cover
Contact Name
Syarif Hidayatullah
Contact Email
syarifbahagia@uhamka.ac.id
Phone
+6281905887050
Journal Mail Official
syarifbahagia@uhamka.ac.id
Editorial Address
Jln. Warung Jati Barat, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
REFEREN
ISSN : -     EISSN : 2830652X     DOI : 10.22236/referen.v1i2.10317
REFEREN berkomitmen untuk menyajikan hasil penelitian dalam bentuk kajian teori dan kajian eksperimen yang berfokus pada Pembelajaran Bahasa, Pengkajian Bahasa, dan Pengkajian Sastra dengan kualitas terbaik dari para penulis yang beragam latar belakang seperti peneliti, para akademisi, professional, paraktisi, dan pelajar. Ruang lingkup pembelajaran bahasa adalah perencanaan, metode, model, media, bahan ajar, dan evaluasi pembelajaran bahasa. Ruang linkup pengkajian bahasa adalah kajian fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, psikolingustik, sosiolinguistik, dan analisis wacana kritis. Ruang linkup pengkajian sastra adalah sastra lisan, sastra tulis, sastra populer, sastra anak, dan sastra digital. REFEREN hanya akan memproses artikel yang sesuai dengan focus dan scope. Proses seleksi dilakukan dengan online submission system.
Articles 67 Documents
Gaya Bahasa dalam Lirik Lagu Album Mencoba Tak Terlihat Karya Threesixty Skatepunk: Kajian Stilistika Sofyan, Muhammad Maulana Azhari; Novia, Lisa
REFEREN Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v4i1.18403

Abstract

Penggunaan gaya bahasa tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita sehari-hari, seorang penyair dalam menciptakan sebuah syair lagu secara sadar maupun tidak sadar pasti menggunakan gaya bahasa yang bentuk dan jenisnya berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis gaya bahasa yang digunakan dalam lirik album Coba Tak Terlihat karya Threesixty Skatepunk, dan menganalisis makna denotatif dan konotatif dari gaya bahasa tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan dokumentasi, serta teknik analisis data menyimak dan mencatat. Data diperoleh dari lirik lagu dalam album yang terdiri dari 10 lagu. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 57 data gaya bahasa yang diklasifikasikan ke dalam tiga kategori utama, yaitu: (1) gaya bahasa berdasarkan struktur kalimat (antitesis) sebanyak 11 data, (2) gaya bahasa retoris (asonansi 22 data, eufemisme 6 data, prolepsis 2 data), dan (3) gaya bahasa figuratif (metafora dan personifikasi, masing-masing 8 data). Gaya bahasa yang paling dominan adalah asonansi, sedangkan yang paling sedikit ditemukan adalah prolepsis. Analisis makna menunjukkan bahwa lirik-lirik dalam album ini merepresentasikan pergulatan batin, kritik sosial, dan ekspresi pribadi melalui perpaduan gaya bahasa estetik dan ekspresif. Secara keseluruhan, gaya bahasa dalam lirik lagu ini memperkuat pesan emosional dan artistik yang ingin disampaikan penulis lirik kepada pendengar.
Pengungkapan Ekspresi Kekesalan pada Anak Usia 3 Tahun: Kajian Psikolinguistik Hasanah, Salma Fairuz; Rachmayanti; Putra, Dona Aji Karunia
REFEREN Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v4i1.18803

Abstract

Bahasa memiliki beragam fungsi dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu fungsi bahasa adalah Media yang digunakan manusia untuk mengungkapkan ekspresi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan anak usia tiga tahun dalam memanfaatkan fitur-fitur bahasa untuk mengungkapkan ekspresi emosional. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif.  Subjek dalam penelitian ini adalah anak perempuan bernama Shafa yang berusia tiga tahun. Teknik pengumpulan data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah observasi, simak, dan catat. Data dalam penelitian ini berupa tuturan-tuturan yang diproduksi oleh subjek. Penelitian ini penting untuk dikaji untuk mengetahui pemahaman serta perkembangan ekspresi bahasa yang dapat dituturkan oleh anak berusia 3 tahun dan penelitian ini pun berhasil menetapkan adanya tiga jenis tindak tutur di dalam lima konteks tuturan yang sudah dapat diungkapkan dengan baik oleh Shafa, yaitu tindak tutur tidak langsung jenis ilokusi ekspresif, tindak tutur ironi jenis ilokusi komisif, dan tindak tutur tidak langsung dan tindak tutur ilokusi direktif.
Tindak Tutur dalam Novel Ayah Karya Andrea Hirata: Analisis Berdasarkan Teori John R. Searle Mulyani, Sri
REFEREN Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v4i1.18877

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengungkap jenis-jenis tindak tutur yang terdapat dalam novel Ayah karya Andrea Hirata dengan menggunakan pendekatan pragmatik dari teori John Searle. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis wacana, yang memungkinkan eksplorasi dan pemahaman fungsi tindak tutur dalam konteks sosial dan budaya yang tercermin dalam novel tersebut. Melalui analisis mendalam, ditemukan berbagai macam tindak tutur yang diklasifikasikan ke dalam lima kategori utama, yaitu asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklarasi. Setiap kategori menunjukkan fungsi dan peran berbeda dalam interaksi antar tokoh, mulai dari penyampaian informasi hingga pengaruh emosional dan perubahan status sosial. Penelitian ini menyoroti bagaimana variasi tindak tutur memperkaya dialog dan dinamika cerita serta mencerminkan kompleksitas hubungan antar karakter dalam karya sastra tersebut. Dengan demikian, studi ini memberikan wawasan penting mengenai peran bahasa sebagai alat komunikasi yang tidak hanya menyampaikan makna, tetapi juga membentuk interaksi sosial dan narasi dalam konteks sastra.
Analisis Etika Lingkungan dalam Cerita Rakyat Kepulauan Bangka Belitung: Perspektif Ekologi Sastra -, Uky Eji Anggara
REFEREN Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v4i1.18979

Abstract

Cerita rakyat merupakan warisan budaya yang mengandung nilai sosial dan moral sekaligus menggambarkan hubungan manusia dengan lingkungan. Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kajian ekologi sastra terhadap cerita rakyat masih sangat minim. Penelitian ini bertujuan mengkaji nilai-nilai ekologis dalam cerita rakyat daerah tersebut dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode ekokritik. Data diperoleh dari teks cerita rakyat yang mengandung unsur alam dan dianalisis untuk mengidentifikasi representasi alam serta nilai-nilai lingkungan yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Bangka Belitung tidak hanya menggunakan alam sebagai latar fisik, tetapi juga sebagai karakter yang memengaruhi alur dan pesan moral cerita. Nilai-nilai ekologis yang ditemukan meliputi penghormatan terhadap alam, tanggung jawab pelestarian lingkungan, solidaritas kosmis, kasih sayang terhadap makhluk hidup, prinsip no harm, serta hidup sederhana dan selaras dengan alam. Cerita rakyat tersebut mencerminkan kesadaran ekologis masyarakat lokal yang berpotensi berfungsi sebagai media edukasi lingkungan yang efektif. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kajian ekologi sastra, khususnya dalam konteks cerita rakyat lokal, sekaligus menegaskan peran sastra sebagai sarana pelestarian budaya dan peningkatan kesadaran ekologis di Kepulauan Bangka Belitung.
Analisis Perkembangan Fonologis Anak Berdasarkan Interaksi dalam Film Jumbo 2025 Putri, Marsha; Febriana, Alvira; Safitri, Anita Yulia; Apriyadi, Hendra
REFEREN Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v4i1.19054

Abstract

Penelitian ini menganalisis perkembangan fonologis anak melalui interaksi yang direpresentasikan dalam film animasi Indonesia berjudul Jumbo (2025). Film ini menjadi objek yang penting karena menggambarkan dinamika perkembangan bahasa anak dalam konteks media audiovisual, yang semakin dominan dalam kehidupan anak-anak masa kini. Kajian ini menyoroti tahap awal perkembangan fonologis seperti pengucapan fonem dasar, pengaruh interaksi sosial terhadap akuisisi fonem, serta pola penyederhanaan fonologis yang muncul dalam ujaran tokoh anak. Selain itu, aspek perkembangan kosakata dan implikasinya terhadap pemahaman audiens juga dianalisis. Kajian ini relevan dalam bidang linguistik perkembangan dan pendidikan bahasa anak, karena memberikan pemahaman kontekstual mengenai bagaimana media audiovisual berperan dalam membentuk kemampuan berbahasa anak. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif terhadap dialog dan interaksi tokoh anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Jumbo tidak hanya merepresentasikan proses perkembangan fonologis secara realistis, tetapi juga memberikan wawasan tentang pentingnya lingkungan sosial dan media dalam akuisisi bahasa anak. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah eksplorasi terhadap pengaruh media serupa terhadap anak-anak dalam konteks bilingualisme dan keterlambatan bicara secara longitudinal, guna memperluas kontribusi kajian linguistik dalam pendidikan anak.
Dimensi Moralitas Film Air Mata di Ujung Sajadah Implikasinya terhadap Pembelajaran Sastra SMA Anggriani Wiharja, Irpa; Fadhilah, Dilla
REFEREN Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dimensi moral yang terdapat dalam film Air Mata di Ujung Sajadah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra. Objek penelitian ini adalah dialog dalam film Air Mata di Ujung Sajadah karya Ronny Irawan yang mengandung nilai-nilai moral yang berkaitan dengan hubungan manusia dengan diri sendiri, dengan sesama dalam lingkungan sosial, dan dengan Tuhan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, dokumentasi, menyimak, dan mencatat. Teknik analisis data yang digunakan adalah: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) penarikan simpulan. Hasil penelitian menemukan nilai-nilai moral dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri, manusia dengan manusia lain dalam konteks sosial, dan manusia dengan Tuhan. Dari data yang dianalisis, ditemukan bahwa dialog-dialog dalam film Air Mata di Ujung Sajadah banyak yang termasuk dalam kategori nilai moral yang berkaitan dengan hubungan manusia dengan orang lain dalam konteks sosial. Jenis nilai moral ini banyak ditemukan karena memberikan pelajaran tentang bagaimana mengelola interaksi sosial, sehingga tercipta hubungan yang lebih baik antar individu. Dalam kehidupan sehari-hari, nilai-nilai moral dapat menjadi pedoman bagi individu untuk meningkatkan interaksi sosialnya agar terjalin hubungan sosial yang baik. Implikasinya terhadap pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di kelas XI berbasis Kurikulum Merdeka terletak pada TP (Tujuan Pembelajaran) dan ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) bahasa Indonesia, khususnya pada materi teks drama. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi unsur-unsur drama, terutama unsur ekstrinsiknya, seperti nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam drama atau film yang ditonton.
Representasi Nilai Sufistik pada Album Tanpa Aku Karya Panji Sakti: Analisis Tasawuf Al-Ghazali Putri, Alzly Auril Difria; Raharja, Rio Slamet; Abimubarok, Achmad
REFEREN Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v4i1.19110

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis nilai sufistik dalam album Tanpa aku karya Panji Sakti. Tujuan utama dari penelitian ini adalah memberikan pemahaman makna dalam kajian nilai sufistik terhadap lirik di dalam album Tanpa aku karya Panji Sakti. Dalam penelitian ini menggunakan analisis isi dengan mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai sufistik dalam album Tanpa Aku. Hasil penelitian menunjukkan bentuk nilai sufistik dalam pendekatan tasawuf menurut Al- Ghazali yang paling dominan ialah bentuk taubat dan mahabah. Dengan demikian dalam album Tanpa aku menggambarkan rasa cinta hamba yang menyadari bahwa bertaubat kepada- Nya merupakan bentuk taubat dengan pulang ke jalan yang benar dan hamba yang menyadari bahwa rasa kecintaan kepada-Nya merupakan bentuk paling indah dibanding cinta lainnya. Penelitian membuka ruang bagi penelitian-penelitian berikutnya terkait aspek sufistik dalam lirik-lirik lagu.