cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 2 (2024)" : 8 Documents clear
PERUBAHAN HEMODINAMIK OPERASI DENGAN SPINAL ANESTESI Cing, Marta Tania Gabriel Ching; Setiyabudi, Ragil; Hartanti, Dwi
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i2.989

Abstract

Latar belakang: Anestesi spinal merupakan salah satu tehnik dari anestesi regional yaitu  dengan tindakan penyuntikan obat anestetik lokal ke dalam cairan serebrospinal di dalam ruang subaraknoid di daerah vertebra L2 - L3 atau L3 - L4 dengan tujuan untuk mendapatkan anelgesi setinggi dermatom tertentu dan relaksasi otot rangka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan hemodinamik meliputi tekanan darah sistolik, frekwensi denyut jantung dan tekanan arteri rerata pada pasien pre anestesi spinal dan post anestesi spinal. Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan dilakukan secara observasi nilai hemodinamik pasien pada pre dan post anestesi spinal, data diolah dengan pmenggunakan Paired T test dan Wilcoxon test.  Hasil: nilai tekanan darah pada pre dan post anestesi tidak mengalami perubahan signifikan sedangkan frekwensi tekanan nadi mengalami perubahan signifikan dari mean 78 menjadi mean 86 dan untuk tenanan arteri rerata mengalami perubahan signifikan dari mean 69,1 menjadi mean 93,2. Kesimpulan: tekanan darah sistolik tidak berpengaruh terhadap tindakan anestesi spinal namun mempengaruhi tekanan arteri rerata pasien dan frekwensi denyut jantung.
SIFAT FISIK DAN KADAR PROKSIMAT PADA NUGGET IKAN KUNIRAN (UPENEUS SULPHUREUS) DENGAN PENAMBAHAN BAYAM DURI (AMARANTHUS SPINOSUS L) Armadhani, Dessma Avi; Nareswara, Angelina Swaninda; Yuliati, Endri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i2.1024

Abstract

Latar belakang: Balita merupakan usia yang rentan terhadap masalah kesehatan seperti Kekurangan Energi Protein (KEP). Nugget merupakan olahan yang favorit di kalangan anak-anak. Produk nugget diharapkan dapat menjadi alternatif makanan untuk balita gizi kurang dan meningkatkan minat balita untuk menyukai sayuran. Tujuan: untuk mengetahui karakteristik sifat fisik dan kadar proksimat nugget ikan kuniran dengan penambahan bayam duri. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap. Terdapat tiga perlakuan dengan proporsi ikan kuniran yang sama yaitu 100 g dan 3 variasi penambahan bayam duri yaitu 20 g (A), 30 g (B) dan 40 g (C). Uji sifat fisik dilakukan oleh peneliti, sedangkan uji proksimat dengan metode thermogravimetri untuk air, pengabuan kering untuk abu, kjeldahl untuk protein, Soxhlet untuk lemak, dan by difference untuk karbohidrat. Data hasil uji proksimat dianalisis dengan Kruskal-Wallis test. Hasil: Terdapat perubahan warna dan aroma nugget dari kuning keemasan menjadi kuning kehijauan dan aroma tidak amis pada nugget C. Hasil uji proksimat pada nugget A, B dan C berturut-turut adalah kadar air 51,61%, 50,38% dan 52,38%; kadar abu 2,81%, 2,68%, dan 2,65%, kadar protein 11,26%, 10,73%, dan 10,39%, kadar lemak 0,35%, 0,24%, 0,19%, kadar serat 5,90%, 5,55%, 4,56% dan kadar karbohidrat 28,04%, 30,39%, 29,35% serta energi 159 kkal, 165 kkal dan 159 kkal. Kesimpulan: tidak ada perbedaan dari ketiga variasi nugget (p>0,05).
PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG DENGAN SELF ESTEEM MELALUI PERMAINAN PADA ANAK USIA DINI Widodo, Soepri tjahjono Moedji; Farozin, Moh.; Astuti, Budi
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i2.1052

Abstract

Latar belakang: Anak-anak yang kurang mendapatkan pemenuhan gizi dan pembentuk konsep diri  itu  yakni dengan adanya self-esteem (harga diri) yang baik  akan mengalami hambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan. Anak usia dini merupakan anak yang menduduki masa golden age dan biasanya dalam kesehariannya identik dengan permainan yang beragam. Permainan merupakan cara untuk memperoleh suatu pengetahuan bagi anak di bidang kesehatan khususnya gizi. Pada permainan tersebut biasanya membutuhkan aktivitas yang lebih cekatan, disamping itu Anak usia dini juga masih dalam tumbuh kembang. Metode pembelajaran dan peningkatan self esteem yang dapat diterapkan bagi anak-anak usia dini, salah satunya melalui bermain.  Belajar sambil bermain dapat menyenangkan dan menghibur bagi anak-anak. Bermain bagi anak adalah kegiatan yang serius tetapi menyenangkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Pengetahuan gizi seimbang dengan self esteem pada anak usia dini. Metode : Desain penelitian menggunakan deskriptif korelational dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu stratified random sampling dengan jumlah responden 22 anak. Uji statistik yang digunakan untuk membuktikan hasil penelitian ini adalah uji Kendall’s Tau. Hasil: Hasil uji statistik dalam penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi seimbang dengan self esteem diri pada anak usia dini dengan nilai p value sebesar 0,000 (p < 0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar -0,353. Kesimpulan: ada hubungan antara pengetahuan gizi seimbang anak usis dini dengan self esteem.
EFEKTIVITAS TEKNIK ENDORPHIN MASSAGE TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF Ambarwati, Yesti Aprilia; Sari, Fatimah; Hakim, Riska Ismawati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i2.1100

Abstract

Latar belakang: Nyeri persalinan adalah pengalaman subjektif sensasi fisik yang normal dan umum terjadi, rasa nyeri yang hebat dapat mempengaruhi kenaikan denyut jantung, sistem pernafasan, kenaikan tekanan darah dan dapat menyebabkan stress sehingga menghambat proses persalinan. Terapi komplementer yang dapat mengurangi intensitas nyeri pada persalinan salah satunya adalah dengan menggunakan teknik endorphine massage. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Efektivitas teknik endorphine massage di UPTD Puskesmas Bumijawa. Metode: Penelitian ini penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimen menggunakan two group pretest posttest with control group design, intrumen untuk mengukur skala nyeri adalah Wong Baker Rating Scale, dengan jumlah responden 60 ibu bersalin yang diambil menggunakan teknik probability sampling dengan type random sampling. Hasil: Hasil analisis dengan menggunakan Uji Wilcoxon didapatkan rata-rata kelompok ekperimen Tingkat nyeri sebelum diberikan endorphin massage adalah sebesar 8.23 dan setelah diberikan endorphin massage menjadi 5.13. Nilai signifikasi nyeri sebelum dan nyeri setelah dilakukan endorphin massage adalah 0.001 dan pada Uji Mann Whitney menunjukkan ada perbedaan intensitas nyeri antara kelompok eksperimen dan kontrol setelah adanya perlakuan, nilai p value sebesar 0.001 > 0,05 artinya kondisi intensitas nyeri kedua kelompok ada beda nyata, kemudian pada delta yang dibuktikan dengan nilai p value pretest dan posttest sebesar 0.001 < 0,05 yang berarti bahwa ada perbedaan delta intensitas nyeri (delta pretest-posttest) antara kelompok eksperimen dan kontrol. Kesimpulan: Endorphin massage efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada persalinan kala I Fase Aktif.
EFEKTIFITAS EDUKASI TENTANG MENSTRUAL HYGIENE TERHADAP PERILAKU PADA REMAJA PUTRI DISABILITAS MENTAL Hutasoit, Masta; Purnamaningsih, Nur’ Aini; Trisetiyaningsih, Yanita
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i2.1111

Abstract

Latar belakang: Menstruasi merupakan salah satu tanda seorang remaja putri sudah memasuki fase pubertas. Saat fase menstruasi area kewanitaan seringkali lembab sehingga kalau tidak dijaga kebersihanya dapat mengakibatkan infeksi pada saluran reproduksi. Menstrual Hygiene adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk menjaga kebersihan selama fase menstruasi. Pada remaja putri yang mengalami disabilitas mental mengalami kesulitan dalam praktek Menstrual hygiene sehingga perlu dilakukan suatu intervensi dalam pemberian edukasi.  Pemberian informasi dapat melalui video animasi dan demonstrasi tentang menstrual hygiene terhadap kemampuan praktek menstrual hygiene pada remaja putri di SLB N 1 Bantul. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui peningkatan perilaku menstrual hygiene pada remaja putri setelah diberikan edukasi. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimental pre test-post test without control group. Responden adalah remaja putri dasabilitas mental yang sudah mengalami menstruasi sebanyak 30 responden yang diambil dengan total sampling. Intervensi yang diberikan adalah edukasi dengan video animasi dan demonstrasi tentang praktik menstrual hygiene. Sebelum dan setelah intervensi diberikan pre test dan posttest berupa kuesioner perilaku tentang menstrual hygiene. Analisis data yang digunakan adalah analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan paired t test. Hasil: Perilaku awal remaja sebelum diberikan intervensi edukasi rata-rata 50,67 (34-68), sedangkan setelah intervensi rata-rata perilaku sebesar 64,7 (49-80), terdapat peningkatan perilaku sebesar 14,03. Analisis menggunakan Paired-Sample T-Test didapatkan hasil p value sebesar 0,000 (p<0,05) artinya ada pengaruh edukasi terhadap peningkatan perilaku remaja disabilitas dalam menstrual hygiene. Kesimpulan: Ada pengaruh yang signifikan dengan pemberian edukasi terhadap perilaku menstrual hygiene management pada remaja di SLB Negeri 1 Bantul
EFEKTIFITAS LATIHAN RANGE OF MOTION DENGAN PENAMBAHAN BOLA KARET TERHADAP PENINGKATAN FUNGSI MENGGENGGAM PADA PASIEN STROKE Dini, Eva Yulia; Maulina, Luluk
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i2.1133

Abstract

Latar belakang: Stroke adalah suatu kondisi yang menyebabkan pecahnya pembuluh darah otak dengan gejala seperti kesulitan berjalan, kehilangan keseimbangan dan kekuatan otot menurun. Salah satu peran fisioterapi pada kasus Stroke yaitu mengembalikan fungsional tubuh pasien dengan terapi latihan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan range of motion dengan penambahan bloa karet terhadap peningkatan fungsi menggenggam pasien stroke di rumah sakit, untuk mengetahui pengaruh latihan ROM terhadap kemajuan fungsi menggenggam pasien stroke. Metode: Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan two group pre-post test. Dengan sampel berjumlah 20 orang yang terbagi menjadi dua, yakni kelompok perlakuan 1 dan kelompok perlakuan 2. Penelitian dilaksanakan selama 4 minggu di rumah sakit izza karawnag yang terdiri dari satu kali pre test, dengan pertemuan 2 kali seminggu dengan durasi 20-30 menit dan satu kali post test. Instrument yang digunakan adalah sollerman hand functional test. Hasil: hasil uji paired test kedua kelompok di dapatkan nilai signifikan dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Selisih persentase pre test dan post test pada kelompok perlakuan 1 sebesar 22,6 dan pada kelompok perlakuan 2 sebesar 14,9. Kesimpulan: Intervensi latihan range of motion dengan penambahan bola karet dan latihan range of motion dapat mempengaruhi kemampuan fungsional menggenggam. Dengan hasil lebih efektif pada intervensi latihan range of motion dengan penambahan bola karet dalam meningkatkan kemampuan fungsional menggenggam pasien dengan stroke.
EFEKTIVITAS SCAPULAR STABILIZATION EXERCISE PADA KONDISI FORWARD HEAD POSTURE AKIBAT MUSCLE IMBALANCE Bustam, Ika Guslanda
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i2.1165

Abstract

Latar belakang: Kondisi Forward Head Posture (FHD) merupakan kondisi dan problematika musculoskeletal yang sering ditemukan pada masyarakat umum dengan posisi kepala berada jauh dari garis tubuh. Posisi yang tidak ergonomis pada leher akan menimbulkan upper cross syndrome, shortening pada serabut otot dan overstretching pada otot-otot disekitar leher. Kondisi tersebut dapat menimbulkan pergeseran pada Line of Gravity (LoG) sehingga dalam jangka waktu lama jika tidak diberikan penanganan yang tepat akan menimbulkan gangguan keseimbangan statis bahkan dinamis. FHP merupakan penyebab utama nyeri leher, nyeri kepala hingga kecacatan secara global. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama nya waktu pengaruh efektivitas latihan scapular stabilization dapat bertahan pada kondisi Forward Head Posture (FHP) akibat muscle imbalance. Metode: Penelitian ini merupakan quasi eksperimental dengan pre dan post-test design. Penelitian ini telah dilakukan di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang sebanyak 30 responden berpartisipasi pada penelitian ini. Namun, terdapat 2 responden yang drop out karena tidak mengikuti pemeriksaan pada follow up ke-2. Seluruh responden di ukur sekala nyeri dengan Numeric Rating Scale, derajad FHP dengan Cervical Vertebra Angle (CVA) dan kualitas aktifitas sehari-hari dengan Neck Disability Index (NDI) questionnaire. One-way repeated ANOVA digunakan untuk analisis evaluasi pre-test, follow up 1 (minggu ke 2) dan 2 (minggu ke 4) setelah intervensi perlakuan. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan pada derajad CVA, nilai nyeri dan nilai NDI (p<.05). Namun, nilai nyeri tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada follow up 1 dan 2 (p>.05). Kesimpulan: Latihan scapula stabilisasi dapat berpengaruh terhadap derajad CVA dan nilai NDI hingga follow up ke 2 (6 minggu) setelah intervensi. Namun tidak untuk skala nyeri.
EFEKTIVITAS TERAPI KOMPLEMENTER STIMULATION MASSAGE BABY TERHADAP PENINGKATAN SELERA MAKAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA Arintasari, Farida; Putri, Ian Rossalia Pradita; Casnovanty, Naudy Yolanda
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v19i2.1186

Abstract

Latar belakang: Stimulation massage baby merupakan salah satu terapi yang dapat dilakukan mengatasi masalah gizi, termasuk dalam mencegah stunting pada anak balita karena dapat membantu proses pencernaan dan meningkatkan nafsu selera makan. Terapi komplementer dikenal sebagai terapi tradisional yang digabungkan dalam pengobatan modern. Salah satu jenis terapi komplementer adalah dengan massage atau pijat. Massage dapat dilakukan pada semua tingkat usia termasuk pada anak balita. Massage stimulation  memadukan antara kesehatan, seni dan kasih sayang. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terapi komplementer stimulation baby massage terhadap peningkatan selera makan sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasy Eksperiment dengan pre test dan post test control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah anak balita usia 7 – 24 bulan di Posyandu Mangga I Padukuhan Krodan. Tekhnik Pengambilan sampel secara purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.   Analisis data dilakukan dengan analisis Univariat dan Bivariat. Hasil: sebelum diberikan therapy massage stimulation tidak  ada peningkatan selera makan sebesar 56,67 %, setelah diberikan terapi komplementer stimulation  massage  ada peningkatan selera makan sebesar 90 % responden. Dengan demikian pemberian therapy komplementer stimulation massage berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan selera makan   (p  value 0,012). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian therapy komplementer stimulation massage baby dalam peningkatan selera makan sebagai upaya pencegahan stunting pada balita

Page 1 of 1 | Total Record : 8