cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 340 Documents
IDENTIFIKASI DAN PRAEVALUASI KADAR LINIER ALKILBEZENE SULFONATE (LAS/SLES) PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI LAMAT MUNTILAN KABUPATEN MAGELANG Marius Agung Sasmita Jati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.876 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i3.19

Abstract

Identifikasi dan evaluasi kadar Linier Alkilbenzene Sulfonate telah dilakukan pada DAS Lamat Muntilan. Kajian mengenai kadar LAS berupa SLES (Sodium Lauril Eter Sulfat) telah dilakukan sebagai pendekatan banyaknya penggunaan detergen bermerk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar Linier Alkilbenzene Sulfonat (LAS) secara konsisten dan membandingkannya dengan baku mutu air yang telah disepakati secara nasional. Penelitian ini menggunakan metode Spektrofotometer UV-Vis dengan memanfaatkan interaksi ion Metilen Biru dengan surfaktan anionik dalam pelarut kloroform dan diukur pada panjang gelombang 652 nm dengan mengabaikan interferensi senyawa anion kesadahan air. Data yang dihasilkan yaitu rerata konsentrasi SLES musim kemarau pada Dusun Jagalan sebesar 1,03 ppm atau mg/L, sedangkan konsentrasi SLES pada Dusun Pepe sebesar 1,31 ppm atau mg/L dan konsentrasi SLES pada Dusun Balemulyo sebesar 1,36 ppm atau mg/L. Untuk musim penghujan kadar rerata SLES tersebut jauh lebih kecil dibandingkan musim kemarau yaitu 0,03 ppm.Kadar tersebut melampaui dari Peraturan Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup Nomor: KEP-02/MENKLH/I/1988 tentang Pedoman Penetapan Baku Mutu Lingkungan adalah tidak layak dikonsumsi secara langsung maupun tidak langsung khusus untuk kebutuhan manusia namun apabila digunakan untuk hewan dan tumbuhan masih layak. Kata Kunci : LAS, SLES, Muntilan AbstractIdentification and Evaluation of Linear levels Alkylbenzene Sulfonate was conducted on Lamat Watershed in Muntilan. The Study of LAS levels or SLES (Sodium lauryl ether sulfate) was carried out a number of approaches from among detergent used.The Research had aims to determine the extent of LAS level consistently and comparing toward standart water quality which were agreed nationwide. Research Methods used UV-Vis Spectrophotometer based on ion interaction of methylene blue and anionic surfactant in chloroform phase then measured in 652 nm by ignoring interference anion water hardness.The result were 1.03 ppm of Jagalan Village, 1.31 ppm of Pepe Village and 1.36 ppm of Balemulyo Village in rainy season. In dry season, the level of SLES reached 0,03 ppm lower than rainy season.Levels exceeded Of Regulation of the Minister of State for Civil and Environment No. KEP-02 / MENKLH / I / 1988 Concerning about Determination Guidance Standard Quality Environment was not suitable for consumption directly or indirectly to Human Needs, but when used to consume animals and Still worth the plants. Keyword: LAS, SLES, Muntilan
STUDI KORELATIF: KONTROL DIRI REMAJA DENGAN KECANDUAN MENGGUNAKAN INTERNET Eka Oktavianto; Endar Timiyatun; Atik Suryati; Atik Badi'ah
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.1 KB) | DOI: 10.35842/mr.v16i2.315

Abstract

Correlative Study: Self-Control of Teenagers with Addictions to Use the InternetBackground : Currently internet users in the world and in Indonesia are increasing. Many teenagers are addicted to using the internet. Self control is thought to influence a person to become addicted or not to use the internet. Objective : to determine the relationship between self-control and the level of internet addiction in adolescents.  Methods : The type of research was descriptive correlative using cross-sectional design. Total sampling technique was used in this study with a total of 88 teenagers in SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. The instrument used was a questionnaire. Data analysis using the Kendall test.  Results : The majority of respondents had very low self control, as many as 44 respondents (50.0%). The majority of respondents were addicted to using the internet in the high category of 42 respondents (47.7%). Adolescents who have very low self-control will tend to experience addiction to use the internet in the high category of 27 respondents (30.7%). Kendall Tau correlation test results, the results obtained p value = 0.001 (p value <0.05), and the value of r = -435. Conclusion : there is a relationship between self-control and the level of internet addiction in adolescents.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN KONTRASEPSI PADA WANITA USIA SUBUR DI DESA WEDOMARTANI NGEMPLAK SLEMAN YOGYAKARTA Kenik Sri Wahyuni; Listia Dwi Febriati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2017: Suplemen Medika Respati Februari 2017 Volume 12
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.461 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.165

Abstract

Latar Belakang: Jumlah penduduk Indonesia cukup tinggi diantara penduduk Asia Tenggara. Maka, pemerintah menggencarkan program keluarga berencana. Program ini sangat memberikan manfaat yaitu diperoleh generasi yang lebih berkualitas. Hasil pelayanan kontrasepsi di Indonesia bulan september tahun 2013 jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 46.835.841 orang, sedangkan jumlah peserta KB aktif sebanyak 35.645.021 peserta yang terdiri dari KB suntik (46,94%), KB pil (24,86%), KB IUD (11,34%), KB implan (9,52%), KB MOW (3,51%), 1.117.728 KB kondom (3,14%), KB MOP (0,70%). Tujuan: untuk menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan kontrasepsi (pengetahuan, Umur, Pendidikan, Parietas) pada Wanita Usia Subur di Dusun Malangrejo  Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Metode: penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif analitik. Desain Penelitian cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Dusun Malangrejo, Wedomartani, Ngemplak, Sleman pada bulan November 2016. Populasi penelitian adalah seluruh Wanita Usia Subur di Dusun Malangrejo, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta berjumlah 328 WUS. Metode pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 77 WUS. Hasil: Hasil analisis pada penelitian ini menggunakan regresi linier metode enter diperoleh hasil R Adjusted sebesar 70%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa 70% variasi penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur di pengaruhi oleh pengetahuan, umur dan paritas, sedangkan 30 % lainnya dipengaruhi oleh variabel lain. Kesimpulan:           Variabel yang berpengaruh secara bersama-sama terhadap penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur di Dusun Malangrejo, Desa Wedomartani, Ngemplak Sleman adalah pengetahuan, umur dan paritas. Variabel yang mempunyai pengaruh terbesar terhadap penggunaan kontrasepsi adalah umur. Kata Kunci: Kontrasepsi, Pasangan Usia Subur.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL TAHUN 2015 Miftakhul Zanah, Eko Mindarsih, Sri Wulandari
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2017: Suplemen Medika Respati Februari 2017 Volume 12
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.006 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.36

Abstract

Latar Belakang: Faktor penyebab section caesarea terdiri dari faktor ibu dan faktor janin. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di RSUD Panembahan Senopati Bantul angka sectio caesarea dari tahun ketahun mengalami peningkatan, tahun 2013 sebesar 598 kasus, tahun 2014 sebesar 612 kasus, tahun 2015 sebesar 687 kasus. Berdasarkan faktor ibu meliputi DKP berjumlah 22,9 %, riwayat SC berjumlah 16,7 %, gagal induksi berjumlah 13,7 %, ketuban pecah dini berjumlah 6,4 %, dan faktor janin meliputi kelainan letak janin berjumlah 12,7 %, gameli berjumlah 2,5 %, dan plasenta previa berjumlah 3 %, gawat janin berjumlah 22,1 %. Tujuan: Untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan persalinan section caesarea di RSUD Panembahan Senopati Bantul tahun 2015. Metode: Penelitian ini menggunakan metode suveyanalitik. Lokasi penelitian di RSUD Panembahan Senopati Bantul, instrumenpenelitian menggunakan master tabel, populasi dalam penelitian ini ibu yang bersalin sesuai dengan kreteria berjumlah 906 orang dengan menggunakan teknik sampling Total Sampling dan menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan chisquare.Hasil: Faktor-faktor yang berhubungan dengan SC diperoleh p-value 0.000,terdapat hubungan pada DKP, KPD, Kelainan kontraksi Rahim, Gawat janin, Plasentapevia, Riwayat SC dengan persalinan section caesarea. Sedangkan Pada Gameli diperoleh p-value 0.307 dan pada kelainan letak janin diperoleh p-value 0.834, tidak terdapat hubungan gameli dan kelainan letak janin dengan persalinan Sectio Caesarea.Kesimpulan: Terdapat hubungan DKP, KPD, Riwayat SC, Kelainan kontraksi Rahim, Gawat janin, Plasenta pervia dengan persalinan Sectio caesarea. Dan tidak terdapat hubungan gameli, kelainan letak janin dengan persalinan section caesarea.Kata Kunci: Persalinan, Sectio caesarea
EFEK MEDIA SOSIAL PADA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TEKNIK MENGURANGI RASA NYERI PERSALINAN Zahrah Zakiyah; Dheska Arthyka Palifiana; Sitti Khadijah
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.494 KB) | DOI: 10.35842/mr.v16i4.556

Abstract

The Social Media Effect on Increased Maternal Knowledge of Techniques that Reduce Labor PainBackground: pain during childbirth is one of the most painful pains compared to other pain experienced by women during their lifetime. A woman will perceive pain depending on her cognitive and emotional. Cognitive and emotion are closely related to knowledge. Knowledge is one of the factors that influence pain. Small discussion groups or classes for pregnant women are used as a means of sharing knowledge. The use of social media is an alternative option that can be used to keep discussion groups or classes on pregnant women alive without being hindered by situations and conditions. Objective: To determine the effectiveness of social media to increase knowledge of pregnant women on techniques to reduce labor pain. Method: This is a Pre-Experimental Designs research with the type of One-group Pretest-posttest design. Research respondents were primigravida pregnant women who were collected in a Whatsapp Group (WAG) group as a medium of communication and learning during the Covid-19 pandemic. The pretest was carried out on the research respondents before the treatment in the form of providing information on techniques to reduce labor pain, and the posttest was carried out after the treatment was carried out. Data analysis used paired T-test. Results: there are differences in the level of knowledge of respondents before and after treatment. Before treatment, it was known that the average value of the respondents was 51.42±13.88 with the highest value of 70, while after treatment the average value was known to be 67.28±13.57 with the highest value of 90. The ρ-value was 0.002. Conclusion: social media has proven to be effective to be chosen as a means of transferring knowledge without being hindered by environmental situations and conditions.
EVALUASI PASCA PELATIHAN KONSELING MENYUSUI TERHADAP PENINGKATAN CAKUPAN ASI EKSKLUSIF DI KOTA YOGYAKARTA Rahayu Widaryanti, Ian Rossalia PP
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.824 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i4.192

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang :Pemberian ASI eksklusif di negara berkembang berhasil menyelamatkan sekitar 1, 5 juta bayi pertahun. Jumlah konselor ASI di DIY sudah cukup banyak yaitu lebih dari 600 konselor, tetapi banyaknya jumlah konselor menyusui masih belum dapat mendukung peningkatan cakupan ASI eksklusif sesuai yang ditargetkan pemerintah yaitu 80%. Berdasarkan data yang didapatkan dari dinas kesehatan provinsi DIY cakupan pemberian ASI eksklusif pada tahun 2014 sekitar 55.4 %. Cakupan ASI Eksklusif terendah di Kota Yogyakarta yaitu 54,9 %. Di Puskesmas Umbulharjo I cakupan ASI eksklusifnya sekitar 43,69% dibawah target nasionalMetode :Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengambilan informan secara purposive sampling, informan utama dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan yang pernah mengikuti pelatihan konseling menyusui sebanyak 3 orang.Informan triangulasi antara lain ibu hamil, ibu nifas, ibu yang datang ke puskesmas untuk mengimunisasikan anaknya, seksi gizi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dan Kepala Puskesmas Umbulharjo I. Pengumpulan data menggunakan tehnik purposive sampling.Penelitian dilakukan di Puskesmas Umbulharjo I pada bulan Juli s.d September 2018.Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam.Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil dan pembahasan: Berdasarkan penelitian semua informan mengikuti pelatihan konseling menyusui yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, namun baru satu informan yang sudah mengambil sertifikat. Pada implementasi  konseling menyusui belum semua melaksanakan sesuai standar yang telah ditetapkan, karena keterbatasan waktu dan beban kerja yang banyak. Semua informan belum membuat laporan atau dokumentasi hasil kinerjanya sebagai konselor menyusui karena belum adanya formulir yang baku, pendokumentasian hanya dilakukan dengan register pasien dengan keterangan konsul laktasi. Hambatan yang dimiliki konselor berupa beban kerja yang banyak menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya cakupan ASI Eksklusif di Kota Yogyakarta.Simpulan : Kegiatan konseling menyusui belum semua melaksanakan sesuai standar yang telah ditetapkan, karena keterbatasan waktu dan beban kerja yang banyak. Semua informan belum membuat laporan atau dokumentasi hasil kinerjanya sebagai konselor menyusui, sehingga cakupan ASI eksklusif belum bisa optimal. Kata kunci : Evaluasi, Konseling Menyusui, ASI Eksklusif
HUBUNGAN KECEMASAN IBU YANG MELAHIRKAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DENGAN PENGELUARAN KOLOSTRUM Sudarti, Achmad Surjono, Indira Laksmi
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2458.597 KB) | DOI: 10.35842/mr.v5i1.54

Abstract

This research generally has aimed to find out correlation of low weight birth mother and secretion period of colostrums in prenatal room, installation of maternal prenatal of Dr. Sardjito Hospital Yogyakarta. Specifically, this research has aimed to find out correlation of low weight birth mother and ccilostrums secretion period, and to find out correlation of anxiety rate of low weight birth mother with colostrums secretion period.The. determining of anxiety, mother education, age of pregnancy and observation place is not influence to mother anxiety. It's caused of existing of extension and knowledge of birth processing and breastfeeding. While, paritas, childbirth manner and mother age is influence to anxiety. It's caused minimal experience about childbirth.Spontaneous group childbirth has high total score of anxiety and colostrums secretion. While, mother age has positive correlation with anxiety score. The older of mother age cause control of anxiety is increase.Linier regression analysis show anxiety score influence to colostrums secretion period. Anxiety total score has positive correlation to colostrums secretion period. The higher of anxiety rate of mother childbirth, colostrums secretion period is increase. When, the other factors are constant, low weight birth mother still has colostrums secretion period as 42,75 hours. When anxiety score is increase 1 unit, anxiety score will support of colostrums secretion period as long as 1.78 hours.Keywords: low weight birth mother, anxiety, secretion of colostrums 
PERAN RADIO DALAM PENYEBARAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA LANSIA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PEMIARSA RADIO LOKAL DI YOGYAKARTA J. Nugrahaningtyas Wahjuning Utami; Chici Riansih; Githa Andriani
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.183 KB) | DOI: 10.35842/mr.v17i2.711

Abstract

Latar belakang : Radio merupakan salah satu media elektronik yang digunakan dalam kegiatan penyiaran program promosi kesehatan. Upaya promosi kesehatan merupakan upaya pembelajaran kepada masyarakat. Proses pembelajaran diharapkan akan meningkatkan pengetahuan kesehatan terutama kesehatan reproduksi menjadi sangat penting untuk segala golongan usia termasuk pada lansia. Tujuan: untuk menganalisis peran radio dalam menyebarkan pengetahuan kesehatan reproduksi pada lansia terhadap tingkat pengetahuan pengakses radio lokal di Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah mixed method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi adalah semua pemiarsa pengakses program kesehatan reproduksi lansia di Rejobuntung Yogyakarta (radio lokal) sebanyak 41 responden dan 2 informan Sampel pendekatan kuantitatif sebanyak 41 responden dengan teknik sampling yang digunakan total sampling. Sampel kualitatif terdiri dari 2 responden pengakses radio rejobuntung, 1 responden host radio  dan 1 orang manajer. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan populasi seluruh pemiarsa yang mengakses program kesehatan reproduksi di Radio Retjobuntung di Yogyakarta pada bulan Januari-Maret 2020. Analisis data menggunakan uji korelasi Chi Square dan analisis kualitatif Hasil : hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pengakses siaran radio kesehatan reproduksi lansia memiliki pengetahuan cukup 22 responden (53,7%). Nilai yang signifikan dengan (p-value 0.000) (p<0.05) berarti ada hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan tingkat pengetahuan pengakses siaran kesehatan reproduksi di radio Retjobuntung Yogyakarta. Analisis kulitatif yang didapat adalah media radio memudahkan menyebarkan  informasi kesehatan/promosi kesehatan. Radio juga mampu memberikan manfaat yang sangat luas. Keunggulannya mencapai efisiensi ruang sehingga mampu menghasilkan informasi dalam waktu yang singkat. Kesimpulan tingkat pendidikan sangat berhubungan dengan pengetahuan kesehatan reproduksi, semakin tinggi pendidikan yang diperoleh semakin tinggi pula tingkat pengetahuan. Selain itu topik kesehatan secara umum yang di akses di media massa radio adalah sama baik pendidikan, jenis kelamin, dan segala kelompok usia. Kata kunci: Kesehatan Reproduksi, Lansia, Radio
HUBUNGAN PENDIDIKAN IBU, PENGETAHUAN TENTANG GIZI IBU HAMIL DAN LUAS PENAMPANG PLASENTA DENGAN BERAT JANIN DI RSIA ARVITA BUNDA SLEMAN YOGYAKARTA Maratusholikhah Nurtyas, Bhisma Murti, Hari Wudjoso
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.959 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i3.216

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan merupakan merupakan masa pembentukan individu pertama kali yang dipengaruhi banyak faktor, antara lain pendidikan, pendapatan dan gizi. Pendidikan berpengaruh ke pengetahuan ibu dan pola konsumsi. Gizi yang didapatkan dari asupan makan ibu selanjutnya ditransver ke janin melalui plasenta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi berat janin, yaitu pendidikan ibu, pengetahuan tentang gizi ibu hamil, pendapatan keluarga dan luas penampang plasenta plasenta. Subyek dan Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional metode corelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di RSIA Arvita Bunda Depok Sleman Yogyakarta pada 20 November – 20 Desember 2016. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi ibu dan janin dalam keadaan normal serta sisi maternal plasenta berada di bagian anterior. Subjek penelitian berjumlah 48 ibu hamil. Variabel independen adalah pendidikan ibu, pengetahuan tentang gizi ibu hamil, pendapatan keluarga dan luas penampang plasenta, sedangkan dependen adalah berat janin. Data primer didapatkan dari tes sederhana pengetahuan dan hasil Ultrasonografi berupa luas penampang plasenta plasenta dan berat janin. Instrumen yang digunakan adalah tes sederhana untuk pengetahuan yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta master tabel. Penelitian ini menggunakan regresi logistik untuk menganalisis data. Hasil: Luas penampang plasenta lebih berhubungan terhadap berat janin sebanyak 4,49 kali lipat dibandingkan dengan pendidikan ibu (OR 2,87), pengetahuan tentang gizi ibu hamil (OR 1,21) dan pendapatan keluarga (OR 1,32). Nilai Nagelkerke R2 14,20%, sehingga terdapat 87,70% faktor lain di luar model.Kesimpulan: Ada hubungan antara  pendidikan ibu, pengetahuan tentang gizi ibu hamil, pendapatan keluarga dan luas penampang plasenta dengan berat janin. Kata Kunci : pendidikan ibu, pengetahuan, pendapatan keluarga, luas penampang plasenta, berat  janin
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MEKANISME KOPING DAN MANAJEMEN KESEHATAN DIRI PASIEN KANKER PAYUDARA DI POLI BEDAH UMUM RSUP DR SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN Franciska Domiana Mella, Muflih, Eko Mindarsih
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2016: Suplemen Medika Respati Vol 11 No 2 April 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.597 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.70

Abstract

Latar belakang: Kanker payudara merupakan tumor ganas pada payudara dan terbanyak menyerang wanita yang berdampak pada kesehatan fisik serta mempengaruhi cara individu merespon sakit. Koping yang adaptif, Manajemen kesehatan diri yang efektif serta dukungan keluarga sangat diperlukan pasien untuk mengoptimalkan kesembuhannya.Tujuan: diketahuinya hubungan dukungan keluarga dengan mekanisme koping dan manajemen kesehatan diri pasien kanker payudara di poli bedah umum RSUP dr Soeradji Tirtonegoro KlatenMetode penelitian: Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan penelitian analitik dan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro klaten pada bulan Mei-Juni 2015. Populasi adalah semua pasien kanker payudara yang melakukan rawat jalan serta memenuhi kriteria inklusi dengan sampel 42 orang. Sampel menggunakan teknik consecutive-sampling. Teknik analisis data menggunakan uji Chi Square.Hasil: Sebagian besar pasien diberi dukungan keluarga yaitu 25 orang (59,5%). Sebagian besar mekanisme koping pasien adaptif yaitu 22 orang (52,4%). Sebagian besar manajemen kesehatan diri pasien efektif yaitu 25 orang (59,5%). Hasil analisa Chi-Square, hubungan antara dukungan keluarga dengan mekanisme koping pasien kanker payudara di poli bedah umum RSUP dr Soeradji Tirtonegoro klaten dengan p-value 0,067 (<0,1) dan hubungan dukungan keluarga dengan manajemen kesehatan diri pasien kanker payudara di poli bedah umum RSUP dr Soeradji Tirtonegoro klaten dengan p-value 0,046 (<0,1).Kesimpulan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan mekanisme koping pasien kanker payudara di poli bedah umum RSUP dr Soeradji Tirtonegoro klaten. Ada hubungan dukungan keluarga dengan manajemen kesehatan diri pasien kanker payudara di poli bedah umum RSUP dr Soeradji Tirtonegoro klaten. Kata kunci: Kanker payudara, dukungan keluarga, mekanisme koping, manajemen kesehatan diri. __________________________________________________________________________________________________________