cover
Contact Name
Herman Wijaya
Contact Email
alinea.jurnal@gmail.com
Phone
+6281937075937
Journal Mail Official
alinea.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Basuki Rahmat-Praya Lombok Tengah
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Published by Bale Literasi
ISSN : -     EISSN : 28094204     DOI : https://doi.org/10.58218/alinea/
Core Subject : Religion, Education,
ALINEA: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Bale Literasi dengan e-ISSN: 2809-4204. Saat ini, ALENIA menjadi wadah bagi peneliti, dosen dan pemerhati bahasa untuk mempublikasikan hasil penelitiannya pada bidang bahasa dan sastra (lokal dan asing), serta pembelajaran bahasa dan sastra. Artikel yang dimuat adalah hasil penelitian, konsep teori dan pemikiran yang menawarkan nilai kebaharuan. ALENIA terbit tiga kali setahun yaitu bulan April, Agustus, dan Desember
Articles 656 Documents
Representasi Perempuan Dalam Terjemahan Film Barbie and Three Musketeers Nur Apriliyana Fitriyaningsih; Misyi Gusthini; Zietha Arlamanda Asri
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.1380

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi perempuan dalam terjemahan film Barbie and The Three Musketeer menggunakan pendekatan teori representasi Stuart Hall (1997) dan Teori penerjemahan Lawrence Venuti (1995). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana perempuan direpresentasikan dalam film baik versi asli maupun dalam terjemahan takarir bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis wacana kritis pada delapan data dialog terpilih dalam film. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan direpresentasikan sebagai perempuan yang kuat, cerdas, dan mampu menembus batas-batas sosial peran gender yang umumnya didominasi oleh laki-laki dan strategi penerjemahan yang dominan adalah domestikasi, yang meskipun memudahkan pemahaman audiens lokal, cenderung mengurangi kekuatan pesan resistensi dan pemberdayaan perempuan yang ada dalam bahasa sumber. Beberapa makna simbolik dan nada kritik mengalami pelemahan, yang berdampak pada perubahan makna ideologis. Temuan ini menegaskan bahwa penerjemahan tidak hanya berfungsi sebagai pengalih bahasa, tetapi juga sebagai praktik representasi yang sarat nilai dan ideologi.
Penerapan Direct Method Dalam Penggunaan Bahasa Indonesia Sebagai Sarana Komunikasi Antar Santri Pondok Pesantren Hidayatullah Nuruzzogi Irshadun Mutakin
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.1386

Abstract

Islamic boarding schools are institutions in the field and sector of education in Indonesia that are guided by the values or rules in Islamic teachings, and have students from various regions. The use of Indonesian is very important besides Indonesian being the national language, namely the language used by someone who has the status of an Indonesian citizen or who lives in Indonesia, the use of Indonesian also has the aim of facilitating communication. The purpose of this study was to determine the application of the direct method in the use of Indonesian in students of the Hidayatullah Islamic boarding school. This study uses a qualitative method approach, in data collection techniques, researchers use observation, interview and documentation methods. The results of the study show that the use of Indonesian by students of the Hidayatullah Islamic boarding school has not entirely used Indonesian in communicating. Efforts made so that the use of Indonesian can be maximized are by implementing the Direct method, namely during the learning of Indonesian language subjects, teachers use Indonesian without mixing it with other languages, be it regional languages or foreign languages, without providing direct translations of words, students are taught to be active in speaking Indonesian, namely the teacher asks students questions and then answers them in Indonesian and finally the teacher explains using media images, body movements or real objects in understanding the meaning (understanding the meaning). Pondok pesantren adalah merupakan sebuah lembaga dibidang dan sektor pendidikan yang ada di Indonesia yang berpedoman pada nilai-nilai atau aturan didalam ajaran agama Islam, dan memiliki siswa yang berasal dari berbagai daerah. Penggunaan bahasa indonesia menjadi sangat penting disamping bahasa indonesia merupakan bahasa negara yaitu bahasa yang digunakan oleh seseorang yang berstatus sebagai warga negara Indonesia atau yang menetap di Indonesia, penggunaan bahasa indonesia pun memiliki tujuan agar mempermudah komunikasi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan direct method dalam penggunaan bahasa indonesia pada santri pondok pesantren hidayatullah. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif, dalam teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya penggunaan bahasa indonesia yang dilakukan oleh santri pondok pesantren Hidayatullah belum seluruhnya menggunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi . Upaya yang dilakukan agar penggunaan bahasa indonesia bisa maksimal adalah dengan menerapkan Diretc method yaitu dengan Selama Pembelajaran mata pelajaran bahasa Indonesia guru menggunakan bahasa Indonesia tidak mencampur adukan dengan bahasa lain , baik itu bahasa daerah maupun bahasa asing, tidak memberikan terjemah kata secara langsung siswa diajarkan untuk aktif dalam berbahasa indonesia yaitu guru memberikan pertanyaan siswa lalu menjawab dengan bahasa indonesia dan yang terakhir guru menjelaskan dengan menggnakan media gambar, gerak tubuh atau benda nyata dalam memahami makna (pemahaman makna).
Analisis Strategi Penerjemahan dalam Buku Petunjuk Alat Pemantau Tekanan Darah Otomatis Nabilah Dewi Ramadhanti; Misyi Gusthini
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.1396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penerjemahan istilah dan instruksi medis yang digunakan dalam menerjemahkan buku panduan alat pemantau tekanan darah otomatis OMRON HEM-7124 dari bahasa inggris ke bahasa indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis teks. Data yang dianalisis terdiri dari kalimat dan frasa yang mengandung istilah teknis dan medis, menggunakan teori strategi penerjemahan dari Molina dan Albir (2002). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat enam strategi penerjemahan yang digunakan, yaitu penerjemahan harfiah, peminjaman, reduksi, modulasi, amplifikasi linguistic, dan kalke. Strategi yang paling banyak digunakan adalah penerjemahan harfiah, karena Sebagian besar petunjuk teknis bisa diterjemahkan langsung tanpa mengubah makna dan tetap terdengar alamai dalam bahasa sasaran. Peminjaman istilah digunakan untuk menjaga istilah medis yang tidak memiliki padanan umum dalam bahasa indonesia. Sementara itu, strategi lainnya digunakan dengan selektif sesuai dengan konteks dan kebutuhan pembaca. Temuan ini menunjukkan bahwa menerjemahkan teks teknis memerlukan pemilihan strategi yang tepat agar pesan dapat disampaikan dengan akurat, jelas, dan mudah dimengerti oleh pengguna.
Analisis Unsur Puitika Pada Kumpulan Cerpen Robohnya Surau Kami Yusfita; Zurriatin Toyyibah; Nurhidayah; Saharudin
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.1412

Abstract

Salah satu keunikan atau kelebihan A. A. Navis adalah cenderung menggunakan bahasa yang satire atau sarkas dengan pemanfaatan unsur puitika di dalam karyanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur puitika dalam kumpulan Cerpen Robohnya Surau Kami karya A. A. Navis dengan menggunakan teori stilistika. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Hasil analisis menampilkan adanya unsur puitika yang terbagi menjadi 4 jenis dalam penggunaanya yaitu diksi, majas, imaji dan rima irama. Diksi ditemukan sebanyak 1.714 data, majas sebanyak 120 data yang terdiri dari majas simile sebanyak 25 data, majas metafora sebanyak 63 data, majas hiperbola sebanyak 13 data, dan majas personifikasi sebanyak 19 data. Imaji terdapat sebanyak 337 data yang terbagi menjadi imaji penglihatan sebanyak 171 data, imaji pendengaran sebanyak 110 data, dan imaji perabaan sebanyak 56 data. Tercatat 124 data yang juga ditemukan dengan kategori rima irama dalam kumpulan cerpen tersebut. Temuan tersebut membuktikan bahwa dibalik penggunaan gaya bahasa satire, A. A. Navis juga begitu lihai dalam menggunakan unsur puitika pada karyanya.
Analisis Penerjemahan Puisi “A Dream Within A Dream” Karya Edgar Allan Poe Adhityas Pramestina; Wahyu Baharsyah
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1423

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menelaah keakurasian, keberterimaan dan keterbacaan terjemahan puisi A Dream within A Dream dengan menganalisis teknik penerjemahan yang diterjemahkan pada web poemanalysis dengan menggunakan teknik penerjemahan dari Molina dan Albir yang dikutip dari (Ghufron dkk., 2022) seperti teknik penerjemahan kompensasi, penerjemahan harfiah, modulasi, dan transposisi. menggunakan metode kualitatif deskriptif karena penerjemahan puisi memerlukan pendekatan yang mampu menangkap nuansa bahasa secara mendalam. Hasil dari menganalisis puisi “A Dream Within A Dream” menunjukkan bahwa terdapat beberapa teknik terjemahan yang digunakan, dan yang paling banyak penerjemah gunakan yaitu teknik penerjemahan harfiah, dengan maksud agar terjemahan puisi tersebut tersampaikan tanpa mengubah atau mengurangi kalimat dari Bsu ke Bsa. Sementara itu, beberapa analisis penggunaan teknik penerjemahan lainnya penerjemah mempertimbangkan beberapa aspek agar terjemahan dapat berterima, akurat, dan terbaca oleh pembaca.
Pematuhan Dan Pelanggaran Maksim Kesantunan Berbahasa Dalam Penolakan Pernyataan Cinta Remaja Akhir Universitas Muhammadiyah Sukabumi Jelsa Dwi Gayani Putri; Deden Ahmad Supendi; Hera Wahdah Humaira
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pematuhan dan pelanggaran maksim kesantunan berbahasa dalam penolakan pernyataan cinta oleh remaja akhir di lingkungan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi untuk menggali pengalaman kebahasaan informan secara mendalam. Informan dalam penelitian ini melibatkan laki-laki dan perempuan yang berusia 18, 19, 20, dan 21 tahun yang merupakan mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi berupa transkrip tuturan penolakan cinta yang dikumpulkan secara lisan maupun tulisan. Peneliti berperan sebagai instrumen utama (human instrument). Data dianalisis menggunakan metode padan ekstralingual dengan teknik lanjutan berupa hubung banding menyamakan (HBS), hubung banding membedakan (HBB), dan hubung banding menyamakan hal pokok (HBSP). Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 21 tuturan penolakan pernyataan cinta yang telah dianalisis berdasarkan pematuhan dan pelanggaran maksim kesantunan berbahasa berdasarkan teori Leech. Terdapat 12 tuturan pematuhan dan 9 tuturan pelanggaran. Dari 12 tuturan pematuhan, beberapa di antaranya diklasifikasikan ke dalam masing-masing maksim, 5 pematuhan maksim kebijaksanaan, 2 maksim kedermawanan, 1 maksim penghargaan, 2 maksim kesederhanaan, 1 maksim permufakatan, dan 1 maksim kesimpatian. Sedangkan 9 tuturan pelanggaran, di antaranya 1 pelanggaran maksim kebijaksanaan, 3 maksim kedermawanan, 1 maksim penghargaan, 1 maksim permufakatan, dan 3 maksim kesimpatian. Dari temuan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa remaja akhir di lingkungan FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi mayoritas telah menggunakan tuturan santun dalam menyatakan penolakan cinta.
Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing Berbantuan Media Film Terhadap Keterampilan Menyimak Teks Drama Siswa Kelas XI SMAN 1 Ciemas Tahun Ajaran 2024/2025 Ega Handayani; Deden Ahmad Supendi; Asep Firdaus
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran role playing berbantuan media film terhadap keterampilan menyimak teks drama siswa kelas XI SMAN 1 Ciemas. Permasalahan keterampilan menyimak yang masih rendah pada siswa menjadi fokus utama, karena kemampuan ini sangat penting dalam menginterpretasi isi, memahami makna, serta menangkap nilai-nilai yang terkandung dalam teks drama. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe Nonequivalent Control Group Design. Penelitian melibatkan dua kelompok, yakni kelas eksperimen yang diberi perlakuan berupa model pembelajaran role playing dengan dukungan media film, dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa pretest dan posttest dalam bentuk soal pilihan ganda untuk mengukur pemahaman siswa terhadap unsur-unsur intrinsik dalam teks drama. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji beda menggunakan Wilcoxon, serta pengujian hipotesis dengan uji Mann-Whitney U. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest pada kelas eksperimen. Selain itu, uji Mann-Whitney U mengindikasikan bahwa model role playing berbantuan film memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Temuan ini menguatkan bahwa pendekatan pembelajaran yang interaktif dan didukung visualisasi mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks drama secara optimal.
Bahasa Figuratif dalam Puisi “Love’s Philosophy” karya Percy Bysshe Shelley Sofi Husnul Khotimah
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1496

Abstract

Puisi sebagai karya sastra memiliki kekuatan ekspresif yang tinggi, terutama dalam penggunaan bahasa figuratifnya yang mampu menyampaikan makna secara mendalam. Salah satu puisi yang menampilkan penggunaan gaya bahasa secara menonjol adalah “Love’s Philosophy” karya Percy Bysshe Shelley. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi tersebut dengan menggabungkan pendekatan stilistika, semiotika, dan simbolisme. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif yang menggunakan metode analisis isi. Data utama berupa teks puisi yang dianalisis untuk mengidentifikasi gaya bahasa (personifikasi, metafora, diksi dan struktur), tanda-tanda linguistik, serta makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa Shelley memperkuat tema cinta dan kesatuan alam dengan menggunakan gaya bahasa yang indah, seperti personifikasi dan metafora. Puisi ini menunjukkan cinta sebagai hukum alam yang universal melalui penggunaan unsur-unsur alam sebagai tanda dan simbol keharmonisan. Makna puisi diperkaya dengan simbol air, angin, dan cahaya matahari. Temuan ini menegaskan bahwa penggabungan stilistika, semiotika, dan simbolisme memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap makna, estetika, dan pesan filosofis dalam puisi “Love’s Philosophy”.
Studi Semantik tentang Sinonim dan Antonim dalam Bahasa Kutai Tenggarong di Kutai Kartanegara: - Hari Nur Indah Hariadi; Marwah Ulwatunnisa
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1498

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena sinonim dan antonim dalam Bahasa Kutai Tenggarong di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk sinonim dan antonim serta penggunaan dalam konteks budaya dan sosial masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara penutur asli, dan introspeksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinonim dalam Bahasa Kutai Tenggarong terbagi menjadi tiga jenis: (1) sinonim mutlak/absolut, yaitu kata-kata yang maknanya setara dan dapat saling menggantikan tanpa mengubah arti kalimat; (2) sinonim proposional, yaitu kata-kata yang maknanya sama meskipun struktur kalimat berbeda; dan (3) sinonim kontekstual, yaitu kata-kata yang maknanya mirip tetapi penggunaannya tergantung pada situasi tertentu. Sementara itu, antonim terbagi menjadi dua jenis: (1) antonim relasional, yaitu kata-kata yang saling berlawanan tetapi memiliki keterkaitan; dan (2) antonim gradien, yaitu kata-kata yang berlawanan dalam tingkatan atau skala tertentu. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya pemahaman tentang keragaman semantik dalam bahasa daerah, khususnya Bahasa Kutai Tenggarong, serta mendukung pelestarian bahasa sebagai bagian dari identitas budaya.
Tindak Tutur Ekspresif Dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu Karya J.S. Khairen Eliya Sukmawati; Haepa Marliana; Hulia Nurul Asri; Ahmad Algifaris; Mohammad Asyhar; Andra Ade Riyanto
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1507

Abstract

Penelitian ini mengkaji tindak tutur ekspresif dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khaireen sebagai refleksi kondisi sosial-ekonomi masyarakat marginal Indonesia. Bahasa berfungsi sebagai cermin kompleksitas emosi dan kondisi psikologis manusia dalam merespons tekanan sosial-ekonomi. Novel ini relevan dikaji karena menggambarkan perjuangan hidup masyarakat ekonomi bawah melalui tokoh Asrul dan Zeena yang merepresentasikan realitas anak Indonesia berjuang mengubah nasib di tengah keterbatasan ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi melalui pendekatan pragmatik. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat dari dialog dan narasi yang mengandung tindak tutur ekspresif. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menafsirkan makna tuturan dalam konteks psikologis dan sosial-ekonomi tokoh. Hasil penelitian menunjukkan 59 data tindak tutur ekspresif terdiri dari: mengkritik (21 data), memuji (26 data), heran (4 data), mengeluh (2 data), meminta maaf (3 data), dan terima kasih (3 data). Dominasi tindak tutur memuji dan mengkritik mencerminkan polaritas emosional tinggi dalam keluarga menghadapi tekanan ekonomi, di mana pujian berfungsi mempertahankan motivasi dan harga diri, sementara kritik menjadi medium pelampiasan frustrasi dan mendorong perubahan positif. Temuan mengonfirmasi bahasa ekspresif dalam karya sastra berfungsi sebagai cermin kondisi psikologis dan sosial masyarakat marginal.