cover
Contact Name
Ikhsan Kamil
Contact Email
lppm@stiemb.ac.id
Phone
+6287824726400
Journal Mail Official
ikhsan.kamil@stiemb.ac.id
Editorial Address
Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi)
ISSN : 25415255     EISSN : 26215306     DOI : https://doi.org/10.31955/mea.v6i2
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi (MEA) Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Bandung dimaksudkan sebagai media informasi dan forum pengkajian bidang ilmu Akuntansi, Manajemen, Bisnis dan Ekonomi. Jurnal ini berisikan tentang perkembangan teoritik, artikel ilmiah, dan hasil penelitian, yang akan diterbitkan berkala 3 kali dalam 1 tahun.
Articles 2,566 Documents
PENGARUH PROFITABILITAS, SOLVABILITAS, LEVERAGE DAN OPINI AUDITOR TERHADAP AUDIT DELAY DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI Stefanus, Stefanus; Wijaya, I Nyoman Agus
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5783

Abstract

This study examines how factors such as profitability, solvency, leverage, and auditor opinion affect audit delay, with firm size considered as a moderating variable. A quantitative research method was employed, focusing on entities listed in the IDX 80 index on the Indonesian stock exchange during the 2021–2023 period. For statistical analysis, moderated regression analysis was conducted using IBM SPSS Statistics version 26. The study's findings reveal that: (1) Profitability and leverage have a significant negative effect on audit delay; (2) Solvency has a significant positive effect on audit delay; (3) Auditor opinion has no significant effect on audit delay; (4) Firm size significantly moderates the effect of profitability and leverage on audit delay; (5) Firm size weakens the influence of solvency and auditor opinion on audit delay; (6) Firm size does not moderate the effect of auditor opinion on audit delay.
ANALISIS AUDITOR SWITCHING DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP AUDIT REPORT LAG Budiadnyani, Ni Putu; Dewi, Putu Pande R. Aprilyani; Prawitasari, Putu Putri
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5795

Abstract

Audit report lag, yang merupakan periode antara akhir tahun fiskal perusahaan dan tanggal laporan auditor, merupakan faktor penting yang mencerminkan efisiensi dan efektivitas proses audit. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pergantian auditor dan ukuran perusahaan terhadap audit report lag, yang berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021 – 2023. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria pemilihan sampel yaitu perusahaan property dan real estate yang menerbitkan laporan keuangan auditnya dan berakhir pada 31 Desember meliputi laporan keuangan dan laporan tahunan tahun 2021-2023 serta memiliki kelengkapan data yang berkaitan dengan auditor switching, ukuran perusahaan, dan audit report lag. Setelah dilakukan penyaringan berdasarkan kriteria, jumlah sampel akhir yang memenuhi syarat dan digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 33 perusahaan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun pergantian auditor menunjukkan hubungan negatif dengan audit report lag, hubungan ini secara statistik tidak signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pergantian auditor tidak dengan sendirinya menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan audit. Hasil penelitian ini juga menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara ukuran perusahaan dan audit report lag. Hal ini mengimplikasikan bahwa perusahaan yang lebih besar cenderung mengalami penundaan audit yang lebih pendek.
SWIPE UP TO GLOWING : STRATEGI JITU MARKETING CONTENT DAN INFLUENCER MARKETING DALAM MERAIH MINAT BELI KONSUMEN SKINCARE DI MEDIA SOSIAL Wulandari, Reni; Arnold, Jessica Adela Anastasya; Couwandy, Michelle; Niodilt, Muh. Sultan Amin Kevin Sariputra; Erwin, Erwin
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5804

Abstract

The development of the skincare industry is currently increasingly rampant and has become a consumer need for consumers in maintaining their skin health. Its existence in the marketing world is currently trending because it follows the rapid development of digitalization by using social media as a medium to develop effective digital marketing. The purpose of this study is to analyze the influence of the contribution of Marketing Content and the effect of using Influencer Marketing in increasing consumer Buying Interest in skincare businesses on social media. This study used 250 respondents of skincare users in the city of Makassar, both women and men, by considering several deeper criteria related to Marketing Content in marketing skincare products and utilizing Influencer Marketing in marketing on social media. Data collection used a questionnaire based on a Likert scale with 5 scales. The data obtained were analyzed using the Partial Least Square–Structural Equation Model (PLS-SEM) and the data processing process used SmartPLS version 4. The results of this study indicate a positive and significant influence of the use of Marketing Content and Influencer Marketing on consumer Buying Interest in skincare on social media with target consumers in the city of Makassar. It can be stated that Marketing Content can contribute well to Influencer Marketing used by skincare businesses to increase consumer relationships and Buying Interest in the community towards skincare on social media.
PENGARUH MOTIVASI KERJA, KERJA TIM, LINGKUNGAN KERJA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA KARYAWAN YAMIE PANDA Key, Natasha Kins; Subiyanto, Didik; Kusuma, Nala Tri
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5805

Abstract

Komponen utama organisasi tidak mungkin terpisahkan dari fungsi sumber daya manusia (SDM) dan keberhasilannya dalam mencapai tujuannya. Tindakan sukarela yang diambil di luar tanggung jawab resmi karyawan yang dapat meningkatkan keberhasilan organisasi dikenal sebagai Organizational Citizenship Behavior (OCB). Pekerja yang berdedikasi pada perusahaannya niscaya akan merasakan rasa loyalitas terhadap perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa pekerja terlibat dalam OCB untuk menghargai perilaku organisasi dengan menunjukkan keseriusan mereka terhadap pekerjaan dan bersikap membantu, penuh perhatian, dan peduli terhadap rekan kerja mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana Organizational Citizenship Behavior (OCB) karyawan Yamie Panda dipengaruhi oleh lingkungan kerja, kerja sama tim, dan motivasi mereka. Delapan puluh karyawan Yamie Panda di Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya dipilih melalui pengambilan sampel tidak sengaja, yang juga dikenal sebagai pengambilan sampel acak, sebagai bagian dari metodologi penelitian kuantitatif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa OCB dipengaruhi secara positif dan signifikan, baik sebagian maupun secara bersamaan, oleh motivasi kerja, kerja sama tim, dan lingkungan kerja. Menurut penelitian ini, peningkatan variabel-variabel ini dapat meningkatkan perilaku OCB karyawan, yang pada gilirannya memengaruhi keberhasilan dan kinerja bisnis. Kesimpulan penelitian ini bahwa bisnis seharusnya dapat mengembangkan rencana yang lebih berhasil untuk meningkatkan keterlibatan karyawan.
MENGEKSPLORASI MENTAL ACCOUNTING PADA PEMENUHAN KEBUTUHAN DAN SELF-REWARD MAHASISWA GENERASI Z Firmansyah, Kevin; Rafa, Wukuf Dilvan; Astarani, Juanda
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5806

Abstract

Mental accounting adalah suatu konsep perilaku keuangan yang menjelaskan cara seseorang dalam memisahkan dan mengelola keuangannya berdasarkan pos atau kategori tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penerapan mental accounting dalam mengelola keuangan untuk kebutuhan utama dan keinginan self-reward oleh mahasiswa Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi dengan narasumber yang berasal dari dua perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Generasi Z telah menerapkan perilaku mental accounting dalam mengelola keuangan untuk kebutuhan dan keinginan self-reward, walaupun tidak seluruhnya memahami makna teoritis dari mental accounting itu sendiri. Terdapat pula perbedaan dalam perlakuan terhadap sumber dana, sebagian mahasiswa lebih konsumtif ketika menggunakan uang dari orang tua atau beasiswa, sedangkan uang dari pekerjaan digunakan lebih hati-hati. Terdapat beberapa cara mahasiswa dalam mencatat pengeluarannya, misalnya: mencatat secara sederhana, melalui ingatan, atau dari riwayat pengeluaran uang di aplikasi perbankan. Dalam konteks pemenuhan kebutuhan, mayoritas mahasiswa telah mengalokasikan dana secara terstruktur dan terencana. Namun, dalam konteks self-reward, ada beberapa mahasiswa yang melakukan penganggaran, namun ada juga yang memotong langsung dari gaji atau kebutuhannya. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan perilaku mental accounting cukup bervariasi di kalangan mahasiswa Generasi Z dan dipengaruhi oleh pengalaman, pemahaman, dan kebiasaan mereka. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan program literasi keuangan yang dapat meningkatkan kesadaran mereka dalam mengelola keuangan pribadi.
PENGARUH PERSEPSI HARGA DAN ELECTRONIC WORD OF MOUTH (E-WOM) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK BUNDLING DI TIKTOK SHOP PADA GEN Z DI JAWA TIMUR Dagayu, Riris Devania; Satriyono, Gandung; Gustiawan, Wahyu Dede
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5812

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh antara persepsi harga dan electronic word of mouth (e-WOM) dalam memengaruhi keputusan pembelian Gen Z Wilayah Jawa Timur. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kuantitatif dengan populasi yang mencakup individu yang lahir pada tahun 1997-2012 (gen Z) di Jawa Timur, yang datanya dikumpulkan dengan metode non-probability sampling untuk mengambil responden yang berjumlah 100 orang melalui kuesioner/survey. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Temuan dalam penelitian membuktikan bahwa dari hasil uji parsial persepsi harga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk bundling (sig. 0,262 > 0,05; t=1,127). Koefisien negatif juga mengindikasikan harga bukan faktor penentu utama dalam pembelian produk bundling di TikTok Shop bagi konsumen Jawa Timur, melainkan lebih dipengaruhi faktor lain seperti rekomendasi sosial. Sementara dari hasil uji secara simultan, persepsi harga dan e-WOM diketahui memiliki dampak signifikan terhadap keputusan pembelian produk bundling, yang mengindikasikan bahwa kedua variabel secara bersama-sama mampu menjabarkan perubahan dari perilaku konsumen. Namun, secara parsial, persepsi harga tidak berpengaruh secara signifikan (sig. 0,262 > 0,05) dengan koefisien negatif, menunjukkan jika harga bukanlah faktor utama penentu keputusan pembelian.
PERAN WORK ENGAGEMENT DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS KERJA : KAJIAN EMPIRIS KARYAWAN SUPERMARKET DI KECAMATAN CICENDO, KOTA BANDUNG Septokasya, Mochamad Fali; Raharso, Sri; Tjahjawati, Sri Surjani
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5813

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menimbulkan dampak besar pada industri ritel modern, khususnya supermarket dan minimarket, yang mengalami hambatan signifikan dalam operasional akibat pembatasan sosial dan penurunan mobilitas masyarakat. Namun, seiring dengan pemulihan ekonomi, sektor ini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, ditandai dengan peningkatan jumlah gerai dan adopsi teknologi baru. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, kreativitas karyawan menjadi faktor penting dalam mempertahankan daya saing, di mana kerja sama dan teknologi menjadi elemen penting untuk meningkatkan layanan dan loyalitas pelanggan. Salah satu elemen kunci dalam menciptakan kreativitas adalah tingkat keterlibatan karyawan (work engagement), yang dapat memengaruhi produktivitas dan inovasi dalam industri ritel. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran work engagement dalam meningkatkan kreativitas kerja karyawan pada supermarket di Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini melibatkan karyawan supermarket, termasuk manajer, supervisor, dan staf pelaksana. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengacu pada Utrecht Work Engagement Scale dan model kreativitas kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work engagement yang tinggi berhubungan positif dengan peningkatan kreativitas kerja, yang berkontribusi pada pencapaian kinerja operasional dan daya saing supermarket. Penelitian ini memberikan wawasan baru bagi pengelolaan sumber daya manusia di sektor ritel, khususnya dalam meningkatkan keterlibatan karyawan untuk mendorong kreativitas dan inovasi di masa pemulihan ekonomi.
ANALISIS LIVE STREAMING, FLASH SALE DAN E-WOM DALAM MENDORONG PERILAKU IMPULSIVE BUYING PRODUK SKINCARE SKINTIFIC PADA PLATFORM TIKTOK SHOP Ulsatunnisa, Ulsatunnisa; Oktoriza, Linda Ayu; Safitri, Maria; Nuryanto, Imam
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5816

Abstract

This study aims to analyze the influence of Live Streaming, Flash Sale, and E-WOM on impulsive buying behavior on Skintific skincare products on the TikTok Shop platform. This study uses a quantitative approach, with the population being students of the Management Study Program at Dian Nuswantoro University. The sample was selected using a non-probability sampling technique with a purposive sampling method, and this study involved 98 respondents. The study results show that the third variable, namely Live Streaming, Flash Sale, and E-WOM, significantly influence impulsive buying behavior simultaneously and partially. The conclusion of this study contributes to the digital marketing literature while providing practical recommendations for e-commerce business actors to optimize these marketing elements in increasing sales.
PENGARUH KOMPETENSI KEPEMIMPINAN TERHADAP EFEKTIVITAS MANAJEMEN SDM DI KOMUNITAS SENI Puspitasari, Indah Ayu
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh kompetensi kepemimpinan terhadap efektivitas manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam konteks komunitas seni, dengan studi kasus pada Pulung Dance Studio di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara semi-struktur, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepemimpinan memainkan peran penting dalam pembentukan budaya kerja, peningkatan keterlibatan anggota, dan penciptaan ruang kreatif bagi seniman muda. Strategi pengembangan yang diterapkan meliputi pelatihan olah tubuh, pemberdayaan melalui tanggung jawab karya, serta pendekatan emosional melalui komunikasi dan ikatan sosial yang kuat. Meskipun proses rekrutmen belum menggunakan metode modern, pendekatan "srawung" dianggap relevan dalam konteks komunitas seni. Studi ini memberikan kontribusi terhadap teori manajemen SDM berbasis komunitas dan praktik pengelolaan komunitas seni kontemporer.
DETERMINAN UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS DAN LEVERAGE TERHADAP SUSTAINABILITY REPORTING Adelita, Margareta Selpini; Nurfauziah, Tiya; Astarani, Juanda
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5820

Abstract

Pendekatan kuantitatif diadopsi penelitian ini guna menelusuri faktor pengungkapan pelaporan keberlanjutan, yang dianalisis melalui skala perusahaan, rasio profitabilitas, dan struktur pembiayaan (leverage). Lingkup penelitian berfokus pada emiten energi di di BEI selama 2021- 2024. Sebanyak 23 entitas usaha dipilih secara cermat melalui teknik purposive sampling sebagai objek penelitian, dengan cakupan observasi selama empat tahun. Analisis data dijalankan melalui beberapa tahapan, mulai dari deskriptif statistik, pengujian asumsi klasik, analisis regresi data panel, hingga pengujian hipotesis yang dilakukan memanfaatkan perangkat lunak EViews versi 12. Dari temuan membuktikan leverage memiliki pengaruh negatif yang signifikan. Sebaliknya, variabel ukuran perusahaan dan profitabilitas tidak menunjukan hubungan yang bermakna terhadap intensitas pelaporan keberlanjutan. Temuan ini mengisyaratkan bahwa Ketika entitas memiliki banyak kewajiban secara dominan selektif atau terbatas dalam menyampaikan informasi terkait keberlanjutan. Sementara itu, besarnya keuntungan yang diperoleh tidak serta-merta menjadi faktor pendorong utama dalam praktik pengungkapan tersebut.