cover
Contact Name
Ikhsan Kamil
Contact Email
lppm@stiemb.ac.id
Phone
+6287824726400
Journal Mail Official
ikhsan.kamil@stiemb.ac.id
Editorial Address
Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi)
ISSN : 25415255     EISSN : 26215306     DOI : https://doi.org/10.31955/mea.v6i2
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi (MEA) Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Bandung dimaksudkan sebagai media informasi dan forum pengkajian bidang ilmu Akuntansi, Manajemen, Bisnis dan Ekonomi. Jurnal ini berisikan tentang perkembangan teoritik, artikel ilmiah, dan hasil penelitian, yang akan diterbitkan berkala 3 kali dalam 1 tahun.
Articles 2,839 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN UMKM KOTA PONTIANAK Nurhasana Nurhasana; Sartono Sartono; Wilda Sari
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): ON GOING
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7586

Abstract

UMKM di Kota Pontianak menghadapi kendala dalam perkembangan bisnisnya akibat kurangnya kompetensi manajerial, keterbatasan akses permodalan, serta belum optimalnya penggunaan sistem pencatatan keuangan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi pengusaha, akses permodalan, dan sistem pencatatan keuangan digital terhadap perkembangan UMKM, serta menentukan variabel mana yang paling dominan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 104 responden pengusaha UMKM yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson Product Moment dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pengusaha, akses permodalan, dan sistem pencatatan keuangan digital berpengaruh terhadap perkembangan UMKM. Kompetensi pengusaha menjadi faktor yang paling dominan dengan nilai t hitung sebesar 8,390, dibandingkan akses permodalan dengan nilai t hitung 2,450 dan sistem pencatatan keuangan digital dengan t hitung 2,399. Hasil ini menegaskan bahwa kapabilitas internal pemilik usaha merupakan motor penggerak utama pertumbuhan bisnis yang melampaui dukungan finansial dan administratif. Implikasi penelitian ini menyarankan perlunya pergeseran fokus kebijakan dari sekadar bantuan modal menjadi pendampingan intensif untuk peningkatan literasi manajerial dan pengelolaan keuangan digital. Penguatan kompetensi manajerial menjadi kunci utama dalam menciptakan UMKM yang lebih profesional dan berdaya saing di Kota Pontianak.
REKONSTRUKSI MODEL AMBIDEXTROUS LEADERSHIP DAN ORGANIZATIONAL AGILITY PADA UMKM DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL Yusuf Arifin; Tita Setiawati; Wandy Zulkarnaen; Tetty Sufianty Zafar
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.7601

Abstract

Transformasi digital telah meningkatkan kompleksitas dan dinamika lingkungan bisnis, sehingga menuntut organisasi, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi melalui organizational agility. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi model konseptual hubungan antara ambidextrous leadership dan organizational agility dengan mengintegrasikan peran variabel mediasi dan moderasi dalam konteks UMKM. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA terhadap 32 artikel terindeks Scopus yang dipilih dari 124 artikel yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh ambidextrous leadership terhadap organizational agility bersifat tidak langsung dan dari hasil rokontruksi model pengaruh kedua variabel tersebut dapat dimediasi oleh innovation capability sebagai mekanisme utama yang mentransformasikan eksplorasi dan eksploitasi menjadi respons adaptif organisasi. Selain itu, digital orientation dan environmental dynamism dapat diperankan sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan tersebut. Temuan penelitian ini menghasilkan model konseptual integratif berbasis mechanism-based explanation yang tidak hanya memperkaya literatur kepemimpinan dan agility, tetapi juga memberikan kontribusi kontekstual pada UMKM di era transformasi digital.
CROSS-BORDER PUBLIC PROCUREMENT : A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW ON REGIONAL INTEGRATION, GOVERNANCE AND DIGITAL TRANSFORMATION Elsa Sari Yuliana; Maria Christiana Iman Kalis; M. Irfani Hendri
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): ON GOING
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7603

Abstract

This study examines the development of research on cross-border public procurement or border procurement through a Systematic Literature Review (SLR) combined with bibliometric analysis. The study aims to identify publication trends, dominant research themes, key variables, and future research opportunities related to border procurement. Data were collected from the Scopus database using the PRISMA framework, resulting in 39 selected articles published up to May 2026. Bibliometric analysis was conducted using VOSviewer software to map publication trends, country distribution, institutional contributions, author productivity, and keyword co-occurrence networks. The findings reveal that research on border procurement remains relatively limited and is predominantly concentrated in developed countries, particularly within the European context. The literature mainly focuses on themes such as regulation and governance, digital procurement and transparency, regional market integration, sustainability, healthcare procurement, and barriers to cross-border procurement implementation. Several dominant variables identified in the literature include digital procurement, transparency, regulation, market integration, administrative barriers, sustainability, and competitive procedures. The study also highlights significant research gaps related to border procurement in developing countries and border regions outside Europe, particularly in ASEAN contexts. The integration of SLR and bibliometric analysis contributes to a more comprehensive understanding of the intellectual structure and thematic evolution of border procurement research. Practically, the findings provide insights for policymakers and practitioners in improving procurement governance, regulatory harmonization, digital transformation, and cross-border cooperation. The study recommends future research to explore procurement governance, digital readiness, and institutional challenges in developing-country border regions.
DINAMIKA KINERJA MANAJERIAL ORGANISASI PERANGKAT DAERAH (OPD) DALAM PERSPEKTIF AKUNTABILITAS DAN VALUE FOR MONEY Yuniati Yuniati; Armansyah Armansyah; Kurnia Salma Yuli Heliawati
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.7677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedah dinamika kinerja manajerial pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam kerangka akuntabilitas publik dan prinsip Value for Money (VFM). Fenomena "fallacy" birokrasi yang hanya menitikberatkan pada penyerapan anggaran tanpa dibarengi kualitas pelayanan publik menjadi latar belakang utama penulisan ini. Menggunakan metode pendekatan studi literatur, artikel ini mengintegrasikan delapan dimensi kinerja manajerial menurut Mahoney (1963) dengan pilar ekonomi, efisiensi, dan efektivitas. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa keberhasilan manajer publik tidak boleh hanya diukur secara administratif melalui laporan keuangan, melainkan harus mencakup kemampuan manajerial dalam mengubah input menjadi kemanfaatan nyata bagi masyarakat. Penulis menyimpulkan bahwa penguatan fungsi perencanaan, koordinasi, dan pengawasan sangat krusial untuk mengatasi kesenjangan kinerja di lapangan, sebagaimana terlihat pada beberapa studi kasus di Pulau Jawa. Perubahan pola pikir manajer dari "penyerap anggaran" menjadi "pengelola nilai publik" merupakan kunci utama perbaikan birokrasi.
DAMPAK BELANJA ONLINE DI SHOPEE TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA DI KOTA PALOPO Nur Afni; Muh Ikbal; Muhamad Hadis Badewi
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): ON GOING
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas belanja online di shopee terhadap perilaku konsumtif mahasiswa di Kota Palopo, serta mengetahui tingkat intensitas belanja online di shopee dan tingkat perilaku konsumtif mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa aktif di beberapa perguruan tinggi di Kota Palopo yang pernah melakukan pembelian melalui aplikasi shopee. Sampel ditentukan menggunakan rumus cochran dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error 5%, sehingga diperoleh 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert dan dianalisis menggunakan uji instrumen, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, korelasi pearson, regresi linear sederhana, uji (t), dan koefisien determinasi (R2) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa mahasiswa memiliki intensitas belanja online di Shopee yang tinggi dan perilaku konsumtif yang cukup dominan. Analisis regresi mengungkapkan bahwa belanja online di Shopee berpengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi sebesar 57,8%. Temuan ini menegaskan perlunya literasi keuangan dan kemampuan pengendalian diri di kalangan mahasiswa, serta edukasi tentang kebiasaan konsumsi digital yang sehat agar penggunaan e-commerce tidak menimbulkan perilaku belanja berlebihan.
DO FIRM SIZE AND LEVERAGE AFFECT AUDIT QUALITY? EMPIRICAL FINDINGS FROM ENERGY SECTOR Junika Halawa; Royanti Sinaga
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): ON GOING
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7577

Abstract

Audit quality is an important element in maintaining the transparency and credibility of financial information in the capital market. The results of previous research showed inconsistent findings related to the influence of company size and leverage on audit quality, so further empirical testing is still needed. This study aims to empirically examine the influence of company size and leverage on audit quality in the energy sector, both partially and simultaneously. The research uses an explanatory quantitative approach with secondary data in the form of audited financial statements of companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2020–2024. The sampling technique uses purposive sampling. Data analysis was carried out using logistic regression with model feasibility testing through the Hosmer and Lemeshow Test, Nagelkerke R Square, Omnibus Test and multicollinearity test. The results of the study show that company size has a positive and significant effect on audit quality. Leverage also has a positive and significant effect on audit quality. Simultaneously, the size of the company and leverage had a significant effect on audit quality with the model's explainability of 60.3%. Companies with large asset sizes and high levels of leverage tend to use high-quality auditors to maintain the credibility of financial statements and meet the supervisory demands of stakeholders. This study was limited to the use of two independent variables, a specific observation period, and audit quality measurement that only used proxy affiliated with the Public Accounting Firm. Further research suggests adding other variables such as corporate governance, profitability, and business risk.
THE EFFECT OF DIGITAL STORYTELLING ON CUSTOMER ENGAGEMENT AND BRAND AWARENESS AMONG GENERATION Z Nur Hidayat; Arweni Arweni; Febrianawati Febrianawati; Yuana Yuana; Vini Ramadhani
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): ON GOING
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.6785

Abstract

This research investigates the impact of digital storytelling on customer engagement and brand awareness among Generation Z social media users in Indonesia. Recent studies indicate that immersive, character-driven, and authentic digital narratives enhance emotional attachment, cognitive processing, and behavioral responses, subsequently influencing engagement and brand-related outcomes. A quantitative explanatory design was utilized, with data gathered via an online survey targeting active Generation Z social media users who engaged with digital storytelling content. Structural Equation Modeling was employed to analyze the data, examining the direct and mediating effects among digital storytelling, customer engagement, and brand awareness. The findings demonstrate that digital storytelling significantly influences customer engagement and has a moderate direct impact on brand awareness, whereas customer engagement strongly enhances brand awareness. Mediation analysis indicates that customer engagement serves as a partial mediator in the relationship between digital storytelling and brand awareness, with a significant portion of the total effect conveyed through engagement. The findings indicate that digital storytelling strategies should focus on enhancing cognitive, affective, and behavioral engagement to establish sustainable brand awareness within Generation Z.
PENGARUH UMKM TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KOTA PALOPO Musannada Alfauziah; I Ketut Patra; Muh Ikbal
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): ON GOING
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh UMKM terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Palopo. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder yang diperoleh langsung dari Dinas Koperasi dan UMK Kota Palopo. Populasi pada penelitian ini adalah jumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan tenaga kerja di Kota Palopo. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data time series (2017-2024). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sebesar 6,595 > sebesar 2,44 dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 sehingga disimpulkan bahwa UMKM berpengaruh signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kota Palopo. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi, nilai R Square (R2) sebesar 0,879 menunjukkan bahwa 87,9% variasi pada Penyerapan Tenaga Kerja (Y) dapat dijelaskan atau dipengaruhi oleh variasi dari UMKM (X). Angka ini menunjukkan model regresi yang sangat baik dalam memprediksi variabel terikat. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 12,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
MODEL MANAJEMEN OPERASIONAL BERKELANJUTAN BERBASIS CIRCULAR ECONOMY PADA INDUSTRI UMKM DI GORONTALO Zulfia K Abdussamad; A Faizal; Suriyanti Suriyanti; Anis Saleh
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): ON GOING
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model manajemen operasional berkelanjutan berbasis circular economy pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gorontalo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih dominannya penerapan sistem operasional linear pada UMKM yang berpotensi meningkatkan pemborosan sumber daya serta menghasilkan limbah yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Di sisi lain, konsep circular economy menawarkan pendekatan yang menekankan efisiensi penggunaan sumber daya melalui prinsip pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang, sehingga dinilai relevan untuk mendukung keberlanjutan usaha. Namun demikian, implementasi konsep tersebut pada UMKM masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pengetahuan, teknologi, serta belum tersedianya model operasional yang aplikatif dan sesuai dengan karakteristik lokal.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada UMKM di Gorontalo, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengidentifikasi praktik operasional yang ada, potensi penerapan prinsip circular economy, serta faktor-faktor yang mempengaruhi implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM belum menerapkan prinsip circular economy secara optimal dalam manajemen operasionalnya, meskipun terdapat potensi besar untuk mengintegrasikan praktik seperti efisiensi bahan baku, pemanfaatan limbah, dan penggunaan kembali sumber daya. Hasil Penelitian ini menghasilkan model manajemen operasional berkelanjutan berbasis circular economy yang terintegrasi dan adaptif terhadap kondisi UMKM di Gorontalo. Model tersebut mencakup aspek perencanaan produksi, pengelolaan bahan baku, proses produksi, distribusi, serta pengelolaan limbah yang saling terhubung dalam satu sistem operasional yang berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif dan kontekstual sesuai dengan karakteristik UMKM di tingkat daerah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu manajemen operasional serta menjadi panduan praktis bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan daya saing usaha.
EVOLUSI TEORI MENEJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DAN PERILAKU ORGANISASI DI ERA GLOBALISASI : IMPLIKASI TERHADAP STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT (SHRM) Deni Nasir Ahmad; Henny Suharyati
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): ON GOING
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji evolusi teori Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dan perilaku organisasi serta implikasinya terhadap Strategic Human Resource Management (SHRM) di era globalisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan adanya pergeseran paradigma dari pendekatan administratif dan operasional menuju pendekatan strategis yang menempatkan sumber daya manusia sebagai aset utama organisasi. Perilaku organisasi berperan penting dalam memahami faktor psikologis dan sosial yang memengaruhi kinerja individu dan kelompok. Implementasi SHRM terbukti mampu meningkatkan kinerja organisasi melalui rekrutmen yang selektif, pengembangan karyawan, manajemen kinerja yang efektif, pembentukan budaya organisasi yang positif, serta pengelolaan konflik yang konstruktif. Selain itu, integrasi teknologi digital, pengembangan modal psikologis, serta penerapan prinsip keberlanjutan seperti Green Human Resource Management (GHRM) semakin memperkuat peran strategis SDM. Dengan demikian, SHRM menjadi kunci dalam menciptakan keunggulan kompetitif dan ketahanan organisasi dalam menghadapi dinamika globalisasi.