Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains adalah Jurnal yang di kelolah oleh Sekolah TInggi Ilmu Tarbiah Al Bukhary Labuhanbatu menawarkan forum interdisipliner untuk publikasi artikel penelitian asli yang ditinjau oleh rekan sejawat, berkontribusi, dan diundang dengan kualitas terbaik yang membahas berbagai topik pendidikan sains dengan implikasi untuk meningkatkan dan meningkatkan praktik pendidikan sains dan teori. Topiknya melibatkan biologi, kimia, fisika, serta beberapa aplikasi pedagogi dan pengembangan guru. Jurnal ini menyediakan beragam makalah penelitian yang menyegarkan dan informatif yang memperluas dan memperdalam pemahaman teoretis kita. Ini juga memberikan implikasi berbasis praktik dan kebijakan dalam konteks pendidikan sains yang releva
Articles
178 Documents
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK B DI TK DIPONEGORO ASAM JAWA
Soybatul Aslamiah Ritonga;
Ade Irmayani Pasaribu
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 1 (2022): Vol VI. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (405.114 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh PermainanTradisional terhadap kemampuan Motorik Kasar Anak di TK Kelompok B AsamJawa. Penelitian ini dilakukan di TK Diponegoro Asam Jawa Tahun Pelajaran2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasieksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design.Subjek dalam penelitian ini adalah berjumlah 35 anak terdiri dari 17 anakuntuk kelompok eksperimen 1 dan 18 anak untuk kelas eksperimen 2. Teknikpengumpulan data berupa instrument non tes kemampuan motorik kasar anak.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji deskripsidata, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan ujihipotesis yakni Paired Sample t-Test dapat dilihat bahwa taraf sig. (2-tailed)sebesar 2,578, dengan 2,578>0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehinggadapat disimpulkan bahwa rata-rata kemampuan motorik kasar anak denganmenggunakan permainan tradisional engklek lebih tinggi (87,18) dari rata-ratakemampuan motorik kasar anak dengan menggunakan permainan tradisionallompat tali (84,89). Dengan demikian permainan tradisional berpengaruhterhadap kemampuan motorik kasar anak Kelompok B di TK Diponegoro AsamJawa
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SAINS DENGAN METODE EDUTAINMENT
Haris Suwondo
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 1 (2022): Vol VI. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (361.016 KB)
Ilmu pengetahuan alam semestinya sudah dipelajari sejak dini khususnya dalampendidikan formal. Sebagai contoh dalam sebuah pembelajaran di Pendidikan AnakUsia Dini (PAUD) sudah diajarkan tema diri sendiri yang mana tema ini membahastentang anggota tubuh manusia beserta fungsinya, seperti tangan, mulut, hidung dll.Sifat keilmiahan dari bidang ilmu ini membuatnya tetap masuk dalam daftar matapelajaran disetiap jenjang pendidikan . dari jenjang sekolah dasar (SD), SekolahPenengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Mengengah Atas (SMA), bahkan sampaike perguruan tinggi. Di SD masih dikenal dengan nama Ilmu Pengetahuan Alam(IPA) yang sifat materi pelajaranya masih umum, dalam tingkat ini dipelajari semuatentang yang berkenaan dengan alam semesta beserta isinya, namun hanya bagianbagiannya dasarnya saja. Pada jenjang sekolah menengah pertama, sains sudah dibagi menjadi beberapa cabang keilmuan yaitu biologi dan fisika.Metode edutainmentberasal dari kata education dan entertainment. educationartinya pendidikan dan entertainment artinya hiburan. Jadi apabila dibahas dari segibahasa edutainment artinya pendidikan yang menghibur atau menyenangkan. Hasilbelajar sains adalah derajat penguasaan peserta didik terhadap materi pelajaransains, yang diperoleh peserta didik melalui tes hasil belajar.
LITERASI DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI: PENTINGNYA LINGKUNGAN TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AWAL ANAK USIA DINI
Uswatun Hasanah Masra Tangse
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 1 (2022): Vol VI. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (413.832 KB)
Keberhasilan seorang anak di sekolah tergantung pada sebagian pengembanganketerampilan membaca dan menulis yang diperoleh ketika anak berusia dini. Namun,tidak banyak orangtua yang belum membiasakan membaca kepada anak-anakmereka. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor yang ditemukan terhadapkemampuan membaca awal pada anak usia dini. Metode penelitian dalam artikel iniadalah kajian literature yang didukung dari beberapa data-data karya tulis ilmiah,kemudian dikaji untuk dihubungkan dengan penelitian sebagai pemecahan masalah.Literasi dimaknai dengan kemampuan membaca awal pada anak usia dini memilikibeberapa kelemahan dan keunggulan tersendiri bagi anak, walaupun tidak semuaanak dapat diukur keberhasilannya dari membaca maupun menulis saja. Hal inijuga memiliki faktor mengapa kemampuan membaca anak mempunyai kelemahan.Hasil menunjukkan bahwa kemampuan membaca awal anak besar dipengaruhi olehlingkungan literasi khususnya di rumah. Keikutsertaan orangtua dalam kegiatanmembaca bersama anak dapat menunjang kesuksesan anak di sekolah. Hal iniperlu diketahui agar orangtua mengetahui pentingnya membangun lingkunganliterasi yang baik di rumah untuk mendukung perkembangan kemampuan membacapermulaan anak.
EFEKTIVITAS HUKUM DAN FUNGSI HUKUM DI INDONESIA
Galih Orlando
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 1 (2022): Vol VI. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (380.126 KB)
Hukum dibentuk memiliki tujuan, salah satu tujuan dibentuknnya hukum adalahuntuk memperoleh kepastian hukum. Hukum di Indonesia ternyata belum memberikankepastian hukum bagi warganegara Indonesia. Hukum berfungsi untuk keadilan,kepastian dan kemanfaatan. Dalam praktik penyelenggaraan hukum di lapanganada kalanya terjadi pertentangan antara kepastian hukum dan keadilan. KepastianHukum sifatnya konkret berwujud nyata, sedangkan keadilan bersifat abstrak sehinggaketika seseorang hakim memutuskan suatu perkara secara penerapan undang-undangsaja maka ada kalanya nilai keadilan itu tidak tercapai. Maka ketika melihat suatupermasalahan mengenai hukum setidaknya keadilan menjadi prioritas utama.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V MIN MEDAN
Siti Aminah Hasibuan;
Ismi Yulizar
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 1 (2022): Vol VI. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (367.506 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa matapelajaran Ilmu Pengetahuan Alam pada materi gaya dengan menggunakan modelpembelajaran talking stick. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas.Sesuai dengan jenis penelitian, maka penelitian ini memiliki tahap-tahap penelitianberupa siklus. Siklus pada penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus, Siklus I dansiklus II.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V MIN Medan Maimun sebanyak32 siswa.Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah tes tertulis, lembarobservasi, dan dokumentasi. Perolehan rata-rata nilai siklus I meningkat menjadi68,43 jika dibandingkan dengan rata-rata nilai pra tindakan hanya 62,81. Padasiklus II meningkat menjadi 84,06. Berdasarkan data tersebut bahwa pelaksanaanpembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran talking stick (tongkatberbicara) meningkatkan hasil belajar siswa
GURU SEBAGAI PELAKSANA MANAJEMEN KELAS (STUDI KASUS PADA KELAS RENDAH DI MIN 2 BABUSSALAM TAHUN PELAJARAN 2021-2022)
Yuli Yani
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 1 (2022): Vol VI. Edisi I
Publisher : Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (374.661 KB)
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran tenaga pendidik dalammanajemen kelas, penelitian ini dilaksankan di kelas rendah MIN 2 Babssalam.Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif kualitatif dengan menggunakanstrategi penelitian studi kasus.Subjek penelitian ini adalah guru-guru kelas rendah,pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Datapenelitian divalidasi dengan teknik triangulasi. Data dianalisis melalui tiga tahapyaitu reduksi data, display data, penarikan kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkanbahwa peran guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar merupakan kuncidalam pengelolaan pembelajaran. Di MIN Babssalam, guru harus merencanakan,melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran dan membangun hubungan timbalbalik yang baik di antara semua anggota proses pembelajaran. Guru juga harusberperan sebagai fasilitator, motivator, demonstrator, mediator dan evaluator, dalampengelolaan kelas yang inovatif.Guru juga dalam pelaksanaan manajemen Sekolahdilibatkan dalam administrasi sekolah, dimana juga harus mengelola dan menjalankanposisi yang ditugaskan pada guru untuk menjalankan administrasi sekolah.
BERTATO DAN PENGARUHNYA TERHADAP MENTAL SISWA DI MTs. SWASTA AL-BUKHARY RANTAUPRAPAT
Suryatik;
Dwina Putri;
Syanty Ericka;
Ismail Harahap;
Syahri Romadhon
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 2 (2022): Vol VI. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (5132.846 KB)
|
DOI: 10.58822/tbq.v6i2.85
Abstract—AbstrakBertato memang sudah digemari manusia sejak jaman dahulu terutama padapara Wanita. Tato sudah dikenal sejak sebekum masehi. Tujuan menggunakan tatoadalah mengekspresikan diri untuk mempunyai daya Tarik tersendiri, namun jikadikaitkan dengan keyakinan beragama terutama agama Islam bahwa bertato adalahmerupakan cara berekspresi yang salah dan menyimpang dari kudrat Allah. Saat inibertato bukan hanya dilakukan oleh orang dewasa namun sudah merebak kepadapara remaja bahkan anak-anak sudah mulai menyenangi tato walau hanya permainan dan bersifat tidak permanen (stikertempel).Tato adalah suatu gambaratau lukisan pada kulit tubuh dengancara menusuki kulit atau anggotatubuh dengan jarum halus sehinggaberdarah kemudian memasukkanzat warna atau tinta ke dalam bekastusukan itu, dan saat ini menusuknyadapat juga menggunakan mesinpembuat tato.Objek penelitian iniadalah siswa yang belajar di MadrasahTsanawiyah (Sekolah TingkatMenengah) adalah sekolah umum yangbercirikhas agama, secara umum usiarata-rata sekitar 12 s/d 16 tahun. Padausia ini perlu mendapat perhatianyang khusus agar dapat berkembangsesuai dengan perkembangannyasecara wajar. Pada masa ini remajaingin mencari jati diri dan memulaiuntuk menciptakan, mencapai danmenghasilkan, membandingkan,remaja berusaha memperolehketerampilan dan kompetensi olehkarena itu perhatian yang khusus baikdari orang tua ataupun guru di sekolahdan termasuk perhatian semua pihakdalam kaitannya dengan pergaulananak diluyar seklah dan diluar rumahkarena pengaruh pergaulan ini jugadapat mendominasi kerusakan moraldan akhlak anak.Metode penelitianyang digunakan adalah penelitiankualitatif dan juga menggunakanstudi kepustakaan (library research)dan kajian al-Quran yang berkaitandengan penggunaan tato. Penelitianini dengan menggunakan pendekatanobservasi dan wawancara yangdilakukan terhadap siswa MTS SwastaAl-Bukhary Rantauprapat, yangsekaligus sebagai lokasi penelitian.Madrasah tersebut beralamat diJalan Sempurna / Al-Bukhary No:21 Rantauprapat yang terletak di IbuKota Kabupaten Labuhabatu. Hasilwawancara dengan siswa MTS AlBukhary Ranbtauprapat diperolehgambaran bahwa anak MTs.tersebut menggunakan tato gambaradalah sebagai bentuk ekspresi diri,permainan, namun mereka tidakmengetahui bagaimana hukum bertatomenurut agama Islam.Bertato menurut ijmakulama hukumnya haram, namunbertato tidak menghalangi sampainyaair untuk membasuh tubuh sehinggawudhuk orang bertato adalah syah.Tato membuat endapan darahkental bercampur zat pwarna atautinta dan menurut ulama hukumnyaadalah najis, namun karena mudratyang besar bagi orang yang inginmembuangkan tatonya, maka solusiorang bertato adalah memperbanyakistighfar dan shalatnya syah
PENGARUH BERMAIN PASIR KINETIK TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DI TK NEGERI SATAP DESA SIBARGOT
Soybatul Aslamiah Ritonga;
Sahbuki Ritonga;
Nurul Atiya
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 2 (2022): Vol VI. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3224.099 KB)
|
DOI: 10.58822/tbq.v6i2.86
Abstract-AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan anak yang kurangkemampuan motorik halusnya. Dari 36 orang anak, masih belum maksimaldikembangkan khususnya saat melakukan gerakan jari tangan ataupun keterampilanuntuk menggenggam serta memegang suatu bentuk tertentu. Dalam hal inikemampuan motorik halus anak belum berkembang. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui pengaruh bermain pasir kinetik terhadap kemampuan motorikhalus anak di TK Negeri Satap Desa Sibargot Kecamatan Bilah Barat KabupatenLabuhanbatu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metodeeksperimen dengan desain non equivalent control group desaign. Subjek dalampenelitian ini adalah berjumlah 36 anak terdiri dari 18 anak untuk kelas kontroldan 18 anak untuk kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian iniberupa lembar observasi dengan analisis data menggunakan program SPSS Statistik23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan motorik halusanak kelas kontrol pada saat pre test sebesar 13,56 dan kelas eksperimen pada saatpre test sebesar 15 dan selisih rata-rata kemampuan motorik halus anak pada saatpos test di kelas kontrol sebesar 4,27 % dan selisih rata-rata kemampuan motorikhalus anak pada saat post test di kelas eksperimen sebesar 14,39 %. Berdasarkanhasil data yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh bermain pasir kinetik terhadap kemampuanmotorik halus anak usia dini di TKNegeri Satap Kecamatan Bilah BaratKabupaten Labuhanbatu.
PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA PADA MASA PANDEMI BAGI SISWA SD IT ROBBANI RANTAUPRAPAT
Leli Hasanah Lubis;
Sri Wahyuni Lubis;
Wilda Alwiyah Ritonga
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 2 (2022): Vol VI. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (4842.64 KB)
|
DOI: 10.58822/tbq.v6i2.87
Abstract-Abstrak:Pada masa pandemi, pengawasan ekstra antara guru dan orang tuaterhadap murid sangat perlu untuk diperhatikan dan dilaksanakan. Dengan sistempembelajaran yang berbeda dari biasanya, membuat para guru juga sangat pentinguntuk memperhatikan karakter setiap siswanya. Penelitian ini dilakukan untukmengetahui peran guru dalam pembentukan karakter pada siswa. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif yaitu mencari data dengan wawancara, observasiserta dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa peran guru dalampembentukan karakter siswa pada masa pandemic adalah dengan menerapkanproses pembelajaran sesuai protokol kesehatan, merutinkan piket, mendisplinkanjam belajar, serta mengawasi siswa dalam mengerjakan tugas. Selain itu guru jugamenjadi teladan yang dapat dicontoh oleh siswa. Guru juga berusaha member variasidalam mengajar, memperbanyak kegiatan positif dan juga dengan menerapkanbeberapa metode seperti metode pembiasaan, nasehat, bercerita, serta memberikanhadiah dan hukuman bagi siswa.
MENGAPA BAHASA INGGRIS MENJADI MATA PELAJARAN WAJIB DI INDONESIA
Ismi Yulizar;
Siti Aminah
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 6 No. 2 (2022): Vol VI. Edisi II
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7775.312 KB)
|
DOI: 10.58822/tbq.v6i2.88
Bahasa Inggris merupakan bahasa pemersatu bangsa dikarenakan BahasaInggris telah manjadi bahasa internasional. Bahasa Inggris secara resmi diajarkansebagai bahasa asing di sekolah-sekolah Indonesia seiring dengan keputusanmenteri pendidikan dan kebudayaan pada tahun 1967. Mata pelajaran bahasaInggris dianggap penting dalam penyerapan dan pengembangan ilmu pengetahuan,teknologi dan seni budaya antar bangsa. Oleh karena itu dengan seiring perubahanzaman semakin moderen dan dengan adanya perkembangan bahasa inggri di tengahtengah penerus bangsa, maka bahasa inggris dijadikan mata pelajaran wajib diIndonesia. Jadi bahasa Inggris merupakan suatu kebutuhan bagi para peserta didikuntuk mampu berkomunikasi di berbagai situasi dalam berbahasa Inggris. Tujuandari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana pentingnya pelajaran bahasainggris terhadap perkembangan suatu negara sehingga menjadikan mata pelajaranbahasa inggris menjadi mata pelajaran wajib di Indonesia. Metode penelitian yangdigunakan ialah metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian yang dilakukanialah dengan di dapatkannya alasan mengapa harus mempelajari bahasa inggrisdan alasan mengapa bahasa inggris menjadi mata pelajaran wajib. BahasaInggris merupakan bahasa universal yang mendunia yang dipergunakan untukberkomunikasi antar bangsa. Perkembangan Bahasa Inggris di Indonesia terbilangcukup pesat, dikarenakan Bahasa Inggris telah melekat pada diri disetiap orangIndonesia. Walaupun Bahasa Inggris bukan menjadi bahas kedua di Indonesia,namun hal itu tidak mengurangi perkembangan Bahasa Inggris di Indonesia.