Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains adalah Jurnal yang di kelolah oleh Sekolah TInggi Ilmu Tarbiah Al Bukhary Labuhanbatu menawarkan forum interdisipliner untuk publikasi artikel penelitian asli yang ditinjau oleh rekan sejawat, berkontribusi, dan diundang dengan kualitas terbaik yang membahas berbagai topik pendidikan sains dengan implikasi untuk meningkatkan dan meningkatkan praktik pendidikan sains dan teori. Topiknya melibatkan biologi, kimia, fisika, serta beberapa aplikasi pedagogi dan pengembangan guru. Jurnal ini menyediakan beragam makalah penelitian yang menyegarkan dan informatif yang memperluas dan memperdalam pemahaman teoretis kita. Ini juga memberikan implikasi berbasis praktik dan kebijakan dalam konteks pendidikan sains yang releva
Articles
178 Documents
PENGARUH METODE BERCERITA TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA GENERASI QUR’ANI UJUNG BANDAR
Uswatun Hasanah Masra Tangse;
Soybatul Aslamiah;
Ade Irmayani Pasaribu
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 2 (2022): Vol VI. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3960.621 KB)
|
DOI: 10.58822/tbq.v6i2.89
Abstract—Abstrak Pemerolehan Bahasa pada anak usia dini yaitu dimulai dari pendengaran Bahasa di lingkungan anak. Perkembangan Bahasa merupakan kemampuan anak dalam memperoleh kata secara efektif baik secara lisan maupun tulisan. Perkembangan Bahasa juga membantu anak untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar dengan baik. Salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan Bahasa anak usia dini yaitu melalu metode bercerita. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan Bahasa anak usia 4-5 tahun di RA Generasi Qur’ani Ujung Bandar. Penelitian inni menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang diterapkan dalam uji hipotesis penelitian ini adalah menggunakan uji – t dengan dibantu aplikasi program SPSS 20.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan Bahasa anak usia 4-5 tahun. Metode bercerita juga dapat menjadi salah satu acuan orangtua untuk membuat kegiatan bermain dirumah yang menarik.
PERAN GURU MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK DALAM MENEGAKKAN KEDISIPLINAN SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH TARBIYAH ISLAMIYAH
Ali Sadikin Ritonga
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 2 (2022): Vol VI. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (12793.666 KB)
|
DOI: 10.58822/tbq.v6i2.91
Abstract—Abstrak Jurnal ini membahas tentang Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru Di Sekolah MTS Tarbiyah Islamiyah Kota Baru Jambi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penulis menemukan bahawa Motivasi sangat diperlukan karena dengan motivasi inidiharapkan setiap individu mau bekerja keras dan antusias untuk mencapai visi dan misi sekolah.Peran Guru Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Dalam Menegakkan Kedipsilinan Siswa Di Madrasah Tarbiyah Islamiyah Kel.Simp. III Sipin Kec.Kota Baru Jambimenggunakan dua metode yaitu metode langsung ( direct motivation) dan metode tidak langsung (indirect motivation).Dengan adanya peningkatan motivasi kerja guru yang dilakukan kepala sekolah terhadap guru-guru dalam bekerja akan dapat meningkatkan motivasi guru dalam bertugas sehingga proses belajar di Sekolah dapat berjalan dengan lancar
PERANAN GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI MIN 2 BABUSSALAM KECAMATAN MARBAU
Yuli Yani;
Wahyuni Krismadewi
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 2 (2022): Vol VI. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7195.243 KB)
|
DOI: 10.58822/tbq.v6i2.92
Abstract-AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peranan guru dalam implementasi kurikulum 2013, apa saja faktor penghambat guru dalam implementasi kurikulum di MIN 2 Babussalam.Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Dalam mengumpulkan datanya, penulis menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya penulis menggunakan reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan.Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Implementasi Kurikulum 2013 di MIN 2 Babussalam secara umum sudah berjalan dengan baik mulai tahap persiapan sampai tahap evaluasi. Karena sekolah MIN 2 Babussalam yang sudah menggunakan Kurikulum 2013, selalu ada pendampingan dari Pemerintah tentang tata cara impelementasi kurikulum 2013. Adapun faktor yang menjadi penghambat implementasi kurikulum adalah kurangnya pendalaman materi yang diajarkan. Oleh karena itu, pihak sekolah mengadakan pengayaan sebagai bentuk penambahan materi untuk siswa kelas VI agar lebih siap menghadapi Ujian dari sekolah maupun Negara.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MERONCE DI RA AL JAMIYATUL WASHLIYAH KAMPUNG PADANG
Sarini Pasaribu;
Bukhari Is;
Suryatik
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 2 (2022): Vol VI. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (10567.165 KB)
|
DOI: 10.58822/tbq.v6i2.93
Abstract—Abstrak Sarini Pasaribu, 2021, dengan judul penelitian “Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Meronce di RA Al Jamiyatul Washliyah Kampung Padang”, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary (STITA) LAbuhanbatu di Rntauprapat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui melalui kegiatan meronce dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini dalam mengenal ukuran benda, mengenal warna, mengenal lambang bilngan 1-20, serta mengenal bnetuk benda. Di RA Aljamiyatul Washliyah Kampung Padang kecamatan pangkatan.Untuk memperoleh data dalam penelitian ini penulis menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Dari data yang dihasilkan melalui observasidan wawancara.Penelitian ini dilaksanakan di kelompk B1 RA Al Jamiyatul Washliyah Kampung Padang Kecamatan Pangkatan dengan jumlah siswa 17 orang.“Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kognitif dapat meningkat setelah adanya tindakan yang di lakukan melalui kegiatan meronce.” “Pada saat pratinda persentase perkembangan kognitif anak sebesar 25%.kemudian mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 61%, dan pada pelaksanaan siklus II mengalami peningkatan yang sangat baik yaitu, sebesar 88,3%.” Dengan demikian kegiatan meronce dapat menigkatkan kemampuan kognitif anak usia dini kelas B1 RA Al Jamiyatul Washliyah Kampung Padang, hal tersebut dapat terlihat berdasarkan persentase yang di peroleh dari hasil pada setiap siklus meningkat.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PERMAINAN KARTU HURUF PADA ANAK DI TK UMMI ASMAH RANTAUPRAPAT
Elviana Ritonga;
Suryatik;
Ismi Yulizar
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 2 (2022): Vol VI. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (6965.13 KB)
|
DOI: 10.58822/tbq.v6i2.94
Abstract—Abstrak Proses pembelajaran pada anak usia dini adalah usaha dalam membina anak pada usia 0-6 tahun dilakukan melalui pemberian rangsangan pembelajaran agar membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani. Oleh karena itu kegiatan belajar anak usia dini sambil bermain. Bermain ialah dalam arti kata sebagai aktivitas agar memperoleh rasa senang dan tidak ada kata terpaksa atau penekanan dari orang lain. “Melalui permainan kartu huruf pada anak banyak konsep dasar dan pengetahuan yaitu seperti warna, ukuran, bentuk,dan arah yang merupakan dasar belajar membaca, berhitung, menulis,dan pengetahuan lainnya.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI KEGIATAN BERMAIN PERAN DI PAUD BSB PLUS TAMAN ANDARA
Herawati;
Bukhari Is;
Soybatul Aslamiah
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 2 (2022): Vol VI. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (8419.665 KB)
|
DOI: 10.58822/tbq.v6i2.95
Abstract—Abstrak Penelitian ini dilakukan oleh Herawati NIM: 17.86326.00.36, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhan batu, Sumatera Utara.Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Melalui Kegiatan Bermain Peran di PAUD BSB Plus Taman Andara Kec Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16514. Peneltian ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan dalam keterampilan sosial anak di BSB Plus Taman Andara Kec Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16514. “Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK).” “Subjek pada penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun yang berjumlah 15 anak yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 9 anak perempuan.” Objek penelitian ini adalah keterampilan sosial. “Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi.” Instrument yang digunakan adalah pedoman observasi. “Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif, kualitatif dan kuantitatif.” Pada penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus.Keberhasilan dalam penelitian Kegiatan Bermain Peran dapat dilihat dengan dua stimulasi yaitu : “1) stimulasi anak paham dan menaati peraturan, 2) stimulasi sabar menunggu giliran.” Dalam tindakan tersebut dapat meningkatkan keterampilan sosial anak. Pada saat dilakukan observasi pratindakan diperoleh 20% atau 3 anak yang berkriteria baik, “hasil pelaksanaan masih kurang dari indikator keberhasilan yang ditentukan berada pada kriteria kurang sekali, pada siklus I sebesar 40% menunjukkan adanya peningkatan tetapi belum mencapai indikator yang telah ditentukan karena masih berada pada kriteria kurang sekali, dan pada siklus II sebesar 86%.” Hasil persentase pada siklus II menunjukkan bahwa keterampilan sosial anak di PAUD BSB Plus Taman Andara dengan kriteria sangat baik sudah tercapai indicator keberhasilan, maka penelitian tersebut diberhentikan.
Analisis Perilaku Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary (STITA) Labuhanbatu Sumatera Utara Pada Penggunaan Aplikasi Tik Tok
Leli Hasanah Lubis;
Ismi Yulizar
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 7 No. 1 (2023): Vol VII. Edisi I
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58822/tbq.v7i1.103
Abstract—Abstak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary (STITA) Labuhanbatu Sumatera Utara pada penggunaan aplikasi Tik Tok. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik “Purposive Sampling”. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Guru madrasah ibtidaiyah sebanyak 2 orang, angkatan 2019 sebanyak 3 orang, dan angkatan 2021 sebanyak 2 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary (STITA) Labuhanbatu Sumatera Utara menggunakan aplikasi Tik Tok untuk hal yang positif, hal itu bisa dilihat dari video yang mereka tonton dan waktu yang mereka habiskan untuk menggunakan aplikasi tersebut. Rata-rata mahasiswa menggunakan aplikasi Tik Tok untuk menonton video yang mengedukasi, misalnya seperti tutorial make-up dan masak. Kebanyakan para mahasiswa menghabiskan waktu untuk menggunakan aplikasi Tik Tok sekitar1-2 jam perhari. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary (STITA) Labuhanbatu Sumatera Utara menggunakan aplikasi Tik Tok masih dalam kategori perilaku yang wajar dan bersifat positif.
MODERASI BERAGAMA DALAM KAJIAN TAFSIR DAN HADIS
Azhar;
junaidi
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 7 No. 1 (2023): Vol VII. Edisi I
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58822/tbq.v7i1.107
Abstrak-Abstrak Di antara hal yang menjadi kajian penting bagi muslim di Indonesia saat ini yang dimotori oleh Kementerian Agama adalah moderasi beragama. Moderasi beragama yang digaungkan dianggap dan diharapkan sebagai solusi untuk menjaga keutuhan bangsa dalam kejemukan. Konflik beragama, sikap ekstrem dan intoleran merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan jika nilai-nilai moderasi beragama tidak ditegakkan secara kolektif. Alquran dan hadis merupakan 2 (dua) core yang sangat care dengan kemaslahatan sehingga diperlukan kajian moderasi ini dengan model tafsir maudhu’i dan hadis-hadis yang semakna. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Studi kepustakaan merupakan penelitian yang dilakukan dengan mempelajari secara komperehensif berbagai literatur yang relevan dengan tema penelitian yaitu moderasi beragama. Hasil penelitian ini adalah (a) moderasi beragama adalah toleransi dalam masalah akidah dan terbuka untuk masalah sosial dan kemanusiaan, (b) tidak ada penafsiran Alquran maupun pemahaman hadis yang mendorong untuk berbuat radikal dan intoleran, (c) contoh moderasi beragama dari rasul tampak dari penerapan piagam Madinah, dari pendahulu bangsa dari perubahan sila pertama Pancasila dari piagam Jakarta dan wali songo dari metode dakwah Islam kulturalnya dan (d) kajian konsep moderasi beragama menegaskan kemoderasian ajaran agama Islam.
LATIHAN PENGGUNAAN BAHASA DALAM MENINGKATKAN PENALARAN SISWA DI MTs. AL-BUKHARY RANTAUPRAPAT
Suryatik;
Bukhary Is
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 7 No. 1 (2023): Vol VII. Edisi I
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58822/tbq.v7i1.109
Abstract—Abstak Bahasa yang mudah direima oleh anak adalah ragam bahasa lisan dibanding dengan bahasa tulisan, dalam hal ini perlu penguatan bahasa lisan yang baik dan benar sesuai dengan norma susila, agama dan hukum Negara. Bahasa lisan dengan mudah mereka terima dari berbagai informasi, bisa saja pada saat mereka bermain-main atau kegiatan lainnya yang secara spontan terlontar bahasa-bahasa yang selalu mereka dengar dan mereka gunakan yang diperoleh dari berbagai macam lingkungan social yang berbeda, dapat juga mereka terima melalui media elektronik internet, handphone dan lain sebagainya yang saat ini sangat mudah diakses dengan menggunakan bahasa lisan, misalnya android ketika kita untuk mencari informasi atau berita lainnya cukup menggunakan panggilan suara, maka akan keluarlah pilihan yang kita inginkan dan kita tinggal melakukan klik dan klik. Kesemuanya itu akan dapat mempengaruhi perkembangan nalar anak. Untuk membuat suatu keputusan tindakan itulah yang disebut dengan nalar, nalar mempunyai kekuatan individu untuk berbuat lebih banyak bagi lingkungan. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan untuk melatih siswa menggunakan bahasa lisan yang baik dan benar dengan menggunakan strategi konseling kelompok. Tempat penelitian adalah Madrasah Tsanawiyah (MTs.) Al-Bukhary Rantauprapat merupakan salah satu sekolah yang terletak di Kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara.
PERANAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PIAUD SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH AL BUKHARY DALAM MENCERDASKAN ANAK BANGSA DI KABUPATEN LABUHANBATU
Sahbuki Ritonga
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 7 No. 1 (2023): Vol VII. Edisi I
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58822/tbq.v7i1.110
Abstract—Abstak Pada prinsip pemuda dan mahasiswa sama-sama diidentikkan dengan “agent of change”. Kata-kata perubahan selalu menempel dengan erat sebagai suatu identitas para mahasiswa yang juga dikenal sebagai komunitas intelektual masa depan. Berawal dari mahasiswa nakhoda bangsa ini dapat ditingkatkan untuk kelangsungan pembangunan sebagai harapan generasi – generasi yang selanjutnya. Tugas berat berada dipundak mereka untuk dapat melaksanakan serta merealisasikan perubahan positif, sehingga kemajuan di dalam sebuah negara bisa tercapai dengan membanggakan. Berkaitan dengan beberapa ungkapan di atas, hendaknya segenap pemuda dan mahasiswa harus terus berkolaboratif secara aktif demi tugas dan tanggungjawab yang sudah berada di pundak mereka tidak sis-sis dan dapat terwujud sesuai dengan harapan dan impian seluruh anak bangsa.