cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 2964819X     EISSN : 29642507     DOI : https://doi.org/10.57235
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health is published twice a year: March and September. E-ISSN: 2964-2507 (Elektronik) P-ISSN: 2964-819X (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata 1. Education 2. Information Technology 3. Social, Political and Cultural 4. Health, Medicine and Nursing/Obstetrics
Articles 641 Documents
Analisis Penggunaan Modal Kerja dalam Menghasilkan Laba Usaha pada Rumah Makan Sri Rezeki Kotamobagu Kaligis, Ervina; Haris, Haris; Sondakh, Nixon; Paputungangan, Anto
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 1, No 1 (2022): March 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v1i1.37

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan pada Rumah Makan Sri Rezeki Kotamobagu. Menekankan pada Penerapan Rasio Keuangan Dalam Meningkatkan Laba. Sehubungan dengan judul penelitian, maka masalah yang dapat dikemukakan dalam penelitian ini adalah: “Apakah Penggunaan Modal Kerja Pada Rumah Makan Sri Rezeki Kotamobagu Sudah Dilaksanakan Secara Efektif Dan Efisein?” Dan Tujuan Dari Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui Analisis Penggunaan Rasio Keuangan Pada Rumah Makan Sri Rezeki Kotamobagu. Akuntansi adalah seni (keterampilan) dan ilmu mengolah transaksi atau kejadian yang setidak-tidaknya dapat diukur dengan uang menjadi laporan keuangan yang dibutuhkan oleh para pihak yang berkepentingan atas perusahaan yang nantinya akan digunakan di dalam proses pengambilan keputusan bisnis. Dalam penelitian ini metode analisa yang digunakan adalah analisa rasio likuiditas dengan melakukan tahapan perhitunan Current Ratio, Acit Tes Ratio, dan Cas Ratio. Dari pembahasan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa Rumah Makan Sri Rezeki Kotamobagu Tahun 2019 berada pada posisi liquid karena pada tahun 2019 current ratio 392,85% atau berada pada posisi di atas 100% artinya Rumah Makan Sri Rezeki Kotamobagu mampu menutupi semua kewajiban pendeknya dalam 2 tahun terakhir (2019-2020). Rumah Makan Sri Rezeki Kotamobagu dapat mengembalikan kewajiban jangka pendeknya yang jumlahnya lebih kecil dibandingkan dengan jumlah ativa lancar yang tertanam dalam perusahaan, artinya perusahaan tidak akan mengalami kesulitan dalam membayar kewajiban-kewajibannya yang telah jatuh tempo. Pada Rumah Makan Sri Rezeki Kotamobagu penggunaan modal kerja sangat efisien karena pada tahun 2019 liquiditasnya 190% sangat baik dan tahun 2020 liquiditasnya 392,85% Gross Profit Margin Rumah Makan Sri Rezeki Kotamobagu Tahun 2019 sebesar 8.78% dan pada tahun 2020 sebesar 5.74% berarti dari tahun 2019 dan 2020 Gross Profit Margin pada Rumah Makan Sri Rezeki Kotamobagu mengalami penurunan sebesar: 3.04%. Operating Profit Margin pada Rumah Makan Sri Rezeki Kotamobagu Tahun 2019 sebesar: 8.78% dan tahun 2020 sebesar: 5.74%. Net Profit Margin pada Rumah Makan Sri Rezeki Kotamobagu Tahun 2019 sebesar: 8.78% dan tahun 2020: 5.74%. Dengan melihat hasil rasio, penulis menyarankan agar sebaiknya lebih meningkatkan rasio keuangan atau peningatan liquiditas yang ada, dalam meningkatkan usahanya.Kata Kunci: Rasio Keuangan, Laba AbstractThis research was conducted at the Sri Rezeki Kotamobagu Restaurant. Emphasizing the Application of Financial Ratios in Increasing Profits. In connection with the title of the study, the problem that can be raised in this study is: "Has the Use of Working Capital in the Sri Rezeki Kotamobagu Restaurant Been Implemented Effectively and Ephisein?" And the purpose of this study is to find out the analysis of the use of financial ratios in sri rezeki kotamobagu restaurant. Accounting is the art (skill) and science of processing transactions or events that can at least be measured by money into financial statements needed by interested parties to the company which will later be used in the business decision-making process. In this study, the analysis method used was liquidity ratio analysis by carrying out the stages of current ratio, acit test ratio, and cas ratio. From the discussion above, it can be concluded that the Sri Rezeki Kotamobagu Restaurant in 2019 is in a liquid position because in 2019 the current ratio of 392.85% or is in a position above 100%, meaning that the Sri Rezeki Kotamobagu Restaurant is able to cover all its short obligations in the last 2 years (2019-2020). Sri Rezeki Kotamobagu Restaurant can return its short-term obligations, which are smaller in amount compared to the amount of current ativa embedded in the company, meaning that the company will have no difficulty in paying its obligations that have matured. At the Sri Rezeki Kotamobagu Restaurant, the use of working capital is very efficient because in 2019 the liquidity was 190% very good and in 2020 the liquidity was 392.85% Gross Profit Margin of Sri Rezeki Kotamobagu Restaurant in 2019 was 8.78% and in 2020 it was 5.74% meaningful from 2019 and 2020 Gross Profit Margin at Sri Rezeki Kotamobagu Restaurant decreased by: 3.04%. Operating Profit Margin at Sri Rezeki Kotamobagu Restaurant in 2019 was: 8.78% and in 2020 it was: 5.74%. Net Profit Margin at Sri Rezeki Kotamobagu Restaurant in 2019 was: 8.78% and in 2020: 5.74%. By looking at the results of the ratio, the author suggests that it is better to further increase the financial ratio or increase the existing liquidity, in increasing its business. Keywords: Financial Ratio, Profit
Pengasuhan Keluarga Terhadap Aktivitas Keseharian Lanjut Usia di Rumah Julia, Anggun; Ayub, Daeng; Alvi, Ria Rizkia
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 1, No 1 (2022): March 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v1i1.57

Abstract

AbstrakAktivitas-aktivitas yang diberikan keluarga dalam pengasuhan pada lanjut usia teramat penting untuk menunjukkan kepedulian, kehangatan, perhatian, cinta, dukungan dan rasa hormat kepada orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan yang dilakukan keluarga dalam merawat lansia dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan naratif analis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keluarga memainkan peran yang optimal. Hal ini dapat dilihat dari aktivitas religius dan aktivitas fisik keluarga yang sudah menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi lansia, dengan mempertimbangkan keberadaannya atas pelayakan pengasuhan dan perawatan pada lanjut usia.Kata Kunci: Aktivitas, Pengasuhan, Keluarga, Lanjut Usia AbstractThe activities that the family provides in the care of the elderly are very important to show care, warmth, care, love, support and respect for the parents. This study aims to describe the activities carried out by families in caring for the elderly in daily life. This research was conducted using qualitative methods with narrative analysts. The findings of this study suggest that the family plays an optimal role. This can be seen from the religious activities and physical activities of families who have provided adequate facilities and infrastructure for the elderly, taking into account their existence for the entrustment of care and care for the elderly.Keywords: Activities, Parenting, Family, Elderly
Peran Aviation Security dalam Pelayanan Pemeriksaan Penumpang dan Bagasi di Screening Check Point pada Masa Pandemi Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang Chaniago, M. Rafsanjani; Prakosawati, Elisabeth Endang
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 1, No 1 (2022): March 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v1i1.28

Abstract

AbstrakDalam menjaga keamanan bandar udara setiap bandar udara memiliki petugas keamanannya yang disebut dengan petugas Aviation Security (Avsec), petugas Aviation Security berkewajiban melakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan bagasi sesuai dengan SOP yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Aviation Security dalam pelayanan pemeriksaan penumpang dan bagasi di screening check point pada masa pandemi dan hambatan apa yang dialami oleh petugas Aviation Security selama menjalankan tugasnya selama masa pandemi di bandar udara Abdulrachman Saleh Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara langsung kepada petugas Aviation Security dan dokumentasi. Penelitian ini juga mendapatkan data secara langsung saat melakukan penelitian di unit Aviation Security di Bandar Uadara Abdulrachman Saleh Malang. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa petugas Aviation Security dalam menjalankan perannya dalam memeriksa penumpang dan bagasi selama masa pandemi sudah sesuai dengan SOP yang berlaku tetapi terdapat beberapa hambatan yang dihadapi petugas Aviation Security dalam menjalankan perannya.Kata Kunci: Aviation Security, Peran, Pandemi AbstractIn maintaining airport security, every airport has a security officer called Aviation Security (Avsec) officer, Aviation Security officer is obliged to check passengers and baggage in accordance with applicable SOPs. This study aims to determine the role of Aviation Security in passenger and baggage inspection services at screening check points during the pandemic and what obstacles were experienced by Aviation Security officers while carrying out their duties during the pandemic at Abdulrachman Saleh Airport Malang. This study uses a qualitative approach with direct interviews with Aviation Security officers and documentation. This study also obtained data directly when conducting research at the Aviation Security unit at Bandar Uadara Abdulrachman Saleh Malang. The results of this study explain that Aviation Security officers in carrying out their role in checking passengers and baggage during the pandemic are in accordance with applicable SOPs but there are several obstacles faced by Aviation Security officers in carrying out their roles.Keywords: Aviation Security, Role, Pandemic
Kendala Penyaluran Rumah Nelayan di Kampung Padang Rubiah Nagari Kambang Barat Kecamatan Lengayang Kebupaten Pesisir Selatan Wiwinda, Mela; Rahayu, Sri; Putra, Ikhsan Muharma
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 1, No 1 (2022): March 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v1i1.76

Abstract

AbstrakWilayah pesisir merupakan daerah pertemuan antara daratan dan lautan. Wilayah pesisir yang berkembang menjadi kawasan pemukiman adalah salah satu hal yang sangat kompleks, dimana selain aspek sosial, ekonomi, aspek-aspek budaya dan politik masyarakat juga akan ikut terlibat. Pemukiman yang letaknya tepat berada di bibir pantai ini adalah kampung yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan. Pemukiman nelayan adalah perkampungan yang mendiami daerah kepulauan, sepanjang pesisir termasuk danau dan sepanjang aliran sungai. Penduduk yang tinggal di kampung nelayan memiliki karakteristik berupa masyarakat tradisional dengan kondisi sosial ekonomi dan latar belakang pendidikan yang relatif terbatas. Kondisi sosial masyarakat kampung nelayan yang seperti ini membuat mereka sulit untuk mendapatkan kebutuhan bermukim yang memadai. Bahkan masyarakat kampung nelayan cenderung menjadi subyek yang menanggung permasalahan yang terdapat di lingkungan tempat tinggal mereka. Hal ini terjadi di karenakan beberapa faktor, yaitu rendahnya pengetahuan dan lemahnya ekonomi sehingga aktivitas mereka juga sering menyebabkan tekanan terhadap lingkungan kampung nelayan yang berlanjut pada kerusakan pada ekosistem yang ada disana. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) kemiskinan adalah ketidakmampuan individu dalam memenuhi kebutuhan dasar minimal untuk hidup layak (baik makanan maupun nom makanan). Garis kemiskinan yang ditetapkan oleh BPS adalah jumlah pengeluaran yang dibutuhkan oleh setiap individu untuk dapat memenuhi kebutuhan makanan setara dengan 2100 kalori per orang per hari dan kebutuhan nonmakanan yang terdiri dari perumahan, pakaian, kesehatan, pendidikan, transportasi, serta aneka barang dan jasa lainnya. Negara Indonesia merupakan salah satu Negara yang berkembang. Dilihat dari bulan September tahun 2019 negara indonesia memiliki persentase penduduk miskin sebesar 9,22 %, menurun 0,19% terhadap Maret 2019 dan menurun 0,44% terhadap September 2018. Sedangkan jumlah penduduk miskin pada September 2019 sebesar 24,79 juta orang, menurun 0,36 juta orang terhadap Maret 2019 dan menurun 0,88 juta orang terhadap September 2019.Kata Kunci: Kendala, Rumah, Nelayan AbstractThe coastal area is an area where land and sea meet. The coastal area that develops into a residential area is one of the most complex things, where in addition to social, economic, cultural and political aspects, the community will also be involved. This settlement, which is located right on the beach, is a village where the majority of the population makes a living as fishermen. Fishermen's settlements are villages that inhabit island areas, along the coast including lakes and along rivers. People who live in fishing villages have the characteristics of a traditional society with socio-economic conditions and relatively limited educational background. The social conditions of the fishing village community like this make it difficult for them to get adequate housing needs. Even the fishing village community tends to be the subject who bears the problems in the environment where they live. This happens due to several factors, namely low knowledge and weak economy so that their activities also often cause pressure on the fishing village environment which continues to damage the ecosystem there. According to the Central Statistics Agency (BPS) poverty is an individual's inability to meet the minimum basic needs for a decent life (both food and non-food items). The poverty line set by BPS is the amount of expenditure needed by each individual to be able to meet food needs equivalent to 2100 calories per person per day and non-food needs consisting of housing, clothing, health, education, transportation, and various other goods and services. Indonesia is one of the developing countries. Judging from September 2019 the country of Indonesia had a percentage of poor people of 9.22%, decreased by 0.19% against March 2019 and decreased by 0.44% against September 2018. While the number of poor people in September 2019 was 24.79 million people, decreased by 0.36 million people against March 2019 and decreased by 0.88 million people against September 2019.Keywords: Fisherman, Settlement, Majority
Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia dan Pendidikan Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Sumatera Utara Siahaan, Olindayanti; Pardede, Reinhard Bintang Samuel; Rahim, Rita; Desmawan, Deris
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 1, No 1 (2022): March 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v1i1.51

Abstract

AbstrakPenelitian ini akan melihat bagaimana indeks pembangunan manusia dan pencapaian pendidikan mempengaruhi tingkat pengangguran terbuka (Studi kasus di provinsi Sumatera Utara) dalam periode 2010 sampai dengan 2021. Metode analisis regresi linier berganda diterapkan dalam metodologi penelitian kuantitatif. Data sekunder dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara dijadikan sebagai sumber data. Metode ini mengungkapkan, ditemukan hubungan yang negatif indeks pembangunan manusia dan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengangguran yang berarti bahwa ketika kedua variabel yang dibahas naik, justru tingkat pengangguran terbuka akan berkurang. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan indeks pembangunan manusia dan tingkat pendidikan Sumatera Utara dalam rangka menurunkan tingkat pengangguran terbuka secara regional.Kata Kunci: Indeks Pembangunan Manusia; Pendidikan; Tingkat Pengangguran Terbuka; dan Regresi Linier Berganda. AbstractThis study will look at how the human development index and educational attainment affect the open unemployment rate (Case study in North Sumatra province) in the period 2010 to 2021. The method of multiple linear regression analysis is applied in quantitative research methodologies. Secondary data from the Central Statistics Agency of North Sumatra Province is used as a data source. This method reveals, it was found that the negative relationship of the human development index and the level of education to the unemployment rate means that when the two variables discussed go up, precisely the open unemployment rate will decrease. This shows the need to increase the human development index and education level of North Sumatra in order to reduce the open unemployment rate regionally.Keywords: Human Development Index; Education; Open Unemployment Rate; and Multiple Linear Regression.
Implementasi Bantuan Langsung Tunai Desa Terhadap Masyrakat Ekonomi Lemah di Dusun Lirang Desa Luhu Sampulawa, Dasri; Tuharea, Jumiati; Gaite, Titus
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 1, No 1 (2022): March 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v1i1.59

Abstract

AbstrakProgram bantuan langsung tunai desa merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat serta kewenanganya di berikan kepada pemerintah desa melalui pemotongan dana desa (DD) sebesar 40% untuk disalurkan kepada masyarakat khususnya masyarakat dusun lirang desa luhu yang kehilangan mata pencarian atau yang terdampak pandemi Covid-19. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1. Bagaimanakah proses implementasi Bantuan Langsung Tunai Desa bagi masyarakat ekonomi lemah di dusun Lirang. 2. Bagaimana Upaya penangulangan program Bantuan Langsung Tunai Desa di Dusun Lirang Desa Luhu. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu metode yang mengunakan atau melukiskan suwatu kejadian secara sistematis, factual dan akurat mengenai fakta-fakta atau fenomena yang diselidiki. Hasil dari penelitian ini menujukan bahwa implementasi bantuan langsung tunai desa yang di berikan oleh pemerintah desa kepada masyarakat penerima subsidi dengan jumlah Rp 300.000 perbulan dari awal bulan januari sampai desember tahun 2022 khususnya masyarakat penerima BLT-Desa yang berada di dusun lirang desa luhu sangat bermanfaat guna membantu meringankan daya beli masyarakat dengan kategori ekonomi lemah diera pandemi Covid. Selain itu penyaluran bantuan lagsung tunai desa oleh pemerintah desa kepada penerima bantuan langsung tunai desa telah tepat sasaran sebagaimana ketentuan yang telah di tetapkan bahwa masyarakat penerima bantuan adalah keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di desa bersangkutan dan diprioritaskan keluarga miskin yang termasuk dalam kategori kemiskinan ekstrim, kehilangan mata pencharian, keluarga penerima jarring sosial yang terhenti serta keluarga miskin yang terdampak pandemi Corona Disease 2019 (Covid-19) dan belum menerima bantuan atau rumah tangga dengan anggota rumah tangga tunggal lanjut usiaKata Kunci: Bantuan Langsung Tunai Desa, Masyarakat Ekonomi Lemah. AbstrakThe direct village cash assistance program is a policy issued by the central government and its authority is given to the village government through a 40% reduction in village funds (DD) to be distributed to the community, especially the lirang village community, who have lost their livelihoods or who have been affected by the Covid-19 pandemi. . The purpose of this study is to find out 1. How is the process of implementing Village Cash Assistance for the economically weak community in the Lirang hamlet. 2. How to tackle the Village Cash Assistance program in Lirang Hamlet, Luhu Village. The method used in this study is a descriptive method, which is a method that uses or describes an event in a systematic, factual and accurate manner regarding the facts or phenomena being investigated. The results of this study indicate that the implementation of direct village cash assistance provided by the village government to the subsidy recipient community in the amount of Rp. 300,000 per month from the beginning of January to December 2022, especially the BLT-Desa recipient community in the lirang village, Luhu village, is very useful for help ease the purchasing power of people with weak economic categories in the Covid pandemi era. In addition, the distribution of direct village cash assistance by the village government to recipients of direct village cash assistance has been right on target as stipulated in the provisions that the recipients of assistance are poor or underprivileged families who live in the village concerned and prioritize poor families who are included in the category of extreme poverty. , loss of livelihood, families receiving social networks that have stopped and poor families affected by the Corona Disease 2019 (Covid-19) pandemi and have not received assistance or households with elderly single household members.Keywords: Village Cash Direct Assistance. Weak Economic Community.
Pengaruh Biaya Produksi, Biaya Promosi dan Volume Penjualan Terhadap Tingkat Profitabilitas (Studi Empiris pada UMKM di Kabupaten Brebes) Hidayat, Moh. Kevin; Maftukhin, Maftukhin; Rahmawati, Titi
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 1, No 1 (2022): March 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v1i1.29

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Biaya produksi, biaya promosi, dan volume penjualan Terhadap tingkat profitabilitas pada UMKM Di Wilayah Kabupaten Brebes. Sampel penelitian ini yaitu 100 UMKM di Kabupaten Brebes. Metode analisis data dengan menggunakan analisis jalur dengan program IBM SPSS statistik 22. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Terdapat arah yang positif antara Biaya produksi terhadap tingkat profitabilitas UMKM. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien regresi variabel biaya produksi sebesar 0,325 atau 32,5% mempengaruhi tingkat profitabilitas UMKM. (2) Terdapat arah yang positif antara Biaya promosi terhadap tingkat profitabilitas UMKM. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien regresi variabel biaya produksi sebesar 0,256 atau 25,6% mempengaruhi tingkat profitabilitas UMKM. (3) Terdapat arah yang positif antara volume penjualan terhadap tingkat profitabilitas UMKM. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien regresi variabel biaya produksi sebesar 0,297 atau 29,7% mempengaruhi tingkat profitabilitas UMKM. (4) secara simultan terdapat arah yang positif antara biaya produksi, biaya promosi, dan volume penjualan terhadap tingkat profitabilitas UMKM. Hal ini dibuktikan dengan nilai adjusted R square sebesar 0,286 atau sebesar 28,6 % mempenaruhi tingkat profitabilitas UMKMKata Kunci: Biaya Produksi, Biaya Promosi, Volume Penjualan, Profitabilitas AbstractThis study aims to analyze and determine the effect of production costs, promotion costs, and sales volume on the level of profitability of MSMEs in the Brebes Regency area. The sample of this research is 100 SMEs in Brebes Regency. Data analysis method using path analysis with IBM SPSS statistical program 22. Data collection in this study used a questionnaire as a research instrument. The results of this study indicate that (1) There is a positive direction between production costs and the level of profitability of MSMEs. This is evidenced by the regression coefficient value of the production cost variable of 0.325 or 32.5% affecting the profitability of MSMEs. (2) There is a positive direction between the cost of promotion to the level of profitability of MSMEs. This is evidenced by the regression coefficient value of the production cost variable of 0.256 or 25.6% affecting the profitability of MSMEs. (3) There is a positive direction between sales volume and the level of profitability of MSMEs. This is evidenced by the regression coefficient value of the production cost variable of 0.297 or 29.7% affecting the level of profitability of MSMEs. (4) Simultaneously there is a positive direction between production costs, promotion costs, and sales volume on the level of MSME profitability. This is evidenced by the adjusted R square value of 0.286 or 28.6% which affects the profitability of MSMEsKeywords: Production Costs, Promotional Costs, Sales Volume, Profitability
Optimalisasi Teknik Run Up, Take Up, Flaying In The Air dan Lending dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Lompat Jauh pada Siswa Kelas V SDN Telaga Biru 7 Banjarmasin Widiana, Sri
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 1, No 1 (2022): March 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v1i1.79

Abstract

AbstrakLatar belakang diadakannya penelitian ini adalah disebabkan rendahnya kemampuan dalam melakukan gerakan melompat jauh pada siswa kelas V SDN Telaga Biru 7 Banjarmasin yang rata-rata masih di bawah kriteria ketuntasan minimal sekolah yaitu 70. Salah satu faktor penyebab adalah penggunaan pola latihan yang kurang maksimal karena salah strategi dan keterbatasan lapangan lompat jauh sehingga kemampuan siswa menjadi rendah. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti membuat strategi latihan yaitu dengan membuat sarana latihan dan mengoptimalisasi teknik Run Up, take up, Flaying in the Air dan Lending. Berdasarkan data yang diperoleh pada kemampuan siswa dalam melakukan lompatan (lompat jauh) menggunakan teknik run up, take up, flying on the air, dan lending mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Dengan demikian dapat dismpulkan bahwa dengan optimalisasi teknik Run Up, take up, Flaying in the Air dan Lending terbukti dapat meningkatkan kemampuan lompat jauh siswa V SDN Telaga Biru 7 Banjarmasin.Kata Kunci: Teknik Run Up, Take Up, Flaying in The Air dan Lending, Lompat Jauh AbstractThe background of holding this study is due to the low ability to perform long jumping movements in grade V students of SDN Telaga Biru 7 Banjarmasin, which on average is still below the minimum school completion criterion of 70. One of the contributing factors is the use of training patterns that are not optimal due to wrong strategies and limitations of the long jump field so that students' abilities are low. The solution to overcome these problems, researchers made an exercise strategy, namely by making training facilities and optimizing run up, take up, flaying in the air and lending techniques. Based on the data obtained on the ability of students to make jumps (long jumps) using run up, take up, flying on the air, and lending techniques, it has increased very significantly. Thus, it can be blunted that by optimizing the Techniques of Run Up, Take Up, Flaying in the Air and Lending is proven to be able to improve the long jump ability of V students of SDN Telaga Biru 7 Banjarmasin.Keywords: Run Up Techniques, Take Up, Flaying in The Air and Lending, Long Jump
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten Putri, Naura Amalia Asko; Anggeraini, Fatimah; Desmawan, Deris
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 1, No 1 (2022): March 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v1i1.52

Abstract

AbstrakPertumbuhan ekonomi merupakan motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Perkembangan ekonomi berkaitan erat dan bergantung pada pertumbuhan ekonomi. Pembangunan ekonomi memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tidak peduli seberapa ekstrem; Pertumbuhan ekonomi berpotensi untuk mempercepat proses pertumbuhan ekonomi. Suatu negara dapat diprediksi akan mengalami stagnasi ekonomi ketika GNP mencapai puncaknya. Padahal, faktor yang menyebabkan turunnya pertumbuhan ekonomi disebabkan oleh runtuhnya perekonomian yang akan datang. Pertumbuhan ekonomi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berbeda. Satu-satunya faktor terpenting yang kami gunakan yakni indeks konstruksi manusia, yang dibenarkan karena berpotensi digunakan untuk mengukur keadaan ekonomi suatu daerah. Maksud studi yaitu untuk mengkaji pengaruh antara indeks pembangunan manusia terhadap pertumbuhan ekonomi di provinsi Banten pada periode 2019 – 2021 dengan variabel bebas yang digunakan yaitu taraf pendidikan, taraf kesehatan dan standar hidup. Serta mengetahui faktor atau variabel mana yang lebih menonjol dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten. Studi ini memakai alat analisis Eviews – 10 dengan metode analisis kuantitatif dan data panel. Metode pengujian yang dipakai dalam penelitian adalah Fixed Affect Model. Hasil studi menggambarkan bahwa taraf pendidikan, kesehatan dan standar hidup berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten periode 2019 – 2021 dan variabel yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten pada rentang 2019 – 2021 adalah taraf kesehatan.Kata Kunci: Modal Manusia; Pertumbuhan Ekonomi; Pembangunan Ekonomi. AbstractEconomic growth as a factor in economic development success. Economic development and economic growth are intimately connected. Economic growth would spur economic development, and vice versa, the process of economic development might be aided by economic growth. It is possible to anticipate that a nation would face economic stagnation when its GNP hits its peak. In this approach, the appearance of economic growth turns into a sign of how well economic development has gone. Numerous things can have an impact on economic growth. The human development index is one of the variables we take into consideration since it may be used to estimate a region's economic health. The purpose of this study is to ascertain how the human development index affects. This study uses the level of education, health, and standard of living as independent variables to examine the impact of the human development index on economic growth in the province of Banten from 2019 to 2021. Additionally, it is important to understand which variables or factors have a stronger influence on Banten Province's economic growth. This study employs panel data, quantitative analytic techniques, and the analysis program Eviews - 10. The Fixed Affect Model is the test methodology employed in this study. The findings indicated that economic growth in Banten Province during the 2019–2021 period was positively influenced by factors such as living standards, health, and education levels, with health being the one that had the most influence. Keywords: Human Capital; economic growth; Economic Development.
Persepsi masyarakat Wahaeolon terhadap Peran dan Kedudukan Perempuan Modern di Kecamatan Leksula Kabupaten Buru Selatan Batuwael, Galensa. E.; Sialana, Fatimah; Tuharea, Jumiati
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 1, No 1 (2022): March 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v1i1.66

Abstract

AbstrakKehidupan perempuan di Indonesia hingga saat ini masih melekat pada suatu budaya patriarki dimana seorang perempuan masih melekat dan memposisikan dirinya sebagai subordinat dari laki-laki. Budaya patriarki sendiri sudah ada dan melekat dalam lingkungan masyarakat dari dahulu dan secara hukum adat dan agama menempatkan kedudukan perempuan di bawah laki-laki. Tentunya kondisi seperti ini sudah biasa ditemui di berbagai negara tak hanya di Indonesia. Akibat dari budaya patriarki tersebut, kedudukan perempuan hanya sebatas menjadi seorang istri dan ibu bahkan hal tersebut seringkali tidak dihargai.. Oleh karena itu, perlu adanya kajian ulang kebijakan negara, yang saat ini terlalu fokus pada peningkatan peran perempuan dalam pembangunan, agar lebih memperhatikan peran perempuan dalam keluarga sebagai pilar kemajuan masyarakat dan bangsa. Adapun rumusan masalah yaitu : Bagaimana kedudukan dan peran perempuan modern secara domestik pada masyarakat wahaolon kecamatan leksula kabupaten buru selatan. dan Bagaimana kedudukan dan peran perempuan secara publik pada masyarakan wahaeolon kecamatan leksula kabupaten buru selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dan teknik pengumpulan data, observasi, dan wawancara serta teknik analisis data. Hasil penelitian adalah Dalam ajaran Kristen perempuan dipandang sebagai makhluk yang memiliki pontensi yang sama seperti apa yang dimiliki laki-laki. Perempuan bukan hanya sebagai makhluk domestic–reproduktif perempuan bukan hanya bertugas mengurus rumah tangga, urusan rumah tangga sebenarnya antara laki-laki dan perempuan mempunyai tanggung jawab yang sama mengurus rumah tangga dalam kehidupan sehari-hari. Perempuan tidak hanya dianggap sebagai makhluk lemah lembut, penyayang, dan penurut melainkan perempuan itu dapat leluasa untuk berkreatifitas, dan mempunyai kepercayaan diri yang kuat melangkah maju, berani melangkah keluar dari aturan budaya yang mengikat sehingga menghasilkan perempuan yang cerdas, kuat, dan bertanggung jawabKata Kunci: Perempuan Modern, Kesetaraan Gender, dan Perempuan Perdesaan AbstractThe life of women in Indonesia is still attached to a patriarchal culture where a woman is still attached and positions herself as subordinate to men. The patriarchal culture itself has existed and is inherent in the community from the past and according to customary law and religion, women are placed below men. Of course, conditions like this are common in various countries, not only in Indonesia. As a result of this patriarchal culture, the position of women is only limited to being a wife and mother and even this is often not appreciated. Therefore, it is necessary to review state policies, which currently focus too much on increasing the role of women in development, so that they pay more attention to the role of women in development. women in the family as pillars of the progress of society and the nation. The formulation of the problem is: How is the position and role of modern women domestically in the Wahaolon community, Leksula sub-district, South Buru district. and How is the position and role of women in  publik in the Waheolon community, Leksula sub-district, South Buru Regency. The method used in this research is qualitative, and data collection techniques, observations, and interviews as well as data analysis techniques. The result of the research is that in Christianity, women are seen as creatures who have the same potential as men. Women are not only domestic - reproductive creatures, women are not only tasked with taking care of the household, household affairs are actually between men and women who have the same responsibility to take care of the household in everyday life. Women are not only considered as gentle, loving, and obedient creatures, but women can be free to be creative, and have strong self-confidence to move forward, dare to step outside the binding cultural rules so as to produce intelligent, strong, and responsible women.Keywords: Modern Women, Gender Equality, and Rural Women