cover
Contact Name
-
Contact Email
stitalabuhanbatu2645@gmail.com
Phone
+6282275115353
Journal Mail Official
stitalabuhanbatu2645@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sempurna/ Al-Bukhary No: 21 Rantauprapat Kab. Labuhanbatu Prov. Sumatera Utara
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains
ISSN : 25992945     EISSN : 27150151     DOI : -
Core Subject : Education,
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains adalah Jurnal yang di kelolah oleh Sekolah TInggi Ilmu Tarbiah Al Bukhary Labuhanbatu menawarkan forum interdisipliner untuk publikasi artikel penelitian asli yang ditinjau oleh rekan sejawat, berkontribusi, dan diundang dengan kualitas terbaik yang membahas berbagai topik pendidikan sains dengan implikasi untuk meningkatkan dan meningkatkan praktik pendidikan sains dan teori. Topiknya melibatkan biologi, kimia, fisika, serta beberapa aplikasi pedagogi dan pengembangan guru. Jurnal ini menyediakan beragam makalah penelitian yang menyegarkan dan informatif yang memperluas dan memperdalam pemahaman teoretis kita. Ini juga memberikan implikasi berbasis praktik dan kebijakan dalam konteks pendidikan sains yang releva
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 178 Documents
HUKUM SEBAGAI KONTROL SOSIAL DAN SOCIAL ENGGINEERING Galih Orlando
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 7 No. 1 (2023): Vol VII. Edisi I
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/tbq.v7i1.111

Abstract

Abstract - Abstract Sejak lahir di dunia, manusia telah bergaul dengan manusia-manusia lain di dalam suatu wadah yang bernama masyarakat. Dari pergaulan itu, secara sepintas lalu diapun mengetahui bahwa dalam pelbagai hal, dia mempunyai persamaan dengan orang-orang lain, sedangkan dalam hal-hal lain dia berbeda dengan mereka dan mempunyai sifat-sifat khas yang berlaku bagi dirinya sendiri. Adanya persamaan-persamaan dan perbedaan- perbedaan ini, lama kelamaan menimbulkan kesadaran pada diri manusia, bahwa dalam kehidupan bermasyarakat ia membutuhkan aturan-aturan yang oleh anggota-anggota masyarakat tersebut harus dipatuhi dan ditaati, sebagai pegangan atau pedoman yang mengatur hubungan-hubungan antara manusia yang satu dengan yang lainnya, serta antara manusia dengan masyarakat atau kelompoknya. Pedoman-pedoman itu biasanya diatur oleh serangkaian nilai-nilai dan kaidak-kaidah.
PENGARUH ALAT PERMAINAN EDUKATIF TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN Soybatul Aslamiah Ritonga; uswatun hasanah masra tangse; Indy Suryani Galingging
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 7 No. 1 (2023): Vol VII. Edisi I
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/tbq.v7i1.112

Abstract

Abstract—Abstrak “Bermain mempunyai manfaat yang besar bagi perkembangan anak. Bermain merupakan pengalaman belajar yang sangat berguna untuk anak dalam mengeluarkan energy yang terpendam. Bermain juga merupakan suatu hal yang sangat menyenangkan bagi anak.” “Melalui bermain dapat mengembangkan potensi dan kemampuan anak.” “Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan motorik kasar anak terlihat dari anak tidak banyak melakukan aktivitas gerak saat disekolah, yang mengakibatkan anak mudah bosan sehingga menyebabkan anak mulai mengganggu temannya yang lain.” “Suasana kelas yang terlalu monoton dengan menggunakan model pembelajaran yang konvensional membuat anak menjadi malas bergerak.” “Kurangnya penggunaan alat permainan edukatif yang dilakukan dalam pembelajaran, proses pembelajaran masih bersifat konvensionl.” “Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh alat permainan edukatif terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun.” “Penelitian ini menggunakan metode quaasiexperiment dengan one group pretest-posttest design, dan melibatkan 28 anak di TK Ummi Asmah Urung Kompas di Kabupaten Labuhanbatu pada bulan September 2022.” “Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh alat permainan edukatif (APE) terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar anak usia 5- 6 tahun.
PENGARUH DIMENSI GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP LOYALITAS DOSEN TETAP SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH AL-BUKHARY (STITA) LABUHANBATU Elvisinaga
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 7 No. 1 (2023): Vol VII. Edisi I
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/tbq.v7i1.116

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dimensi gaya kepemimpinan terhadap loyalitas dosen tetap Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary (STITA) Labuhanbatu, dimana dimensi gaya kepemimpinan menggunakan enam dimensi yaitu : gaya kepemimpinan transaksional, transformasional, otokratik, demokratik dan birokratik. Penelitian ini menggunakan populasi dimana subjek penelitian ini adalah dosen tetap Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary (STITA) Labuhanbatu sebanyak 30 orang. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penilaian responden dengan menggunakan rata-rata hitung bahwa sebagian responden menilai gaya kepemimpinan di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary (STITA) Labuhanbatu masuk dalam kategori Dimensi Gaya Kepemimpinan Demokratik. Berdasarkan hasil perhitungan uji validitas dan reliabilitas diperoleh nilai valid tetapi tidak reliable untuk dimensi gaya kepempinan otokratik maka dimensi gaya kepemimpinan lima dimensi yaitu : transaksional, transformasional, demokratik, kharismatik dan birokratik, dari hasil uji signifikansi kelima dimensi berpengaruh signifikan tehadap loyalitas dosen tetap Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary (STITA) Labuhanbatu baik parsial maupun simultan. Pengaruh terbesar berada pada dimensi gaya kepemimpinan demokratik dan yang terkecil berada pada dimensi gaya kepemimpinan birokratik.
PERSEPSI SISWA MTs AL-BUKHARY TERHADAP PELAJARAN BAHASA INGGRIS Ismi Yulizar; Siti Aminah; Evi Khairunnisa
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 7 No. 1 (2023): Vol VII. Edisi I
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/tbq.v7i1.120

Abstract

Abstract-Abstrak Perkembangan Bahasa Inggris di Indonesia terbilang cukup pesat, dikarenakan Bahasa Inggris telah melekat pada diri disetiap orang Indonesia. Bahasa inggris memiliki arti dan makna yang berbeda bagi setiap orang, terkhusus pada siswa di Indonesia. Persepsi yang berbeda terhadap Bahasa inggris dapat disebabkan dari sudut pandang yang berbeda-beda. Dalam menentukan segala keputusan dan perlakukan yang akan diambil untuk melakukan pengajaran mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, guru hendaknya mempertimbangkan persepsi siswa dan bagaimana siswa mampu memahami materi pembelajaran. Persepsi belajar siswa merupakan sudut pandang atau pemahaman siswa terhadap materi ataupun informasi yang telah diterima oleh siswa ketika kegiatan belajar berlangsung. Persepsi atau pemahaman materi yang baik dan benar akan membuat siswa mampu memahami materi pelajaran sehingga dapat mencapai kompetensi dan tujuan belajar. Pengabdian pada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk memberikan gambaran tentang cara pandang/persepsi yang siswa terhadap pentingnya pembelajaran bahasa Inggris pada masa sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan menggunakan metode ceramah, metode diskusi, dan metode demonstrasi. . Hasil yang didapat setelah melakukan beberapa tahapan tersebut ialah dari kegiatan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan dari seluruh pernyataan dari siswa-siswa tersebut bahwa mereka menganggap pelajaran Bahasa inggris itu penting dan ada beberapa materi yang mereka pilih sebagai materi yang mudah dan sulit. Tenses adalah materi yang mudah sedangkan pronunciation adalah materi yang sulit
AL-AMTSAL PROFIL KEMATANGAN AQIL BALIGH ANAK PANTI ASUHAN SITI KHADIJAH RANTAUPRAPAT junaidi
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 7 No. 1 (2023): Vol VII. Edisi I
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/tbq.v7i1.121

Abstract

Abstract—Abstak Kematangan aqil baligh yang menandakan anak masuk pada fase dewasa dan kematangan dengan aspek-aspek kematangan seperti identitas, visi mimpi dan tujuan hidup,, pengambilan keputusan, tanggung jawab, dan kematangan emosi. Penelitian ini dilakukan di panti asuhan putri Siti Khadijah Rantauprapat dengan jumlah sampel sebanyak 10 orang dari populasi yang berjumlah 60 orang. Dari penelitian ini sesuai dengan data yang diperoleh bisa digambarkan bahwa tingkat kematangan aqil baligh berada pada peringkat sedang atau cukup matang dengan nilai rata-rata 64. Sedangkan aspek-aspek kematangan aqil baligh seperti identitas, visi dan tujuan hidup, pengambilan keputusan, tanggung jawab, dan kematangan emosi yang semuanya itu berada pada peringkat sedang atau cukup matang dengan nilai rata rata 64. Untuk aspek identitas anak berada pada peringkat sedang atau cukup matang dengan nilai rata-rata 68. Aspek visi dan tujuan hidup anak berada pada peringkat sedang atau cukup matang dengan nilai rata-rata 66. Aspek pengambilan keputusan anak berada pada peringkat sedang atau cukup matang dengan nilai rata-rata 63. Aspek Tanggung jawab anak berada pada peringkat sedang atau cukup matang dengan nilai rata-rata 62. Aspek kematangan emosi anak berada pada peringkat sedang atau cukup matang dengan nilai rata-rata 60. Aspek kematangan yang paling tinggi ada pada aspek identitas dan aspek yang paling rendah adalah aspek kematangan emosi.
ANALISIS FAKTOR ANAK MENYONTEK PADA SATUAN PENDIDIKAN DASAR DI LINGKUNGAN YPD AL-BUKHARY RANTAUPRAPAT Dwina Putri
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 7 No. 1 (2023): Vol VII. Edisi I
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/tbq.v7i1.122

Abstract

Abstract—Abstak Salah satu perbuatan tercela adalah menyontek, karena hal tersebut merupakan perbuatan curang yang menjadi benih kecurangan-kecurangan lainnya bahwa dapat merusak tatanan social ditengah-tengah masyarakat dan Negara. Kebiasaan anak menyontek didorong oleh berbagai factor misalnya factor malas belajar, tidak percaya diri, ingin memiliki nilai yang lebih baik dan lainnya, namun hal tersecut diraih dengan cara yang curang. Menyontek adalah perbuatan meniru atau menjiplak karya orang lain dengan cara curang dan digunakan untuk kepentingan atau keuntungan pribadi namun merugikan orang lain yang selalu terjadi di sekolah saat ujian dan penulisan karya ilmiah. Yang termasuk dalam kategori menyontek antara lain adalah meniru pekerjaan teman, bertanya langsung pada teman ketika sedang mengerjakan tes atau ujian, membawa catatan pada kertas, pada anggota badan atau pada pakaian masuk ke ruang ujian, menerima dropping jawaban dari pihak luar, mencari bocoran soal, arisan (saling tukar) mengerjakan tugas dengan teman, menyuruh atau meminta bantuan orang lain dalam menyelesaikan tugas ujian di kelas atau tugas penulisan paper dan take home. Prilaku ketidak jujuran akademik atau academis dishonesty terdiri dari (1) Fabrication; (2) Plagiarsm; (3) Deceiving; (4) Test Academik illegal; (5) Sabotage. Penelitian kualitatif (qualitative research) bertolak dari filsafat konstruktivismeyag berasumsi bahwa kenyataan itu berdimensi jamak, interaktif dan suatu pertukaran pengamalan social (a shared social experience) yang diinterpretasikan oleh individu-individu. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memulai dari persiapan penelitian, objek penelitian, penetapan orang yang akan diwawancarai, pengambilan data melalui wawancara, study perpustakaan, display data, analisis data, validasi data dan pengambilan kesimpulan penelitian Faktor yang mempengaruhi perilaku menyontek adalah: Pengalaman (behavior); Sasaran (target); Situasi (situation); dan Waktu (time). Faktor yang mempengaruhi perilaku menyontek lainnya yaitu siswa kurang memahami masalah, tidak mempunyai waktu yang cukup untuk mengerjakan tugas, motivasi belajar siswa yang rendah, serta factor orang tua dan lingkungan
REKAPITULASI RATA-RATA DATA HASIL WAWANCARA CALON MAHASISWA SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH AL BUKHARY LABUHANBATU TAHUN 2023 Sahbuki Ritonga
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 7 No. 2 (2023): Vol VII. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/tbq.v7i2.158

Abstract

Wawancara adalah suatu cara untuk mengumpulkan informasi dengan cara bertanya jawab dengan narasumber sesuai topik wawancara untuk memperoleh informasi. Wawancara memiliki beberapa jenis yang berdasarkan jumlah responden, waktu wawancara, keterlibatan pihak ketiga, dan alternative komunikasi. Berdarkan fungsinya, wawancara dibagi menjadi tiga, yaitu diagnosik, theurapeutik, dan penelitian. Berdasarkan waktu dibagi menjadi dua yaitu, wawancara singkat dan panjang. Keywords— Rekapitulasi Rata-Rata Hasil Wawancara Calon Mahasiswa Baru
PENGGUNAAN VIDEO SEBAGAI MEDIA EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR IT ROBBANI RANTAUPRAPAT Leli Hasanah Lubis
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 7 No. 2 (2023): Vol VII. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/tbq.v7i2.159

Abstract

Era digital merupakan masa dimana perkembangan teknologi terjadi di seluruh belahan dunia. Sebagai masyarakat yang hidup di era digital ini, sepatutnya kita mengikuti arus perkembangan teknologi yang saat ini kita rasakan. Memanfaatkan teknologi untuk memecahkan masalah-masalah dalam dunia pendidikan merupakan tindakan yang bijaksana. Salah satu pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan adalah menggunakan media video berbasis teknologi komputer sebagai media pembelajaran didalam kelas. Berdasarkan uraian tersebut, artikel ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas video sebagai media pembelajaran untuk siswa sekolah dasar. Beberapa temuan dari kelebihan video yang diantaranya bersifat menyenangkan bagi siswa, mampu memberikan sajikan informasi yang konkret, dan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang tidak mungkin didapatkan siswa di luar lingkungan sekolah, seperti sejarah kemerdekaan misalnya. Ketiga kelebihan tersebut menjadikan video dinilai efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami konsep, meningkatkan motivasi belajar siswa serta mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu, media video juga dinilai efektif digunakan untuk jenjang siswa sekolah dasar karena ketiga kelebihan tersebut dapat memenuhi kebutuhan belajar siswa sekolah dasar yang berada pada fase operasional konkret. Keywords — Efektivitas, Video, Media Pembelajaran.
SPIRITUALITAS DAN KESEHATAN Azhar
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 7 No. 2 (2023): Vol VII. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/tbq.v7i2.160

Abstract

Manusia diciptakan dengan dua dimensi, yaitu dimensi fisik atau tubuh dan dimensi ruh atau jiwa dengan karakteristik masing-masing. Para ilmuan perennial sejak dahulu menyatakan bahwa ada 3 (tiga) elemen penting dalam tubuh manusia, yaitu tubuh, mental dan ruh atau dalam istilah lain adalah body, mind and spirit. Seiiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang cenderung mengagungkan sekulerisme dan ilmu pengetahuan semata memunculkan pandangan bahwa manusia tidak lebih dari sekumpulan benda-benda belaka yang terdiri dari tulang, otot, syaraf dan hal-hal lain yang berbentuk material fisik saja. Hal ini menjadikan manusia sebagai robot tanpa jiwa atau the hollow man. Proyek ini digadang-gadangdapat menyelesaikan seluruh permasalahan manusia namun faktanya malahan memunculkan masalah baru di antaranya adalah kehilangan orientasi makna hidup. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka atau library research. Studi kepustakaan merupakan penelitian yang dilakukan dengan mempelajari secara komperehensif berbagai literatur yang relevan dengan spiritualitas dan kesehatan. Hasil penelitian ini adalah (a) paradigma kedokteran kontemporer sangat responsif terhadap spiritualitas yang berhasil menyodorkan bukti sahih hubungan saling memengaruhi antara elemen fisik, emosi, sosial, budaya dan spiritualitas, (b) hubungan antara fisik dan psikis adalah hubungan saling mempengaruhi dan melengkapi sehingga pengobatan modern tidak lagi dapat hanya mengandalkan obat-obatan fisik semata., (c) tawaran solusi spiritualitas dan pemberdayaannya membantu manusia mencapai tujuan hidup yaitu kebahagiaan.. Keywords—Spiritualitas, Kesehatan, Paradigma Kedokteran Modern.
KLASIFIKASI KUALITAS MANGGA HARUM MANIS: PENDEKATAN NEURAL NETWORK M. Faisal Afiff Tarigan
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 7 No. 2 (2023): Vol VII. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/tbq.v7i2.161

Abstract

Mangga Harum Manis adalah salah satu komoditas ekspor Indonesia yang dapat dikategorikan menjadi tiga tingkat kualitas: Grade A, B, dan C. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma multilayer perceptron (MLP) dengan fungsi aktivasi ReLU dan optimasi Adam, serta variasi jumlah neuron 10, 20, dan 30 pada masing-masing lapisan tersembunyi. Performa dari ketiga model yang dibangun dianalisis menggunakan nilai akurasi, presisi, dan recall yang diperoleh dari evaluasi menggunakan confusion matrix. Model dengan kombinasi 20-30-10 neuron dalam lapisan tersembunyi menunjukkan performa terbaik. Dengan akurasi = 82.5%, presisi = 82.2%, dan recall = 82.4% untuk klasifikasi data latih, dan akurasi = 77.4%, presisi = 78.1%, dan recall = 77.4% untuk klasifikasi data uji, kombinasi ini melampaui performa dua model lainnya. Dengan perbandingan rata-rata antara performa klasifikasi data latih dan data uji di bawah 5%, model yang dihasilkan menunjukkan ketahanan yang sangat baik terhadap perubahan data atau penambahan data selanjutnya.

Page 8 of 18 | Total Record : 178