cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
+62822 1856 0919
Journal Mail Official
incomejurnal@gmail.com
Editorial Address
Blok Salasa RT 004/RW 005, Ds. Trajaya, Kec. Palasah, Kab. Majalengka, Jawa Barat.
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement
Published by Edupedia Publisher
ISSN : 29620023     EISSN : 29617677     DOI : https://doi.org/10.56855/income
Fokus dan Ruang Lingkup Artikel yang dimuat dalam INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. 
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 214 Documents
Pemanfaatan Aplikasi Digital dalam Pengelolaan Laporan Keuangan Sederhana bagi Siswa SMA Heni Agustina; Rizki Amalia Elfita; Novalina Arifianti; Tri Deviasari Wulan
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.2336

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan pengelolaan keuangan pribadi siswa, terutama dalam pencatatan pemasukan dan pengeluaran, perencanaan penggunaan uang saku, serta pengendalian perilaku konsumtif di era digital. Kemudahan akses transaksi digital dan perkembangan e-commerce menuntut siswa memiliki literasi keuangan yang memadai sejak usia sekolah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan serta kemampuan pengelolaan keuangan pribadi melalui penerapan aplikasi digital Sepran: Catatan Keuangan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan literasi keuangan, implementasi aplikasi, pendampingan penggunaan aplikasi, dan evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi kasus, serta praktik langsung penggunaan aplikasi pada perangkat peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep dasar pengelolaan keuangan pribadi, membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun perencanaan penggunaan uang saku, serta mengoperasikan aplikasi Sepran untuk mencatat transaksi keuangan harian. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan memperoleh respons yang sangat positif, yang ditunjukkan melalui antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama sesi diskusi, tanya jawab, dan praktik. Luaran kegiatan meliputi terlaksananya program pengabdian bagi 40 siswa, implementasi aplikasi Sepran sebagai media pencatatan keuangan digital, tersedianya dokumentasi dan video kegiatan, serta tersusunnya laporan akhir. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan literasi keuangan dan membentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih disiplin sehingga mendorong kemandirian finansial siswa secara berkelanjutan.
Pendampingan UMKM Berbasis Transformasi Digital dalam Penguatan Ekonomi di Kampung Cuanki, Kabupaten Garut Dida Farida; Eliya Fatma Harahap; Hedi Cupiadi; Erik Kartiko
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.2337

Abstract

Kampung Cuanki di Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut Kota, merupakan sentra UMKM produksi cuanki yang menaungi sekitar 45 pelaku usaha rumahan. Sebagian besar pelaku usaha masih melakukan pencatatan keuangan secara manual, bahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha masih tercampur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melakukan pendampingan transformasi digital pencatatan keuangan bagi pelaku UMKM Kampung Cuanki menggunakan aplikasi BukuKas. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan langsung, dengan evaluasi menggunakan kuisioner untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas 16 perempuan dan 14 laki-laki, dengan narasumber Ibu Dida Farida dari Universitas Garut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pencatatan keuangan digital, meskipun peserta masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengetahuan akuntansi dasar dan literasi komputerisasi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendampingan transformasi digital efektif meningkatkan pemahaman pencatatan keuangan UMKM, namun perlu ditindaklanjuti dengan penguatan literasi akuntansi dasar dan digital secara berkelanjutan
Sosialisasi dan Edukasi Pemilahan Sampah Rumah Tangga Berbasis Program Kang Pisman di Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung Ramayani; Agnes Alzena Syafitri; Renny Sunarny; Dewi Mustikasari; Yuki Hidayat Kusdinar
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.2408

Abstract

Peningkatan volume sampah rumah tangga menjadi tantangan pengelolaan lingkungan perkotaan, termasuk di Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, seiring keterbatasan kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sarimukti dan masih rendahnya kebiasaan memilah sampah dari sumber. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan praktik pemilahan sampah rumah tangga warga Kelurahan Cijawura sesuai anjuran pemerintah melalui program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung. Metode pelaksanaan mengikuti kerangka design thinking meliputi tahap empathize, define, ideate, prototype, dan test, melalui sosialisasi dan edukasi door to door oleh mahasiswa dan dosen pendamping lintas program studi kepada rumah tangga, kader RW/RT, PKK, dan Karang Taruna. Hasil kegiatan menunjukkan RW 13 yang menjadi lokasi percontohan telah mendekati kondisi zero waste, enam RW telah memiliki fasilitas Rumah Maggot untuk mengolah sampah organik, dan media edukasi flash card berhasil digunakan dalam sosialisasi kepada masyarakat maupun sekolah. Replikasi praktik baik ke RW lain masih memerlukan pendampingan berkelanjutan karena keterbatasan lahan dan variasi partisipasi warga antarwilayah. Kegiatan ini merekomendasikan penguatan edukasi berkelanjutan, replikasi praktik RW percontohan, dan penerapan umpan balik serta apresiasi warga agar kebiasaan memilah sampah dapat bertahan dalam jangka panjang.
Pemberdayaan UMKM  melalui Optimalisasi Multiplatform Media Sosial sebagai Media Pemasaran Digital Mawar Jannati Al Fasiri; Kartika Novitasari; Karlina Karlina
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.2426

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Cirebon dalam memanfaatkan multi-platform media sosial sebagai media pemasaran digital. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah pemanfaatan media sosial yang masih terbatas, terutama dalam pembuatan konten, pengelolaan akun, pemilihan platform, interaksi dengan konsumen, dan evaluasi aktivitas pemasaran digital. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, persiapan, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, evaluasi, dan tindak lanjut. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, serta monitoring aktivitas media sosial peserta. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 20 Juli 2026 di Balai Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, dengan sasaran pelaku UMKM di wilayah Cirebon. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pemasaran digital, strategi multi-platform, pembuatan konten, optimalisasi akun media sosial, interaksi dengan konsumen, serta pemanfaatan fitur analitik. Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan konten dan pengelolaan media sosial secara lebih terstruktur dan memahami pentingnya penggunaan platform yang sesuai dengan karakteristik usaha dan target konsumen. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan dapat menjadi strategi pemberdayaan yang efektif dalam meningkatkan kapasitas digital UMKM. Keberlanjutan kegiatan melalui monitoring dan pendampingan lanjutan diperlukan agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dan berkontribusi terhadap perluasan pasar serta peningkatan daya saing UMKM.