosial dan ekonomi menjadi dua aspek yang tidak terpisahkan selama masa pendudukan Jepang di Indonesia. Berbagai kebijakan ekonomi yang diterapkan untuk memenuhi kebutuhan perang Asia Pasifik memberikan pengaruh bagi kehidupan sosial masyarakat. Begitupun halnya di Bogor Shū yang menjadi salah satu karesidenan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kehidupan masyarakat di Bogor pada masa pendudukan Jepang yang dikaji dengan aspek sosial-ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian historis dengan beberapa tahapan penelitian, yaitu pemilihan topik, heuristik atau pengumpulan sumber, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi atau penulisan sejarah. Berbagai kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh pemerintah pendudukan Jepang dalam bidang pertanian dan perkebunan, perdagangan, dan koperasi telah mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat di Bogor. Guna mewujudkan misi dan tujuannya, pemerintah pendudukan menggunakan segala cara, baik melalui propaganda, pendidikan, peranan tokoh masyarakat, dan mengerahkan tenaga kerja. Kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah pendudukan Jepang memberikan dampak yang sangat terasa bagi masyarakat di Bogor.
PERLAWANAN RAKYAT PROBOLINGGO DALAM MENUMPAS AGRESI MILITER BELANDA 1947-1949 Umi Hani Novianti
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.024 KB) | DOI: 10.17977/um081v1i12021p104-120

Abstract

The history of Indonesian independence cannot be separated from the role of society in gaining independence from colonialists. The Indonesian independence that was achieved was full of twists and turns. After independence was achieved and proclaimed on August 17, 1945, Indonesia was not fully independent because in the early days of Dutch independence returned to Indonesia to occupy Indonesia again. The arrival of the Dutch was opposed by the Indonesian people who had ingrained them in their minds that they were already independent and no longer had to be under the shadow of the Dutch. Finally, conflicts with the Netherlands erupted in several areas. The conflict was an effort to defend Indonesia's independence. One of the conflicts that occurred was in the Probolinggo area. In this conflict the role of youth in defending independence was very important. Youth in Probolinggo moved guerrillaly to fight against the Dutch. The famous figure behind the peoples guerrilla movement against the Dutch in Probolinggo namely is Dr. Moehammad Saleh, he is a doctor and part of the organization founded by Soetomo, namely Boedi Oetomo. Probolinggo guerrillas jointly resisted Dutch military aggression with thw help of important figures in it.Sejarah kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari peranan masyarakat untuk meraih kemerdekaan daripenjajah. Kemerdekaan Indonesia yang diraih penuh dengan lika-liku dan pengorbanan. Setelah kemerdekaan dapat diraih dan dikumandangkan pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia belum sepenuhnya benar-benar merdeka karena pada masa awal kemerdekaan Belanda kembali ke Indonesia untuk menduduki Indonesia lagi. Kedatangan Belanda ini ditentang oleh masyarakat Indonesia yang sudah tertanam dibenak mereka bahwa, mereka sudah merdeka dan tidak lagi harus dibawah bayang-bayang Belanda. Akhirnya di beberapa daerah meletus konflik dengan Belanda. Konflik tersebut sebagai upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Salah satu konflik yang terjadi yaitu di daerah Probolinggo. Dalam konflik tersebut peranan dari rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan sangat penting. Rakyat di Probolinggo bergerak secara gerilya untuk melawan Belanda. Tokoh yang terkenal dibalik pergerakan rakyat secara bergerilya melawan agresi militer Belanda di Probolinggo yaitu Dr. Moehammad Saleh, dia adalah seorang dokter sekaligus tergabung dalam organisasi yang didirikan oleh Soetomo yaitu Boedi Oetomo. Para gerilyawan Probolinggo secara bersama melawan agresi militer Belanda dengan bantuan tokoh-tokoh penting didalamnya. 
Sejarah pementasan kelompok Loddrok Rukun Famili tahun 1945-1990-an di Kabupaten Sumenep Akbar Nugroho Adi Utama; Ismail Lutfi; Arif Subekti
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (979.097 KB) | DOI: 10.17977/um081v2i12022p65-81

Abstract

The history of performing arts in Madura be an interesting discussion to be discuss, the performing arts in Sumenep a lots of variety for example lodrok. The oldest lodrok’s group in Sumenep is Rukun Famili formed in 1945. This study focus on alteration in technique stage use by this group “Rukun Famili” and the factor that underlying changes and the impact of these changes on the local art performances of Sumenep. This research uses historical methods with direct research to get valid data sources, and the depth study to books, articles and interviews with sources who knows about arts Sumenep Loddrok. The research showing that stage technical changes implemented by Rukun Famili group supported by the development of science and technology and the people who changes their tastes and leave traditional art and this changes has an impact on other performing arts for example topeng dhalang. Sejarah seni pertunjukan di Madura menjadi sebuah kajian menarik untuk dibahas, selama ini seni pertunjukan di Sumenep cukup beragam salah satu contohnya Loddrok. Kelompok Loddrok tertua di Sumenep yaitu Rukun Famili yang dibentuk pada tahun 1945. Studi ini memfokuskan pada perubahan yang terjadi pada teknis pementasan yang digunakan kelompok Rukun Famili dan faktor yang mendasari perubahan tersebut serta pengaruh perubahan tersebut terhadap seni pertunjukan lokal Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan terjun langsung ke lapangan guna mendapatkan sumber-sumber data yang relevan, serta kajian mendalam terhadap buku, artikel, dan wawancara dengan narasumber yang berkecimpung dalam kesenian Loddrok di Sumenep. Studi ini menunjukkan bahwa perubahan teknis pementasan yang diterapkan oleh kelompok Rukun Famili didorong dengan pesatnya perkembangan IPTEK serta selera masyarakat yang berubah dan mulai meninggalkan kesenian tradisional. Perubahan tersebut juga berdampak terhadap seni pertunjukan lainnya, yaitu Topeng Dhalang.
GEJOLAK POLITIK SAAT PELAKSANAAN PEMILU 1997 PADA AKHIR PEMERINTAHAN ORDE BARU Hendra Aldi Perdana
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.034 KB) | DOI: 10.17977/um081v1i12021p32-37

Abstract

Elections are part of the democracy of a country that is central in the process of forming a government. The 1997 election was full of fraud aimed at perpetuating the power of the New Order, therefore waves of protests emerged in various regions. The wave of protests arose as a result of a crisis of people's trust in the New Order government which was considered to have made the Golkar Party its political tool. Starting from this, riots in various regions continued during the 1997 General Election.Pemilu merupakan bagian demokrasi sebuah negara yang bersifat sentral dalam sebuah proses pembentukan pemerintahan. Pada pemilu 1997 sarat akan kecurangan yang bertujuan untuk melanggengkan kekuasaan Orde Baru, oleh sebab itu gelombang protes bermunculan diberbagai daerah. Gelombang protes tersebut muncul akibat krisis kepercayaan rakat terhadap pemerintahan Orde Baru yang dianggap menjadikan Partai Golkar sebagai alat politiknya, berawal dari hal tersebut maka kerusuhan diberbagai daerah terus terjadi saat Pemilu 1997 berlangsung. 
Makna Sumpah Pemuda bagi Pelajar MAN 2 Surakarta: Analisis Impresi Buku Teks Sejarah SMA Kelas XI Kurikulum 2013 Revisi Novia Faqihatun Nikmah
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.804 KB) | DOI: 10.17977/um081v1i42021p487-493

Abstract

This study aims to determine the conclusions of the analysis and conditions of the Youth Pledge material in the Indonesian History textbook for SMA class XI semester 1 of the 2013 Revised 2017 curriculum used in learning at MAN 2 Surakarta. Another goal is to find out the understanding of students in interpreting a Youth Pledge after learning related to youth oath material in the Indonesian History textbook for SMA class XI semester 1 of the 2013 Revision of the 2017 curriculum. Indonesia SMA class XI semester 1 2013 Revised 2017 curriculum in this study in compiling articles using qualitative methods. The source data are collected from the results of filling out a questionnaire that has been distributed to students of MAN 2 Surakarta via google form. The result is that the completeness of the Youth Pledge material in the book is quite good, but various deficiencies can also be seen such as a lack of understanding of some students towards the Youth Pledge material and a lack of awareness in speaking Indonesian according to the rules of communication.Penelitian ini bertujuan mengetahui kesimpulan dari analisis dan kondisi dari materi Sumpah Pemuda didalam Buku teks Sejarah Indonesia SMA kelas XI semester 1 kurikulum 2013 Revisi 2017 yang digunakan dalam pembelajaran di MAN 2 Surakarta. Adapun tujuan lain yaitu mengetahui pemahaman siswa dalam memaknai sebuah Sumpah Pemuda setelah adanya pembelajaran yang berkaitan dengan materi sumpah pemuda didalam Buku teks Sejarah Indonesia SMA kelas XI semester 1 kurikulum 2013 Revisi 2017. Juga untuk mengetahui sikap siswa setelah mempelajari makna sumpah pemuda dalam Buku teks Sejarah Indonesia SMA kelas XI semester 1 kurikulum 2013 Revisi 2017. didalam penelitian ini dalam menyusun artikel menggunakan metode kualitatif. Yang data-data sumber dikumpulkan dari hasil pengisian angket yang telah disebar pada siswa MAN 2 Surakarta melalui google form. Hasilnya pun kelengkapan materi Sumpah Pemuda didalam buku sudah cukup baik, tetapi berbagai kekurangan juga terlihat adanya seperti kurangnya pemahaman sebagian siswa terhadap materi Sumpah Pemuda dan kurangnya kesadaran dalam berbahasa Indonesia yang sesuai kaidah dalam berkomunikasi.
Media Quizizz dan pengaruhnya terhadap hasil belajar sejarah di SMAN 10 Jakarta Siti Nurfadilah; M Fakhruddin; Nurzengky Ibrahim
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.127 KB) | DOI: 10.17977/um081v2i32022p364-374

Abstract

This study aims to obtain data on the effect of using Quizizz media on student history learning outcomes at SMA Negeri 10 Jakarta. This research uses experimental research methods. The research design used was True Experimental Design, and the type was Pretest-Posttest Control Group Design. The population in this study were students of class X which consisted of 5 classes, and 2 majors. The research sample is class X IPS 3 as the experimental class, and X MIPA 2 as the control class. Based on statistical calculations, the results obtained 2.896, and the value ofm    1.995 with a 95 percent confidence level (α=0.05). Based on these calculations, it can be concluded that the value of  >  (Ho is rejected and H1 is accepted). With the results of these calculations, it can be said that the use of Quizizz media has an effect on student history learning outcomes at SMA Negeri 10 Jakarta.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang pengaruh penggunaan media Quizizz terhadap hasil belajar sejarah siswa di SMA Negeri 10 Jakarta. Penelitian ini memakai metode penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah True Experimental Design, dan jenisnya adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi pada penelitian ini merupakan siswa kelas X yang terdiri dari 5 kelas, dan 2 jurusan. Sampel penelitiannya ialah, kelas X IPS 3 sebagai kelas eksperimen, dan X MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan perhitungan statistic, didapatkan hasil  2,896, dan nilai  1,995 dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Berdasarkan perhitungan tersebut, dapat disimpulkan bahwa nilai  >    . Dengan hasil perhitungan tersebut dapat dikatakan bahwa, penggunaan media Quizizz berpengaruh terhadap hasil belajar sejarah siswa di SMA Negeri 10 Jakarta.

Page 9 of 19 | Total Record : 185