cover
Contact Name
Lukni Maulana
Contact Email
semnas.lppmump@gmail.com
Phone
+6285173303665
Journal Mail Official
semnas.lppmump@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto Telp. (0281) 636751, Ext. 231 - 232
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29632145     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan wadah artikel-artikel prosiding seminar nasional hasil-hasil penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 330 Documents
ETOS KERJA DALAM MENGEMBAN AMANAT ORGANISASI AISYIYAH DAERAH BANYUMAS Zakiyah Zakiyah; Darodjat Darodjat
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.757 KB)

Abstract

Pengabdian dengan judul “Etos Kerja dalam Mengemban Amanat Organisasi Aisyiyah Daerah Banyumas” bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang berbagai hal yang terkait dengan etos kerja dalam mengemban amanat organisasi Aisyiyah Daerah Banyumas yang meliputi; pentingnya etos kerja dalam menggerakkan organisasi, menumbuhkan motivasi etos kerja dan merawat etos kerja dalam mengemban amanat organisasi. Mitra yang dilibatkan adalah para pimpinan Aisyiyah Daerah Banyumas yang menjadi tolak punggung maju dan mundurnya organisasi, yang mempunyai tanggungjawab besar dalam menggerakkan masyarakat dalam kebaikan dan amar makruf nahi mungkar. Langkah kegiatan meliputi; 1) Orientasi materi dengan cara memberikan pemahaman dan wawasan komprehensif tentang etos kerja dan ruang lingkupnya, 2) memberikan contoh dan praktek etos kerja dalam mengemban amanat organisasi dengan metode tanya jawab, shering dan diskusi. Indikator keberhasilan kegiatan 1) bertambahnya pemahaman dan wawasan mitra tentang etos kerja dalam mengemban amanat organisasi Aisyiyah dengan cara wawancara, 2) tingkat kemampuan dan ketrampilan mitra akan etos kerja dalam mengemban amanat organisasi Aisyiyah meningkat Hasil kegiatan menunjukkan bertambahnya pemahaman dan wawasan peserta akan etos kerja dalam mengemban amanat organisasi Aisyiyah Daerah Banyumas, hal tersebut dibuktikan dari hasil wawancara dengan peserta, yakni sebanyak 25 peserta (92,5%) menyatakan bertambah pemahaman dan wawasannya setelah mengikuti kegiatan pengabdian disamping juga para peserta bertambah kemampuannya dalam merawat etos kerja dalam mengemban amanat organisasi dan akan mempraktekkan etos kerja tersebut dalam kepemimpinannya di masa-masa yang akan datang sehingga kepemimpinannya semakin berhasil dan mampu mewujudkan tujuan organisasi yang sudah ditetapkan. Hal tersebut ditunjukkan dalam jangka waktu yang lama pada masa yang akan datang.
MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISION(STAD) Tukiran Tukiran; Banani Ma’mur; Eko Priyanto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.488 KB)

Abstract

Tipe STAD merupakan salah satu metode pembelajaran kooperatif yang paling sederhana, danmerupakan model yang paling baik untuk pemulaan bagi para guru yang baru menggunakan pendekatankooperetif (Slavin, 2009:143). Metode ini juga sangat mudah diadaptasi – telah digunakan dalam matematika,sains, ilmu pengetahuan sosial, bahasa Inggris, teknik, dan banyak subjek lainnya, dan pada tingkat sekolahmenengah sampai perguruan tinggi. Langkah-langkah untuk menggunakan STAD adalah sebagai berikut:buatlah salinan lembar rekapitulasi kelompok, merangking siswa, dari yang paling pintar ke paling kurangpintar, tentukan jumlah anggota kelompok, jika memungkinkan tiap-tiap kelompok harus memilih empatanggota, masukkan siswa ke dalam kelompok, scara berimbang, sebarkan lembar rekapitulasi siswa, tentukannilai dasar (Sharan, 2009: 11). Model pembelajaran STAD terdiri dari lima komponen yaitu: presentasi kelastim/Tahap Kerja Kelompok, kuis/Tahap Tes Individu, tahap Perhitungan Skor Kemajuan Individu, tahapPemberian penghargaan/Rekognisi Tim.
KLASIFIKASI BATIK KUDUS BERDASARKAN POLA MENGGUNAKAN K-NN DAN GLCM Yupie Kusumawati; Ajib Susanto; Ibnu Utomo Wahyu Mulyono; Dwi Puji Prabowo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.1 KB)

Abstract

Motif batik biasanya dipengaruhi oleh kehidupan masyarakat setempat. Batik kudus mempunyai ciri khususdengan motif senada dengan warna menara kudus yaitu soga tembelekan dengan warna coklat kehijauan. Fungsi batik yang pada zaman dahulu menjadi salah satu media penyebaran agama islam sehingga motif batik kudus banyak bercerita mengenai sejarah islam dengan corak kaligrafi. Batik kudus juga dipengaruhi oleh industri kretek sehingga batik kudus juga dikenal dengan batik kretek. Keberakagaman motif, corak, warna batik kudus menjadi salah satu point yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan teknologi, dimana sistem mampu mengenali motif batik kudus secara akurat. Klasifikasi menggunakan K-NN dinilai efektif karena jumlah yang cukup besar, sedangkan untuk mendeteksi pola dari batik digunakan fitur ekstraksi ciri GLCM (Gray Level Co-occurrence Matrix). Dalam makalah ini, dipilih 21 jenis motif dengan masing-masing motif terdiri dari 100 citra. Motif batik antara lain : rumah adat, sekar jagad, kapal kandas, merak buketan, tiga negri, beras kecer, tembakau cengkeh, menara kudus, lentog tanjung, tari kretek, bunga setaman, kupu parijotho, buketan lily, pagi sore, gendoro gendiri, giling rokok, ukir kudus, ukir bunga, rokok kretek, romo kembang dan gulo tumbu. Menggunakan 700 citra training dan 560 citra testing pada GLCM dihasilkan akurasi tertinggi pada K=1 yaitu 97% dan terendah pada K=7 yaitu 91%.
PELATIHAN ANALISIS TES MENGGUNAKAN SOFTAWRE ANATES DAN ITEMAN Darodjat Darodjat; Rano Subekhi; Sri Rahayuningsih
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.575 KB)

Abstract

Tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan literasi dan keterampilan para guru di SMP Muhammadiyah 1 Purwokerto dalam menggunakan software ANATES dan ITEMAN untuk menganalisis kualitas tes hasil belajar. Berdasar pada analisis kebutuhan pelatihan di SMP Muhammadiyah 1 Purwokerto sebagai mitra IbM diketahui bahwa 87 % guru belum mengenal software ANATES dan ITEMAN yang dapat digunakan untuk membantu menganalisis kualitas soal secara efektif, dan semua responden membutuhkan dua software tersebut. Dengan dasar analisis tersebut, maka dilakukan kerjasama kemitraan antara Tim IbM dengan sekolah tersebut. Adapun metode pelatihan yang digunakan yaitu metode ceramah dan praktik mandiri yang dilaksanakan di ruang aula SMP Muhammadiyah 1 Purwokerto. Akhir dari pelatihan dilakukan balikan melalui google form sebagai self-assessment dan praktik secara mandiri. Secara garis besar, hasil evaluasi tersebut dapat dipetakan menjadi tiga bagian, yaitu: pertama, ada kenaikan 82,5 % dalam ranah pengetahuan peserta, yang terdiri dari 32 peserta dari enam rumpun mata pelajaran, dengan rincian peningkatan pengetahuan 90 % untuk program ANATES, dan 85 % untuk ITEMAN. Kedua, para peserta sangat antusias, aktif, dan apresiatif dalam pelatihan ini dari awal sampai akhir pelatihan. Ketiga, kemampuan para peserta dalam menjalankan kedua program tersebut reratanya sangat baik, untuk kemampuan menjalankan program ANATES ada kenaikan 90%, namun pada kemampuan menjalankan program ITEMAN kenaikannya baru 80 %.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PRIORITAS PELATIHAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) Muhammad Hamka; Ridho Muktiadi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.007 KB)

Abstract

Kualitas sumber daya manusia merupakan elemen penting dalam kemajuan suatu institusi. Kualitas guru sebagai sumber daya manusia memiliki peranan penting dalam peningkatan mutu dan kemajuan institusi pendidikan. Oleh karena itu dalam pengelolaan sumber daya manusia di instansi pendidikan, dibutuhkan perencanaan yang baik sehingga dapat memberikan dampak pada prestasi kerja guru. Salah satu upaya dalam meningkatkan profesionalitas guru adalah melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat). Perencanaan prioritas jenis diklat yang sesuai bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia pada suatu institusi dapat ditentukan menggunakan Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Penelitian ini membahas penerapan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas jenis pelatihan yang sesuai bagi pengembangan kompetensi sumber daya manusia terkait pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 di SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto. Kriteria yangdigunakan adalah sebagai berikut : 1) Luaran pelatihan, 2) manfaat materi, 3) kurikulum, dan 4) metode pelaksanaan. Sedangkan alternatif pelatihan yang akan dilaksanakan adalah 1) Pelatihan Penyusunan SOP LSP, 2) Pelatihan Penyusunan Manual Mutu LSP, 3) Pelatihan Penyusunan Perangkat Asesmen, dan 4) PelatihanPenyusunan Renstra LSP. Berdasarkan hasil perbandingan berpasangan, prioritas kriteria paling penting adalah kurikulum dengan nilai priority vector 0,40, prioritas kedua adalah luaran pelatihan (0,35), manfaat pelatihan (0,14), serta metodepelaksanan (0,11). Sesuai hasil penjumlahan dari perkalian tiap bobot jenis pelatihan dengan tiap bobot kriteria didapatkan prioritas pelatihan adalah pelatihan penyusunan SOP dengan nilai 0,33, prioritas kedua adalah pelatihan penyusunan perangkat asesmen dengan nilai 0,31, prioritas ketiga adalah pelatihan penyusunanRenstra LSP dengan nilai 0,19, dan prioritas keempat adalah pelatihan penyusunan Manual Mutu LSP dengan nilai 0,17.
SOSIALISASI PENINGKATAN SISTEM KEKEBALAN TUBUH PADA BALITA DI MASA PANDEMI COVID-19 Atika Nur Aziah; Ima Syamrotul
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.151 KB)

Abstract

Penyakit Coronavirus 2019 (COVID-19) adalah virus corona jenis baru yang ditemukan pada tahun 2019. Kejadian COVID-19 pada balita kemungkinan carrier, maka jumlah balita tanpa gejala bisa saja lebih banyak lagi, sehingga sangat penting melakukan upaya pencegahan penularan COVID-19 pada balita. Salah satu upaya pencegahan pada balita yaitu memberikan sosialisasi peningkatan sistem kekebalan tubuh pada balita di masa pandemic covid-19. Sosialisasi meliputi pencegahan level individu pada balita, cara menjaga kesehatan balita secara mandiri di rumah (gizi seimbang, melakukan simulasi perkembangan secara mandiri di keluarga, mengenali tanda bahaya atau tanda balita sakit), pada balita diberikan makanan keluarga yang memenuhi gizi seimbang. Tujuannya yaitu meningkatkan pengetahuan peserta yang memiliki balita sehingga dapat melakukan upaya peningkatan sistem kekebalan tubuh pada balita sehingga terhindar dari covid19. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan diskusi. Sebelum dan setelah dilakukan sosialisasi dilakukan pre-test dan post-test. Hasilnya yaitu ada perubahan pengetahuan tentang peningkatan sistem kekebalan tubuh balita di masa pandemi covid-19, pengetahuan pada saat pre-test yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 43% dan pengetahuan kurang sebanyak 57%. Sedangkan pengetahuan pada saat post-test yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 89% dan pengetahuan kurang sebanyak 11%. Kesimpulannya yaitu terdapat peningkatan pengetahuan baik pada peserta sebanyak 46 %.
AUTOGENIK RELAKSASI DENGAN AROMA TERAPI CENDANA TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA HIPERTENSI Lono Wijayanti; Arif Helmi Setiawan; Erika Martining Wardani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.523 KB)

Abstract

Tujuan: Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh autogenik relaksasi dengan aromaterapi cendana terhadap kualitas pada lansia penderita hipertensi di Panti Griya Werdha Jambangan Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan pre experimental design, dengan metode one group pre test and post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang menderita hipertensi berjumlah 70 orang, dengan sampel 60 responden menggunakan sampling simple random sampling. Data dianalisa dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan autogenik relaksasi menggunakan aromaterapi cendana sebagian besar (78,3%) memiliki kualitas tidur buruk dan setelah diberikan autogenik relaksasi menggunakan aromaterapi cendana menunjukkan bahwa hampir seluruhnya (86,7%) memiliki kualitas tidur baik. Hasil uji Wilcoxon test dengan signifikansi p=<0,05, terdapat pengaruh autogenik relaksasi dengan aromaterapi cendana terhadap kualitas yang signifikan antara pre dan post dengan nilai p = 0,000. Kesimpulan: Autogenik relaksasi dan aromaterapi cendana memberikan dampak yang positif terhadap kualitas tidur pada lansia yang menderita hipertensi. Autogenik relaksasi dengan aromaterapi cendana dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi keperawatan yang dapat laksanakan secara rutin bahkan setiap hari terutama oleh lansia dengan hipertensi.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BURN OUT SYNDROME PADA PERAWAT RUANG ICU-ICCU Meida Laely Ramdani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.086 KB)

Abstract

Latar Belakang: Burnout biasanya didefinisikan sebagai respons berkepanjangan terhadap stressor emosional dan interpersonal kronis, yang ditandai oleh kelelahan emosional, depersonalisasi dan kurangnya pencapaian sosial. Mekanisme koping dan kepuasan kerja adalah terkait dengan kejadian gejala kelelahan dalam konteks kerja. Sindrom burnout di antara perawat, terutama dalam pengaturan perawatan kritis, telah masalah persistendan semakin umum di bidang kesehatan Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan stress kerja, kepuasan kerja dan masa kerja dengan burnout syndrome pada perawat ICU-ICCU Metode: penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden 39. Data dianalisa dengan menggunakan uji fisher exact. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara, stress kerja, kepuasan kerja dan masa kerja dengan burnout syndrome, dengan masing-masing nilai p value: 0,682; 1,000 dan 1,000 Kesimpulan: Melihat hasil dari peneltian ini dimana rata-rata level stress kerja dan burnout syndrome adalah pada level sedang, dan juga rata-rata responden mempunyai tingkat kepuasan pada level sedang dan tinggi, maka harapannya untuk tetap dipertahankan dan bia ditingkatkan lagi. Untuk lebih menurunkan lagi tingkat stress dan kejenuhan dapat focus memfasilitasi peer kolaborasi, meningkatkan sumber yang ada dan staff rasio.
KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT PANTAI DALAM UPAYA MENGHADAPI BENCANA ALAM (STUDI KASUS KEARIFAN LOCAL DI WILAYAH INDONESIA) Ana Andriani; R. Beny Wijarnako K; Wakhudin Wakhudin; Gilang Pamungkas; Intan Martiani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.612 KB)

Abstract

Bencana, dapat mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang mengakibatkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Masyarakat, walau demikian masih banyak yang bertempat tinggal di daerah rawan bencana. Mereka begitu memahami keadaan   lingkungan tempat mereka tinggal. Melalui proses adaptasi terhadap lingkungan alam yang panjang, masyarakat sangat  mengenal lingkungan ekologinya, sehingga mereka memperlakukan lingkungan ekologisnya secara cerdas. Penelitian bertujuan memeperoleh gambaran pengetahuan kesiapsiagaan dan upaya masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di desa Panikel di kecamatan Kampunglaut Kabupaten Cilacap. Upaya dan perilaku masyarakat desa Panikel baik secara individu, kelompok budaya adlah suatu potret kehidupan masyarakat yang terbentuk dari banyak kegiatan, komponen atau unit yang saling berkaitan dan membentuk fungsi tertentu hingga dapat mengungkap kesiapsiagaan dan upaya masyarakat desa Panikel dalam menghadapi bencana banjir.
HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU DISIPLIN SISWA DI SEKOALAH Evi Ratnasari; Triana Noor Edwina Dewayani Soeharto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.671 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kontrol diri siswa, (2) mendeskripsikan perilaku disiplin siswa di sekolah, (3) menguji signifikansi hubungan antara kontrol diri dengan perilaku disiplin siswa di sekolah. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah 310 siswa kelas XII SMK N 3 Kasihan Bantul Yogyakarta. Sampel sebanyak 214 siswa dengan pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala kontrol diri dan skala perilaku disiplin siswa di sekolah yang berbentuk skala likert. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan teknik korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kontrol diri siswa termasuk dalam kategori sedang, (2) perilaku disiplin siswa di sekolah termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kontrol diri dan perilaku disiplin siswa di sekolah dengan koefisien korelasi sebesar 0,725 dan tingkat signifikansi 0,000. Artinya semakin tinggi kontrol diri maka semakin tinggi pula perilaku disiplin siswa disekolahnya. Sebaliknya, semakin rendah kontrol diri maka semakin rendah pula perilaku disiplin siswa di sekolahnya.