cover
Contact Name
Lukni Maulana
Contact Email
semnas.lppmump@gmail.com
Phone
+6285173303665
Journal Mail Official
semnas.lppmump@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto Telp. (0281) 636751, Ext. 231 - 232
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29632145     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan wadah artikel-artikel prosiding seminar nasional hasil-hasil penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 330 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS KURIKULUM 2013 BAGI GURU-GURU SMP MUHAMMADIYAH BANYUMAS Sukristanto Sukristanto; Sri Utorowati; Siti Fathonah; Eko Sri Israhayu
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.16 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bagi guru-guru SMP Muhammadiyah Banyumas dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis Kurikulum 2013. Oleh karena itu materi yang disajikan, yaitu: (1) penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), (2) Pengembangan RPP, meliputi: pengembangan bahan ajar, media pembelajaran, dan pengembangan instrumen penilaian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk workshop. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah, diskusi dan penugasan. Metode ceramah digunakan untuk memperkaya pengetahuan guru tentang RPP, dan bagaimana mengembangkannya yang meliputi pengembangan bahan ajar, media pembelajaran serta instrumen penilaian, baik penilaian proses maupun penilaian hasil belajar berdasarkan kurikulum 2013. Metode diskusi digunakan untuk memperdalam pemahaman guru tentang materi yang diberikan. Adapun metode penugasan digunakan paling akhir dalam kegiatan workshop. Dalam hal ini peserta membuat/menyusun RPP lengkap dengan pengembangannya sesuai yang disarankan kurikulum 2013. Selain itu, peserta juga ditugasi untuk menyusun instrumen penilaian dan sekaligus menyusun pedoman penilaiannya. Pendukung utama kegiatan ini adalah adanya permintaan dari pihak mitra yaitu SMP Muhammadiyah Banyumas yang disampaikan kepada pengusul dalam hal ini adalah Prodi PBSI UMP. Pendukung lainnya yaitu kegiatan ini dilaksanakan tanpa memungut biaya apapun kepada peserta. Selain itu materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan peserta dalam penguasaan penyusunan perangkat pembelajaran dan penilaian sesuai kurikulum 2013 yang sedang berjalan. Penyusun program IbM ini adalah dosen-dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaFKIP UMP. Ketua pengusul memililiki keahlian di bidang evaluasi pendidikan, sedangkan para anggota memiliki keahlian di bidang pembelajaran. Dengan demikian workshop yang diselenggarakan dengan pihaksekolah mitra sangatlah layak atau sesuai.
TAFSIR AYAT-AYAT ANTI BULLYING DALAM PANDANGAN BUYA HAMKA Sutipyo Ru’iya; Thontowi Thontowi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.362 KB)

Abstract

Perilaku bullying merupakan perilaku yang mengkhawatirkan bagi semua semua orang. Karena perilaku ini dapatmenimpa siapa saja dan dimana saja dan dampaknya cukup membahayakan terutama pada kesehatan psikologis. Sudah banyak upaya yang dilakukan oleh tokoh-tokoh pendidikan dari berbagai disiplin ilmu untuk mengurangi terjadinya perilaku bullying ini. Penelitian ini menggunakan metode library research, dengan meneliti tafsir dari ayat-ayat alQur’an yang mepunyai makna larangan bullying. Dengan memahami ayat-ayat al-Qur’an yang melarang bullying ini, diharapkan akan meningkatkan keinginan pembaca untuk menghindari perilaku bullying. Minimal ada tiga term yang mengisyaratkan perilaku bullying dalam al-Qur’an yaitu, sakhara, istahza, dan lamiza yang lebih menyoroti bullying verbal dan relasional.
PENGUATAN SISTIM AUDIT SYARIAH (L.1) DI TIGA BMT DI KECAMATAN BANGUNTAPAN BANTUL D.I. YOGYAKARTA Yuli Utami; Ayif Fathurrahman
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.995 KB)

Abstract

Sasaran pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat produktif secara ekonomi di perumahan-perumahan di kecamatan Banguntapan yang baru saja mendirikan BMT. Tujuan program adalah untuk mengembangkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi dengan literasi tinggi terhadap transaksi syar’i; dan untuk menganalisa operasional kegiatan serta efektivitas system control internal BMT mereka telah sesuai dengan kehendak syar’i (Shariah Compliance). Mitra dalam program ini adalah BMT yang baru saja berdiri dengan basis masjid perumahan, yaitu BMT Sakinah, BMT Al-Anbiya dan BMT Al-Huda. Permasalahan yang dihadapi ketiga mitra tersebut adalah: 1) Minimnya kompetensi dan manajemen dalam mengelola BMT, 2) Tidak memiliki legalitas, 3) Minimnya literasi keuangan syariah, sehingga anggota BMT masih tidak memahami fungsi BMT. Dengan kondisi seperti tersebut diatas, maka program-program yang kami usulkan adalah: 1) memperkenalkan system audit keuangan syariah BMT level pertama, 2) Pemantapan pemahaman dan aplikasi Sistem Informasi Manajemen dan Sistem Informasi Akuntansi untuk BMT, selama lebih kurang delapan bulan.Program ini diharapkan mampu memfasilitasi perkembangan usaha mitra-mitra program pengabdian masyarakat untuk kemudian mampu memberikan multiplier effect bagi BMT-BMT berbasis masjid perumahan lain yang baru berdiri.
IbM AISIYAH RANTING BOJONGSARI: PEMANFAATAN SAMPAH RUMAH TANGGA UNTUK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK Pujiharto Pujiharto; Sri Wahyuni
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.469 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan IbM ini adalah meningkatkan kemampuan Ibu-ibu Aisiyah Ranting Bojongsari pada pemanfaatan sampah rumah tangga untuk pembuatan pupuk organik.. Metode kegiatan terdiri dari penyuluhan, diskusi,pelatihan dan praktek cara membuat pupuk organik dari sampah rumah tangga. Kegiatan IbM ini menghasilkan luaran teknologi pemanfaatan sampah rumah tangga untuk pembuatan pupuk organik. Luaran lain berupa publikasi ilmiah pada seminar nasional. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman dan ketrampilan ibu-ibu Aisiyah Ranting Bojongsari serta kemandirian anggota kelompok mitra untuk melanjutkan penerapan pemanfaatan sampah rumah tangga untuk pembuatan pupuk organik.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN JIWA ANAK PRASEKOLAH PADA GURU DAN ORANG TUA SISWA TK Siti Nurjanah; Kris Linggardini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.897 KB)

Abstract

Kesehatan jiwa sangat penting pada anak usia prasekolah (3-6 tahun). Pada periode ini anak perlu diberikan arahan dan rangsangan yang tepat agar perkembangannya optimal. Jika perkembangan terhambat, maka anak akan kesulitan dalam melanjutkan fase perkembangan berikutnya. Pada tahap ini anak  berada pada tahap inisiatif, jika tidak berkembang secara baik, maka yang muncul adalah perasaan bersalah (inisiative vs guilt). Di sekolah taman kanak kanak (TK) Aisyiah beberapa permasalahan yang ditemukan adalah anak hanya mau sekolah jika ditemani orangtua. Ada anak yang dianggap terlalu banyak bicara, sehingga terkesan mengganggu konsentrasi teman temannya. Ada anak yang tidak berani untuk menyampaikan kepada guru atau pada temannya untuk bergantian bermain. Tugas orangtua dan guru pada tahap ini untuk mendorong anak untuk merencanakan, mencapai tujuan dan mengambil tanggungjawab dengan memastikan mereka memiliki banyak kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain. Namun, belum semua orangtua dan guru paham tentang kesehatan jiwa pada anak usia pra sekolah. Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan orangtua dan guru. Pemberian materi dilakukan secara online menggunakan media yang menarik dan dilanjutkan dengan tanya jawab, Materi disampaikan melalui leaflet dan materi presentasi yang menarik. Pelaksanaan kegiatan ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan terkait kesehatan jiwa dari orangtua dan guru siswa TK A’isiyah
HUBUNGAN PERILAKU PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK TERHADAP KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI BANJARNEGARA Bayu Suseno; Rusfita Retna
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.046 KB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi oleh virus dengue yang ditularkan melalui vector nyamuk Aedes aegypti. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus merupakan tindakan pengendalian DBD sebagai upaya memberantas sarang nyamuk dan menghindari diri dari gigitan nyamuk Aedes. Perilaku PSN 3M Plus dapat memutus rantai penularan virus dengue. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan menguras tempat penampungan air, mengubur barang bekas, membuang sampah pada tempatnya dan menabur bubuk abate terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan desain cross sectional sampel adalah sebanyak 61 orang responden. disajikan dengan uji chi Square. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tentang perilaku PSN 3 M Plus kepada 61 orang responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku menguras tempat penampungan air 88.5%, perilaku mengubur barang-barang bekas 14.8%, perilaku membuang sampah pada tempatnya dan membakarnya 83.6%, perilaku menabur bubuk abate 11,5%. Perilaku menguras tempat penampungan air (p=1.000), perilaku membuang sampah pada tempatnya dan membakarnya (p=0.431), perilaku menabur bubuk abate (p=0.174) tidak memiliki hubungan dengan kejadian demam berdarah dengue sedangkan perilaku mengubur barangbarang bekas (p=0.045)memiliki hubungan dengan kejadian demam berdarah dengue.
PENGEMBANGAN NILAI-NILAI KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB GURU- GURU SD KEPADA PESERTA DIDIK Tukiran Tukiran; Eko Priyanto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.767 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis (1) cara-cara pengembangan nilai-nilai sila Kemanusiaan yang Adil dan baeradab oleh guru sekolah dasar kepada peserta didiknya; (2) kendala yang dihadapi oleh guru-guru sekolah dasar dalam rangka pengembangan nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab kepada peserta didiknya ; dan (3) solusi mengatasi kendala pengembanan nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab kepada peserta didiknya. Tempat peneltian di Kabupaten Cilacap dan Banyumas. Sebagai informan adalah guru-guru sekolah dasar di  Kabupaten Cilacap dan Banyumas. Merupakan penelitian deskriftif kualitatif. Pengumpulan data dengan angket terbuka yang mendalam. Analisis data dengan data collection, data reduction, data display, conclusion drawing. Sebagai hasil dan simpulan bahwa dalam pembelajaran guru harus memberikan keteladanan, pembiasaan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dan senantiasa menanamkan rasa simpatik da empatik.
STRATEGI PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MENGGUNAKAN DESAIN PEMBELAJARAN AKTIF BERBASIS GROUP INVESTIGATION Teguh Julianto; Ratna Kartikaningrum
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.723 KB)

Abstract

Pengembangan desain pembelajaran aktif berbasis Grup Investigation bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa dalam belajar biologi. Pengembangan keterampilan proses sains dalam belajar biologi merupakan proses mental (psikis) dan perilaku fisik untuk meningkatkan pengetahuan atau pemahaman siswa terhadap data-data, fakta-fakta, atau fenomena alam. Salah satu startegi untuk mengembangkan keterampilan proses sain dalam belajar biologi adalah dengan merancang pembelajaran aktif berbasis Grup Investigation. Dalam pengembangan desain pembelajaran aktif berbasis Grup Investigation, siswa difasilitasi oleh guru untuk mampu mengembangkan keterampilan proses sains secara aktif. Siswa diberi kesempatan untuk bertanggung jawab menyelesaikan tugas secara bersama, menemukan/ mengonstruksi sendiri konsep yang sedang dikaji melalui penafsiran yang dilakukan dengan berbagai cara seperti observasi, diskusi, atau percobaan, serta melatih siswa untuk kreatif dengan bekerja keras, antusias, dan percaya diri. Penelitian ini merupakan kegiatan Lesson Study dengan teknik pengambilan data menggunakan lembar observasi. Keterampilan proses sains siswa yang dikembangkan meliputi aktivitas mengamati, menganalisis, mengitepretasi data, mendeskripsi, mengelompokan, menyajikan data dan mengkomunikasikan. Berdasarkan hasil pengembangan desain pembelajaran aktif berbasis Grup Investigation yang dilakukan di SMA Muhammadiyah Boarding School Zam-zamCilongok menunjukan bahwa ketrampilan proses sains siswa dapat dikembangkan dan ditingkatkan secara baik.
PENYULUHAN DAN PEMBUATAN JAMU SAINTIFIK SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF PENGOBATAN PENYAKIT ASAM URAT WARGA MUHAMMADIYAH DESA PLIKEN Zainur Rahman Hakim; Arif Budiman
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.196 KB)

Abstract

Pengetahuan masyarakat akan penggunaan jamu sebagai alternatif dan pendamping pengobatan sangat rendah dan belum terlalu populer di masyarakat. Kementerian Kesehatan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan menjalankan program saintifikasi jamu (SJ) berdasarkan Peraturan Kementerian Kesehatan RI No.003/PerMenKes/I/2010 telah membuktikan khasiat jamu dengan metode penelitian berbasis pelayanan. Sehingga potensi pengobatan dengan jamu ini bisa disosialisasikan kepada masyarakat untuk menekan potensi peningkatan penderita penyakit asam urat pada warga muhammadiyah dan sekitar wilayah desa Pliken, Kembaran, Banyumas. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan terkait dengan potensi penyakit, patofisiologi penyakit, pengobatan konvnsional terkini, deteksi dini, dan cara pencegahannya baik dengan perbaikan pola makan dan hidup sehat serta mengkonsumsi jamu sebagai alternatif pengobatan asam urat. Praktek pembuatan jamu saintifik dengan memperkenalkan bahan baku herbal dan cara pengolahan jamu yang baik secara langsung. Diskusi dengan Tanya jawab interaktif antara warga masyarakat yang mengikuti kegiatan ini dan pemateri Hasil nya Pengabdian telah dilakukan bertempat di Masjid Amanah, ranting muhammadiyah pliken dengan jumalh peserta mencapai lebih dari 80% target yaitu 35 orang. Kegiatan ini berlangsung penuh antusiasme peserta dengan banyaknya pertanyaan yang muncul terkait penyakit degenaratif khususnya asam urat serta rasa ingin tahu tentang bahan herbal yang belum pernah mereka temui. Terbukti dengan adanya kegiatan ini peserta mendapat ilmu dan pengalaman yang bisa ditularkan tentang jamu saintifik kepadamasyarakat sekitar.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SOSIAL JARAK JAUH SELAMA PANDEMI COVID 19 DI PASAR WAGE PURWOKERTO Ratna Kartika Wati; Soediro Soediro
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.61 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesepakatan pemerintah dan sejumlah pihak terkait untuk tetap mengizinkan pasar tradisional tetap beroperasi di masa pandemi covid 19, oleh karena itu perlu diatur bagaimana para pedagang dan pembeli di pasar tersebut dapat bertransaksi dengan aman di tengah situasi yang tidak kondusif. pandemi covid 19. Penelitian ini untuk mendapatkan temuan terkait Penerapan Kebijakan Social Distancing Selama Masa Pandemi Covid 19 di Pasar Wage Purwokerto. Penelitian akan dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah para pedagang di Pasar Wage Purwokerto. Penentuan subjek ditentukan secara purposive berdasarkan karakteristik pedagang. Metode pengumpulan data menggunakan: (1) wawancara mendalam, (2) Focus Group Discussion/FGD, dilakukan untuk mengumpulkan informasi mengenai pengaturan social distancing selama masa pandemi COVID-19 di pasar Wage Purwokerto, kelebihan dan kekurangannya, serta sebagai opini dan masukan penting yang bermanfaat. dalam mengevaluasi pelaksanaan kebijakan aturan social distancing selama masa pandemi COVID-19 di Pasar Wage Purwokerto. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif dari Miles dan Hubermans melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Penerapan kebijakan aturan social distancing selama masa pandemi COVID19 di Pasar Wage Purwokerto telah dilaksanakan sebagaimana mestinya. Namun, pemerintah sebagai pengayom masyarakat dan juga peran pengelola pasar sebagai organisasi yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah untuk menegakkan aturan dan menjaga harmonisasi hubungan antara pedagang dan pesanan pembeli masih perlu dievaluasi kembali dengan melihat pada fakta di lapangan. Selain itu, pengelola pasar ke depan diharapkan dapat menjadi fasilitator dan mediator yang dapat membawa aspirasi penjual dan pembeli di pasar Wage Purwokerto untuk disampaikan kepada pengambil kebijakan sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk dicarikan solusi. Lalu mengenai physical distancing, pada dasarnya penjual dan pembeli tidak menunjukkan gestur penolakan.

Page 11 of 33 | Total Record : 330